Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE UNTUK MEMUDAHKAN GURU DALAM PENYAMPAIAN MATERI DALAM PEMBELAJARAN Paulus Haniko; Riri Mayliza; Suriati Lubis; Baso Intang Sappaile; Siti Aisyah Hanim; Baiq Fina Farlina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menjelajahi pemanfaatan media pembelajaran online dalam meningkatkan efektivitas penyampaian materi pembelajaran oleh guru kepada siswa. Dalam kondisi pendidikan yang terus berkembang, guru sering menghadapi tantangan dalam menyampaikan materi secara efektif dan menarik bagi siswa. Pemanfaatan media pembelajaran online menjadi solusi yang dapat diadopsi untuk mengatasi tantangan ini. Melalui kegiatan ini, kami menyelenggarakan pelatihan daring melalui aplikasi Zoom pada bulan Maret 2023. Peserta kegiatan terdiri dari 65 guru dari seluruh Indonesia. Metode pelaksanaan melibatkan presentasi, diskusi, dan sesi praktis yang mengeksplorasi berbagai platform dan fitur media pembelajaran online. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran online memberikan potensi besar dalam memfasilitasi guru dalam penyampaian materi pembelajaran. Dalam era digital yang semakin maju, media pembelajaran online memberikan keuntungan seperti fleksibilitas waktu dan tempat, aksesibilitas yang lebih luas, serta penggunaan multimedia yang interaktif dan menarik bagi siswa. Selain itu, penggunaan media pembelajaran online juga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan hasil belajar mereka. Kegiatan ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman, strategi, dan praktik terbaik dalam pemanfaatan media pembelajaran online. Dalam mengadopsi teknologi ini, penting untuk mempertimbangkan aksesibilitas yang merata bagi semua siswa, keberagaman gaya belajar siswa, dan peningkatan kolaborasi antar guru.
PELATIHAN PENYUSUNAN ARTIKEL ILMIAH TERINDEKS SINTA Ramdhan Kurniawan; Jekmal Malau; Eka Melati; Nofirman Nofirman; Ari Purwanti; Siti Aisyah Hanim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah pelatihan penyusunan artikel ilmiah terindeks SINTA. Kegiatan ini dilaksanakan secara online melalui aplikasi Zoom pada tanggal 20 Maret 2023 dengan jumlah peserta sebanyak 33 peserta dari berbagai kalangan seperti guru, mahasiswa, dan dosen. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran peserta dalam penyusunan artikel ilmiah yang berkualitas dan dapat diindeks pada SINTA. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sesi presentasi, diskusi interaktif, dan penugasan individu. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta terkait penyusunan artikel ilmiah terindeks SINTA. Peserta berhasil mengembangkan kemampuan dalam menyusun argumen yang jelas, menggunakan gaya penulisan akademik, dan mengidentifikasi jurnal terindeks SINTA yang relevan. Kegiatan ini memberikan manfaat yang positif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat melalui publikasi ilmiah yang relevan dan bermutu.
COLLABORATIVE MANAJEMENT DALAM PELAKSANAAN HUKUM JINAYAT DI KOTA LHOKSEUMAWE Ahmad Yani; Nazaruddin Nazaruddin; Arinanda Arinanda; Ti Aisyah
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol 4, No 1 (2023): Dinamika Sosial Pada Masyarakat
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v4i1.10972

Abstract

The emergence of polemics at the level of thought of young intellectuals is a reality that is positive enough for people's intelligence to understand. Not to mention that since the implementation of Qanun Jinayat Number 6 in 2014 there have been no good results, there are still hundreds of violators/years, this proves that the implementation of Qanun Jinayat in the city of Lhokseumawe has not been successful. Chaos Theory regarding the Butterfly Effect. based on this theory does not rule out the possibility that in the future the Province of Aceh, especially the youth, will lose their identity as Acehnese people because social problems today cannot be resolved by the government, the government is not serious about involving other stakeholders, it is necessary to have a collaborative manager in implementing the Qanun Jinayat. have an impact on the future. Based on these conditions, the researcher here wants to take the first step to anticipate potential problems in the future because Jinayat Law is a form of resistance to the era of globalization which can eliminate the identity of a region or country.Munculnya polemik di level pemikiran para intelektual muda merupakan realitas yang cukup positif bagi pencerdasan masyarakat untuk memahami. Belum lagi semenjak di implementasikan Qanun Jinayat Nomor 6 tahun 2014 belum ada hasil yang baik masih terdapat pelanggar dalam jumlah ratusan/tahun, ini membuktikan bahwa implementasi Qanun Jinayat pada kota lhokseumawe belum berhasil. Chaos Theory mengenai Butterfly Effect. berdasarkan teori tersebut tidak menutup kemungkinan di masa mendatang Provinsi Aceh terkhususnya muda-mudi akan kehilangan identitasnya sebagai masyarakat Aceh, sebab permasalahan sosial dewasa ini tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah, ketidak seriusan pemerintah dalam  melibatkan stateholder lain, maka diperlukan  collaborative managent dalam menjalankan Qanun Jinayat akan berdampak pada masa mendatang. Berdasarkan kondisi tersebut disini peneliti ingin mengambil langkah awal untuk mengantisipasi potensi masalah di masa yang akan datang dikarenakan Hukum Jinayat merupakan wujud Resistance terhadap era globalisasi yang dapat menghilangkan identitas sebuah daerah maupun negara.
EMPOWERMENT OF SALTED FISH PROCESSING BUSINESS IN INCREASING COMMUNITY INCOME IN LHOKSEUMAWE CITY Ti Aisyah; Murniati Murniati; Ahmad Yani; Muhammad Hasyem; Arinanda Arinanda
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v4i2.11754

