Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengembangan Model Bisnis Kolaboratif Eduplay Lolipop Playspace berbasis BMC dan CBMX untuk Mendukung Kesejahteraan dan Work–Life Balance Ibu Bekerja Muadzah, Muadzah; Hakim, Cikita Berlian
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 9 No. 1 (2026): January
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v9i1.52988

Abstract

The increasing number of working mothers has driven the need for support services that can balance the demands of work and caregiving. This study aims to analyze the contribution of eduplay services to the work-life balance (WLB) of working mothers and map the business models of service providers using the Business Model Canvas (BMC) and the Collaborative Business Model Matrix (CBMX). The research approach is qualitative and descriptive, using interviews with working mothers, eduplay managers, and direct observation. The results show that eduplay services play a significant role in improving WLB by providing safe, flexible, and educational play spaces, thereby reducing the burden of daily caregiving. The BMC analysis describes the value structure, operations, and customer relationships that strengthen the service's position. The CBMX integration highlights strategic collaborations between parents, local MSMEs, schools, government, and companies in creating a sustainable service ecosystem. This study confirms that a collaborative approach can strengthen the sustainability of MSMEs in the eduplay sector while providing social impacts for working families, especially mothers.
PENERAPAN JOB SAFETY ANALYSIS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA DI BAGIAN PRODUKSI PT. BERILL JAYA SEJAHTERA GROBOGAN Mega Anggraeni Putri; Indanah Indanah; Cikita Berlian Hakim
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 4, No 2 (2023): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v4i2.2072

Abstract

PT. Berill Jaya Sejahtera Grobogan merupakan perusahaan industri yang bergerak di bidang agrikultur penghasil beras dengan brand “Anak Raja”. Pada tahun 2022 masih terjadi kecelakaan kerja di bulan Agustus-November. Dimana total jumlah kecelakaan yang terjadi di bagian produksi yaitu sebanyak 6 orang pekerja. Terdapat beberapa jenis potensi bahaya yang terjadi di PT. Berill Jaya Sejahtera misalnya gangguan pernapasan, kesetrum, kulit iritasi, kurang adanya ventilasi udara, tertimpa karung, tertusuk jarum jahit karung saat proses produksi dengan kategori ringan, sedang, dan berat. Hal tersebut akibat dari pekerja yang masih menganggap sepele tentang penggunaan APD dan sanksi yang telah diberikan oleh perusahaan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengurangi bahaya kecelakaan kerja yang ada di PT. Berill Jaya Sejahtera. Hasil analisis risiko yang didapat pada proses produksi di PT. Berill Jaya Sejahtera terdapat 7 risiko dan 24 potensi bahaya. Adapun risiko-risiko tersebut berupa risiko kesetrum, ketumpahan padi, gangguang pernapasan, kulit iritasi, tertimpa karung, tertusuk jarum, dan kelelahan. Job Safety Analysis (JSA) dapat diterapkan dan diterima di PT. Berill Jaya sejahtera sebagai upaya pencegahan terjadinya kecelakaan kerja di bagian produksi.
ANALISA PERAMALAN PENJUALAN TAS KERAJINAN EKSPOR DENGAN METODE MOVING AVERAGE DI CV.SINDOCRAFT Syahrial Aman; Hanin Fitria; Cikita Berlian Hakim
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 4, No 1 (2023): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v4i1.1804

