Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Kalacakra

ANCAMAN BUDAYA POP (POP CULTURE) TERHADAP PENGUATAN IDENTITAS NASIONAL MASYARAKAT URBAN Istiqomah, Annisa; Widiyanto, Delfiyan
JURNAL KALACAKRA: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1, No 1 (2020): Juli
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v1i1.2687

Abstract

Identitas nasional berkaitan dengan nilai-nilai, sejarah, dan cita-cita yang menyatukan suatu kelompok masyarakat dalam suatu ikatan. Identitas nasional dipahami sebagai suatu kondisi dinamis yang terbentuk dari faktor etnisitas, teritorial, bahasa, agama, dan sejenisnya, selain itu dari faktor pembangunan. Salah satu faktor yang mempengaruhi dinamika identitas nasional adalah globalisasi. Globalisasi dimaknai sebagai kebebasan masyarakat dunia dalam mengembangkan berbagai aspek kehidupan seperti ilmu pengetahuan, teknologi, nilai-nilai, dan budaya. Interaksi masyarakat dunia yang semakin mudah menyebabkan proses transmisi nilai-nilai budaya lintas negara seperti berkembangnya budaya pop di Indonesia. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan berbagai referensi baik sumber primer dan sekunder yang relevan dengan ancaman budaya pop terhadap penguatan identitas nasional masyarakat urban. Hasil dari kajian penelitian menunjukkan bahwa budaya pop identik dengan perilaku kebarat-baratan yang cenderung pragmatis, hedonis, dan konsumtif. Ideologi tersebut bertentangan dengan ideologi Pancasila yang mengancam bagi bangsa Indonesia dalam penguatan identitas nasional. Dengan demikian, perlu upaya untuk menguatkan  identitas nasional khususnya masyarakat urban yang sudah terpapar dengan budaya pop, melalui: 1) internalisasi nilai-nilai budaya masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan; 2) upaya filterisasi berbagai budaya asing yang dianggap membawa nilai-nilai yang bertentangan dengan budaya Indonesia; 3) pendidikan multikultural untuk menguatkan pondasi setiap individu agar tidak mudah tercerabut akar budayanya.
REFORMASI SEKOLAH MELALUI PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERBASIS LESSON STUDY FOR LEARNING COMMUNITY (LSLC) Istiqomah, Annisa; Widiyanto, Delfiyan
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 1 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v6i1.9327

Abstract

Indonesia menduduki posisi terendah dari 79 negara peserta PISA tahun 2018. Rendahnya hasil asesmen PISA di Indonesia disebabkan oleh banyak faktor yang mempengaruhi kompetensi siswa. Kajian yang dilakukan PISA 2018 melalui angket siswa dan angket sekolah menunjukkan beberapa faktor sebagai berikut: faktor internal (misalnya: ketangguhan/daya tahan, sifat kompetitif, motivasi diri dalam belajar, dan lain sebagainya), faktor eksternal (misalnya, lingkungan belajar yang baik di sekolah atau di rumah, praktik mengajar yang dilakukan guru, serta kelengkapan sarana belajar, dan lain sebagainya). Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengkaji alternatif solusi dalam mengatasi rendahnya hasil asesmen PISA bagi Indonesia melalui pembenahan sekolah dengan mengembangkan model pembelajaran kolaboratif berbasis lesson study for learning community dengan menggunakan pendekatan teori ZPD Vygotsky dan Scaffolding Brunner. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Studi pustaka dilakukan untuk memperkuat permasalahan yang diteliti dan menjadi dasar dalam memberikan berbagai argumentasi mengenai reformasi sekolah melalui pengembangan model pembelajaran kolaboratif berbasis Lesson Study for Learning Community (LSLC). Sumber penelitian yang digunakan meliputi jurnal, buku, artikel, laporan penelitian, dan sebagainya yang terkait dengan model pembelajaran kolaboratif berbasis Lesson Study for Learning Community (LSLC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu rendahnya hasil asesmen PISA untuk Indonesia dapat diatasi dengan melakukan upaya reformasi sekolah melalui pengembangan model pembelajaran kolaboratif Lesson Study for Learning Community (LSLS).
Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Nilai-Nilai TIDAR di Lingkungan Kampus Widiyanto, Delfiyan; Wahyono, Hari; Novitasari, Novitasari; Istiqomah, Annisa; Prasetyo, Riyan
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v5i2.9199

Abstract

The purpose of this study was to determine the improvement of students' attitude aspects after taking project-based Citizenship Education courses. Citizenship Education aims to form good citizens and have ideal young citizen skills. As a form of improving the skills of young citizens with education in a formal environment, it has a greater impact on the internalization of values. This study uses a quasi-experimental research type (quasi-experimental design). This study uses a quasi-experimental design without a control or comparison class. The experimental design used is one group pre-test-post-test. The results of the study show that project-based learning can improve attitudes towards Tidar values. These values are in the form of tough, integrative, dedicated, active, and responsive values. Students' responses to project-based learning are easy and they really like the learning that is carried out. However, the improvement in attitudes towards Tidar values has not been maximized in all indicators, especially in tough and active values. In order to be able to increase all values to the maximum, a more comprehensive project learning evaluation needs to be carried out.