Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

E-Book Innovation Based on the REACT Learning Model to Improve the Communication Skills of Elementary School Teacher Education Students Eko Sucahyo; Rani Ningtyas; Sabri Sabri
Journal of Primary Education Vol. 14 No. 1 (2025): Juni (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpe.v14i1.35923

Abstract

This study aims to develop an E-Book based on the REACT learning model (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring) to improve the communication skills of elementary teacher education (PGSD) students. The research adopted the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). At the analysis stage, students’ needs and profiles were identified. The design stage focused on structuring the E-Book integrated with the REACT syntax. The development stage produced a prototype validated by experts. Implementation was carried out through limited and field trials using a One Group Pretest–Posttest design. The limited trial involved 15 PGSD students, while the field (wider) trial was conducted with 40 students. Evaluation was conducted both formatively and summatively. Validation results showed an average score of 88.25% (valid category). The paired sample t-test indicated sign. (2-tailed) = 0.000 < 0.05, proving a significant difference in communication skills before and after using the E-Book. Moreover, the comparison test yielded to count = 11.915 > ttable = 1.684, confirming a meaningful improvement. In conclusion, the REACT-based E-Book developed through the ADDIE model is valid, practical, and effective in enhancing the communication skills of PGSD students and is recommended for wider application in higher education.
ANALISIS PENERAPAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SD NEGERI 200120 PADANGSIDIMPUAN Ningtyas, Rani Kusuma; Sucahyo, Eko; Zulfadli, Zulfadli
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan budaya sekolah dalam pembentukan karakter peserta didik di SD Negeri 200120 Padangsidimpuan. Budaya sekolah merupakan kebiasaan, nilai, dan norma yang diterapkan secara konsisten dalam lingkungan sekolah guna membentuk sikap dan perilaku peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan budaya sekolah melalui kegiatan pembiasaan religius, kedisiplinan, dan kegiatan sosial mampu membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, religius, serta sikap sosial peserta didik. Faktor pendukung meliputi keteladanan guru dan program pembiasaan yang berkelanjutan, sedangkan faktor penghambat meliputi pengaruh lingkungan luar sekolah dan kurangnya kesadaran sebagian peserta didik. Dengan demikian, budaya sekolah memiliki peran penting dalam pembentukan karakter peserta didik.
ANALISIS KESULITAN MEMBACA (READING DIFFICULTIES) PADA SISWA SEKOLAH DASAR Sucahyo, Eko; Kusuma Ningtyas, Rani; Safitri, Reviva; Syahril Harahap, Muhammad
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca (reading difficulties) pada siswa kelas III di SDN 200208 Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam fenomena kesulitan membaca yang dialami siswa. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 9 Februari hingga 16 Maret 2026. Subjek penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria siswa yang mengalami kesulitan membaca. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes membaca, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami berbagai bentuk kesulitan membaca, yaitu kesulitan mengenali huruf, menggabungkan suku kata, membaca secara lancar, kesalahan dalam membaca kata, serta rendahnya pemahaman terhadap isi bacaan. Faktor penyebab kesulitan membaca meliputi faktor internal seperti rendahnya minat dan motivasi membaca, serta faktor eksternal seperti kurangnya dukungan keluarga dan penggunaan metode pembelajaran yang kurang variatif. Penelitian ini menegaskan bahwa kesulitan membaca merupakan permasalahan kompleks yang memerlukan penanganan secara komprehensif melalui strategi pembelajaran yang tepat dan dukungan lingkungan yang memadai.
PENGARUH MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS IV SD NEGERI 200120 LOSUNG BATU Nasution, Sartika Rati Asmara; Sucahyo, Eko; Fadhili, Muhammad Ro’yi Al; Tanjung, Sori Bulan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.3213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa serta Pengaruh antar Model Cooperative Learning terhadap hasil belajar siswa Kelas IV SD Negeri 200120 Losung Batu. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pre-experimental. Dalam penelitian ini menggunakan dua variabel, yaitu Cooperative Learning sebagai variabel bebas dan hasil belajar Pendidikan Pancasila sebagai variabel terikat. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 200120 Losung Batu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 200120 Losung Batu yang terdiri dari dua kelas paralel yang berjumlah 40 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Sehingga didapat sampel penelitian sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes. Selanjutnya data yang telah terkumpul dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis statistic inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran penggunaan model cooperative learning berada pada kategori “Baik” dengan pencapaian nilai rata-rata sebesar 87,5. Gambaran hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa dikelas IV SD Negeri 200120 Losung Batu berada pada kategori “Baik” dengan pencapaian nilai rata-rata sebesar 86.25. Berdasarkan hasil uji hipotesis diketahui nilai Thitung lebih besar disbanding dengan nilai t-hitung yakni (5,936 > 2,048), seterusnya nilai signifikan juga diperoleh sebesar 0.000< 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternative (Ha) yang ditegakkan pada penelitian ini diterima kebenarannya. Artinya ada Pengaruh yang signifikan antara model cooperative learning terhadap hasil belajar siswa pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV SD Negeri 200120 Losung Batu.
ANALISIS PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 101880 AEK GODANG Sucahyo, Eko; Safitri, Reviva; Syazali, Alwi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.3949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) peran guru dalam mengajarkan keterampilan berbicara, dan 2) faktor-faktor yang menghambat peran guru dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV di SD Negeri 101880 Aek Godang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Instrumen yang digunakan meliputi observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Uji validitas dilakukan melalui triangulasi sumber. Informan dalam penelitian ini adalah guru wali kelas IV dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) guru berperan sebagai fasilitator, motivator, pengajar, dan pembimbing dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa, terutama melalui metode interaktif seperti diskusi kelompok dan latihan bercerita yang menumbuhkan keberanian, kelancaran, dan intonasi siswa dalam berbicara, serta 2) faktor penghambat peran guru meliputi kurangnya kepercayaan diri siswa, dominasi penggunaan bahasa daerah dalam lingkungan keluarga, serta keterbatasan media pembelajaran. Pembelajaran keterampilan berbicara di kelas IV SD Negeri 101880 Aek Godang merupakan upaya strategis dalam membangun kemampuan komunikasi siswa secara terstruktur dan adaptif dalam konteks pendidikan dasar.
LITERASI TEKNOLOGI DAN KAITANNYA DENGAN LITERASI MATEMATIKA: TINJAUAN SISTEMATIS BERBASIS PRISMA Muhammad Syahril Harahap; Febriani Hastini Nasution; Nurhidaya Fithriyah Nasution; Eko Sucahyo; Asma Nadia Sitompul
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/xt09rb83

