Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

EVALUASI RESPON PENGGUNA TERHADAP SETTING FISIK RESTORAN PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI KABUPATEN SIKKA, NUSA TENGGARA TIMUR Cornelia Hildegardis; Maria Carolin Tandafatu; Yoseph Thobias Pareira
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol 1 No 2 (2021): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/semnastekmu.v1i1.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pengguna terhadap setting fisik restoran di masa pandemi Covid sehingga dapat dijadikan acuan tambahan dalam Panduan Pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan pada restoran-restoran secara umum di Indonesia dan secara khusus di Kabupaten Sikka. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuisioner secara online kepada pengunjung restoran untuk menilai setting fisik yang diharapkan berada pada sebuah restoran semasa pandemi. Setting fisik ditekankan pada penempatan wastafel, jenis pintu yang digunakan, perbedaan sirkulasi masuk dan keluar restoran, pola dan jarak penataan kursi dan meja, jenis penghawaan yang digunakan, hingga pada jenis pelayanan yang diberikan. Hasil menunjukkan bahwa 82,6% pengunjung, merasa aman dan nyaman dengan pola penempatan tempat duduk zig zag yang ideal untuk menghindari kontak fisik antar pengunjung bila dibandingkan dengan pola penempatan tempat duduk linear dan pola penempatan tempat duduk meja panjang-duduk berderet berhadapan.
Simulasi WinAir4 (CFD) Terhadap Pengaruh Kecepatan Dan Aliran Udara Di Dalam Ruang Kuliah Universitas Nusa Nipa Maumere Maria Carolin Tandafatu; Cornelia Hildegardis
JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58169/jwikal.v1i2.89

Abstract

Comfort can be provided from a building, inseparable from the existence of the building itself in the context of an environment that is limited by consideration of natural factors. In an effort to achieve comfort in buildings in tropical climates such as Indonesia, especially the city of Maumere, with characteristics of wind speed, humidity and relatively high air temperature and solar heat radiation can reach levels outside the human comfort zone. This study compares the speed and direction of wind flow in different lecture halls, seen from the level of height, direction and contour of the ground. The method used is data taken using equipment measured in the field and the results are simulated using WinAir4 from ECOTEC. The results obtained are the effect of altitude level, direction and contour orientation on wind speed and air flow in the design of the lecture hall in relation to thermal comfort.
Analyzing the Effect of Wind Flow at Openings, Wall Density and Distance of Livestock Cages on the Spread of Malaria Mosquitoes Using Ecotect Simulation Hildegardis, Cornelia; Elfi, Teresia; Marsela, Theresia
Journal La Multiapp Vol. 6 No. 1 (2025): Journal La Multiapp
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamultiapp.v6i1.1846

Abstract

The government has set a target for Indonesia to become malaria-free; However, this goal has not yet been fully achieved, particularly in eastern regions such as Sikka Regency in East Nusa Tenggara. One of the factors contributing to the spread of malaria-carrying mosquitoes is the proximity of openings, wall density, and the distance of livestock enclosures from residential buildings, especially when less than 1 meter apart. Based on this, field observations were conducted in malaria-affected locations. These observations were followed by experiments using *Ecotect Analysis* to analyze wind patterns and velocities by comparing the distance between openings, wall density, and the distance of livestock enclosures at 1 meter and more than 5 meters. The study revealed that while distance does not influence wind velocity, it significantly affects wind flow patterns. Greater distances between openings result in broader air circulation patterns, which, in turn, impact the spread of mosquitoes in the area.
EVALUASI ALIRAN ANGIN PADA BUKAAN TERHADAP PENYEBARAN NYAMUK MALARIA MENGGUNAKAN SIMULASI Tandafatu, Maria Carolin; Hildegardis, Cornelia; Jae, Agustina Alfonsa
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 7 No 4 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2023
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The government's target of malaria freedom is known to have not yet reached the expected target, especially in eastern Indonesia such as Sikka district in East Nusa Tenggara. Some of the factors that influence the spread of mosquitoes include the influence of openings that are less than 1 meter apart. Based on this reference, field observations were made at a location with a similar case, namely Sikka police station. After observation, an experiment was conducted using Ecotect analysis by using a comparison of the distance of openings in the dwelling of 1 meter, 5 meters, and 10 meters to determine the wind pattern and speed that occurs in the area. The results found that the wind speed created showed that the distance does not affect the wind speed that occurs but rather affects the pattern of its distribution where the greater the distance between openings, will more diffuse the airflow pattern that will also affect the spread of mosquitoes in the surrounding area. (ARIAL 10, spasi tunggal).Keyword: Airflow, Mosquitoes, Opening distanceAbstrak: Target pemerintah akan bebasnya malaria diketahui hingga sat ini belum mencapai pada target yang diharapkan terutama pada wilayah timur Indonesia seperti kabupaten Sikka yang berada di Nusa Tenggara Timur. Beberapa faktor yang mempengaruhi penyebaran nyamuk tersebut antara lain terletak pada pengaruh bukaan yang berjarak kurang dari 1 meter. Berdasarkan acuan tersebut, maka dilakukanlah observasi lapangan pada lokasi dengan kasus serupa yakni polres Sikka. Setelah observasi, dilanjutkan dengan eksperimen menggunakan Ecotect analysis dengan menggunakan perbandingan jarak bukaan pada hunian sebesar 1 meter, 5 meter dan 10 meter untuk mengetahui pola dan kecepatan angin yang terjadi pada wilayah tersebut. Hasil penelitian menemukan bahwa kecepatan angin yang tercipta menunjukkan bahwa jarak tidak mempengaruhi  kecepatan angin yang terjadi namun lebih berpengaruh terhadap pola penyebarannya dimana semakin jauh jarak antar bukaan, maka akan membentuk pola aliran udara yang menyebar sehingga akan berpengaruh pula terhadap penyebaran nyamuk pada wilayah sekitar.Kata Kunci: Aliran udara, Nyamuk, Jarak bukaan
Pembuatan Vertical Garden Botol Bekas Guna Penerapan P5 Di SDK Maumere 2, Kabupaten Sikka Cornelia Hildegardis; Loko, Ignasius Reynaldi Leo; Putra, Annibale Mariano Paschalito Djogo; Soludale, Anastasia Merdekawati Noralita; El Puang, Desi Maria
PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/pakmas.v4i2.3318

