Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

KORELASI ANTARA LINGKUNGAN LITERASI RUMAH DENGAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN Prastiwi, Dyah; Hafidah, Ruli; Nurjanah, Novita Eka
Kumara Cendekia Vol 12, No 3 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i3.67513

Abstract

Pengenalan membaca permulaan perlu diajarkan melalui stimulasi lingkungan sekitar selama masa usia dini. Tujuan adanya penelitian ini yaitu untuk melihat hubungan variabel lingkungan literasi rumah dengan variabel membaca permulaan anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini yaitu korelasional dengan populasi sebanyak 69 anak. Sampel penelitian berjumlah 59 orang yang diambil secara random sampling. Data diperoleh melalui sebaran kuesioner yang dibagikan kepada wali murid anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan literasi rumah dan kemampuan membaca permulaan memiliki hubungan yang positif dan signifikan. Hal tersebut terlihat melalui hasil nilai signifikansi 0,00 kurang dari 0,05 dan koefisien korelasi sebesar 0,878. Angka ini berada pada kategori hubungan yang sangat kuat, yaitu 0,80-0,1000 berdasarkan hasil perhitungan Pearson product-moment. Jadi, kedua variabel tersebut memiliki arah hubungan positif, yaitu jika lingkungan literasi rumah tinggi maka membaca permulaan anak juga akan tinggi.
DAMPAK PENGGUNAAN GADGET PADA PERILAKU SOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN Nihaya, Fina; Rahmawati, Anayanti; Nurjanah, Novita Eka
Kumara Cendekia Vol 12, No 1 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i1.65867

Abstract

Anak usia 5-6 tahun berada pada masa emas (the golden age) yang memiliki rasa ingin tahu dan tanggap terhadap lingkungan serta perlunya stimulasi bagi perkembangan anak. Masa pandemi memunculkan kebijakan stay at home yang mengharuskan pembelajaran secara online dan terbatasnya interaksi sosial. Fenomena yang muncul dari hasil observasi diantaranya kecanduan penggunaan gadget, kesulitan berinteraksi dengan orang lain, perubahan kontrol diri pada anak dengan menirukan objek yang dilihat anak dalam gadget. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan gadget pada perilaku sosial anak usia 5-6 tahun.  Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek penelitian meliputi orang tua, guru, dan anak usia 5-6 tahun. Sumber data dalam penelitian ini adalah orang tua dan guru sebagai informan, narasumber, atau partisipan terkait dampak penggunaan gadget pada perilaku sosial anak usia 5-6 tahun. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan time sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi dan member checking. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis data menurut Van Kaam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak sangat mengenal gadget untuk mengerjakan tugas, menonton video, atau bermain game. Gadget dapat mempengaruhi perilaku sosial anak sesuai dengan porsi pengawasan secara tegas oleh orang tua dan dukungan lingkungan sekitar.
OPTIMALISASI KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI APLIKASI SCRATCHJR Nurjanah, Novita Eka
Kumara Cendekia Vol 11, No 1 (2023): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i1.71457

Abstract

Kreativitas merupakan salah satu keterampilan yang penting distimulasi sejak dini. Implementasi dalam menstimulasi kreativitas pada anak usia dini harus sesuai dengan perkembangan era digital dan pendidikan abad 21. Realita yang ada, berdasarkan studi awal di salah satu lembaga kota Surakarta didapatkan data bahwa kreativitas anak usia dini belum berkembang. Oleh karena itu, studi ini dilakukan untuk mengoptimalkan kreativitas pada anak usia dini melalui aplikasi ScratchJr. Studi yang dilakukan ini adalah Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Mc. Taggart pada anak usia 5-6 tahun di Kelompok B2 TK Aisyiyah XI Surakarta dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang dilakukan selama 2 siklus dengan masing masing siklus terdiri dari 4 kali pertemuan. Statistik deskriptif digunakan dalam melakukan analisis data secara kuantitatif. Analisis interaktif Miles dan Huberman dilakukan untuk menganalisis data secara kualitatif. Hasil yang ditemukan di lapangan ada peningkatan dari pra-intervensi kreativitas anak sebesar 27.27% meningkat menjadi 54.54% pada siklus 1 dan 72.72% di siklus 2. 
Pelatihan Manajemen Pemasaran Lembaga PAUD berbasis Web di TK Surakarta Wahyuningsih, Siti; Rasmani, Upik Elok Endang; Nurjanah, Novita Eka; Jumiatmoko, Jumiatmoko; Zuhro, Nurul Shofiatin; Fitrianingtyas, Anjar; Winarji, Bambang
DEDIKASI: Community Service Reports Vol 5, No 1 (2023): DEDIKASI: Community Service Report - January
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v5i1.64926

