Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Business Judgment Rule and Fairness Standards in the West: A Theoretical Review Irfan Iryadi; Teuku Syahrul Ansari; Iskandar Zulkarnain; Ti Aisyah
Britain International of Humanities and Social Sciences (BIoHS) Journal Vol 2 No 2 (2020): Britain International of Humanities and Social Sciences, June
Publisher : Britain International for Academic Research (BIAR) Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/biohs.v2i2.258

Abstract

The application of the Business Judgment Rule (BJR) in the United States has also been increasingly tightened by the necessity of carrying out the duties and authority of directors based on the principle of prudence and efforts to fulfill proper information (transparency and fully disclosure) before the directors take action or decision. In a number of countries, the Business Judgment Rule (BJR) doctrine has been used quite extensively in their legal systems. One of them is in the United States. Basically there are two concepts applying the provisions applied by the American Law Institute (ALI). Second, the provisions that took place in the Delaware court. These provisions have been adopted by several courts. Overall, the Business Judgment Rule and fairness standard are separate research standards used by the court, and one does not feel confused with one another. The Business Judgment Rule analysis does not include a fair analysis, because the duty of care does not require unauthorized transactions to be the object of court examination concerned with fairness standards, only the director acts in good faith, with caution with an information base for that interest , and it does not violate wisdom.
Analisis Kegagalan Pemberdayaan Usaha Industri Roti di Gampong Tingkeum Manyang Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen Desy Suryanti; Ti Aisyah; Ahmad Yani
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol 2, No 1 (2021): Tantangan Pengembangan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v2i1.3812

Abstract

The economic wheels in Gampong Tingkeum Manyang are driven by the home industri sector. This reality encourages Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perindustrian Kabupaten Bireuen to carry out community empowerment activities. One of the empowered businesses is the biscuit industri. Peanut and coconut biscuits as superior products from the region have been marketed to several regions in Aceh. However, around 2016 to 2019 there was a decline in production. The decline was due to lack of capital, competition, and low productivity. This study aims to determine the strategy in empowering the biscuit industri undertaken by the government to explore what factors have caused the failure of the home industri business. The research approach used is a descriptive qualitative approach. The results showed that the strategies used by the Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perindustrian Kabupaten Bireuen were building the capacity of the human resources of actors and supporting business capital. However, the community empowerment efforts were not sustainable so that it was less controlled in the process. AbstrakRoda ekonomi di Gampong Tingkeum Manyang digerakkan oleh sektor industri rumah tangga. Realitas ini mendorong Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perindustrian Kabupaten Bireuen melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Salah satu usaha yang diberdayakan yaitu industri roti kering. Roti kacang dan roti kelapa sebagai produk unggulan dari daerah tersebut telah dipasarkan ke beberapa wilayah di Aceh. Namun sekitar tahun 2016 sampai 2019 terjadi penurunan produksi. Penurunan tersebut diakibatkan kekurangan modal, persaingan, dan produktivitas kerja yang rendah. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi dalam pemberdayaan usaha industri roti kering yang dilakukan oleh pemerintah untuk digali faktor apa yang menyebabkan kegagalan usaha industri rumah tangga tersebut. Adapun pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perindustrian Kabupaten Bireuen yaitu membangun kapasitas sumber daya manusia aktor dan pemberian modal usaha. Namun upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan tidak dilakukan secara berkelanjutan sehingga kurang terkendali dalam prosesnya.
The Effectiveness of the Non-Cash Food Assistance Program (BPNT) during the Covid-19 Period in Bireuen Regency Ti Aisyah; Cut Sukmawati; Muhammad Hasyem; Nur Aklima
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol 2, No 2 (2021): Multidimensi Problematika Masyarakat
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v2i2.5202