Abstract

This Community Service Program (PKM) is motivated by the importance of plastic waste management and the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) at SDK Maumere 2, Sikka Regency. The goal of this activity is to educate students and teachers about the use of used bottles as the basic material for creating vertical gardens, in support of the P5 program, which focuses on environmental preservation and student creativity. The target partners for this activity are the teachers and students of SDK Maumere 2, with a total of 40 participants, consisting of 36 students and 4 teachers. The implementation method includes several stages: an introduction to the concept of vertical gardens, technical training on how to create vertical gardens using used bottles, and assistance during the process of making and installing them within the school environment. Qualitatively, this activity encourages students to be more creative and aware of environmental issues. It successfully contributes to the application of P5, enhances students' skills in utilizing recycled materials, and supports environmentally-oriented learning.
Analisis Kenyamanan Termal Dan Dampaknya Pada Stres Kerja Guru Di Wilayah Tropis Kering Kabupaten Sikka Hildegardis, Cornelia; Mendez, Martina Rudolfa Da
TEKNOSIAR Vol. 19 No. 1 (2025): Volume 19 Nomor 1 April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v19i1.5624

Abstract

Tingkat stres kerja guru lebih tinggi dibandingkan profesi lain berdasarkan penelitian RAND Corporation. Stres kerja dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perilaku siswa, perubahan kurikulum, teknologi, dan kondisi fisik lingkungan sekolah. Sekolah sebagai tempat kerja guru rentan menimbulkan kelelahan yang memicu stres, terutama di wilayah beriklim tropis kering seperti Kabupaten Sikka yang memiliki curah hujan rendah dan vegetasi terbatas. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh stres kerja terhadap kinerja guru dalam konteks kenyamanan termal bangunan sekolah menggunakan metode Predicted Mean Vote (PMV). Variabel pengukuran meliputi suhu udara, kelembaban, kecepatan angin, serta aktivitas dan pakaian guru. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan sampel jenuh 28 guru di SMP Katolik Yapenthom 1 Maumere. Data dikumpulkan melalui wawancara lapangan, pemasangan alat ukur kenyamanan termal, dan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh signifikan negatif terhadap kinerja guru melalui gangguan konsentrasi dan motivasi. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor pada bangunan yakni dari sisi orientasi bangunan, arah hadap bukaan maupun ketiadaannya shading device pada gedung kelas sehingga berpengaruh secara langsung terhadap peningkatan suhu dan kelembaban udara yang terjadi di dalam kelas.
Edukasi Hijau: Mengasah Kreativitas Siswa SDK Maumere 2 melalui Daur Ulang Botol Plastik Hildegardis, Cornelia; Ware, Heronimus; Pele, Emilianus Anjelo; Partogian, Pesta Tua
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.5863

