Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA SISWA KELAS III SD NEGERI 200305 PADANGSIDIMPUAN Nurzanna, Nurzanna; Sucahyo, Eko; Hasibuan, Mintana Fauzia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 3 (2025): Vol. 5 No. 3 Edisi Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i3.3463

Abstract

       Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap keterampilan membaca siswa serta menganalisis pengaruh penggunaan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap peningkatan keterampilan membaca siswa kelas III di SD Negeri 200305 Padangsidimpuan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel utama, yaitu model pembelajaran CIRC sebagai variabel bebas dan keterampilan membaca siswa sebagai variabel terikat. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 200305 Padangsidimpuan dengan populasi seluruh siswa kelas III yang berjumlah 16 orang. Karena jumlah populasi yang relatif kecil, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, sehingga seluruh siswa kelas III dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui beberapa teknik, yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk menggambarkan data secara umum, serta analisis statistik inferensial untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran CIRC berada dalam kategori "baik", dengan nilai rata-rata sebesar 85. Sementara itu, hasil posttest menunjukkan peningkatan yang signifikan dari kategori "rendah" menjadi kategori "cukup", dengan nilai rata-rata sebesar 70. Pengujian hipotesis menggunakan uji t melalui bantuan perangkat lunak SPSS versi 23 menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 8,55 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 2,131. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap keterampilan membaca siswa kelas III di SD Negeri 200305 Padangsidimpuan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI 0902 BOMBONGAN Sucahyo, Eko; Kusuma Ningtyas, Rani; Nurzanna, Nurzanna; Sabri, Sabri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 3 (2025): Vol. 5 No. 3 Edisi Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i3.3576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran proses pembelajaran menggunakan model role playing di kelas V SD Negeri 0902 Bombongan, untuk mengetahui bagaimana gambaran minat belajar siswa kelas V dengan model pembelajaran role playing. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode penelitian Kuantitatif Eksperimen. Objek penelitian ini adalah model pembelajaran role playing dan minat belajar siswa kelas V SD Negeri 0902 Bombongan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa/i kelas V SD Negeri 0902 Bombongan. Instrumen dalam penelitian ini antara lain; (1) Observasi; (2) Angket; (3) Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa penggunaan model pembelajaran role playing diperoleh nilai rata-rata sebesar 71,04 dengan kategori “Baik”. Sedangkan minat belajar siswa diperoleh nilai rata-rata 65 dengan kategori “Cukup”. Dari hasil penelitian juga Pada output Tabel ANOVA didapatkan nilai sig. sebesar = 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak sehingga terdapat pengaruh yang signifikan pada penggunaan model pembelajaran role playing terhadap minat belajar siswa kelas V SD Negeri 0902 Bombongan.
PENGENALAN PERMAINAN TRADISIONAL GOBAK SODOR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Sucahyo, Eko; Ningtyas, Rani Kusuma; Nasution, Sartika Rati Asmara; Nuriana, Ina
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Vol. 3 No. 1 Edisi Februari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v3i1.1748

Abstract

Gobak Sodor adalah salah satu permainan tradisional yang berasal dari Indonesia. Permainan ini dimainkan oleh dua kelompok, yaitu kelompok penjaga dan kelompok penyerang. Gobak sodor berasal dari kata “gobak” yang berarti “menghalau” dan “sodor” yang berarti “dorong”. Jadi, permainan gobak sodor berarti permainan menghalau dengan cara mendorong. Permainan gobak sodor dimainkan dilapangan yang berbentuk persegi panjang. Lapangan dibagi menjadi dua bagian, yaitu bagian penjaga dan bagian penyerang. Bagian penjaga terdiri dari enam petak yang saling terhubung, sedangkan bagian penyerang terdiri dari satu petak. Adapun tujuan dari kegiatan PKM: (1) Untuk membantu guru dalam memusatkan perhatian siswa agar konsentrasi dalam menerima pembelajaran; (2) Untuk mengedukasi guru mengenai pentingnya penggunaan permainan tradisional gobak sodor dalam pembelajaran; (3) Memberikan semangat baru pada saat siswa mencapai titik jenuh menjalankan tugas belajar. Sedangkan manfaat PKM antara lain: (1) Menghilangkan kebosanan, kejenuhan, dan keletihan karna bisa keluar sementara dari rutinitas pembelajaran dengan melakukan aktivitas gerak bebas dan ceria; (2) Melatih berpikir secara kreatif dan luas siswa; (3) Melatih siswa berintekrasi dalam kelompok dan bekerjasama dalam satu tim.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MATERI SUMBER DAYA ALAM MENGGUNAKAN MODEL PICTURE AND PICTURE PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 200107/10 PADANGSIDIMPUAN Nasution, Aisyah; Zulfadli, Zulfadli; Nurbaiti, Nurbaiti; Ilahi, Afdhal; Sucahyo, Eko; Ningtyas, Rani Kusuma; Nurzanna, Nurzanna
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 1 (2024): Vol. 4 No. 1 Edisi Februari 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i1.1631

