Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISIS KESULITAN MEMBACA (READING DIFFICULTIES) PADA SISWA SEKOLAH DASAR Eko Sucahyo; Rani Kusuma Ningtyas; Reviva Safitri; Muhammad Syahril Harahap
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca (reading difficulties) pada siswa kelas III di SDN 200208 Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam fenomena kesulitan membaca yang dialami siswa. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 9 Februari hingga 16 Maret 2026. Subjek penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria siswa yang mengalami kesulitan membaca. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes membaca, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami berbagai bentuk kesulitan membaca, yaitu kesulitan mengenali huruf, menggabungkan suku kata, membaca secara lancar, kesalahan dalam membaca kata, serta rendahnya pemahaman terhadap isi bacaan. Faktor penyebab kesulitan membaca meliputi faktor internal seperti rendahnya minat dan motivasi membaca, serta faktor eksternal seperti kurangnya dukungan keluarga dan penggunaan metode pembelajaran yang kurang variatif. Penelitian ini menegaskan bahwa kesulitan membaca merupakan permasalahan kompleks yang memerlukan penanganan secara komprehensif melalui strategi pembelajaran yang tepat dan dukungan lingkungan yang memadai.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DENGAN MATERI PENINGGALAN KERAJAAN HINDU DAN BUDHA DI INDONESIA KELAS V SEMESTER 2 DI SD NEGERI 200102/2 PADANGSIDIMPUAN Rani Kusuma Ningtyas; Eko Sucahyo
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1608

Abstract

Pembelajaran sejarah membutuhkan media pembelajaran untuk memudahkan pemahaman terhadap peristiwa maupun peninggalan sejarah. Media pembelajaran audio visual merupakan media yang dapat memaparkan gambar serta video untuk memudahkan dalam memahami materi sejarah. Situs hindu-buddha banyuwangi dipilih sebagai materi pengembangan yang menjelaskan tiga situs peninggalan yang perlu diketahui oleh. Pendidik membutuhkan inedia pernbelajaran yang dapat membantu menyalurkan informasi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu: a) untuk menjelaskan tentang peninggalan kerajaan hindu dan budha di Indonesia; b) untuk memberi pendidikan tambahan serta pemahaman tentang pentingnya mengetahui kerajaan-kerajaan hindu dan budha. Adapun manfaatnya antara lain: a) mengembangkan teori keilmuan di bidang pendidikan, khususnya tentang pentingnya pembelajaran peninggalan kerajaan hindu dan budha; b) dapat membuat masyarakat serta sadar akan pentingnya penggunaan media audio visual sangatlah penting bagi , agar lebih mudah memahami materi pembelajaran. Hasil Yang Di Capai Dari beberapa anak yang mengikuti kegiatan, sebagian besar menunjukkan pertanyaan, tentang peninggalan kerajaan hindu dan budha tidak adapun satu yang bisa menjawab pertanyaan dari kami, Namun tim pelaksanaan acara membantu untuk rnenjawab pertanyaan dengan menunjukkan media audio visual atau media animasi, tim pelaksana menunjukkan handphonenya satu persatu ke. Dari antusias sasaran peserta didik di SD Negeri 200102/2 Padangsidimpuan, kegiatan ini sangat berpotensi dan berlanjut dan terus berkembang lebih baik dengan tema Pengabdian Masyarakat yang sama maupun berbeda. Hal ini di karenakan banyaknya kegiatan kegiatan di sekolah tersebut.
Development of civics teaching modules for elementary school teacher education students with pedagogical content knowledge (pck) and growth mindset approaches Rani Kusuma Ningtyas; Eko Sucahyo; Meliza Meliza; Sabri Sabri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 13, No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Prodi PGSD FKIP Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/pendas.13.2.325-340

