Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Efek Media Massa terhadap Perubahan Perilaku dan Struktur Nilai Kultural di Masyarakat Rizky Fadilah; Marissa Zefrina; Ummi Salma; Kholis Ridho
Bahasa Indonesia Vol 6 No 1 (2025): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2025
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v6i1.1205

Abstract

This study investigates the effects of mass media on behavioral changes and cultural value structures in society. Mass media plays a crucial role as a source of information and an agent of social transformation, influencing cognitive, affective, and conative aspects of individuals and communities. This research draws on mass communication theories and previous studies to explore how media fosters changes in public perceptions, attitudes, and behaviors, while also highlighting its dual impact both positive and negative. The urgency of this study lies in addressing the growing reliance on media in the digital age and the necessity of critical media literacy among audiences. Using a qualitative approach, data was collected through questionnaires and in-depth interviews to capture audience experiences and their interactions with media. Findings suggest that media significantly shapes societal norms, influencing lifestyle choices, cultural identity, and social awareness. However, unchecked media influence can perpetuate stereotypes, misinformation, and cultural homogenization. The study concludes by advocating for increased critical awareness and education in media literacy to empower audiences to filter media messages effectively and encourage sustainable social change.
DAMPAK STEREOTIP MEDIA SOSIAL X TERHADAP INTERAKSI SOSIAL DAN PERILAKU GENERASI Z Maulida, Aisyah Ichsani; Amandy, Rafa Dahayu; Tri Novitasari, Rizqi; Ridho, Kholis
Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 5 No. 1 (2024): Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generation Z is a generation that has grown up with digital technology as an integral part of their lives. The main focus of this study is the impact of stereotypes spread through social media on the social interactions and behaviors of this generation. Using a questionnaire-based survey method, data was collected from 100 Generation Z respondents who are active on social media X. The results showed that social media X has a role to play in the social interaction and behavior of this generation. The results showed that social media X has an important role in Generation Z's communication, selfexpression and social awareness. Respondents recognized the benefits of social media in opening up insights into social issues and diversity, although the stereotypes circulating are not always accurate. In addition, social media is also considered capable of countering negative stereotypes through positive content that supports identity and diversity. However, respondents still see in-person interaction as an important element in building deeper relationships. In conclusion, social media X is not only a tool to enhance Generation Z's social connections and confidence, but also plays a role in reducing the negative impact of stereotypes through wise use
Analisis Efek Media Massa terhadap Perubahan Perilaku dan Struktur Nilai Kultural di Masyarakat Rizky Fadilah; Marissa Zefrina; Ummi Salma; Kholis Ridho
Bahasa Indonesia Vol 6 No 1 (2025): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2025
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v6i1.1205

Abstract

This study investigates the effects of mass media on behavioral changes and cultural value structures in society. Mass media plays a crucial role as a source of information and an agent of social transformation, influencing cognitive, affective, and conative aspects of individuals and communities. This research draws on mass communication theories and previous studies to explore how media fosters changes in public perceptions, attitudes, and behaviors, while also highlighting its dual impact both positive and negative. The urgency of this study lies in addressing the growing reliance on media in the digital age and the necessity of critical media literacy among audiences. Using a qualitative approach, data was collected through questionnaires and in-depth interviews to capture audience experiences and their interactions with media. Findings suggest that media significantly shapes societal norms, influencing lifestyle choices, cultural identity, and social awareness. However, unchecked media influence can perpetuate stereotypes, misinformation, and cultural homogenization. The study concludes by advocating for increased critical awareness and education in media literacy to empower audiences to filter media messages effectively and encourage sustainable social change.
Internet dan Metamorfosa Generasi Digital: Analisa Perbandingan Perilaku Penyebarluasan Berita Hoax Lintas Generasi Maulidina, Rizka; Ridho, Kholis
Jurnal Studi Jurnalistik Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Studi Jurnalistik
Publisher : Faculty of Da'wa and Communications Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jsj.v2i2.18920

Abstract

Generasi lanjutan dari immigrant digital adalah metamorphosis digital, yaitu bentuk perubahan yang biasanya dikenal dalam ilmu biologi untuk menunjukkan perubahan wujud dari kepompong menjadi kupu-kupu dan atau hewan serupa lainnya. Peneliti mengajukan pembuktian kemampuan responden mengenali berita benar dan palsu di setiap generasi. Benarkah generasi yang lebih senior lebih mampu mengenali berita palsu dibanding generasi milenial? Apakah penyebarluasan berita palsu kepada yang lain lebih banyak dilakukan generasi milenial dan sebaliknya? Populasi dalam riset ini adalah seluruh civitas akademik Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang terdiri dari seluruh dosen dan mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam dan Jurnalistik angkatan 2015. Hasilnya, konsumsi dan penyebarluasan berita hoax dapat dilakukan oleh semua generasi. Karena itu riset ini menolak kategori immigrant digital berdasarkan kategori usia atau waktu kelahiran, karena SDM digital atau metamorphosis human digital lebih ditentukan oleh kualitas yang bersangkutan dalam mengomsumsi berita dan informasi, penguasaan teknologi informasi, dan keluasan wawasan serta pengetahuannya.
Budaya Partisipasi Penulisan Berita Pada Media Komunitas Virtual Kompasiana Saphira, Wanda; Nasrullah, Rully; Ridho, Kholis
Jurnal Studi Jurnalistik Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Studi Jurnalistik
Publisher : Faculty of Da'wa and Communications Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jsj.v3i1.20050

