Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Faktor Keengganan Pelajar Bersepeda di Yogyakarta Isa Indrawan; Muhammad Zudhy Irawan; Siti Malkhamah
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 4, No 4 (2020): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26151847.v4i4.7899

Abstract

Budaya bersepeda sebagai moda transportasi ramah lingkungan masih terus digalakkan di berbagai wilayah. Pelajar remaja tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) merupakan potensi besar pengguna di kota Yogyakarta, dimana secara usia dapat lebih mandiri untuk perjalanan harian sekolah. Mayoritas pelajar remaja saat ini tergantung pada kendaraan bermotor yang tidak ramah lingkungan. Untuk itu, kami berusaha menemukan faktor yang mempengaruhi penggunaan sepeda pada pelajar remaja non-pesepeda. Kami menggunakan metode analisis faktor eksploratori pada 248 responden pelajar remaja, untuk merumuskan faktor yang mempengaruhi, mulai tahap sesaat sebelum berangkat dari rumah, sampai dengan sekolah dan sebaliknya. Kami menemukan empat faktor, secara berurutan yaitu : faktor mobilitas dan aksesibilitas; faktor keamanan dan keselamatan; faktor kenyamanan; dan faktor kualitas infrastruktur bersepeda, yang mempengaruhi pelajar remaja di kota Yogyakarta enggan menggunakan sepeda untuk perjalanan sekolah. Temuan kami membuktikan bahwa manajemen mobilitas dan perilaku pengguna infrastruktur, dengan lebih banyak waktu seharian dihabiskan hanya di sekolah lebih mendorong penggunaan sepeda, dan setelahnya meningkatkan kualitas infrastruktur bersepeda lebih aman, selamat dan nyaman dapat dilakukan.
Determining Priority Service of Yogyakarta Adisutjipto Airport Using Servqual Method and Kano Model Mikael Gabra Gani; Dewanti Dewanti; Muhammad Zudhy Irawan; Faza Fawzan Bastarianto
Journal of the Civil Engineering Forum Vol. 5 No. 3 (September 2019)
Publisher : Department of Civil and Environmental Engineering, Faculty of Engineering, UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.077 KB) | DOI: 10.22146/jcef.45364

Abstract

Nowadays, airports are expected to be operated as a self-service organisation that provides efficient and high-quality services. Since the satisfaction of passengers is essential for airport’s operators, the efforts to provide better services for passengers become a concern for airport’s operators by increasing the quality of service to passengers. It is crucial to identify which kind of services that would be the top priority service for the passengers. Thus, this study aims to improve the quality of service to passengers that are conducted by combining the Servqual method and Kano model. Servqual method is used to capture consumer perceptions and expectations of service along with the multi-dimensional research instrument, while the Kano model is a theory to observe costumer’s satisfaction preferences. The combination of the methods aims to determine the type of service that becomes the top priority for immediate improvement so that it can improve the service quality effectively. The selection of the priority services is based on the magnitude of the gap between expectations and perceptions of passengers on a particular service, and the assessment of passengers on the type of service that significantly influences passengers’ satisfaction with the service performance at the airport. The results of this research showed that there were three types of services as the top priority for improving their performance, namely the type of services related to the personal attention to passengers, the attractive waiting room conditions, and the understanding of each passenger’s needs individually. The airport management is expected to immediately improve the performance of the services so that the quality of service can immediately increase.
KALIBRASI VISSIM UNTUK MIKROSIMULASI ARUS LALU LINTAS TERCAMPUR PADA SIMPANG BERSINYAL (STUDI KASUS: SIMPANG TUGU, YOGYAKARTA) Muhammad Zudhy Irawan; Nurjannah Haryanti Putri
Jurnal Transportasi Multimoda Vol 13, No 3 (2015): September
Publisher : Puslitbang Transportasi Antarmoda-Kementerian Perhubungan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/mtm.v13i3.180

