Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kondisi NEET (Not In Employment, Education or Training) Provinsi Gorontalo dan Profil Demografinya Zul Fita Lihawa; Muhammad Amir Arham; Boby Rantow Payu
Economic Reviews Journal Vol. 3 No. 4 (2024): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v3i4.567

Abstract

Gorontalo Province is entering the peak phase of the demographic bonus and socio-economic conditions that are not yet optimal. The high number of unemployed young people is a problem that must be addressed immediately. One of the problems related to this young age condition is the NEET phenomenon. NEET is one of the indicators of the Sustainable Development Goals to determine the level of vulnerability of young people aged 15-24 years in dropping out of school, unemployment, and feeling hopeless in the world of work. This study aims to analyze the NEET picture in Gorontalo Province. The research method used is quantitative descriptive with a cross-tabulation approach (Crosstab). The results of the data analysis show that the distribution of the NEE population in Gorontalo Province is highest in North Gorontalo Regency. This study concludes based on the demographic profile that NEE individuals in Gorontalo generally come from low socio-economic backgrounds, tend to live in rural areas, and have low levels of education.
KETIMPANGN, KEMISKINAN DAN RATA-RATA LAMA SEKOLAH TERHADAP KRIMINALITAS DI INDONESIA Supriyadi, Restu Nur Muhtia; Arham, Muhammad Amir; Mopangga, Herwin
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 2, No 2 (2024): JSEP VOL. 2 NO. 2, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v2i2.29161

Abstract

Peningkatan jumlah ketimpangan, kemiskinan dan rata-rata lama sekolah dalam suatu daerah akan selalu berdampak pada peningkatan jumlah kriminalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketimpangan, kemiskinan dan rata-rata lama sekolah terhadap kriminalitas di Indonesia pada tahun 2013-2020, data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari badan pusat statistik berbentuk data panel. Penggunaan metode dalam penelitian ini yaitu analisis regresi data panel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat ketimpangan berpengaruh positif dan signifikan pada kriminalitas, artinya apabila ketimpangan meningkat maka jumlah kriminalitas juga akan meningkat. Tingkat kemiskinan berpengaruh positif dan signifikan pada kriminalitas, artinya apabila tingkat pengangguran meningkat maka jumlah kriminalitas juga akan meningkat. Serta terdapat hubungan positif dan signifikan antara rata-rata lama sekolah dan kriminalitas di Indonesia, yang artinya apabila jumlah pendidikan meningkat maka jumlah kriminalitas juga akan meningkat.Kata Kunci: Ketimpangan, Kemiskinan, Rata-Rata Lama Sekolah dan Kriminalitas
ANALISIS PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI PROVINSI GORONTALO MELALUI MODEL INPUT OUTPUT Gobel, Mohammad Djahrin; Arham, Muhammad Amir; Akib, Fitri Hadi Yulia; Olilingo, Fahrudin Zain
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 2, No 2 (2024): JSEP VOL. 2 NO. 2, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v2i2.29157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan struktur ekonomi Provinsi Gorontalo. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang didata pada statistik Indonesia yang diperoleh dari Tabel Input Output Provinsi Gorontalo 2016. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1). Berdasarkan hasil analisis keterkaitan, bahwa sektor yang memiliki keterkaitan total kedepan dan keterkaitan total kebelakang paling tinggi adalah sektor Pengadaan Listrik dan Gas. 2). Berdasarkan hasil analisis koefisien penyebaran dan kepekaan penyebaran, maka sektor yang paling tinggi adalah sektor pengadaan listrik dan gas. Artinya bahwa, sektor pengadaan listrik dan gas memiliki peran penting sebagai sektor pemimpim (leading sector) di Provinsi Gorontalo.3). Berdasarkan Hasil analisis Multiplier Output, Sektor konstruksi memiliki angka paling tinggi yaitu sebesar 2.528035, berakibat adanya peningkatan peningkatan permintaan akhir sebesar 1-unit uang, maka dapat menghasilkan angka pengganda sebanyak 2.528035.Kata Kunci:: Struktur Ekonomi, Keterkaitan Kedepan dan Kebelakang, Koefisien dan Kepekaan Penyebaran, dan Multiplier Output
ANALISIS KINERJA KONTRIBUSI SEKTOR PERTANIAN TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI GORONTALO Gani, Nurlaila; Arham, Muhammad Amir; Akib, Fitri Hadi Yulia
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 2, No 2 (2024): JSEP VOL. 2 NO. 2, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v2i2.29156