Abstract

Sampah plastik merupakan masalah lingkungan global yang membutuhkan perhatian serius, termasuk melalui edukasi dini. Kegiatan Edukasi Hijau: Mengasah Kreativitas Siswa SDK Maumere 2 melalui Daur Ulang Botol Plastik bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan dan kreativitas siswa. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi tentang dampak sampah plastik, praktik daur ulang botol plastik yang dijadikan sebagai produk bermanfaat seperti pot tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya pemahaman siswa tentang isu lingkungan dan kemampuan menghasilkan karya inovatif seperti pot menggunakan botol plastik yang dijadikan sebagai gantungan pada vertical garden yang mampu memberikan apresiasi serta memotivasi siswa untuk terus berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. Program ini terbukti efektif dalam mengintegrasikan pembelajaran teori dan praktik (P5), serta menanamkan kebiasaan ramah lingkungan sejak dini. Edukasi hijau ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Simulasi Pengaruh Setting Fisik Lingkungan terhadap Karakteristik Termal pada Wilayah Kejadian DBD di Maumere, Nusa Tenggara Timur Pareira, Yoseph Thobias; Parera, Yohanes Pieter Pedor; Hildegardis, Cornelia
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 3 No. 1 (2024): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v3i1.570

Abstract

DBD merupakan penyakit endemik dan epidemik yang menyebar luas di beberapa daerah termasuk Indonesia. Kabupaten Sikka termasuk dalam kategori iklim kering tropis (savana) dan memiliki jumlah kasus tertinggi untuk kejadian DBD dalam 2 (dua) tahun terakhir. Peningkatan DBD pada beberapa kota di Indonesia dipengaruhi oleh lingkungan fisik, terutama terkait dengan pencahayaan pada lingkungan tersebut. Wilayah yang dingin, lembap dan kurang pencahayaan merupakan area yang disukai nyamuk dan dapat diatasi dengan desain pada bangunan yang mengutamakan pencahayaan dan aliran udara yang cukup. Metode dalam penelitian menggunakan metode kuantitatif. Pengamatan wilayah dilakukan berdasarkan pada tinggi rendahnya kasus yang terjadi selama beberapa tahun terakhir di Kabupaten Sikka. Hasil ukur di lapangan, simulasi andrewmarsh, dan climate consultan menunjukkan bahwa tinggi, letak dan jarak bangunan terhadap vegetasi sebagai naungan memberikan pengaruh terhadap pembayangan. Pembayangan yang terbentuk tanpa adanya pencahayaan dan aliran udara yang cukup akan memacu tingginya kelembapan udara yang terjadi, dan kelembapan udara secara signifikan terbukti berpengaruh terhadap penyebaran kasus DBD.
Evaluation of Noise Levels at AT-Taqwa Mosque in Beru, Sikka Regency, East Nusa Tenggara (NTT) Belarmino, Mario Farisned; Soru, Masheri Adrianus; Hildegardis, Cornelia
RUSTIC Vol 5 No 2 (2025): RUSTIC
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/rustic.v5i2.3049

Abstract

In designing the function of a space, there are several important aspects to consider, one of which is acoustic quality that affects comfort and the building's resistance to sound. One type of building that requires good acoustic conditions is a mosque, as a place of worship for Muslims that needs a quiet atmosphere with low noise levels and even sound distribution, with a maximum noise limit of 55 dB. This study focuses on a mosque located in the city center of Maumere, which is used as the observation object to assess its acoustic quality. The sound sources observed are from outside the building and their influence inside the building. The method used in this study is a quantitative approach, through observation and measurement using a Sound Level Meter (SLM), which includes literature study, field observation, and analysis. The results of the observation and measurement show that the noise level in the mosque does not meet the standards set for places of worship. The lowest noise point was detected on the north side of the building, at 66.2 dB(A), caused by several walls that function as noise barriers and reduce the noise level compared to other points.
Evaluasi Performa Pencahayaan Alami pada Gedung Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa, Maumere, NTT Hildegardis, Cornelia
Jurnal Latar Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal LATAR (Juni)
Publisher : Program Studi Arsitektur Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69749/jl.v1i1.3

Abstract

Pencahayaan alami sangat dibutuhkan dalam setiap perancangan ruang guna menghemat energi. Tidak hanya sebagai pendukung suasana dalam ruang, namun dapat meningkatkan pencahayaan dalam ruang tanpa menggunakan pencahayan buatan. Termasuk dalam gedung Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa. Berdasarkan hasil ukur lapangan menggunakan lux meter diketahui bahwa, pencahayaan di dalam ruangan tidak memenuhi standar SNI 03-6575- 001, sehingga dilakukannya eksperimen menggunakan simulasi Ecotect untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat berperan dalam meningkatkan pencahayaan dalam ruang. Hasil menunjukkan bahwa faktor material, warna, letak furnitur dan ukuran bukaan merupakan faktor yang dapat meningkatkan pencahayaan yang terjadi dalam bangunan sebesar 22,22%.