Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Peran Kelompok Tani terhadap Pengelolaan Hama Terpadu Padi Sawah: Studi Kasus di Kelompok Tani Maju Jaya Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang, Kulon Progo Rifa Erlina Yuliastiningrum; Endah Puspitojati; Sukadi Sukadi
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran Kelompok Tani Maju Jaya dalam pengelolaan hama terpadu padi sawah, Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Sampel penelitian sebanyak 30 orang anggota Kelompok Tani Maju Jaya dengan metode purposive sampling. Variabel independen yang diteliti meliputi peran kelompok sebagai kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi, sedangkan variabel dependen adalah pengelolaan hama terpadu padi sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sig kelas belajar 0,016 < 0,05, wahana kerjasama 0,249 > 0,05, unit produksi 0,154 >0,05. Hasil menunjukkan bahwa peran kelompok sebagai kelas belajar berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan hama terpadu padi sawah, namun masih perlu penguatan dan pelatihan lanjutan yang berkelanutan.
Pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan dan Persepsi Kegunaan Biochar terhadap Niat Adopsi Petani Padi Yosia Herianto Situmorang; Muhamad Rusliyadi; Sukadi Sukadi
SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sinta.7.1.127-138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan penggunaan dan persepsi kegunaan biochar terhadap niat adopsi petani padi. Penelitian dilaksanakan di Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model Technology Acceptance Model (TAM). Sampel penelitian berjumlah 50 petani padi yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan berpengaruh signifikan terhadap niat adopsi biochar, sedangkan persepsi kemudahan penggunaan tidak berpengaruh secara parsial. Namun demikian, kedua variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap niat adopsi petani. Temuan ini menunjukkan bahwa manfaat teknologi menjadi faktor utama dalam mendorong penerimaan biochar sebagai inovasi pertanian berkelanjutan.
Sistem Pengawasan Asuransi Syariah Dalam Kajian Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian Sukadi Suratman; Muhammad Junaidi
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 2 No. 1 (2019): MAY
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v2i1.2259

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa sistem penagwasan asuransi syariah berdasarkan undang-undang yang berlaku. Penerapan prinsip syariah dalam asuransi syariah bertolak dari ketentuan hukum Islam dalam aspek ekonomi syariah. Konsep asuransi syariah menggunakan berbagai risiko (risk sharing) yang berdeda dari konsepsi asuransi konvensional. Penerapan prinsip syariah dalam asuransi syariah inilah yang ditempatkan pada bagian pertama pengawasan.   Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis normative. Banyak kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pengawasan pengawasan asuransi syariah diantaranya soal pemahaman masyarakat. Kendala lainnya yang cukup berpengaruh adalah dukungan penuh dari para pengambil kebijakan di negeri ini. Termasuk kendala dukungan pemerintah adalah upaya harmonisasi dan singkronisasi peraturan yang masih menjadi hambatan secara yuridis diantaranya persoalan. Upaya-upaya dalam mengatasi kendala tersebut dapat dilakukan melalui penguatan struktur. Struktur yang ada saat ini sudah baik, tetapi karena DSN-MUI menghadapi tugas dan tantangan yang lebih berat seperti mengurusi dan bermitra dengan lembaga-lembaga keuangan syariah yang notabene diurus oleh prktisi-praktisi yang professional. Disisi lain yang perlu diterjemahkan dalam praktinya sehingga memungkinkan sistem pengawasan berjalan maksimal adalah evaluasi kelembagaan pengawasan harus dijalankan secara keberlanjutan sehingga memungkinkan sistem pengawasan pada lembaga asuransi syariah utamanya yang dijalankn oleh lembaga Dewan Pengawas syariah dapat berjalan maksimal.