Abstract

Jurnalisme warga hadir bisa jadi sebagai dampak lanjutan dari kian pesatnya perkembangan teknologi informasi sehingga kebutuhan informasi semakin meluas, tetapi bisa juga akibat dari terbatasnya jumlah jurnalis profesional. Kompasiana adalah alternatif jawaban dari konteks kebutuhan informasi dan terbatasnya jurnalis profesional tersebut. Riset ini berupaya menjelaskan bagaimana praktik jurnalisme warga melalui komunitas virtual Kompasiana, yaitu tempat bertemunya para penulis dengan beragam latar belakang. Apa saja bentuk aktivitas keterlibatan dalam komunitas virtual Kompasiana, pertimbangan apa yang mendorong mereka berkontribusi dalam menulis artikel, opini atau peristiwa yang dipandang penting oleh warga. Maka, keterlibatan warga dalam pemberitaan dan atau informasi publik adalah budaya jurnalistik baru yang perlu mendapatkan jawaban sekaligus regulasi yang tepat.
Pemberitaan Kekerasan Seksual terhada Perempuan di Magdalena.co dalam Prespektif Jurnalisme Gender fahima, sinaida; Nurbaya, Siti; Ridho, Kholis
Jurnal Studi Jurnalistik Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Studi Jurnalistik
Publisher : Faculty of Da'wa and Communications Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jsj.v3i1.20052

Abstract

Artikel ini menjelaskan apa upaya kreatif Magdalene.co dalam memperjuangkan isu perempuan melalui produk jurnalistik. Bagaimana Magdalene.co mengkonstruksi berita kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dengan menggunakan metode analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Jurnalisme berperspektif gender adalah praktek jurnalistik yang menginformasikan atau bahkan mempermasalahkan dan atau menguatkan secara terus-menerus melalui media massa tentang adanya hubungan yang tidak setara antara laki-laki dan perempuan, atau bias gender. Dengan catatan, hal itu tanpa mengulangi perlakuan diskriminasi yang sama dengan membalas dendam kepada laki-laki.
Makna Agama dan Budaya di dalam Foto Karya Rony Zakaria Berjudul Men, Mountains and the Sea Sayyida, Hana; Ridho, Kholis
Jurnal Studi Jurnalistik Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Studi Jurnalistik
Publisher : Faculty of Da'wa and Communications Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jsj.v1i1.21757

Abstract

Foto documenter bertema hubungan manusia, gunung dan laut karya Rony Zakaria berjudul Men, Mountains and the Sea menurut penulis penting dikaji. Karena di dalamnya merepresentasikan tata cara hidup yang diyakini, dijalani, dan dikembangkan sebagai pandangan hidup umumnya masyarakat Jawa. Akulturasi agama dan budaya, yang diantaranya dicerminkan dari upacara keagamaannya, merupakan bukti bahwa agama tidak hadir dalam ruang yang hampa budaya. Foto dokumentasi tersebuttidak saja bernilaihistoris, tetapi juga ke depan dapat menjadi pijakan habituasi cultural bagi masa depan generasi suku Jawa.Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif melalui model analisis semiotika Roland Barthes. Yakni memberi titik tekan pada makna denotasi, konotasi, dan mitos yang ditafsirkan melalui prespektif makna budaya yang dikembangkan dalam keilmuan antropologi, sosiologi dan sejarah.Hasil analisa buku foto ini didapatkan kesimpulan bahwa manusia Jawa tidak dapat meninggalkan kelestarian alam semesta sebagai bagian dari kehadiran Tuhan di dunia. Alam semesta itu dapat berupa gunung dan laut, yang juga adalah penghidupan yang melekat dalam keseharian mereka. Meskipun pergeseran zaman telah memasuki sistem keyakinan keagamaan mereka, namun agama local tetap bertahan dan terus hidup di masyarakatnya.
Efek Pemberitaan Televisi Tentang Percepatan Penanganan Covid-19 Terhadap Proteksi Kesehatan (Survei Pada Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) Supendi, Egih; Nurbaya, Siti; Ridho, Kholis
Jurnal Studi Jurnalistik Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Studi Jurnalistik
Publisher : Faculty of Da'wa and Communications Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jsj.v3i2.22987