Abstract

AbstrakDalam bisnis sebagai produsen CV.Sindocraft telah mampu mengekspor tas kerajinan hingga ke Jepang. Dalam penelitian ini bertujuan untuk membantu perusahaan tersebut dalam peramalan penjualan sehingga mampu menganalisa kebutuhan material yang akan dibutuhkan. Analisa peramalan dengan metode moving average menggunakan periode 1 yakni 3 minggu dan periode 2 yakni 6 minggu. Hasil peramalan dalam periode 1 didapatkan jumlah penjualan sebesar 500 tas dengan tingkat nilai eror kesalahan MAD sebesar 77,4, MSE sebesar 9137,8 dan MAPE sebesar 0,17. Sedangkan dalam periode 2 hasil peramalan sebesar 520 tas dengan tingkat nilai eror kesalahan MAD sebesar 51,4 , MSE sebesar 7256 dan  MAPE sebesar 0,14. Berdasarkan nilai MAD, MSE dan MAPE yang paling mendekati nol dari kedua periode tersebut dipilih peramalan menggunakan periode 2. Sehingga dalam penjualan produk ekspor dapat meramalkan kebutuhan material kualitas ekspor untuk minggu bulan April 2022 selanjutnya sebesar Rp. 11,745.000Kata Kunci: tas kerajinan ekspor, metode moving average, kebutuhan material, peramalan
LITERATUR JURNAL : ANALISA PENGGUNAAN LIMBAH KERAMIK SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR DAN AGREGAT HALUS PADA BETON Cikita Berlian Hakim; Putri Tsabita Nurza Arifiya; Mu'aida Wijayanti
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 4, No 2 (2023): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v4i2.2073

Abstract

Dalam proses pelaksanaan konstruksi, seringkali terdapat sisa bahan atau limbah pembangunan yang tidak lagi digunakan. Apabila hal ini tidak ditangani dengan baik, akan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Salah satu contoh limbah yang muncul dari potongan-potongan keramik saat merenovasi bangunan adalah limbah keramik. Salah satu pendekatan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan memanfaatkan limbah keramik sebagai pengganti bahan agregat kasar dan halus dalam campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kekuatan beton biasa dengan beton yang mengandung campuran limbah keramik. Menganalisis dampak penggunaan limbah keramik sebagai pengganti agregat kasar dengan variasi tertentu terhadap kekuatan tekan beton. Mengidentifikasi komposisi optimal bahan pengganti agregat halus berupa limbah keramik guna mencapai kekuatan tekan beton yang optimal. Metode yang diterapkan dalam penulisan artikel ini adalah tinjauan pustaka, yaitu pencarian literatur dari sumber-sumber nasional melalui database Google Scholar. Dengan memanfaatkan limbah keramik ini, kita dapat mengurangi dan mengendalikan penggunaan berlebihan agregat dalam pembuatan beton dan aspal beton.
PENERAPAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY PADA PERENCANAAN PERSEDIAAN AIR MINERAL KEMASAN UNTUK PASIEN RAWAT INAP Cikita Berlian Hakim; Hanin Fitria; Syahrial Aman
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 4, No 2 (2023): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v4i2.2074

Abstract

AbstrakPerawatan yang diberikan kepada pasien rawat inap oleh rumah sakit atau pelayanan kesehatan bukan hanya perawatan medis namun terdapat aspek-aspek penunjang yang mempengaruhi perawatan tersebut. Diantara elemen-elemen yang ada dalam aspek kenyamanan salah satunya adalah ketersediaan akan kebutuhan air minum yang bersih dan aman. Dalam konteks ini persediaan air mineral dalam kemasan untuk pasien rawat inap telah menjadi pertimbangan sangat penting bagi sebuah rumah sakit yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan secara optimal. Masalah utama terletak pada merancang strategi perencanaan persediaan yang komprehensif yang mengoptimalkan keseimbangan antara ketersediaan air mineral kemasan dan biaya pengadaan, penyimpanan, dan limbah yang terkait. Jumlah pasien yang berfluktuasi, variasi musiman, dan perubahan permintaan yang tiba-tiba karena keadaan darurat atau keadaan yang tidak terduga dapat menantang bahkan sistem manajemen persediaan yang dirancang paling baik sekalipun. Studi ini bertujuan untuk mengatasi kompleksitas perencanaan persediaan air mineral dalam kemasan dalam konteks rawat inap dan mengusulkan solusi yang kuat yang sejalan dengan tujuan perawatan pasien, kehati-hatian keuangan, dan efisiensi operasional. EOQ menawarkan cara sistematis untuk mencapai keseimbangan antara mempertahankan tingkat persediaan yang memadai dan mengurangi biaya yang diakibatkan oleh pemesanan dan penyimpanan. Untuk mengatasi terjadinya kekurangan stok pada air mineral kemasan pasien rawat inap yaitu dengan menghitung peramalan kebutuhan dengan metode peramalan yang memiliki MAPE terkecil yaitu moving average. Nilai yang dihasilkan metode moving average dalam penelitian ini adalah 0,04. Hasil dari peramalan MA menghasilkan kebutuhan untuk bulan juli 2023 RS membutuhkan 593 karton air mineral kemasan untuk pasien rawat inap.
HUBUNGAN ANTARA STRES KERJA YANG BERPENGARUH TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN DI PABRIK “X” KABUPATEN KUDUS JAWA TENGAH Putri Tsabita Nurza Arifiya; Cikita Berlian Hakim; Sam'ani Intakoris
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 4, No 2 (2023): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v4i2.2070