Abstract

Bercampurnya berbagai jenis kendaraan di ruas jalan yang didominasi oleh sepeda motor menjadikan analisis karakteristik lalu lintas dengan metode mikroskopik menjadi lebih sesuai karena metode ini memperlakukan setiap jenis kendaraan sebagai individu itu sendiri. Namun, perilaku pengemudi di Indonesia yang khas mengharuskan proses penyesuaian (kalibrasi) yang lebih detail. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah standar proses kalibrasi di simpang bersinyal dengan perangkat lunak VISSIM sedemikian sehingga kondisi nyata di lapangan dapat secara tepat direpresentasikan di model simulasi. Simpang Tugu di Kota Yogyakarta dipilih sebagai sebuah studi kasus. Proses kalibrasi dilakukan secara trial and error dengan mempertimbangkan perilaku pengemudi yang agresif sehingga menyerupai kondisi di Indonesia. Terdapat dua variabel yang diamati kesesuaiannya pada penelitian ini, yaitu jumlah volume lalu lintas yang dibangkitkan, dan panjang antrian di masing-masing lengan simpang untuk setiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter-parameter yang perlu dikalibrasi di perangkat lunak VISSIM adalah pemilihan lajur jalan yang digunakan pada kondisi arus bebas (desired position at free flow), perilaku pengemudi yang dapat menyiap kendaraan lain (overtaking), sudut belok kendaraan saat keluar dari pendekat simpang (turning movement), dan jarak antara kendaraan baik pada saat berhenti maupun pada saat memasuki pendekat simpang (distance standing, distance driving, average standstill distance, additive part of safety distance, dan multiplicative part of safety distance).
Persepsi Pengguna Ojek Online di Masa Pandemi Covid-19 dengan Metode Analisis Faktor Eksploratori Muhammad Rezki Ian; Muhammad Zudhy Irawan; Siti Malkhamah
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v3i1.6218

Abstract

Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang besar sehingga memaksa perusahan penyedia jasa ojek online untuk tetap menjaga kualitas pelayanan yang disesuaikan dengan peraturan dan protokol kesehatan agar dapat menekan laju penyebaran virus. Hal tersebut mempengaruhi persepsi dan perilaku masyarakat dalam menggunakan transportasi ojek online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan perilaku sehingga dapat diketahui faktor yang mempengaruhi penggunaan ojek online di masa pandemi COVID-19. Pengambilan data menggunakan formulir online dengan metode convenience sampling dan metode analisis yang digunakan adalah Exploratory Factor Analysis (EFA). Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh 6 faktor yang mempengaruhi penggunaan ojek online di masa pandemi yaitu faktor protokol kesehatan, keselamatan, kemauan, layanan kesehatan, kinerja ojek online dan kepuasan pengguna angkutan barang.
Analisis Deskriptif Integrasi Sistem Pembayaran Bus Trans Jogja Itsna Amaliatun Khasanah; Siti Malkhamah; Muhammad Zudhy Irawan
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v3i1.5856

Abstract

Bus Buy The Service (BTS) Trans Jogja merupakan salah satu pilot projek Kementerian Perhubungan dalam menyediakan layanan angkutan umum dengan skema kerjasama membeli layanan. Angkutan ini mulai beroperasi di Yogyakarta sejak bulan Oktober 2020 atau di tengah situasi pandemi Covid-19 di Indonesia. Bus BTS Trans Jogja dilengkapi sistem pembayaran non tunai secara keseluruhan. Berbeda dengan bus Trans Jogja yang didanai oleh Pemerintah Daerah yang masih melayani sistem pembayaran tunai. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pembayaran kedua moda ini. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa diperlukan adanya integrasi sistem pembayaran menggunakan satu kartu yang sama, baik menggunakan kartu langganan Trans Jogja maupun kartu elektronik yang bekerjasama dengan perbankan.
Estimasi Nilai Ekuivalensi Mobil Penumpang untuk Simpang Tak Bersinyal di Yogyakarta Ratnasari Ramlan; Ahmad Munawar; Muhammad Zudhy Irawan
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2, DESEMBER 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.34977

