Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

SOSIALISASI PENGUATAN TRADISI KEAGAMAAN PASCA KEMATIAN PADA MASYARAKAT MUSLIM DESA PINANG SEBATANG BARAT SIAK Ghozali, Achmad; Rahman, Rahman; Artis, Artis
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24697

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang penguatan tradisi keagamaan pasca kematian yang terdapat pada masyarakat Muslim Desa Pinang Sebatang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Tradisi yang berlaku pada masyarakat tersebut pasca kematian antara lain tahlilan, yasinan, kenduri dan lain sebagainya yang dilaksanakan pada malam-malam tertentu telah menjadi budaya yang mengakar pada masyakarat tersebut, meskipun ada beberapa pihak-pihak tertentu yang terkesan anti dengan tradisi. Kegiatan pengabdian kali ini berfokus pada upaya penguatan tradisi keagamaan pada masyarakat di desa Pinang Sebatang yang merupakan mayoritas muslim dengan metode partisipasi sosial. Dari hasil pengabdian dapat disimpulkan bahwa berbagai tradisi keagamaan masyarakat harus terus diperkuat dengan pemahaman yang komprehensif dan mendalam khususnya tadisi pasca kematian. Sehingga dengan demikian, diharapkan akan membantu masyarakat untuk lebih meyakini bahwa tradisi tersebut tidaklah bertentangan dengan ajaran Islam dan harus terus dihidupkan dan diwariskan kepada generasi muda selanjutnya.
Peningkatan Komunikasi Risiko (Risk Communication) Bencana Kebakaran di Gang Segara RT. 29 Kelurahan Klandasan Ilir Kota Balikpapan Pratomo, Rahmat Aris; Jauhari, Mohammad Rif’at; Abimanyu, Abimanyu; Permata Harry, Early Putra; Muhding, Noor Zaqiyah; Hartasi, Nur Sri; Sukmawati, A. Atifa; Annisa, Zahratu; Mustofa, Umar; Ghozali, Achmad; Purwanto, Muhammad Qoirul
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 4, No 2 (2024): Abdira, April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v4i2.455

Abstract

The characteristics of the neighbourhood of Gang Segara RT. 29 Kelurahan Klandasan Ilir, which consists of high building density, irregular building patterns, low building quality, and lack of firefighting facilities, indicates a high fire risk in this area. This community service programme is conducted to improve risk communication as one of the efforts to reduce the impact of disaster. The method used was facilitating the entire representative of each household on fire disaster risk. This activity began with identifying the level of risk of fire disaster, followed by an assessment of mitigation priorities and assistance in socialising improved risk communication. The findings show that the majority of areas are high risk and there are 4 priority mitigation efforts that need to be improved as an effort to improve fire disaster risk reduction. These efforts are the procurement of fire extinguishers, distribution of fire disaster sign systems and assembly points, provision of evacuation routes, and socialisation of fire disaster training.
Meninjau Kembali Hadis "Yassiru wa La Tuassiru, Bashshiru wa La Tunaffiru": Paradigma Profetik untuk Deradikalisasi Keagamaan di Indonesia Rahman; Ghozali, Achmad; Darussamin, Zikri; Suhaimi; Usman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr
Publisher : Lembaga Kajian dan Pemberdayaan Mahasiswa UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jimrf.v15i1.15309

