Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

SUBSITUSI TEPUNG SEMOLINA DENGAN TEPUNG KULIT PISANG KEPOK (Musa balbisiania L.) DALAM PEMBUATAN SPAGETI HITAM Yodi, Sandi Hendra; Fitria, Eddwina Aidila; Salihat, Rera Aga; Sidabalok, Inawaty; Hermalena, Leffy; Sumarno, Wawan
SAGU Vol. 23 No. 2 (2024): SAGU Journal – Agri. Sci. Tech., September, 2024, Vol. 23 : No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of the substitution of semolina flour with kepok banana peel flour in making black spaghetti and to determine the best substitution treatment in making black spaghetti based on panellists assessment. A completely randomized design (CRD) including three replications and five treatment levels was employed in this investigation. ANOVA and DNMRT additional tests were used to examine the observation data at a 1% significance level. The observation data were analyzed using ANOVA and DNMRT further test at a significant level of 1%. The treatments in this study were the substitution of semolina flour with kepok banana peel flour (A=95% and 5%, B=90% and 10%, C=85% and 15%, D=80% and 20%, E=75% and 25%). The study's findings demonstrated that the water, ash, fat, protein, and carbohydrate content were significantly impacted by the substitution of semolina flour and banana peel flour. All treatments met the spaghetti quality requirements set by SNI 8777-2019, except for ash content and protein content in treatments D and E. The most preferred spaghetti was spaghetti with treatment C with a moisture content of 11.97%, ash content of 4.30%, fat content of 16.18%, protein content of 16.49%, and carbohydrate content of 79.54%. The results of this study are expected to contribute to the diversification of processed products based on semolina flour.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Jagung di Nagari Kudu Gantiang Yanti, Nika Rahma; Sari, Silvia Permata; Erona, Meisilva; Salihat, Rera Aga; Irvan Juliandri; Ahmad Anwar Ibrahim; Dona Oktavia; Rizki Dini Alfira; Ratu Khaisa Hendri
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1881

Abstract

Nagari Kudu Gantiang, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman memiliki potensi lahan untuk pengembangan produksi pangan. Pada tahun 2025, pemerintahan nagari menginisiasi program budidaya jagung sebagai strategi meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan tidur oleh masyarakat. Kedepannya pemerintahan nagari akan mengalokasikan 10% dana desa untuk menunjang keberlanjutan program ketahanan pangan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat oleh universitas bersama nagari dengan penyediaan lahan demplot percobaan. Kegiatan utama meliputi sosialisasi dan pelatihan teknis mulai dari pemilihan benih unggul, pengolahan tanah, penanaman, pemupukan, hingga pengendalian hama penyakit dan panen. Penerapan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta penggunaan pupuk yang berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas jagung. Melalui program ini, kampus bersama nagari saling berkontribusi dan berupaya memberdayakan petani, mengoptimalkan lahan potensial, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Karakteristik Fisikokimia Brownies Kukus Talas (Colocasia Gigantea) Dengan Substitusi Tepung Pisang Kepok (Musa Paradisiaca L.) Salihat, Rera Aga; Hulu, Heaven Herten; Wina, Eddwina Aidila Fitria; Yessirita, Nita; Sidabalok, Inawaty; Syukra, Rera Agung; Fauziah, Vony
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/mbtjmj26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik fisikokimia brownies talas kukus yang disubstitusi dengan tepung pisang saba dan menentukan perlakuan terbaik untuk membuat brownies talas kukus berdasarkan penilaian organoleptik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RUPS) dengan 5 tingkat perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah substitusi tepung talas dengan tepung pisang kepok (A = 80:20, B = 60:40, C = 40:60, D = 20:80, E = 0:100). Data observasi dianalisis menggunakan ANOVA dan selanjutnya Uji Jarak Berganda Duncan (DNMRT) pada tingkat signifikansi 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung talas dengan tepung pisang saba dalam pembuatan brownies kukus memiliki pengaruh yang berbeda secara signifikan terhadap kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar karbohidrat, dan kadar serat. Brownies kukus terbaik diperoleh pada perlakuan D dengan nilai organoleptik rata-rata 5,42 (suka), kadar air (22,76%), kadar abu (1,96%), kadar lemak (10,18%), kadar protein (8,78%), kadar karbohidrat (56,33%), dan kadar serat (8,56%). Hasil penelitian ini diharapkan menjadi inovasi dalam pengembangan produk makanan berbahan dasar talas yang sehat dan bergizi.