Abstract

This study aims to determine the application and learning outcomes of students in  learning natural resources material using the Picture and Picture learning model in class IV SD Negeri 200107/10 Padangsidimpuan The type of assessment used is Classroom Action Research (PTK). The research subjects were fourth grade students at SD Negeri 200107/10 Padangsidimpuan. The instruments used were observation and tests in collecting data based on the results of this study. The results of applying the Picture and Picture model measured using the observation sheet had increased as can be seen in cycle I, 64% was obtained. Enough criteria with a score of 16 and in cycle II, it increased to 91%. Very good criteria with a score of 22. Student learning outcomes have increased as can be seen in cycle I obtained a percentage of 50% who completed with less criteria and 50% did not complete with less criteria, an increase in cycle II obtained a percentage of 78% who completed with Good criteria and 22% incomplete with Less criteria. The results of the assessment showed that students completed learning by 50% in cycle I and students completed learning by 78% in cycle II. The conclusion obtained is that there is an increase in social studies learning outcomes on natural resources using the Picture and Picture method for fourth grade students of SD 200107/10 Padangsidimpuan   
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS 3 SDN 100902 HUTARAJA MELALUI TEKNIK STORYTELLING Pohan, Saima Putri; Sucahyo, Eko; Safitri, Reviva
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.3881

Abstract

Rendahnya keterampilan berbicara siswa melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini. Rata-rata siswa masih di bawah KKM. Permasalahan tersebut disebabkan siswa belum berani untuk tampil berbicara serta kurangnya pengetahuan siswa terkait pembelajaran keterampilan berbicara. Teknik Storytelling diterapkan dalam penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari satu siklus. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas 3 semester genap tahun pelajaran 2024/2025 SDN 100902 Hutaraja. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi (untuk melihat tingkat keaktifan siswa dan guru dalam pembelajaran teknik storytelling) dan tes (untuk melihat peningkatan prestasi belajar siswa). Hasil lembar observasi siswa pada siklus I sebesar 92,86% dan hasil lembar observasi guru pada siklus I sebesar 85,29%. Artinya model pembelajaran teknik storytelling mampu meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia mengenai bercerita pada siswa kelas 3 SDN 100902 Hutaraja.  
E-Book Innovation Based on the REACT Learning Model to Improve the Communication Skills of Elementary School Teacher Education Students Eko Sucahyo; Rani Ningtyas; Sabri Sabri
Journal of Primary Education Vol. 14 No. 1 (2025): Juni (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpe.v14i1.35923

Abstract

This study aims to develop an E-Book based on the REACT learning model (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring) to improve the communication skills of elementary teacher education (PGSD) students. The research adopted the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). At the analysis stage, students’ needs and profiles were identified. The design stage focused on structuring the E-Book integrated with the REACT syntax. The development stage produced a prototype validated by experts. Implementation was carried out through limited and field trials using a One Group Pretest–Posttest design. The limited trial involved 15 PGSD students, while the field (wider) trial was conducted with 40 students. Evaluation was conducted both formatively and summatively. Validation results showed an average score of 88.25% (valid category). The paired sample t-test indicated sign. (2-tailed) = 0.000 < 0.05, proving a significant difference in communication skills before and after using the E-Book. Moreover, the comparison test yielded to count = 11.915 > ttable = 1.684, confirming a meaningful improvement. In conclusion, the REACT-based E-Book developed through the ADDIE model is valid, practical, and effective in enhancing the communication skills of PGSD students and is recommended for wider application in higher education.
LITERASI TEKNOLOGI DAN KAITANNYA DENGAN LITERASI MATEMATIKA: TINJAUAN SISTEMATIS BERBASIS PRISMA Muhammad Syahril Harahap; Febriani Hastini Nasution; Nurhidaya Fithriyah Nasution; Eko Sucahyo; Asma Nadia Sitompul
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/xt09rb83