Abstract

Religious radicalism often arises from rigid and literalist interpretations of Islamic sources that overlook the Prophetic values of mercy (rahmah), facilitation (taysir), and moderation. This article revisits the hadith "Yassiru wa la tuassiru, bashshiru wa la tunaffiru" ("Make things easy and do not make them difficult; give glad tidings and do not drive people away") as a normative and strategic framework for religious deradicalization in Indonesia. Using qualitative library research, the study examines the hadith through takhrij, sanad and matn analysis, asbab al-wurud, and classical and contemporary commentaries. The findings show that facilitation (taysir), encouragement (tabshir), and avoiding deterrence (tanfir) form a coherent paradigm to counter extremism by promoting inclusive, tolerant, and humanistic religiosity. Applied in education, dawah, and public policy, this Prophetic ethic strengthens religious moderation, prevents radicalization, and supports social harmony.
Economic Independence Through Decorative Calligraphy (Study of Indonesian Islamic Boarding School Alumni in Riau) Achmad Ghozali; Artis; Rahman
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 11 No. 01 (2025): JIEI : Vol.11, No. 01, 2025
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article describes the experience of Islamic boarding school alumni in an effort to improve their economy through the art of decorative calligraphy in Riau. This is because it is based on the observed social phenomenon, where many alumni of Islamic boarding schools who have decorative calligraphy skills are able to achieve economic independence. This study uses a qualitative descriptive approach by observing and taking data from several Islamic boarding schools in Riau, including the Jabal Nur Siak Islamic Boarding School, the Nawawi Djamil Duri Islamic Boarding School, Bengkalis Regency, and the Al-Hidayah Bantan Bengkalis Islamic Boarding School. Data were obtained through observation, interviews and documentation. Based on the results of the research, economic development for calligraphers in Riau can be done with several things, including writing calligraphy in mosques, invitations, including making calligraphy works from various media and materials such as sterofoam, wood waste, from canvas, and so on and opening a calligraphy course institution. The economic condition of calligraphers in Riau has improved, although the results obtained are different, but they can meet their needs such as continuing their education without the help of parents, building houses and so on.
Analisis Faktor yang Berpengaruh Terhadap Terjadinya Banjir di DAS Ampal/Klandasan Besar dan Kesesuaian Program dengan Faktor Penanganannya Nuur Awaliyah; Ariyaningsih; Achmad Ghozali
Jurnal Penataan Ruang Vol. 15 No. 2 (2020): Jurnal Penataan Ruang 2020
Publisher : Jurnal Penataan Ruang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Bandung masih perlu menambahkan luas ruang terbuka hijau. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan cara revitalisasi taman kota dengan bentuk taman tematik. Taman tematik di Kota Bandung paling banyak terdapat di Kecamatan Bandung Wetan. Terdapat 11 taman tematik yang tersebar di Kecamatan Bandung Wetan. Berdasarkan penelitian sebelumnya, masih terdapat evaluasi terkait taman tematik sebagai ruang terbuka hijau. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan arahan pengembangan Taman Tematik di Kecamatan Bandung Wetan dengan Pendekatan  Urban Acupuncture. Metode analisis yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah content analysis dan juga analisis validasi triangulasi. Content analysis dilakukan kepada hasil wawancara 12 narasumber yang berasal dari kelompok pemerintah dan komunitas kreatif atau pengunjung terkait taman tematik untuk merumuskan faktor pengembangan taman. Sedangkan analisis validasi triangulasi dilakukan untuk merumuskan arahan pengembangan dengan pendekatan Urban Acupuncture. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan faktor pengembangan taman tematik di Kecamatan Bandung Wetan, yaitu (1) Kegiatan/Aktivitas; (2) Kenyamanan; (3) Partisipasi Masyarakat; (4) Kebersihan; (5) Komunitas Kreatif; (6) Kondisi fasilitas; dan (7) Kebersihan. Dengan adanya faktor pengembangan tersebut dapat diketahui faktor yang harus dikembangkan pada setiap taman tematik di Kecamatan Bandung Wetan untuk menghasilkan arahan pengembangan berdasarkan pendekatan Urban Acupuncture.
Empowering Students Artistic Potential Through a Calligraphy Training Program at Al-Jauhar Islamic Boarding School Duri Bengkalis Regency Rahman, Rahman; Ghozali, Achmad; Albahi, Muhammad; Rosmita, Rosmita; Listiawati, Listiawati
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1896

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan potensi seni santri melalui pelatihan kaligrafi yang terstruktur di Pondok Pesantren Al-Jauhar, Duri, Kabupaten Bengkalis. Kaligrafi Islam tidak hanya merupakan bentuk ekspresi artistik, tetapi juga media spiritual yang memperkuat kedekatan santri dengan Al-Qur’an sekaligus melestarikan warisan budaya Islam. Program ini diikuti oleh 10 peserta dan dilaksanakan selama 7 hari, dari tanggal 12 hingga 18 Januari 2026. Kegiatan meliputi pengenalan sejarah dan filosofi kaligrafi Islam, teknik dasar penulisan, sesi praktik terbimbing, serta evaluasi hasil karya santri. Metode pelatihan yang digunakan bersifat partisipatif dan berorientasi pada praktik, sehingga mendorong keterlibatan aktif, kreativitas, dan kerja sama antar santri. Hasil program menunjukkan bahwa 6 dari 10 peserta (60%) mengalami peningkatan keterampilan artistik, kreativitas, kedisiplinan, dan apresiasi terhadap estetika Islam. Selain itu, program menghasilkan luaran nyata berupa karya kaligrafi peserta dan pembentukan ekstrakurikuler kaligrafi di pesantren. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti menjadi media efektif untuk menumbuhkan bakat seni, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mendukung pengembangan holistik santri di lingkungan pesantren.