Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENEGAKAN HUKUM PELAKU ILLEGAL MINING DI INDONESIA Setiawan, Hery
Journal of Law ( Jurnal Ilmu Hukum ) Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT. The mining law has regulated the types of violations and sanctions that can be imposed on violators. However, the reality on the ground shows that these sanctions often do not have the expected deterrent effect. Additionally, the challenges of law enforcement in cases of illegal mining also include corruption and conflicts of interest. In some areas, law enforcement officials and government officials who are supposed to take action against perpetrators are instead involved in corrupt practices, thus undermining the ongoing legal processes. This research focuses on the impacts of illegal mining in Indonesia and law enforcement against illegal mining perpetrators in Indonesia. This research uses normative research, in which normative legal research is a process to find legal rules, legal principles, and legal doctrines to address the legal issues raised, using the statutory approach and the case approach. The impacts are very detrimental in various aspects. From an environmental standpoint, this activity causes deforestation, water pollution, land degradation, and air pollution, which damage ecosystems and threaten public health. Strong and sustainable law enforcement is essential to deter illegal mining perpetrators and protect the community from its negative effects. Keywords: Law Enforcement, Illegal Mining.
Budidaya Maggot sebagai Solusi Pemanfaatan Limbah Organik dan Alternatif Pakan Ikan di Kelurahan Mangkang Kulon Setiawan, Hery; Auralia, Muthia; Aini, Halimah Qurratul; Puspita, Gracia Angelina Wahyu; Valdema, Ismi
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 05 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya maggot menjadi solusi inovatif dalam pemanfaatan limbah organik yang dihasilkan rumah tangga. Proses ini tidak hanya mengurangi volume limbah, tetapi juga menghasilkan pakan ternak berkualitas tinggi. Program ini memiliki tiga tahapan yaitu sosialisasi, implementasi, dan monitoring terhadap budidaya maggot. Pada pelaksanaan program ini, kami bekerja sama dengan menyertakan pihak berpengalaman yaitu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai informan kunci untuk masyarakat Kelurahan Mangkang Kulon melalui sosialisasi dan demonstrasi praktek budidaya. Pengembangbiakan selanjutnya dilakukan secara mandiri dengan melibatkan pihak-pihak berpengalaman di ranah masyarakat yakni pengelola Tempat Pembuangan Sampah (TPS) setempat menghasilkan maggot yang memiliki potensi signifikan dalam pengelolaan limbah organik dan menjadi pakan ternak berkualitas. Program ini layak untuk terus dilanjutkan dan dikembangkan terlebih lagi dengan meningkatnya produksi limbah, pengelolaan yang efektif melalui budidaya maggot dapat berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan ternak.
Gambaran Caring Perawat di Rumah Sakit Daerah Idaman Kota Banjarbaru Amalia, Siti; Setiawan, Hery; Diani, Noor; Yakin, Rahimul; Lestari, Dhian Ririn
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 14, No 1 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v14i1.877

Abstract

Latar Belakang : Kualitas pelayanan keperawatan ditentukan oleh kompetensi yang dimiliki perawat. Salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki adalah caring. Perilaku caring perawat berkaitan dengan kualitas pelayanan dan kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan dan pada akhirnya berpengaruh terhadap citra rumah sakit.Tujuan : Mengetahui gambaran caring perawat di Rumah Sakit Daerah Idaman Kota BanjarbaruMetode : Penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif melibatkan 128 pasien rawat inap dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan data dianalisis menggunakan analisis univariat meliputi karakteristik responden serta variabel caring perawat secara distribusi frekuensi.Hasil : Caring perawat di RSD Idaman Kota Banjarbaru mendapatkan penilaian positif dengan rata-rata total skor jawaban 45,33 dari nilai total minimum 23 dan nilai total maksimum 46 yang bisa didapatkan. Parameter dengan total skor tertinggi adalah doing for, dan parameter dengan total skor terendah adalah enabling.Simpulan : Caring yang cukup dari pelayanan yang diberikan oleh perawat membuat klien akan cenderung memiliki persepsi yang baik terhadap perawat. Semakin baik caring perawat dalam memberikan pelayanan asuhan keperawatan, klien atau keluarga semakin senang dalam menerima pelayanan asuhan yang diberikan.Background : Quality of service is determined by the competence of the nurse.One of the basic competencies that must be possessed is caring. Nurses caring behavior is related to service quality and patient satisfaction with the services provided and ultimately affects the image of the hospital.Objective: To know nurses caring in Idaman Hospital, Banjarbaru CityMethods: Quantitative study with a descriptive design involving 128 inpatients using a purposive sampling technique. The research instrument used a questionnaire and data analysis used univariate analysis including the characteristics of the respondents and the variables of nurse care by frequency distribution.Results: Caring nurses at Idaman Hospital in Banjarbaru City received a positive assessment with an average total answer score of 45.33 out of a minimum total score of 23 and a maximum total score of 46 that can be obtained.The parameter with the highest total score is for, and the parameter with the lowest total score is possible.Conclusion: Caring of the services provided by nurses makes clients tend to have a good perception for nurses.If better nurses caring in providing nursing care services, will be make happier client or family is in receiving the care services provided.
REVIEW OF THE TERMINATION OF EMPLOYMENT DISPUTE SETTLEMENT THROUGH MEDIATION IN THE ASAHAN DISTRICT MANPOWER SERVICE Setiawan, Hery; Manurung, Mangaraja
DE'RECHTSSTAAT Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL HUKUM DE'RECHTSSTAAT
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jhd.v9i1.7086