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Sektor Pertanian, Tenaga kerja dan Luas lahan terhadap kemiskinan di Provinsi Gorontalo pada periode 2017-2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode penelitian Regresi Linier Berganda dengan model Fixed Effect Model (FEM). Data yang digunakan adalah data sekunder pada tahun 2017-2020 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil pengujian menunjukan bahwa variabel Kontribusi Sektor Pertanian memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kemiskinan, tenaga kerja memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap kemiskinan sedangkan luas lahan pertanian memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kemiskinan.Kata Kunci: Sektor pertanian, Luas lahan pertanian, Tenaga kerja, Kemiskinan, FEM
ANALISIS DAMPAK DANA DESA SERTA REALISASINYA DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI PROVINSI GORONTALO Duhe, Yanser J; Arham, Muhammad Amir; Mopangga, Herwin; Djuuna, Rifi Fazrina
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 2, No 2 (2024): JSEP VOL. 2 NO. 2, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v2i2.29164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Dampak Anggaran Serta Realisasi Dana Desa Dalam Penanggulangan Kemiskinan Di Provinsi Gorontalo. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dan Kementrian Keuangan Yang di peroleh dari 5 Kabupaten di Provinsi Gorontalo. Penelitian Ini menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda data Panel dengan menggunakan Model Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Anggaran dana desa berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Artinya, bahwa setiap peningkatan Dana Desa dapat menurunkan kemiskinan dan bisa menjelaskan secara nyata terhadap Kemiskinan di Provinsi Gorontalo selama tahun 2017-2022. (2) Realisasi anggaran dana desa Berpengaruh negatif terhadap kemiskinan. Artinya, bahwa setiap peningkatan Realisasi Dana Desa dapat menurunkan kemiskinan dan bisa menjelaskan secara nyata terhadap Kemiskinan di Provinsi Gorontalo selama tahun 2017-2022.Kata Kunci: Dana Desa, Realisasi Dana Desa, dan Kemiskinan
ANALISIS PENGARUH PENDIDIKAN, PENGANGGURAN, DAN PENGELUARAN PER KAPITA TERHADAP KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN TIGA DAERAH DI INDONESIA PERIODE 2011-2020 Aldi, Aldi; Canon, Syarwani; Mopangga, Herwin; Arham, Muhammad Amir
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 3, No 2 (2025): VOLUME 3 NOMOR 2 ,SEPTEMBER, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v3i2.35213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat ketimpangan distribusi pendapatan yang terjadi di tiga wilayah di Indonesia (Wilayah Indonesia Barat, Wilayah Indonesia Tengah, dan Wilayah Indonesia Timur) dan menganalisis pengaruh Pendidikan (Rata-Rata Lama Sekolah), Pengangguran (Terbuka). Tingkat Pengangguran) dan Pengeluaran Per Kapita Terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan Tiga Daerah di Indonesia Periode 2011-2020. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dari tiga daerah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode awal yaitu metode analisis indeks Williamson pada masing-masing wilayah, yang kemudian menggunakan teknik analisis regresi berganda data panel melalui pendekatan Fixed effect mode. Hasil Indeks Williamson menunjukkan rata-rata tingkat ketimpangan ketiga wilayah di Indonesia sebesar 0,6 pada skala Indeks Williamson yang berarti ketiga wilayah tersebut berada pada tingkat ketimpangan sedang. Dengan Pendidikan (Rata-Rata Lama Sekolah) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di ketiga wilayah, Pengangguran (Tingkat Pengangguran Terbuka) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di ketiga wilayah, dan Per kapita, Belanja berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di ketiga wilayah tersebut. Di Indonesia. Disimpulkan jika angka Indeks Williamsson menunjukkan angka 1, maka ketimpangan berada pada posisi tinggi; Dalam analisisnya, nilai Indeks Williamson menunjukkan rata-rata sebesar 0,6 yang berarti ketimpangan ketiga wilayah tersebut menunjukkan ketimpangan sedang.Kata Kunci: Ketimpangan Distribusi Pendapatan, Wilayah Indonesia Barat, Wilayah Indonesia Tengah, Wilayah Indonesia Timur
PENGARUH RUANG FISKAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI SULAWESI SELATAN Agnesa, Dayana; Arham, Muhammad Amir; Djuuna, Rifi Fazrina
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.7496