Abstract

Early Childhood Education is an essential foundation to support further education. In reality, many institutions provide services to early childhood, both from the private sector and the government. However, only some of these institutions can compete amid competition for PAUD services in the digital era. Many institutions had to be merged and even closed because they did not have students, especially with the impact of covid 19, which made parents reluctant to send their students to PAUD. One of these phenomena experienced by institutions at LKMD Marsudisiwi Kindergarten in Surakarta and Aisyiah 20 Pajang Kindergarten in Surakarta is that it is undeniable that the impact of the COVID-19 pandemic and the lack of digital-based promotional management has reduced students entering the institution. Based on the results of the initial FGD between the service team and the TK LKMD Marsudisiwi Surakarta and TK Aisyiah 20 Pajang Surakarta, it was decided to hold a training in optimizing marketing management for web-based.
PENGARUH GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN MORAL ANAK USIA DINI Indarwan, Aulia Fadhilah; Hestiningrum, Elia; Afifah, Isfahani Fadia Nur; Hafidah, Ruli; Nurjanah, Novita Eka; Jumiatmoko, Jumiatmoko
Early Childhood Education and Development Journal Vol 4, No 1 (2022): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.096 KB) | DOI: 10.20961/ecedj.v4i1.52387

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan basis pembentukan karakter moral manusia, sehingga terbentuk perilaku dan kemampuan dasar sesuai dengan tahap perkembangannya. Untuk itu ddiperlukan penanaman nilai nilai moral untuk anak usia dini. Tetapi dalam masa sekarang ini banyak anak usia dini yang sudah memainkan gadget, entah itu gadgetnya sendiri ataupun milik dari orang terdekatnya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dampak dalam penggunaan gadget terhadap perkembangan moral anak usia dini, dimana pada usia itu usia dimana sel sel otak anak berkembang secara luar biasa. Yang menjadi garis besar permasalahannya yaitu penggunaan gadget lebih banyak menimbulkan dampak negative daripada dampak positive jika digunakan oleh anak usia dini apalagi tanpa pengawasan dari orang dewasa. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yaitu studi pustaka atau literature review. Peneliti sudah menjabarkan bebrapa pengaruh yang dihasilkan dari penggunaan gadged yang dilakukan anak usia dini terutama pada perkembangan moral atau karakter anak itu sendiri. Sehingga dalam hal ini orang dewasa dalam artian orang terdekat anak harus selalu mendampingi anak anaknya agar bisa mencapai perkembangan sesuai tahapnya.
POLA ASUH ANAK USIA DINI PADA IBU USIA REMAJA DI DESA PANIMBANG Octaviani, Arneta; Palupi, Warananingtyas; Nurjanah, Novita Eka
Early Childhood Education and Development Journal Vol 4, No 3 (2022): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v4i3.101482

Abstract

Pola asuh artinya perilaku serta sikap orang tua kepada anak saat menjalin interaksi selama menjalankan pengasuhan. Pola asuh yang diterapkan oleh orang tua terhadap anak dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya faktor kematangan usia menikah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh ibu yang menikah usia remaja terhadap sosial-emosional anak di RT 01 / RW 08 di Desa Panimbang Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian ini meliputi sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara mendalam terhadap 3 ibu yang menikah usia remaja. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi metode. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis interaktif yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka peneliti menemukan bahwa 2 ibu usia remaja menggunakan pola asuh demokratis dan 1 ibu usia remaja menggunakan pola asuh otoriter. Hal ini menyimpulkan bahwa ibu usia remaja dapat memberikan pola asuh yang baik serta dapat mengurus rumah tangga dan memfasilitasi kebutuhan dalam perkembangan anak.
ANALISIS KEMANDIRIAN ANAK USIA 5-6 TAHUN Rahmawati, Frisma Fani; Rahmawati, Anayanti; Nurjanah, Novita Eka
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 1 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i1.102297