Abstract

This study aims to develop a Civics Education teaching module for Elementary School Teacher Education students at the South Tapanuli Institute of Education that integrates Pedagogical Content Knowledge (PCK) and fosters a growth mindset, and to determine the feasibility and effectiveness of the module in improving students' pedagogical competence and positive attitudes. This study uses Research and Development (R&D) with the ADDIE model, including the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research sample consisted of 250 Elementary School Teacher Education students in the 5th semester, divided into 5 classes, with a trial limited to 50 students. Data collection techniques include expert validation, module trials, and student questionnaires to assess pedagogical competence and growth mindset. The results of the study indicate that the developed Civics Education teaching module is feasible to use, with an average expert validation score in the category of Feasible to Very Feasible. The module trial showed an increase in students' pedagogical competence (average score of 79.6, Good category), while the questionnaire results showed the module was effective in fostering a growth mindset (average score of 4.34, Good category). This teaching module was proven to be effective and applicable in Civics learning, and supported the development of students' pedagogical competence and positive attitudes towards learning. This study provides practical implications that the module can be used as an innovative learning medium that improves the teaching quality of Elementary School Teacher Education students.
ANALISIS KESALAHAN TANDA BACA PADA PARAGRAF DESKRIPTIF SISWA KELAS V SD NEGERI 20 SUNGAI AUR KABUPATEN PASAMAN BARAT: Tanda Baca, Menulis, Paragraf Deskriptif Rahmat Afandi Dongoran; Eko Sucahyo; Jefri Faizal; Febri Aneti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 4 (2024): Vol. 4 No. 4 Edisi November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i4.1871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan penggunaan tanda baca pada paragraf deskriptif siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, yaitu metode yang melibatkan peneliti secara langsung untuk mengamati objek yang sedang diteliti. Kemudian data yang diperoleh dianalisis kemudian dideskripsikan dalam bentuk kata-kata. Adapun pengolahan data yang dilakukan peneliti dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, pengkodean dan yang terakhir penyajian data. Jumlah siswa di kelas tersebut adalah 13 orang. Hasil penelitian ini ditemukan pada kesalahan penggunaan tanda baca, kesalahan terbesar terdapat pada penggunan tanda koma diantara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilang yang berjumlah 6 orang dengan 17 kali kesalahan. Kesalahan tersebut sering terlihat pada pertengahan kalimat. Penyebab pertama dari kesalahan penggunaan tanda baca yaitu karena pembiasaan siswa untuk menulis tanpa menggunakan tanda baca yang baik dan benar. Kedua, karena ketidaktahuan dan ketidaktelitian siswa dalam menggunakan tanda koma disetiap menulis. Kesalahan terkecil terdapat pada penggunaan tanda titik untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan waktu dan juga tanda tanya yang digunakan pada akhir kalimat tanya. Hal tersebut terjadi karena pada paragraf deskriptif jarang sekali menggunakan tanda koma untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik dan juga jarang sekali menggunakan tanda tanya. Faktor lain dari kesalahan penggunaan tanda baca siswa yaitu kurangnya penekanan guru dalam membiasakan siswa menulis menggunakan tanda baca yang baik dan benar, motivasi belajar siswa yang rendah, sikap siswa yang kurang baik selama proses pembelajaran, dan juga metode dan media yang digunakan guru kurang menarik sehingga siswa sulit memahami materi ajar yang disampaikan guru. Kata Kunci : Tanda Baca, Menulis, Paragraf Deskriptif
PENERAPAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA KURIKULUM MERDEKA DI SD NEGERI 100311 PALSABOLAS Rani Kusuma Ningtyas; Eko Sucahyo; Diana Putri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 4 (2024): Vol. 4 No. 4 Edisi November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i4.1914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkanpenguatan profil pancasila dalam dimensi keimanan, ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta berakhlak mulia, dimensi berkebhinekaan global, dimensi gotong royong, dimensi kemandiriandan dimensi kreatif di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di SDN 100311 Palsabolas pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini membuktikan penerapan penguatan profil pancasila dalam Kurikulum Merdeka telah dilaksanakan di SDN 100311 Palsabolas. Hasil penelitian yang diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta berdasarkan pembahasan mengenai penerapan penguatan profil pancasila dalam Kurikulum Merdeka di SDN 100311 Palsabolas sebagai sekolah penggerak, menunjukkan bahwa warga sekolah telah melaksanakan tugas sesuai peran masing-masing. Dalam penerapannya, profil Pelajar Pancasila telah diterapkan dengan baik, baik melalui budaya yang ada di sekolah, pembelajaran intrakurikuler, kegiatan ekstrakurikuler, penguatan profil pancasila, maupun melalui keteladanan. Meskipun demikian, pelaksanaan penguatan profil pancasila di SDN 100311 Palsabolas masih dalam tahap perkembangan.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN OUTING CLASS TERHADAP SIKAP DISIPLIN SISWA KELAS V SD NEGERI 200101 PADANGSIDIMPUAN Eko Sucahyo; Rani Kusuma Ningtyas
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 4 (2024): Vol. 4 No. 4 Edisi November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i4.2083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Outing Class terhadap sikap disiplin siswa kelas V SD Negeri 200101 Padangsidimpuan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 200101 Padangsidimpuan yang berjumlah 60 orang. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling, terdiri dari 30 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa angket sikap disiplin siswa. Analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan metode pembelajaran Outing Class terhadap sikap disiplin siswa kelas V SD Negeri 200101 Padangsidimpuan. Hal ini dibuktikan dari hasil uji-t yang menunjukkan nilai thitung = 3,283 > ttabel = 2,002 pada taraf signifikansi 5%. Rata-rata skor sikap disiplin siswa kelas eksperimen yang menggunakan metode pembelajaran Outing Class lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional.