Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

AI, Kebijakan, dan Kesalahan Manusia: Memikirkan Kembali Peran Perilaku Pekerja dalam Mencegah Kecelakaan Kerja Yaddin, Noer; Salmawati, Lusia; Laba, Stefiani Bengan
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i10.4833

Abstract

Penelitian ini membahas peran perilaku pekerja dalam mencegah kecelakaan kerja di era penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Meskipun teknologi AI seperti smart camera, heat sensor, dan sistem deteksi otomatis terbukti meningkatkan kemampuan deteksi potensi bahaya secara real-time, faktor manusia seperti pengambilan jalan pintas, tekanan target produksi, dan kepercayaan berlebihan pada intuisi tetap menjadi tantangan utama. Studi kualitatif ini menggunakan metode exploratory case study pada perusahaan pengelolaan makanan beku di Jepang, melalui wawancara dengan pengawas lapangan, pekerja, dan supervisor. Hasil menunjukkan bahwa budaya kerja Jepang seperti monozukuri, hansei, kaizen, dan genchi genbutsu berperan penting dalam membentuk disiplin, rasa tanggung jawab, dan kepatuhan pekerja terhadap prosedur keselamatan, terutama jika didukung pelatihan berulang, pengawasan ketat, serta sistem penghargaan yang transparan. Penelitian ini menegaskan perlunya integrasi AI dengan kebijakan keselamatan yang mempertahankan peran aktif manusia, serta strategi intervensi yang menggabungkan teknologi, budaya keselamatan, dan pendekatan psikologis untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan adaptif terhadap tantangan produksi modern.
Penyuluhan Kesiapsiagaan Gempa Bumi di Sekolah Menengah Atas Labschool Kota Palu Salmawati, Lusia; Pertiwi, Pertiwi; Syahrir, Muhammad Sabri
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v3i1.220

Abstract

Salah satu alternatif untuk mengurangi dampak kerugian yang di timbulkan oleh bencana gempa bumi adalah dengan melakukan upaya pencegahan seperti melakukan simulasi keadaan darurat (gempa bumi), memberikan pengetahun dan pengalaman para civitas akademika di SMA Labschool Kota Palu terkait apa yang harus mereka lakukan jika berada pada kondisi keadaan darurat. Kegiatan pengabdian ini melakukan penyuluhan berupa pentingnya kesiapsiagaan terkait keadaan darurat gempa bumi dan pemberian materi terkait kegiatan simulasi. Kegiatan ini dihadiri sekitar 36 orang yang terdiri dari tim pengabdi, guru dan seluruh siswa SMA Labschool Kota Palu. Para siswa sangat antusias mendengarkan materi tentang simulasi bencana gempa bumi di sekolah, sehingga apa yang disampaikan bisa dilaksanakan atau dipraktekan di sekolah saat terjadi gempa bumi nantinya. Setiap akhir sesi simulasi ,narasumber selalu memberikan kesempatan kepada para siswa untuk bertanya bila ada hal yang kurang di pahami dan dimengerti dari isi materi penyuluhan simulasi atau ada pengalaman pengalaman yang di dapatkan diluar dan ada kaitannya dengan materi penyuluhan simulasi. Pemateri menjawab semua pertanyaan para peserta secara langsung dan didiskusikan secara bersama sama karena pemateri juga ingin para peserta mempunyai kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya
Management Behavior Of Rabies-Transmitting Animal (Rta) Bites In The Work Area Of Kawua Health Centre, Poso Regency Firmansyah, Firmansyah; Rahma, Rahma; Fadjriah, Rasyika Nurul; Salmawati, Lusia
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v1i2.32

Abstract

The Kawua Health Center is one of the health centers in Poso Regency with the highest rabies-transmitting animal (RTA) bite cases in 2019 and is very disturbing to the community. Bites of Rabies Transmitting Animals (RTA) are risky for transmitting the rabies virus to humans, so an effective and efficient response is needed. The purpose of the study was to obtain information on the behavior of handling Rabies Transmitting Animal Bites in the working area of ​​the Kawua Health Center, Poso Regency. Data collection was done by in-depth interviews involving 15 research informants determined by the purposive sampling technique. The results showed that the informants' knowledge was still not good regarding rabies, both in terms of prevention and control of RTA bites. The attitude of the informant was not good in carrying out first aid measures and prevention efforts before RTA bites occurred. Also, the role of health workers was not good in preventing and controlling rabies cases in the working area of ​​the Kawua Health Center. Families play an important role in controlling rabies by providing informational, emotional, and instrumental support. It is recommended for the Kawua Health Center staff to improve the prevention and control of RTA bites cases further
The Influence of Knowledge, Attitude, and Action on Fire Disaster Preparedness in Palu City Health Center Salmawati, Lusia; Marselina; Pertiwi
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v1i3.64

Abstract

This study aims to determine the effect of knowledge, attitudes, and actions on fire disaster management at the Palu Health Center. The type of research used was observational with a cross-sectional study design. The population of this study was all workers at the Palu City Health Center, totaling 81 people. The sample was taken based on a total sampling of 81 people and collecting data using questionnaires and observation sheets. Data analysis was performed using univariate, bivariate, and multivariate analysis using chi-square and likelihood tests to determine the relationship between variables and logistic regression tests to determine the most influencing variables. The results showed that there was no relationship between knowledge (p=0.774) and attitude (p=546) with fire prevention preparedness at the Palu City Health Center, and there was a relationship between action (p=0.028) and fire prevention preparedness at the Palu City Health Center. The most influential variable was the action variable (p=0.021). We suggest that the Palu City Health Center increase knowledge related to fire safety, emergency situations (fire) preparedness, and actions in overcoming fires for its employees.
Preparedness of Lab School Middle School Students Towards Earthquakes for Disaster Risk Reduction Salmawati, Lusia; Pertiwi, Pertiwi; Syahril, Muhammad Sabri; Satria, Muhammad Aji; Radhiah, Sitti; Rahman, Abd
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v3i2.209

Abstract

The primary objective of this research is to observe and analyze the preparedness of Labschool Middle School students in Palu City for Disaster Risk Reduction. The population in this study consisted of all students at Palu City Labschool Middle School, using a total sampling technique, resulting in a sample size of 100 students. Data was collected using structured questionnaires that were directly filled out by the students. The questionnaires were designed to cover all aspects of the research variables and provide a comprehensive assessment of the student's preparedness. Data processing in this study utilized a computerized system via MS Excel. Knowledge: 95% of respondents rated their knowledge on the subject as not good. This indicates that the majority of respondents have a poor understanding of the topic. Early Warning System: 57% of respondents rated the early warning system as not good. Resource Mobilization: 73% of respondents rated resource mobilization as not good. This indicates significant issues in resource mobilization, with the majority of respondents feeling that improvements are needed in this area. The findings indicate a significant gap in disaster preparedness among Labschool Middle School students. The majority lack basic knowledge about natural disasters and have minimal exposure to disaster-related training or education. Despite the availability of disaster warning tools in schools, awareness and understanding of their use remain limited. An effective early warning system is crucial for community safety, yet many students exhibit low awareness and preparedness levels
EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH DASAR BERSIH DAN SEHAT DI KOTA PALU hermiyanty, hermiyanty; salmawati, lusia; oktavian, fandi
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v7i1.67

Abstract

Sekolah Dasar Bersih Sehat (SDBS) adalah Sekolah Dasar yang warganya secara terus-menerus membudayakan PHBS, dan memiliki lingkungan sekolah yang bersih, indah, sejuk, segar, rapih, tertib, dan aman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi implementasi program SDBS di Kota Palu di nilai dari aspek input yang berkaitan dengan pemanfaatan SDM, dana dan fasilitas/sarana, mengevaluasi implementasi program SDBS di Kota Palu di nilai dari aspek proses yaitu plaining, organizing, actuating, controling, mengevaluasi implementasi program SDBS di Kota Palu di nilai dari aspek output yaitu hasil yang dicapai dari pelaksanakan program SDBS. Jenis penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan adalah tujuh orang terdiri dari tiga informan kunci, satu informan biasa dan tiga informan tambahan. Analisis data menggunakan analisa isi (content analysis) dengan teknik matriks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek input untuk kinerja SDM dilapangan sudah baik. Dana yang diperoleh dari BANSOS. Process menunjukan bahwa semua kegiatan yang dilakukan sudah berjalan dengan cukup baik dan kerja sama yang dibangun antar pihak penyelenggara program dengan penangung jawab program serta warga sekolah sudah baik, dari output terlihat perubahan PHBS siswa yang lebih baik. Disarankan agar dana yang diperoleh dapat digunakan dengan memprioritaskan kegiatan/kebutuhan yang bisa dipenuhi terlebih dahulu dengan dana yang telah tersedia
FAKTOR RISIKO KEJADIAN APENDISITIS DI BAGIAN RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM ANUTAPURA PALU arifuddhin, adhar; salmawati, lusia; prasetyo, andy
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2017)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v8i1.81