Abstract

Empowerment is essential for the salted fish processing community in Gampong Ujung Blang. Because the salted fish processing business is one of the main livelihoods of the Ujung Blang Gampong coastal community. The powerlessness of the community whose main livelihood is in the salted fish processing business with weaknesses in various aspects, both knowledge is still carried out in traditional Processing, skills are still limited, availability of infrastructure is still limited, capital is limited, and productivity results are still narrow, only enough to be marketed to local communities. The research focuses on empowering Salted Fish Processing Businesses to increase the Income of Gampong Ujung Blang Communities, Lhokseumawe City. The study uses descriptive qualitative methods with data collection techniques by observation, interviews, and documentation. The data analysis technique was carried out by an interactive model: data reduction, data display, verification, and conclusion. The research results on empowering salted fish processing businesses in Ujung Blang village have been carried out by the Maritime Affairs and Fisheries Service of Lhokseumawe City through financial assistance, infrastructure assistance, and training. However, they are still constrained and unsustainable, yet to be evenly distributed among the community. The salted fish processing business which the people of Ujung Blang village occupy has yet to be able to increase Income because each salted fish processing production is limited with a limited workforce (5 people). With erratic wages with an average worker wage of Rp. 50,000/day. Meanwhile, the Income from the owner of the salted fish processing business is around Rp. 5 million/month is only enough for daily needs and business capital playback because capital and production are still low and marketing is limited (local area).Pemberdayaan penting dilakukan kepada masyarakat pengolahan ikan asin Gampong Ujung Blang. dikarenakan  usaha pengolahan ikan asin merupakan salah satu pencaharian utama masyarakat pesisir gampong Ujung Blang. Ketidak berdayaan masyarakat yang pencaharian utamanya bidang usaha pengolahan ikan asin dengan kelemahannya pada berbagai aspek baik pengetahuannya masih dilakukan proses pengolahan secara tradisional, ketrampilan masih terbatas, ketersediaan sarana prasarana masih terbatas, modal terbatas, dan hasil produktivitasnya masih terbatas hanya cukup dipasarkan untuk masyarakat lokal. Fokus penelitian bagaimana Pemberdayaan Usaha Pengolahan Ikan Asin Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat  Gampong Ujung Blang Kota Lhokseumawe. Metode penelitian dengan menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif dengan Tehnik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi.   Tehnik analisis data dilakukan model interaktif yaitu reduksi data penyajian data (data display) verifikasi serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian pemberdayaan usaha pengolahan ikan asin di gampong Ujung Blang telah dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Lhokseumawe dalam bentuk bantuan dana, bantuan sarana prasarana dan pelatihan namun masih sangat terbatas dan tidak berkelanjutan, belum merata kepada masyarakat. Usaha pengolahan ikan asin yang ditekuni mayarakat gampong Ujung Blang belum dapat meningkatkan pendapatan karena hasil produksi pengolahan ikan asin masing terbatas dengan penggunaan tenaga kerja yang terbatas (5 orang). Dengan upah yang tiidak menentu dengan upah pekerja rata-rata  Rp. 50.000/hari. Sedangkan Pendapatan dari pemilik usaha pengolahan ikan asin berkisar Rp. 5 juta/bulan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk pemutaran modal usaha, dikarena modal dan produksi masih rendah dan pemasaran yang terbatas (wilayah lokal).
The Effect of Organizational Culture and Communication Skills on Administrative Performance in Higher Education Institutions in East Java Mohamad Sudi; Ivon Arisanti; Siti Aisyah Hanim; Ridwan Sya’rani; Kusuma Agdhi Rahwana
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 02 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i02.673

Abstract

This research investigates the impact of organizational culture and communication skills on administrative performance in higher education institutions in East Java. Utilizing a quantitative approach with a sample of 250 administrative staff, the study employs Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS) to analyze the relationships among these key variables. The measurement model assessment confirms the reliability and validity of the constructs, while the structural model reveals significant and positive effects of both organizational culture and communication skills on administrative performance. The findings highlight the importance of fostering a positive organizational culture and enhancing communication skills to optimize administrative efficiency. The study contributes valuable insights to the field of higher education administration and offers practical recommendations for institutions seeking to improve their administrative practices.