Abstract

Non-Cash Food Assistance (BPNT) aims to reduce the burden of public spending in meeting basic needs. However, there are some problems with distribution. This research focuses on indicators of the effectiveness of the distribution of the BPNT assistance program, namely target accuracy, choice accuracy, and timeliness, as well as the benefits of the BPNT program for the community. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The types of data used are primary and secondary data. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results of the study illustrate that the effectiveness of the distribution of non-cash food assistance in Bireuen Regency has not been fully running well because BPNT recipients are not on target. Meanwhile, KPM is not given the freedom to choose aid materials according to their needs, so it is not the right choice. In addition, the schedule for assisting is still not following the provisions so that it is not on time. The benefits of the program can be directly felt by the poor in improving food security and improving the economy for SMEs (e-Warung). Overall, the distribution of Non-Cash Food Assistance (BPNT) to KPM is still less effective. ABSTRAKBantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bertujuan mengurangi beban pengeluaran masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok. Namun dalam penyaluran terdapat beberapa permasalahan.  Penelitan ini berfokus pada indikator efektivitas penyaluran program bantuan BPNT yaitu ketepatan sasaran, ketepatan pilihan, dan ketepatan waktu, serta manfaat program BPNT bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menggambarkan bahwa efektivitas penyaluran bantuan pangan non tunai di Kabupaten Bireuen belum sepenuhnya berjalan dengan baik karena penerima BPNT tidak tepat sasaran. Sementara KPM tidak diberikan kebebasan dalam pemilihan bahan bantuan sesuai dengan kebutuhan sehingga tidak tepat pilihan. Selain itu, jadwal pemberian bantuan masih belum sesuai dengan ketentuan sehingga tidak tepat waktu. Adapun manfaat program langsung dapat dirasakan oleh masyarakat kurang mampu dalam meningkatkan ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi bagi pelaku UKM (e-Warung).  Secara keseluruhan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada KPM masih kurang efektif.
Sutan Sjahrir's Footprint in Egypt, Middle East: A History That Is Almost Forgotten Herdi Sahrasad; TI Aisyah; Dedy Tabrani; Mohamad Asrori Mulky
Konfrontasi: Jurnal Kultural, Ekonomi dan Perubahan Sosial Vol 7 No 2 (2020): Konfrontasi, June
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/konfrontasi2.v7i2.104

Abstract

This article argues that the Indonesian people will never forget the services and roles of Egypt, the country that first recognized Indonesian independence. History recorded that the first recognition of the sovereignty of Indonesia is not done by Western countries, especially the United States who often claim him as a promoter of freedom and human rights (human rights). Indonesia's struggle for independence is supported firstly and heroically by the Muslim countries in the Arab, not others because of the spiritual-emotional relationships and civil Islam in all of the countries and nations. At that time, Arab world have felt, how strong ukhuwah Islamiyyah (Islamic solidarity and linkage) between the Indonesian people and with Arab nations who are struggling for their independence.
Pengaruh Komunikasi Interpersonal Customer Service PT Telkom terhadap Kepuasan Pelanggan Wifi.Id di Kota Padang Deddy Satria; Siti Aisyah
Jurnal Jurnalisme Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jj.v7i2.2935

Abstract

Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan dalam penelitian pengaruh komunikasi interpersonal customer service PT Telkom terhadap kepuasan pelanggan wifi.id di kota Padang  dengan batasan masalah kepuasan pelanggan wifi.id, keluhan pelanggan wifi.id dan komunikasi interpersonal customer service PT Telkom dengan 97 sampel dari 3722 populasi pelanggan wifi.id di kota Padang dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2017.Strategi komunikasi interpersonal yang dilakukan customer service PT Telkom Padang juga memiliki nilai sangat baik, karena hasil dari angket/kuesioner dari pelanggan juga dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa informasi-informasi dari customer service PT Telkom Padang memiliki nilai yang tinggi. Hal ini juga bisa dilihat dari hasil perhitungan r dapat diketahui nilai r = 0,458 dengan t hitung sebesar 5,0215637305  sedangkan nilai t tabel sebesar 1,661052. Dapat diartikan bahwa hipotesis di terima dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel (5,0215637305 ≥ 1,661052). Berdasarkan hasil analisa data yang telah dilakukan penulis dalam penelitian bahwa ada pengaruh komunikasi interpersonal customer service PT Telkom terhadap kepuasan pelanggan wifi.id di kota Padang, dan dapat ditarik kesimpulan bahwa komunikasi interpersonal customer service dengan pelanggan sangat baik yaitu dengan jumlah pelanggan yang hampir setiap tahunnya semakin bertambah, pelayanan dan komunikasi interpersonal customer service terhadap pelanggan wifi.id juga jelas dan menggunakan bahsasa yang mudah dipahami oleh pelanggan wifi.id
SOSIALISASI MOTIVASI KEWIRAUSAHAAN DAN PELUANG BISNIS ONLINE DALAM UPAYA PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT KELURAHAN TEGAL SARI MANDALA II KECAMATAN MEDAN DENAI BEKERJA SAMA DENGAN PT HNI AC ISNAINI MEDAN Siti Aisyah Hanim
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 4 (2022): Agustus: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Gajah Putih, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jppmi.v1i4.264

Abstract

Penyuluhan dan motivasi untuk menumbuhkan minat berwirausaha dan peluang bisnis online dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sangat dibutuhkan, salah satu solusi tersebut adalah dengan meningkatkan semangat kewirausahaan pada setiap individu yang ada di masyarakat, terutama kaum perempuan, dan ibu rumah tangga kewirausahaan merupakan salah satu kegiatan untuk memberdayakan masyarakat, dalam rangka mendukung upaya pengentasan kemiskinan yang semakin tinggi setiap tahunnya. Tujuan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mensosialisasikan dan menumbuhkan motivasi jiwa kewirausahaan dan melihat peluang bisnis online untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan pelaku usaha dalam mengentaskan berbagai masalah ekonomi. Pengabdian dilaksanakan di Kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dimulai dengan tahap persiapan, kegiatan ini bekerja sama dengan AC ISNAINI dari PT. HNI dalam menyiapkan acara dan peserta. Selanjutnya, tahap pelaksanaan kegiatan pemaparan materi dilakukan oleh dua pemateri menyampaikan materi sosialisasi dan motivasi kewirausahaan dan peluang bisnis online. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat Kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai Setelah mengikuti sosialisasi dan motivasi kewirausahaan pengetahuan peserta dalam hal ini masyarakat dan juga mitra dari PT. HNI di Kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai yang awalnya mayoritas berada dikategori kurang memahami konsep berwirausaha dan kurang termotivasi karena belum memahami potensi diri. Tetapi setelah kegiatan PKM dilaksanakan dan pemaparan materi disampaikan, diketahui bahwa pengetahuan peserta mengenai kewirausahaan dan potensi diri kewirausahaan dan penggunaan media online dalam berbisnis semakin meningkat.
TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP IN ORGANIZATIONAL TRANSFORMATION Maisyura Maisyura; Ti Aisyah; Rico Nur Ilham
Jurnal Ekonomi Vol. 11 No. 03 (2022): Jurnal Ekonomi, 2022 Periode Desember
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses the importance of the role of leadership in dealing with organizational change. Of the various leadership styles, the author explores transformational leadership which is considered the most appropriate as the spearhead of organizational transformation. Using the literacy study method sourced from books and writings in scientific journals which are then compiled with the author's point of view, this paper tries to explore the role of leadership in leading organizational change with all the characteristics possessed by this leadership style. This paper presents organizational transformation by looking at the important role of leadership as a driving force for change in the organizational transformation process, both its charismatic role and its instrumental role. Transformational leadership is considered the most suitable to be applied to make organizational change to be able to synergize with unexpected environmental changes and can occur at any time without being predictable, Transformative leaders have the knowledge, expertise, and skills and dare to act and take risks with the power of a visionary and full of vision. calculations and have a strategy to produce innovations for the success of a transformation. with eight stages of Kotter's change known as Kotter's 8 Steps Changes Model which is carried out using the concept of organizational transformation proposed by Gouillert and Kelly known as the 4R (Reframing, Restructure, Revitalization and Renewal).
The Role of Religious Culture in Forming the Character of Vocational High School Students Sudirman Sudirman; Muhammad Alda Wijayanto; Endang Fatmawati; Revi Sesario; Siti Aisyah Hanim
Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.588 KB) | DOI: 10.51276/edu.v4i1.359

Abstract

This study aims to determine the Religious Culture at SMK Islamic Center Baiturrahman Semarang, what culture is applied, and the Management of Character Education through Religious Culture at SMK Islamic Center Baiturrahman Semarang. This study uses a qualitative description method. Data collection was conducted by researchers using observation, interviews, and documentation. Then to check the validity of the data, it is done through data triangulation techniques and data analysis. The results of this study: (1) Religious culture at the Islamic Center Baiturrahman Vocational School Semarang was created in various forms of religious habituation that are applied in schools; (2) The application of religious culture through 3 ways, namely the integration of character education through teaching and learning activities, through extracurricular activities, and through habituation in schools. (3) Planning for character education through religious culture at SMK Islamic Center Baiturrahman Semarang has long-term priorities and short-term priorities
URGENSI PENDIDIKAN KARAKTER SISWA MELALUI KETELADAN GURU DI MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA BAITUL MUSLIMIN KEC. PERCUT SEI TUAN KAB. DELI SERDANG SUMATERA UTARA Siti Aisyah Hanim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pengabmas Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/pengabmas.v4i4.207

Abstract

Pendidikan karakter merupakan penanaman nilai karakter terhadap peserta didik yang meliputi kemauan atau kesadaran, dan tindakan dalam mengimplementasikan nilai, budi pekerti, karakter, serta akhlak yang baik ke dalam diri peserta didik, yang bertujuan untuk membentuk kepribadian yang baik pada peserta didik seperti jujur, menghormati orang lain, maupun berperilaku baik dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan karakter merupakan hal yang harus diperhaikan terutama bagi guru sebagai orang tua kedua bagi siswa dalam memberikan keteladanan sehingga menjadi contoh konkrit bagi siswa dalam bersikap, saat ini permasalahan karakter menjadi kajian yang penting karena saat ini bayak didapati permasalahan-permasalahan yang menyimpang dari nilai, norma dan moral dalam masyarakat, kebanyakan dari pelaku penyimpangan ini terjadi pada generasi muda terutama pada anak usia sekolah. Dengan melihat fenomena permasalahan krisis nilai, moral dan karakter pada generasi sekarang, maka kegiatan pengabdian masyarakat ini penting dilaksanakan dengan tujuan memberikan informasi terkait data dan fakta yang sedang terjadi yang berkaitan tentang permasalahan karakter remaja pada masa sekolah dan diperlukan pendekatan secara psikologis bagi guru untuk mengedukasi dan memberikan keteladanan kepada siswa sebagai peserta didik khususnya guru Madrasah Ibtidaiyah Swasta Baitul Muslimin Kecamatan Percut sei Tuan, kabupaten Deli serdang sumatera Utara agar menjadi solusi permasalahan karakter di sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan sosialisasi dengan sasarannya adalah guru MIS Baitul Muslimin Kecamatan Percut sei Tuan, kabupaten Deli serdang sumatera Utara yang berjumlah 12 orang. Hasil kegiatan ini untuk memberikan informasi terkait data dan fakta permasalahan karakter pada siswa dan memberikan edukasi pentingnya keteladanan guru dalam memberikan solusi terkait masalah pendidikan karakter khususnya di sekolah MIS Baitul Muslimin Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang sumatera Utara
The Analysis of Relationship Between Compensation and Work Motivation of Teachers in Islamic Education Institution. Musran Munizu; Siti Aisyah Hanim; Arwin Arwin; Helmi Ali; Abdurohi Abdurohi
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i4.2638

Abstract

The purpose of this research is to ascertain whether there is a relationship between pay and job motivation in teachers, how much of a contribution is made, and whether this relationship is significant or not. Descriptive-quantitative research methodology was adopted in this study. While a questionnaire was used to collect data for this study. Using product moment correlation analysis, data is processed. Because 0.882 was between 0.70-0.90 and the correlation coefficient significance test indicated that the r-table was at a 5% significance level of 0.514, rxy = 0.882 was included in the product moment correlation interpretation table with strong or high interpretation results. In other words, Ho is rejected and Ha is accepted, with a contribution level of 77.4%, as it can be shown that r-count is bigger than r-table at a significance level of 5%. So, there is a very strong and important link between teacher motivation and compensation.