Abstract

Nilai Ekuivalensi Mobil Penumpang (EMP) diharapkan sangat tepat karena sangat penting dalam menentukan kapasitas, derajat kejenuhan hingga penanganan simpang tak bersinyal. Banyak metode yang telah digunakan dalam estimasi nilai EMP, namun berdasarkan literatur review menyatakan bahwa metode occupancy time dan metode kecepatan yang paling sesuai dengan kondisi simpang tak bersinyal.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai EMP yang paling tepat dengan membandingkan metode occuoancy time dan metode speed. Untuk menentukan metode yang paling tepat dalam perhitungan EMP simpang tak bersinyal maka dilakukan perhitungan nilai kapasitas dan derajat kejenuhan berdasarkan metode speed dan occupancy time dan dibandingkan dgn nilai EMP MKJI. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai EMP yang paling sesuai bagi simpang tak bersinyal adalah metode speed. Perubahan nilai EMP yang dianjurkan adalah EMP kendaraan tak bermotor= 0,45, EMP sepeda motor= 0,17, dan EMP kendaraan besar= 2,2. Penentuan nilai EMP yang  tepat diharapkan dapat memberikan hasil kinerja simpang dan penentuan masalah simpang yang akurat. 
PENGARUH PEMBANGUNAN EXIT TOL PURWOMARTANI TERHADAP KINERJA JARINGAN JALAN DI SEKITARNYA: Studi Kasus: Ruas Solo–Yogyakarta aova awamirillah; Muhammad Zudhy Irawan
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 14 No 1 (2023): June 2023
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55511/jpsttd.v14i1.644

Abstract

Pembangunan on–off ramp yang berstruktur elevated dengan akses yang lebih kecil di sepanjang jalan Ringroad Barat belum sepenuhnya mendapatkan izin operasi dari pemerintah D.I Yogyakarta. Hal ini menjadikan simpang susun Purwomartani sebagai akses keluar–masuk yang memfasilitasi perjalanan ruas Solo–Yogyakarta menuju kawasan perkotaan atau meneruskan perjalanan menuju bandara YIA. Metode yang digunakan yaitu metode sintetis gravity model dengan dua batasan sebagai pendekatan untuk mengetahui sebaran pergerakan akibat lalulintas tambahan dari operasi exit Purwomartani. Proses distribusi pergerakan menggunakan metode gravity dengan dua batasan mengharuskan memiliki data hambatan yang digunakan sebagai koefisien yang mempengaruhi pergerakan setiap zona asal dan tujuan. Pengumpulan data sekunder berupa matrik asal tujuan (MAT) kemudian diproyeksikan pada tahun 2024 dengan menggunakan persamaan geometri. Hasil tersebut kemudain dimodelkan dalam program aplikasi PTV Visum 2022. Analisis menunjukan bahwa tanpa operasi exit tol di tahun 2024 terdapat penurunan kinerja jaringan jalan berupa V/C ratio sebesar 10%. Pada analisis tanpa pembangunan di tahun 2024 merupakan hasil proyeksi kinerja jaringan dari tahun 2019. Pada jaringan dengan tanpa perbaikan mengalami hasil V/C ratio yang tidak berubah hal ini dikarenakan lalulintas bergerak dengan sistem keseimbangan equilibrium pada sistem analisis yang digunakan. Dengan demikian pada ruas Jl. Solo-Yogyakarta justru semakin memburuk yaitu menurun sebesar 24,19% dan ruas Jl. Yogyakarta-Piyungan membaik dengan kapasitas ruas meningkat sebesar 31%.
DETERMINING FACTORS OF INTEREST IN THE USE OF TECHNOLOGY READNESS BASED MULTI LANE FREE FLOW (MLFF) Arshad Yahya Harnanda; Sigit Priyanto; Muhammad Zudhy Irawan
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 6, No 4 (2022): IJEBAR, Vol. 6 Issue 4, December 2022
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijebar.v6i4.7565