Abstract

Law enforcement and efforts to resolve Employment Termination Disputes are problems that exist in every district and city, one of which is in Asahan Regency. Writing this article aims to look at the process of resolving disputes over termination of employment and to see the obstacles the Asahan District Manpower Office has in suppressing the minimum number of Industrial Relations disputes. In writing this article, it was made using the Juridical Empirical research method for legal research. This method examines law from a real-world perspective and examines how it functions in society. The research location for writing this article is at the Manpower Office of Asahan Regency which is the inspiration for studying the laws that govern everyday life. The author in this study explores the living law through observation of the actions of the community, government and legal entities using secondary, primary and tertiary legal materials. There are several ways that employees of the Manpower Office of Asahan Regency have taken to reduce the number of industrial relations disputes. This includes counselling, record keeping and coaching.
EDUKASI LINGKUNGAN BAGI ANAK SEKOLAH DAN RUMAH TANGGA: MENGENAL SAMPAH, DAMPAKNYA, DAN CARA PEMILIHANNYA DI KELURAHAN MANGKANG KULON Auralia, Muthia; Setiawan, Hery; Abshor, Muhammad Farel; Ariij, Nisrina; Maharni, Sherin Adelia; Siregar, Triyanti Maria Natalia
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 05 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah masih menjadi tantangan besar di Indonesia termasuk di Kelurahan Mangkang Kulon, Kota Semarang, yang meskipun memiliki fasilitas TPS3R namun kesadaran masyarakat dalam memilah sampah mulai menurun. Kondisi ini mendorong dilakukannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi lingkungan yang ditujukan bagi anak sekolah dasar dan rumah tangga sebagai agen perubahan perilaku. Tujuan kegiatan ini adalah sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengenali jenis-jenis sampah, dampak yang ditimbulkan, serta cara pemilahannya dengan benar. Mitra kegiatan meliputi MI I’anatusshibyan dan warga RW 03 Kelurahan Mangkang Kulon. Metode pelaksanaan mengombinasikan penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, serta advokasi berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, dibuktikan dengan antusiasme siswa dalam kuis dan simulasi, serta penerapan langsung pilah sampah di TPS3R. Selain dampak lingkungan, kegiatan ini juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi melalui pemanfaatan sampah organik sebagai pakan maggot dan sampah anorganik yang bernilai jual. Dengan demikian, program edukasi lingkungan ini penting sebagai upaya membentuk budaya peduli sampah sejak dini serta memperkuat gerakan pengelolaan sampah terpadu yang berkelanjutan di tingkat masyarakat.
SOSIALISASI PEMBUATAN MINI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) CEMENDIL FERMENTASI RAMAH LINGKUNGAN Salsabila, Addien Daya; Auralia, Muthia; Chairunissa, Amelia Anggun; Siregar, Camila Ulybasa Angelica Br.; Hikmatyar, Nabila Shani Putri; Yoneva, Fadhil Akbar; Prastowo, Wijang Suryo; Setiawan, Hery; Hidayatullah, Akhmad
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 05 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pupuk Organik Cair (POC) merupakan jenis nutrisi cair yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman dengan bahan dasar tertentu. Pupuk Organik Cair (POC) menjadi salah satu inovasi di bidang pertanian sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, hal tersebut disebabkan karena bahan dasar pembuatan pupuk berasal dari limbah sisa seperti sisa makanan, sayuran, buah-buahan, serta kotoran hewan. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk pemberian pengetahuan teoritis serta pembekalan keterampilan praktis mengenai proses pembuatan pupuk organik cair dengan menggunakan bahan alami yang mudah dijangkau di lingkungan rumah tangga masyarakat Mangkang Kulon. Metode yang digunakan yaitu partisipasi aktif dengan melibatkan masyarakat Mangkang Kulon secara langsung dalam pembuatannya. Hasil dari kegiatan sosialisasi pembuatan mini Pupuk Organik Cair (POC) cemendil fermentasi ramah lingkungan memberikan dampak jangka pendek berupa keterampilan bagi masyarakat Mangkang Kulon serta dampak jangka panjang berupa kelestarian lingkungan dan ketahanan pangan tingkat lokal. Berdasarkan kegiatan tersebut, sekitar 90% dari total peserta mampu menghasilkan pupuk cair sesuai dengan standar pembuatan yang diajarkan. Hal ini menandakan bahwa tingkat keberhasilan kegiatan sosialisasi dapat dikategorikan tinggi.
PEMANFAATAN ALAT FILTRASI UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR BERSIH WARGA DUSUN GONDANG DONOKERTO KECAMATAN TURI KABUPATEN SLEMAN Marausna, Gaguk; Prasetiyo, Erwan Eko; Putra, Ikbal Rizki; Sehono; Setiawan, Hery; Yudhono, Reo; Errisonia, Arfie Armelia; Widyanto, Dwi
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 7 No. 3 (2025): JURNAL BERDAYA MANDIRI (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jbm.v7i3.7945

Abstract

Gondang Hamlet, Donokerto Village, faces challenges in accessing clean water, especially during the dry season, as the main water source comes from a turbid river flow. This community service initiative aims to address the issue by implementing a simple water filtration technology using a combination of media such as silica sand, zeolite, activated carbon, and magnesium. The design, training, and installation processes were carried out collaboratively with local residents to ensure sustainable usage. The results showed an improvement in water quality after filtration, although there was a challenge in the form of reduced water flow, which was resolved by installing an additional pump. This program also emphasizes the involvement of the community in maintaining the equipment and conducting regular monitoring to ensure the long-term functionality of the system. Keywords: clean water, filtration device, community service, zeolite, activated carbon