Abstract

This study aims to analyze the effect of fiscal space on economic growth across 24 districts and cities in South Sulawesi Province during the 2014–2023 period. In addition, the study incorporates Domestic Investment (PMDN), Foreign Investment (PMA), and the Human Development Index (HDI) as control variables that potentially influence regional economic dynamics. The analytical method employed is dynamic panel data regression using the Fixed Effect Model (FEM), which was selected based on the Hausman test. The results reveal that fiscal space has a negative and insignificant effect on economic growth, indicating that regional fiscal capacity has not been optimally utilized to stimulate productive activities. Meanwhile, PMDN and PMA exhibit positive and significant effects, while HDI shows a negative and significant effect on economic growth. These findings highlight that the effectiveness of fiscal management and the improvement of human development quality remain key challenges in strengthening regional economic competitiveness. Therefore, efficient, productive, and inclusive budget allocation strategies are essential to foster sustainable economic growth. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ruang fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi pada 24 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan selama periode 2014–2023. Selain itu, penelitian ini juga mempertimbangkan variabel Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Penanaman Modal Asing (PMA), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai variabel kontrol yang berpotensi memengaruhi dinamika pertumbuhan ekonomi daerah. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dinamis dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) yang dipilih berdasarkan hasil uji Hausman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang fiskal berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, yang mengindikasikan belum optimalnya pemanfaatan kapasitas fiskal daerah dalam mendorong kegiatan produktif. Sementara itu, PMDN dan PMA berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan IPM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas kebijakan fiskal dan peningkatan kualitas pembangunan manusia masih menjadi tantangan utama dalam memperkuat daya saing ekonomi daerah. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan anggaran yang lebih efisien, produktif, dan berorientasi pada pertumbuhan inklusif.
Analisis Tingkat Upah Riil Pada Setiap Provinsi Di Indonesia Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya Lebi, Adwal Hidayatullah; Arham, Muhammad Amir; Payu, Boby Rantow
Jurnal Economic Resource Vol. 9 No. 1 (2026): October - March
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v9i1.2052