Abstract

Penelitian ini merupakan tinjauan sistematis (Systematic Literature Review/SLR) yang mengkaji hubungan antara literasi teknologi (technology literacy) dan literasi matematika dalam konteks pendidikan formal. Kajian dilakukan dengan mengikuti pedoman PRISMA 2020 melalui pencarian pada berbagai basis data terindeks, yaitu Scopus, Web of Science, ERIC, Springer Link, Taylor & Francis, serta Google Scholar hingga 11 September 2025. Proses seleksi dengan kriteria inklusi dan eksklusi menghasilkan temuan awal 1.842 artikel, pada duplikasi sebanyak 1.210 artikel tersisa. Selanjutnya, proses screening diperoleh 935 dan pada tahap full-text assessment 84 artikel. Akhirnya, setelah penerapan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat, diperoleh 18 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis lebih mendalam terdiri atas 12 studi empiris dan 6 kajian teoretis. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi teknologi memiliki kontribusi penting dalam pengembangan literasi matematika. Penerapan teknologi dapat memperkuat pemahaman konsep melalui visualisasi dinamis, menyediakan akses terhadap sumber belajar adaptif, meningkatkan motivasi belajar, serta mendorong keterampilan pemecahan masalah siswa. Namun, efektivitas penerapan literasi teknologi tidak bersifat universal, melainkan dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti kompetensi guru, desain instruksional yang digunakan, serta ketersediaan infrastruktur pendukung di sekolah. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan perlunya kajian lanjutan yang menelaah integrasi literasi teknologi dan literasi matematika secara lebih mendalam, khususnya dengan pendekatan kuasi-eksperimen dan longitudinal. Selain itu, implikasi kebijakan menekankan pentingnya penguatan pelatihan guru, pengembangan kurikulum berbasis literasi digital, serta penyediaan fasilitas teknologi yang memadai di berbagai jenjang pendidikan.
Development and validation of a HyperChem-integrated project-based e-module on molecular shapes to enhance students’ digital literacy Meliza, Meliza; Sucahyo, Eko; Hasibuan, Mutiah Novriani; Siregar, Sevvida
Indonesian Research Journal in Education |IRJE| Vol. 10 No. 2 (2026): IRJE |Indonesian Research Journal in Education
Publisher : Universitas Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/irje.v10i2.48634

Abstract

This study aimed to develop and validate a project-based e-module on molecular shapes integrated with HyperChem computational media to enhance students’ digital literacy skills. The study employed the Plomp development model, which is a framework for educational design that consists of preliminary research, prototyping, and assessment phases. The participants were undergraduates enrolled in a basic chemistry course. Data were collected through expert validation sheets, practical questionnaires, and student learning activities. The validity of the e-module was assessed using Aiken’s V, and practicality was assessed using descriptive percentages. The results showed that the average Aiken’s V value was 0.89, indicating high validity. The practicality test conducted with students yielded an average score of 87.84%, indicating that it was very practical. These findings indicate that the developed HyperChem-integrated project-based e-module is valid and practical for supporting chemistry learning, particularly in improving students’ digital literacy and understanding of molecular shapes.
PENGARUH MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS IV SD NEGERI 200120 LOSUNG BATU Sartika Rati Asmara Nasution; Eko Sucahyo; Muhammad Ro’yi Al Fadhili; Sori Bulan Tanjung
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.3213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa serta Pengaruh antar Model Cooperative Learning terhadap hasil belajar siswa Kelas IV SD Negeri 200120 Losung Batu. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pre-experimental. Dalam penelitian ini menggunakan dua variabel, yaitu Cooperative Learning sebagai variabel bebas dan hasil belajar Pendidikan Pancasila sebagai variabel terikat. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 200120 Losung Batu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 200120 Losung Batu yang terdiri dari dua kelas paralel yang berjumlah 40 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Sehingga didapat sampel penelitian sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes. Selanjutnya data yang telah terkumpul dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis statistic inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran penggunaan model cooperative learning berada pada kategori “Baik” dengan pencapaian nilai rata-rata sebesar 87,5. Gambaran hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa dikelas IV SD Negeri 200120 Losung Batu berada pada kategori “Baik” dengan pencapaian nilai rata-rata sebesar 86.25. Berdasarkan hasil uji hipotesis diketahui nilai Thitung lebih besar disbanding dengan nilai t-hitung yakni (5,936 > 2,048), seterusnya nilai signifikan juga diperoleh sebesar 0.000< 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternative (Ha) yang ditegakkan pada penelitian ini diterima kebenarannya. Artinya ada Pengaruh yang signifikan antara model cooperative learning terhadap hasil belajar siswa pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV SD Negeri 200120 Losung Batu.
ANALISIS PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 101880 AEK GODANG Eko Sucahyo; Reviva Safitri; Alwi Syazali
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.3949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) peran guru dalam mengajarkan keterampilan berbicara, dan 2) faktor-faktor yang menghambat peran guru dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV di SD Negeri 101880 Aek Godang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Instrumen yang digunakan meliputi observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Uji validitas dilakukan melalui triangulasi sumber. Informan dalam penelitian ini adalah guru wali kelas IV dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) guru berperan sebagai fasilitator, motivator, pengajar, dan pembimbing dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa, terutama melalui metode interaktif seperti diskusi kelompok dan latihan bercerita yang menumbuhkan keberanian, kelancaran, dan intonasi siswa dalam berbicara, serta 2) faktor penghambat peran guru meliputi kurangnya kepercayaan diri siswa, dominasi penggunaan bahasa daerah dalam lingkungan keluarga, serta keterbatasan media pembelajaran. Pembelajaran keterampilan berbicara di kelas IV SD Negeri 101880 Aek Godang merupakan upaya strategis dalam membangun kemampuan komunikasi siswa secara terstruktur dan adaptif dalam konteks pendidikan dasar.