Abstract

Penelitian ini merupakan tinjauan sistematis (Systematic Literature Review/SLR) yang mengkaji hubungan antara literasi teknologi (technology literacy) dan literasi matematika dalam konteks pendidikan formal. Kajian dilakukan dengan mengikuti pedoman PRISMA 2020 melalui pencarian pada berbagai basis data terindeks, yaitu Scopus, Web of Science, ERIC, Springer Link, Taylor & Francis, serta Google Scholar hingga 11 September 2025. Proses seleksi dengan kriteria inklusi dan eksklusi menghasilkan temuan awal 1.842 artikel, pada duplikasi sebanyak 1.210 artikel tersisa. Selanjutnya, proses screening diperoleh 935 dan pada tahap full-text assessment 84 artikel. Akhirnya, setelah penerapan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat, diperoleh 18 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis lebih mendalam terdiri atas 12 studi empiris dan 6 kajian teoretis. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi teknologi memiliki kontribusi penting dalam pengembangan literasi matematika. Penerapan teknologi dapat memperkuat pemahaman konsep melalui visualisasi dinamis, menyediakan akses terhadap sumber belajar adaptif, meningkatkan motivasi belajar, serta mendorong keterampilan pemecahan masalah siswa. Namun, efektivitas penerapan literasi teknologi tidak bersifat universal, melainkan dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti kompetensi guru, desain instruksional yang digunakan, serta ketersediaan infrastruktur pendukung di sekolah. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan perlunya kajian lanjutan yang menelaah integrasi literasi teknologi dan literasi matematika secara lebih mendalam, khususnya dengan pendekatan kuasi-eksperimen dan longitudinal. Selain itu, implikasi kebijakan menekankan pentingnya penguatan pelatihan guru, pengembangan kurikulum berbasis literasi digital, serta penyediaan fasilitas teknologi yang memadai di berbagai jenjang pendidikan.
Development and validation of a HyperChem-integrated project-based e-module on molecular shapes to enhance students’ digital literacy Meliza, Meliza; Sucahyo, Eko; Hasibuan, Mutiah Novriani; Siregar, Sevvida
Indonesian Research Journal in Education |IRJE| Vol. 10 No. 2 (2026): IRJE |Indonesian Research Journal in Education| in Progress|
Publisher : Universitas Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/irje.v10i2.48634

Abstract

This study aimed to develop and validate a project-based e-module on molecular shapes integrated with HyperChem computational media to enhance students’ digital literacy skills. The study employed the Plomp development model, which is a framework for educational design that consists of preliminary research, prototyping, and assessment phases. The participants were undergraduates enrolled in a basic chemistry course. Data were collected through expert validation sheets, practical questionnaires, and student learning activities. The validity of the e-module was assessed using Aiken’s V, and practicality was assessed using descriptive percentages. The results showed that the average Aiken’s V value was 0.89, indicating high validity. The practicality test conducted with students yielded an average score of 87.84%, indicating that it was very practical. These findings indicate that the developed HyperChem-integrated project-based e-module is valid and practical for supporting chemistry learning, particularly in improving students’ digital literacy and understanding of molecular shapes.