Abstract

This study aims to analyze the influence of economic and social factors on real wage levels across provinces in Indonesia. The variables used in this research include Provincial Minimum Wage (UMP), Economic Growth, Industrial Share, Gross Enrollment Rate in Higher Education (APK-PT), and the Human Development Index (HDI). The study employs panel data from 34 provinces for the period 2019–2023 and uses the Random Effect Model (REM) for panel regression analysis. The results show that UMP, economic growth, industrial share, and APK-PT have a positive and significant effect on real wages. These findings indicate that wage policies, economic growth dynamics, the industrial sector, and improvements in higher education play important roles in enhancing workers’ purchasing power. Conversely, HDI has a negative effect on real wages, suggesting that improvements in human development quality have not yet been fully accompanied by increases in productive employment opportunities across regions. Simultaneously, all independent variables are proven to have a significant effect on real wages. This research highlights that improving real wages across provinces requires synergy in effective wage-setting policies, equitable economic development, strengthening of the industrial sector, and improvements in education and human resource quality to support inclusive and sustainable growth
Pengaruh Kinerja Keuangan Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Gorontalo Tahun 2017 - 2024 Mahmud, Windi Lestari; Arham, Muhammad Amir; Djuna, Rifi Fazrina
Jurnal Economic Resource Vol. 8 No. 2 (2025): September - February
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v8i2.2058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis pengaruh rasio efisiensi, rasio efektivitas, rasio kemandirian keuangan daerah dan PDRB. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder bersumber dari Direktorat Jendral Perimbangan Kementrian Keuangan RI dan Badan Pusat Statistik, Yang di peroleh dari 5 Kabupaten dan 1 Kota di Provinsi Gorontalo. Penelitian Ini menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda data Panel dengan menggunakan Model Fixed effect model (FEM). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1). Rasio efisiensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Artinya bahwa setiap peningkatan rasio efisiensi dapat meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi. Hal ini disebabkan oleh, efisiensi mencerminkan kemampuan pemerintah dalam memaksimalkan penggunaan anggaran secara tepat sasaran dan produktif. 2). Rasio efektivitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Artinya bahwa setiap peningkatan rasio efektivitas dapat meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi. Hal ini disebabkan oleh, Efektivitas yang tinggi mencerminkan kinerja pengelolaan keuangan daerah yang responsif dan akuntabel, yang pada gilirannya mampu mendorong pertumbuhan melalui alokasi anggaran yang lebih produktif. 3). Rasio kemandirian keuangan daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Artinya bahwa setiap peningkatan rasio kemandirian keuangan daerah dapat meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi. Hal ini disebabkan oleh, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjadi komponen utama kemandirian sering kali berasal dari sektor-sektor dengan kontribusi ekonomi yang relatif tinggi. 4). PDRB menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Artinya bahwa setiap peningkatan PDRB dapat meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi. Hal ini disebabkan oleh peran penting PDRB sebagai indikator makro dalam memperkuat pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Co-Authors Agnesa, Dayana Ahmad Fadhli, Ahmad Ahmad, Ayub Aldi, Aldi Amir Halid Amir Lukum, Amir Anas Jusuf Ardiansyah Arie Frits Kawulur Asda Rauf Asman, Jelita Ramadhani Boby R. Payu Boby Rantow Payu Bumulo, Frahmawati Citra Aditya Kusuma Dafit Makalalag Daud, Riska Destin Fauzia Sahi Devi Yuli Yanti Bilatula Dewi Purnama Isa Djuna, Rifi Fazrina Djuno, Sukma Dewi A Duhe, Yanser J Fahrudin Zain Olilingo Febiola Kusuma Febriyanti Mardjun Fitri Hadi Yulia Akib Fitriani, Sherly Gani, Nurlaila Gobel, Mohammad Djahrin Herwin Mopangga Humalanggi, Mahyudin Ifa Adina Yafiz Irawati Abdul Ivan Rahmat Santoso Jesika Yuliani Mangopa Latif, Zulkarnain Lebi, Adwal Hidayatullah Lisnawaty Paje Lumula, Maulidin Ahmad Mahmud, Windi Lestari Maryam Ilato mattoasi mattoasi Mentari Rizki Sawitri Pilomonu Meyko Panigoro Mulyati, Yenni Ngabito, Syahrul Niswatin Nurain Pakaya Nurul Amalia Oluwa, Shevina Noviati Paputungan, Tarniawati Pauli, Sisrawati Pembawa, Iswanto Rachman, Fadilla Garini Radia Hafid Rezkiawan Tantawi Rifi Fazrina Djuuna Rimbing, Rocky Rio Hermawan Rio Monoarfa Rocky Rimbing Ronald S. Badu Roy Hasiru Salwaa Ardhiah Mohamad Santri Mamonto Siti Pratiwi Husain Sri Endang Saleh Sri Indriyani S. Dai Stella Junus sudirman sudirman Sudradjat, Cindy Melania V Sumarno Kaiman Sunuba, Sri Dela Supriyadi, Restu Nur Muhtia Syarwani Canon Tinneke Evie Meggy Sumual Tresya F. Naue Usman Moonti Vera Widyawati Wandri Pakaya Windri Tahawali Yasin R Ismail Yayan Abdika Zakaria, Siskawati A. Zul Fita Lihawa