Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Optimization of Rice Yield of Nutri Zinc and Inpari 32 Varieties through Fertilizer Combination in Rainfed Rice Fields of Lahat, South Sumatra, Indonesia Ani, Fitri; Rahim, Supli Effendi; Helida, Asvic
Journal of Smart Agriculture and Environmental Technology Vol. 3 No. 2 (2025): August 2025, Published 2025-08-19
Publisher : Indonesian Soil Science Society of South Sumatra in Collaboration With Soil Science Department, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60105/josaet.2025.3.2.89-93

Abstract

Rice (Oryza sativa L.) is one of the main food commodities in Indonesia and has a strategic role in national food security. High quality rice production is a major factor in meeting the increasing consumption needs of the community. However, agricultural conditions in Indonesia still face various challenges, especially in rainfed rice fields which are highly dependent on rainfall and often experience problems in crop production. This research was conducted in Prabu Menang Village, East Merapi District, Lahat Regency, South Sumatra Province, from January to April 2024. The method used was quantitative research with a split plot design. The main plot was a combination of fertilizers consisting of three treatments: (1) NPK (300 kg/ha), Urea (150 kg/ha), and LOF (Liquid Organic Fertilizer) (25 ml/L) ; (2) NPK (300 kg/ha) and Urea (150 kg/ha) fertilizer; and (3) LOF (25 ml/L). The subplots consisted of two rice varieties, Nutri Zinc and Inpari 32, so there were 6 treatment combinations repeated 4 times, resulting in a total of 24 units experimental . This study aimed to analyze the effect of fertilizer combinations on the growth and yield of Nutri Zinc and Inpari 32 varieties in rainfed fields. The results showed that the combination of fertilizers had significant effect on plant height and number of tillers. Inpari 32 variety was with superior higher plant height and more tillers than the Nutri Zinc variety. The combination of NPK, Urea, and LOF fertilizers with the Inpari 32 variety produced the highest productivity of 4.67 tons/ha, while Nutri zink variety with the same fertilizer is 4.41 tons/ha. The combination of NPK and Urea fertilizers with the Inpari 32 variety is 4.60 tons/ha and Nutri zink variety is 4.35 tons/ha. The use of LOF alone resulted in a lower number of tillers and productivity, 3.92 tons/ha for Inpari 32 variety and 3.66 tons/ha for Nutri Zink variet. 
PENDAMPINGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERSIHAN RAWA DESA BURAI Sumah, Astrid Sri Wahyuni; Genisa, Marlina Ummas; Saputri, Wulandari; Astriani, Meli; Nuraini, Nita; Angraini, Erni; Hidayat, Saleh; Wardhani, Sri; Sidik, Bagas Rasid; Helida, Asvic
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JP2N: Mei - Agustus 2024
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/rr9tw768

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu dari empat keterampilan berbahasa. Berbicara merupakan keterampilan produktif dalam artian pembicara menghasilkan bunyi bahasa dan komunikasi dalam dua arah. Pembicara dan pendengar dapat menegosiasikan arti dari apa yang mereka katakan. Era industri 4.0, kemampuan berbicara dan mengemukakan sebuah masalah di depan umum sangat penting karena informasi yang didapatkan tidak lagi terbatas. Oleh karena itu, untuk menghindari kesalahpahaman terhadap isi informasi, diperlukan kemampuan berbicara di depan umum. Kemampuan tersebut membantu seseorang untuk mencari dan memahami informasi dengan benar. Selain itu, kemampuan berbicara di depan umum juga mengajarkan cara meyakinkan orang lain untuk mendapatkan informasi yang benar dan berguna untuk yang membutuhkan. Tulisan ini membahas tentang keterampilan berbicara mahasiswa di depan masyarakat Desa Burai mengenai pengelolaan sampah di daerah rawa. Para mahasiswa didorong untuk melatih kemampuan berbicara mereka dengan topik permasalahan mengenai pembuangan sampah masyarakat di daerah rawa melalui teknik wawancara. Metode kegiatan dimulai dari kegiatan pendampingan oleh dosen pendamping dimulai dengan pendahuluan, pemberian materi, dan evaluasi kegiatan. Hasil yang didapatkan bahwa mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum dengan rasa percaya diri dan termotivasi, tanpa harus takut mengemukakan pendapat atau butir pertanyaan yang dapat menyinggung masyarakat. Kata kunci: Desa Burai, kemampuan berbicara, rawa, wawancara