Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Madaniya

Pembuatan Boxportabel Susun dengan Penjagaan Sensor Suhu Untuk Budidaya Maggot di Desa Benelan Lor Siska Aprilia Hardiyanti; Sefri Ton; Tri Maryono Rusadi
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.569

Abstract

Sampah merupakan masalah yang dihadapi seluruh negara di dunia termasuk Indonesia. Potensi peningkatan jumlah sampah ini disebabkan karena sampah yang tidak dikelola dengan baik. Namun, saat ini desa-desa di Banyuwangi mulai melakukan pengelolaan sampah salah satunya di Desa Benelan Lor. Karena meningkatnya volume sampah organik yang dihasilkan masyarakat dan dampaknya terhadap lingkungan, maka diperlukan pengolahan yang tepat untuk menangani sampah organik yaitu budidaya maggot. Kendala yang dialami mitra seperti suhu dan kelembapan media dan tempat untuk budidaya, lokasi yang yang tidak terlindungi dari predator sehingga mengakibatkan gagalnya budidaya maggot sebelumnya. Sehingga perlu adanya media budidaya maggot BSF yang mampu mengatur suhu maupun kelembapan udara serta terlindung dari predator alami. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan melakukan survei, mendesain alat, pembuatan alat, pelatihan penggunaan alat, dan penyerahan alat. Kegiatan ini diharapkan mitra mampu mengurangi sampah organik atau mitra dapat mengelola sampah secara mandiri dan mendukung peningkatan perekonomian masyarakat Desa Benelan Lor.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Industri Kreatif Arang Tempurung Kelapa Melalui Pelatihan dan Penerapan Teknologi Mesin Pencetak Briket Aprilia Divi Yustita; Siska Aprilia Hardiyanti; M. Abdul Wahid; Galang Fajaryanto
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.610

Abstract

Tempurung kelapa adalah limbah yang banyak bisa didapatkan di Kabupaten Banyuwangi, khususnya di Desa Bunder sebagai daerah yang banyak menghasilkan kelapa. Usaha yang dilakukan masyarakat sekitar dalam memanfaatkan hasil tanaman kelapa adalah dengan menjual kelapa secara bijian, maupun mengolahnya menjadi santan, kopra, dan juga gula merah. Berdasarkan hasil analisis situasi, di Desa Bunder terdapat usaha pengolahan limbah tempurung kelapa dengan produk utamanya adalah arang. Dengan keterbatasan produk yang dihasilkan serta untuk meningkatkan nilai ekonomis produk, maka perlu dilakukan penganekaragaman produk dengan membuat briket arang. Agar dalam proses pembuatannya dapat dilakukan dengan lebih efektif, maka perlu menggunakan alat untuk membantu proses pembuatan briket. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk melakukan pemberdayaan masyarakat dalam pengolahan limbah tempurung kelapa menjadi briket arang. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui pelatihan pembuatan briket dan penggunaan alat dengan melibatkan masyarakat setempat sebanyak sepuluh orang. Kegiatan telah berjalan dengan baik dengan hasil pada tahap evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan masyarakat sebesar 90% untuk dapat membuat produk berupa briket arang.