Abstract

Anak usia dini disebut juga sebagai masa golden age atau masa emas yang hanya terjadi satu kali sepanjang hidup. Anak di masa golden age ini memiliki kemampuan yang perlu dikembangkan, salah satunya ialah kemandirian. Kemandirian pada anak tidak hanya berlaku untuk masa kini, akan tetapi berpengaruh penting dalam masa depan mereka saat dewasa nanti. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk mengetahui kemandirian anak usia 5-6 tahun di Kampung Plaosan Kelurahan Purworejo dengan memperhatikan 7 indikator kemandirian pada anak usia dini. Populasi dan sampel pada penelitian adalah anak usia 5-6 tahun berjumlah 35 anak di Kampung Plaosan Kelurahan Purworejo. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus persentase deskriptif. Hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa secara umum kemandirian anak usia 5-6 tahun di Kampung Plaosan Kelurahan Purworejo pada kriteria BSB (Berkembang Sangat Baik) namun terdapat perbedaan skor antara data kuisioner dari orang tua dan data kuisioner dari guru. Persentase data dari orang tua 78,47% dan data dari guru 77,57%.
PENGARUH KEMAMPUAN KOMUNIKASI TERHADAP PERILAKU SOSIAL PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Winarni, Tri; Rahmawati, Anayanti; Nurjanah, Novita Eka
Early Childhood Education and Development Journal Vol 3, No 3 (2021): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v3i3.101473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan komunikasi terhadap perilaku sosial pada anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan kuisioner yang diisi oleh orangtua anak usia 5-6 tahun di Gugus XI Nusa Indah Laweyan Surakarta melibatkan subjek sebanyak 80 anak. Uji regresi linear sederhana digunakan sebagai teknik analisis data dengan bantuan aplikasi SPSS 23 for Windows. Temuan penelitian menunjukkan hasil analisis terhadap uji prasyarat yaitu uji normalitas data berdistribusi normal serta terdapat hubungan linear antar variabel. Perhitungan regresi linear diperoleh nilai Sig. sebesar 0,000 < 0,05 yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima, dengan persamaan regresi Y= 47,097 + 1,172X. Analisis uji t diperoleh nilai t hitung sebesar 6, 655 > t tabel 1, 992 maka Ho ditolak dan Ha diterima, jadi terdapat pengaruh antara variabel kemampuan komunikasi (X) terhadap variabel perilaku sosial (Y) pada anak usia 5-6 tahun sebesar 36,2 %.
EFEKTIVITAS SCOUTING FOR KIDS TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK USIA 5-6 TAHUN Aini, Fisa Nur; Syamsuddin, Muhammad Munif; Nurjanah, Novita Eka
Early Childhood Education and Development Journal Vol 3, No 3 (2021): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v3i3.101468

Abstract

Kemandirian anak usia lima sampai enam tahun adalah sikap atau perilaku individu untuk mengerjakan suatu aktivitas sehari-hari mulai dari pikiran, perasaan maupun tindakan dan serta mampu menyelesaikan masalah dan mempertanggung jawabkan perbuatannya tanpa bantuan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode scouting for kids terhadap kemandirian anak usia 5-6 tahun di TK Al Amaanah 2 Mojogedang. Metode yang digunakan yakni kuantitatif dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian sebanyak 18 anak yang berusia 5 hingga 6 tahun di TK Al Amaanah 2 Mojogedang. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dengan alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini berupa behaviour ceklis. Uji Validitas menggunakan Product Moment Pearson, sedangkan reliabilitas instrumen menggunakan Alpha Cornbach yang menghasilkan 12 item valid. Analisis data menggunakan uji sample paired t-test. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000<0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan antara pretest dan posttest, artinya scouting for kids efektif dalam menstimulasi kemandirian anak usia 5-6 tahun. Kemandirian anak meningkat secara signifikan setelah treatment dibandingkan dengan keadaan sebelum treatment. Anak-anak dapat menunjukkan kemandirian dengan terlibat dalam kegiatan scouting tanpa bergantung pada guru atau teman sebaya.