Abstract

One of the countries with the most vehicle users in the world is Indonesia. The increasing number of vehicle users causes traffic jams, especially in big cities. Toll roads are a solution to get to your destination quickly and avoid traffic jams. One of the smoothness on the toll road is influenced by the service time at the toll gate when making transactions. However, traffic jams at toll gates cannot be avoided due to the long transaction time at toll gates. The plan to implement Multi Lane Free Flow or multi-lane non-stop toll payments is a system that allows toll road users not to need to stop or slow down their vehicles for transactions at toll gates. Socialization and belief in new technology is the current focus. Therefore it is necessary to carry out an analysis of public interest in the implementation of the electronic transaction system that will be implemented, the response of toll road users and the interest of toll users to use contactless Multi Lane Free Flow (MLFF) technology. The method in this research is descriptive analysis to analyze the characteristics of the user towards the contactless system at toll gates based on Multi Lane Free Flow (MLFF) using the Modified UTAUT Model. This study was then analyzed using Moderate Linear Regression using SEM-PLS to find out the factors that influence the interest in using contactless Multi Lane Free Flow (MLFF) with the analysis of the effect of the variables Performance Expectancy, Effort Expectancy, Social Influence, Habit on the use of the new Multi Lane Free technology Flow (MLFF) by adding Technology Readness as a moderating variable using Partial Least Square (PLS). The results of the analysis show that the characteristics of the respondents are related to the interest in using MLFF which can be shown in terms of income, occupation, gender, age, frequency of use of toll roads, segments of toll road use and reasons for using toll roads and the UTAUT Model, namely Performance Expatancy and Social Influence, have an effect on interest in using technology. MLFF except for the Effort Expatancy and Habit variables. Technology Readiness also supports the influence of UTAUT (Performance Expectancy, Effort Expectancy, Social Influence, Habit) on Behavior Intention except that the Performance Expaectancy variable does not depend on Technology Readiness and from the analysis results the use of MLFF is more efficient when used in dense cities like Jabodetabek and less efficient when used in the area is not congested because there is no delay at the toll gate. Keywords: Multi Lane Free Flow , Model UTAUT , Technology Readiness , SEM-PLS
Analisis Deskriptif Integrasi Sistem Pembayaran Bus Trans Jogja Itsna Amaliatun Khasanah; Siti Malkhamah; Muhammad Zudhy Irawan
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v3i1.5856

Abstract

Bus Buy The Service (BTS) Trans Jogja merupakan salah satu pilot projek Kementerian Perhubungan dalam menyediakan layanan angkutan umum dengan skema kerjasama membeli layanan. Angkutan ini mulai beroperasi di Yogyakarta sejak bulan Oktober 2020 atau di tengah situasi pandemi Covid-19 di Indonesia. Bus BTS Trans Jogja dilengkapi sistem pembayaran non tunai secara keseluruhan. Berbeda dengan bus Trans Jogja yang didanai oleh Pemerintah Daerah yang masih melayani sistem pembayaran tunai. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pembayaran kedua moda ini. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa diperlukan adanya integrasi sistem pembayaran menggunakan satu kartu yang sama, baik menggunakan kartu langganan Trans Jogja maupun kartu elektronik yang bekerjasama dengan perbankan.
Persepsi Pengguna Ojek Online di Masa Pandemi Covid-19 dengan Metode Analisis Faktor Eksploratori Muhammad Rezki Ian; Muhammad Zudhy Irawan; Siti Malkhamah
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v3i1.6218

Abstract

Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang besar sehingga memaksa perusahan penyedia jasa ojek online untuk tetap menjaga kualitas pelayanan yang disesuaikan dengan peraturan dan protokol kesehatan agar dapat menekan laju penyebaran virus. Hal tersebut mempengaruhi persepsi dan perilaku masyarakat dalam menggunakan transportasi ojek online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan perilaku sehingga dapat diketahui faktor yang mempengaruhi penggunaan ojek online di masa pandemi COVID-19. Pengambilan data menggunakan formulir online dengan metode convenience sampling dan metode analisis yang digunakan adalah Exploratory Factor Analysis (EFA). Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh 6 faktor yang mempengaruhi penggunaan ojek online di masa pandemi yaitu faktor protokol kesehatan, keselamatan, kemauan, layanan kesehatan, kinerja ojek online dan kepuasan pengguna angkutan barang.