Abstract

Hasil penelitian pendahuluan di pabrik “X” Kabupaten Kudus telah memberikan informasi bahwa tekanan kerja yang tinggi dapat membuat mereka stres dalam bekerja, yang pada akhirnya dapat menurunkan produktivitas tenaga kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stres kerja dengan produktivitas pekerja pabrik di Kabupaten Kudus. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan estimasi deskriptif korelasi. Sampel untuk penelitian ini adalah 41 karyawan termasuk semua karyawan produksi. Cara pengambilan sampel dengan teknik purposeful sampling. Dan menggunakan analisis uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan stres kerja dengan produktivitas kerja buruh pabrik Kabupaten Kudus dengan p value = 0,000 (p0,05). Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan yang sangat signifikan antara stres kerja dengan produktivitas pekerja pabrik di Kabupaten Kudus. Oleh karena itu, sangat penting untuk mencegah dan mengatasi masalah stres pada karyawan untuk meningkatkan produktivitas dalam bekerja.
EVALUASI BEBAN KERJA STAF ADMINISTRASI DALAM MENDUKUNG PERBAIKAN KUALITAS PELAYANAN AKADEMIK Cikita Berlian Hakim; Jeki Pornomo; Nurul Iman
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 5, No 2 (2024): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v5i2.2483

Abstract

Evaluasi beban kerja staf administrasi menjadi langkah strategis dalam upaya perbaikan kualitas pelayanan akademik. Distribusi beban kerja yang seimbang tidak hanya berdampak positif pada produktivitas staf, tetapi juga pada tingkat kepuasan mahasiswa terhadap layanan akademik yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi beban kerja staf administrasi dan dampaknya terhadap kualitas pelayanan akademik di institusi pendidikan tinggi. Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 15 partisipan dari berbagai departemen di Universitas X. Metode pengumpulan data meliputi wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian mengidentifikasi lima tema utama: kompleksitas dan variasi beban kerja, tantangan adaptasi teknologi, kesenjangan antara ekspektasi layanan dan keterbatasan sumber daya, dampak pada kesejahteraan staf, serta strategi coping dan inovasi pelayanan. Observasi mengungkapkan variasi signifikan dalam waktu tunggu layanan antara periode normal dan puncak, serta inkonsistensi penggunaan sistem informasi antar departemen. Analisis dokumen menunjukkan peningkatan kompleksitas job description tanpa penambahan sumber daya yang sepadan. Implikasi beban kerja terhadap kualitas pelayanan akademik terlihat dalam aspek kecepatan respons, akurasi informasi, konsistensi layanan, dan kemampuan memberikan perhatian personal. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan pengembangan sistem manajemen beban kerja yang lebih fleksibel, program pelatihan berkelanjutan, implementasi sistem rotasi tugas, peningkatan dukungan kesehatan mental, serta evaluasi dan restrukturisasi proses administrasi. Studi ini memberikan kontribusi signifikan dalam pemahaman dinamika beban kerja staf administrasi dan pengaruhnya terhadap kualitas pelayanan akademik, serta menyediakan dasar empiris untuk pengembangan kebijakan dan praktik manajemen sumber daya manusia yang lebih efektif di institusi pendidikan tinggi.