Abstract

Pandemi virus korona telah dijumpai di lebih dari 120 negara dan berita tersebut disiarkan di berbagai media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberitaan tentang virus korona oleh televisi di Indonesia terhadap munculnya kecemasan dan upaya menjaga kesehatan.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kultivasi. Teori ini berasumsi televisi secara independen berkontribusi dalam membentuk konsepsi penontonnya dalam menilai realitas sosial. Metode penelitian yang digunakan survei kuantitatif dengan pendekatan eksplanatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Jakarta. Sampel penelitian ini diperoleh dengan teknik teknik accidental sampling dan diperoleh sebanyak 98 orang responden. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari korelasi product moment, uji regresi linear sederhana, dan uji determinasi.Hasil penelitian diketahui bahwa berita virus korona oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di televisi berpengaruh terhadap persepsi akan pentingnya proteksi kesehatan sebesar 21,2%. Sedangkan pengaruh berita virus korona terhadap kecemasan sebesar 24,6%. Dapat disimpulkan selain dampak pemberitaan terhadap kecemasan akibat pemberitaan lebih tinggi daripada proteksi kesehatan, adalah juga medium televisi masih cukup efektif mengubah pemahaman dan perilaku publik.
Minat Baca Berita Generasi Y dan Z Melalui Headline Instagram Carousel Liputan6.com Salsabilla, Safira; Ridho, Kholis; Suhaimi, Suhaimi
Jurnal Studi Jurnalistik Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Studi Jurnalistik
Publisher : Faculty of Da'wa and Communications Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jsj.v5i2.37336

Abstract

There are various personal reasons someone is interested in reading the news. Apart from the level of education, the abundance of information, generational differences, even production strategies and the appearance of news publications shape people's new habits in consuming news. There are those who believe that the appearance of news packaging influences interest in reading news and in other side interest in reading news depends on the substance of the content. This research tests whether there is an influence of the Liputan6.com headline carousel on generation Y and Z's reading interest in news content. Liputan6.com carousel content is posted on its official Instagram account. Carousel content is one of the results of technological developments in the field of journalism in terms of news publications. The carousel platform is relatively new because it was released in 2017 and is still used today. The theory used in this research is SOR proposed by Hovlan, Janis and Kelley. This theory assumes that the stimulation provided by the mass media in the form of news has an effect on the communicant. The research uses a quantitative approach with a questionnaire instrument. The data results were processed using Simple Linear Regression Test statistics to find the influence of the carousel headline and the quality of the carousel content on the reading interest of generations Y and Z, both partially and simultaneously. Based on the research results, it can be concluded that there is an influence from carousel headlines on generation Y and Z's reading interest in Instagram @liputan6 carousel content of 39.4%.
Kepatuhan Selektif Generasi Z atas Pemberitaan Fatwa MUI tentang Boikot Produk Pro Israel Melalui Detik.com Muslimah, Sifa Sevia; Ridho, Kholis; Hidayat, Helmi
Jurnal Studi Jurnalistik Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Studi Jurnalistik
Publisher : Faculty of Da'wa and Communications Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jsj.v6i1.40546

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menguji pandangan dan reaksi generasi z di Indonesia terhadap fatwa MUI tentang boikot produk pro Israel melalui pemberitaan detik.com pada oktober 2023. Apakah pembaca berita dari generasi z memiliki kepatuhan terhadap ketetapan fatwa, cenderung menolaknya dan atau ada situasi lain yang membuat mereka bereaksi berbeda terhadap ketetapan fatwa tentang boikot produk terafiliasi Israel? Metode yang digunakan adalah riset kuantitatif menggunakan survei dengan instrumen angket yang disebar menggunakan google forms terhadap 100 pengguna detik.com. Teori yang digunakan adalah individual difference yang dikembangkan oleh Melvin De Fleur, yang mengasumsikan bahwa pesan dari media massa diterima secara selektif oleh penggunanya. Hasil riset ini dapat disimpulkan bahwa pemberitaan Detik.com memberikan pengaruh signifikan tentang pentingnya boikot produk terafiliasi Israel bagi pembaca (R 0,429; R2 0,242; Sig 0,000). Namun dengan tingkat kepatuhan untuk tidak membeli produk pro Israel sebesar 24,2% atau relatif cukup rendah. Hasil riset ini membenarkan preposisi dari teori penerimaan selektif pengguna atas pesan yang diterima dari media massa terbukti secara empirik, terutama jika diintepretasikan secara lebih luas berdasarkan sejumlah bias noise dari konteks sumber pesan dan kultur sosial pembacanya.