Abstract

Apendisitis merupakan infeksi bakteria. Berbagai hal berperan sebagai faktorpencetusnya, antara lain sumbatan lumen apendiks, hyperplasia jaringan limfoid, tumorapendiks, cacing askaris, erosi mukosa apendiks, pola makan serat rendahmengakibatkan konstipasi serta timbulnya apendisitis. World Health Organization(WHO) menyatakan angka kematian akibat apendisitis di dunia adalah 0,2-0,8%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko usia, jenis kelamin, dan pola makandengan Kejadian Apendisitis di Bagian Rawat Inap Rumah Sakit Umum AnutapuraPalu. Jenis penelitian ini yaitu observasional analitik dengan pendekatan case controlstudy. Jumlah sampel sebesar 54 pasien apendisitis dan 108 pasien non apendisitis,diambil dengan menggunakan teknik accidental sampling. Data dianalisis secaraanalisis univariat serta analisis bivariat dengan menggunakan uji Odd Ratio (OR), padataraf kepercayaan 95%. Hasil penelitianmenunjukkan usia (OR = 4,717 padaCI 95%2,331 - 9,545) dan pola makan (OR = 3,455 padaCI 95% 1,717 – 6,949) merupakanfaktor risiko terhadap apendisitis dan jenis kelamin (OR = 0,657 pada CI 95% 0,337 –1,284) bukan merupakan risiko apendisitis. Disarankan kepada masyarakat untukmenjaga pola makan serat mengingat apendisitis lebih berisiko pada usia produktif.Sebagai pencegahan yang sangat efektif untuk mengurangi kasus apendisitis.
HUBUNGAN PERILAKU DENGAN KEBIJAKAN DAN KEBIASAAN MEROKOK SISWA KELAS VII DAN VIII DI SMP NEGERI 5 PALU TAHUN 2015 salmawati, lusia; nurul, rasyika; dwitami, febrina
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v7i2.101

Abstract

Kebiasaan remaja yang sulit dihindari ialah merokok, kebiasaan merokok pada remajadapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain karena masa perkembangan anakyang mencari identitas diri dan selalu ingin mencoba hal baru yang ada dilingkungannya. Perilaku siswa juga mempengaruhi kebiasaan merokok di lingkungansekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku dan kebijakandengan kebiasaan merokok pada siswa kelas VII dan VIII di SMP Negeri 5 Palu. Jenispenelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan menggunakan pendekatancross sectional study. Jumlah sampel yaitu 60 responden dengan teknik pengambilansampel menggunakan Proportional Stratified Random Sampling. Analisis yangdigunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kebiasaan merokoksiswa (ρ = 0,000), tidak ada hubungan sikap dengan kebiasaan merokok (ρ = 0,235), adahubungan tindakan dengan kebiasaan merokok (ρ = 0,007), dan ada hubungankebijakan dengan kebiasaan merokok (ρ = 0,000). Pengawasan terhadap siswa oleh gurumaupun orang tua sangat penting dalam mengontrol agar tidak merokok danmempertegas aturan merokok bagi siswa dan guru untuk tidak merokok di lingkungansekolah, serta mengantisipasi
Evaluation Of Patient Safety Policy To Nurse In Anutapura General Hospital Palu City Napirah, Muh. Ryman; Salmawati, Lusia; Rahmi, Andi
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2019): Volume 10, No. 2 (2019)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v10i2.121

Abstract

Patient safety in the hospital is a system where the hospital makes the nurture of the patients safer which includes risk assessment, identification and management of patient-related risks. Patient safety problems in general in Anutapura Palu General Hospital are the occurrence of mismanagement by officers, including errors in discipline, communication, to technical errors.This research aimed to evaluate the implementation of patient safety policies for nurses at Anutapura Public Hospital at Palu. This research was quantitative in nature, as many as 72 respondents by using the Slovin formula. The results showed that the variable results in this research were input with value frequency of ≥50 % respondents who stated the good input. Process variables in this research were obtained from the value that in the process it was quite good seen from the value the frequency of ≥50 % respondents who stated that the process was good. The results of the analysis of variable output with value frequency of≥50 % respondents who stated that the output was good. The conclusion that can be drawn is that the results of the evaluation of the implementation of patient safety policies have been applied in Anutapura Public Hospital at Palu. It is expected that the hospital performs performance evaluation and monitoring complaints as well as satisfaction of service users on a regular basis in order todevelop the satisfaction of service users and the community.
Factors Associated with Occupational Accidents to Nurses in Emergency Room of Anutapura General Hospital Palu City Salmawati, Lusia; Rasul, Muh.; Napirah, Muh. Ryman
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2019): Volume 10, No. 2 (2019)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v10i2.125

Abstract

The IGD room is a unit that deals directly with the patient for 24 hours a day. Workload and high stress levels in the face of critical conditions require nurses to work quickly and appropriately. Based on data from the preliminary study of the researchers, nurses working in the Emergency Installation Room Anutapura Palu General Hospital are 31 nurses, aged between 23-45 years with an average work period of 7 years and the majority male. The data of accidents cases were 81 cases in bracket within 3 months January-March 2016, and most cases were found in IGD Anutapura Palu with 19 cases. The purpose of research to determine the factors associated with the incidence of occupational accidents in nurses in the Emergency Room of Anutapura Palu General Hospital. This research is a kind of quantitative analytic research with Cross Sectional design. Population in this research is all nurses who work in Emergency Room of Anutapura Palu General Hospital that amount 31 people, sampling with technique Total Sampling. The results of study were age (p = 0,002), sex (p = 0,019), use of APD (p = 0,007), regulation (p = 0,006), training (p = 0,007), supervision (p = 0,006) . However there is no working period relationship (p = 0,083) with Work Accident. It is expected that the management of the hospital to improve the quality of training and supervision and reinforce the rules that have been made by giving heavy sanctions to workers who get violated the rules.