Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Aplikasi Pupuk NPK pada Tanaman Tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) terhadap Mutu Benih Hamid, Krisna; Wartapa, Agus; Wijayanto, Budi
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 29 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v29i2.9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan dosis pupuk NPK terhadap mutu benih tanaman tomat dan dosis pupuk NPK yang memberikan pengaruh yang paling baik terhadap mutu benih tomat yang dilakukan di Desa Kepurun, Manisrenggo, Klaten, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial yang terdiri dari satu perlakuan dan empat taraf P0: Tanpa menggunakan pupuk NPK, P1: Pemupukan menggunakan pupuk NPK (16:16:16) dengan dosis 250 kg/Ha, P2: Pemupukan menggunakan pupuk NPK (16:16:16) dengan dosis 500 kg/Ha, P3: Pemupukan menggunakan pupuk NPK (16:16:16) dengan dosis 750 kg/Ha. Data yang diperoleh selanjutnya diolah menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) pada taraf 5% dan dilanjutkan uji BNJ dengan taraf 5% apabila terdapat berbeda nyata. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan dosis pupuk NPK pada mutu benih. Pengaruh tersebut berada pada perlakuan P1: Pemupukan menggunakan pupuk NPK (16:16:16) dengan dosis 250 kg/Ha pada parameter berat 1000 butir benih tomat. Sehingga didapatkan dosis yang berpengaruh pada mutu benih tanaman tomat berada pada perlakuan P1: Pemupukan menggunakan pupuk NPK (16:16:16) dengan dosis 250 kg/Ha.
Optimasi Penggunaan Ekstrak Bawang Merah sebagai Agen invigorasi untuk Meningkatkan Kualitas Benih Buncis (Phaseolus vulgaris) Ivena, Krisentia Ika; Wijayanto, Budi; Wartapa, Agus
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 29 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v29i2.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan umur panen bawang merah beserta interaksi keduanya pada proses invigorasi terhadap mutu benih buncis. Penelitian dilaksanakan di greenhouse Politeknik Pembangunan Yogyakarta Magelang Jurusan Pertanian Yogyakarta pada bulan Maret hingga Mei 2022. Unit-unit penelitian disusun menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap 2 faktor dengan 3 ulangan dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada hasil uji F yang berpengaruh nyata. Faktor pertama adalah konsentrasi ekstrak bawang merah dengan 2 taraf (25% dan 50%). Faktor kedua adalah umur panen bawang merah dengan 3 taraf (40 hst, 47 hst, dan 54 hst). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor konsentrasi ekstrak bawang merah tidak berpengaruh yang nyata terhadap seluruh parameter penelitian. Faktor umur panen bawang merah memberikan pengaruh yang nyata untuk parameter berat kering kecambah normal. Tidak ada interaksi antara konsentrasi dan umur panen bawang merah terhadap seluruh parameter penelitian
Pengambilan Keputusan Konsumen pada Pembelian Produk Jamu Godhog Asam Urat di P4S Menoreh Herbal Magelang Noviani, Erni; Yekti, Ananti; Wartapa, Agus
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 30 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v30i1.17

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengambilan keputusan konsumen produk jamu godhog asam urat Menoreh Herbal. Dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni 2022, penentuan lokasi dilakukan secara purposive sampling dan penentuan responden secara judgment sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan teknik pengumpulan data menggunakan panduan kuesioner. Proses pengambilan keputusan yaitu melalui pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian dan perilaku pasca pembelian. Konsumen membeli produk berdasarkan motivasi pengobatan penyakit dan memelihara kesehatan, konsumen mengenal sejak beberapa tahun lalu melalui teman/saudara. Konsumen memutuskan membeli secara terencana, didominasi oleh pengkonsumsi dan membeli langsung di kedai Menoreh Herbal. Konsumen mengkonsumsi jamu godhog asam urat rata-rata seminggu sekali, konsumen merasakan kepuasan setelah melakukan pembelian produk dan akan menyarankan produk tersebut kepada orang lain.
Pengaruh Pemangkasan Daun Terhadap Kualitas Produksi Benih Tanaman Kacang Panjang (Vigna unguiculata Ssp.) Setiabudi, Pandu Faiz; Wijayanto, Budi; Wartapa, Agus
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 30 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v30i1.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pemangkasan daun terhadap kualitas produksi benih tanaman kacang panjang (Vigna unguiculata Ssp.). Cara budidaya kacang panjang biasanya hanya dalam skala lingkup kecil seperti di tegalan yang belum sesuai dengan standar operasional prosedur. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan 4 taraf perlakuan. Dalam rancangan ini, petakan percobaan dibagi menjadi beberapa kelompok, masing-masing kelompok dibagi lagi menjadi beberapa petak yang banyaknya sama dengan jumlah perlakuan. Pada penelitian ini data yang diperoleh meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah bunga, jumlah polong, panjang polong, berat basah polong, berat kering polong, rendemen benih, uji berat 1000 butir, uji kadar air, dan uji daya berkecambah. Pemangkasan daun pada parameter panjang polong dengan perlakuan pemangkasan daun 4 MST memiliki pengaruh nyata setelah dilakukan pengujian terhadap fase generatif tanaman kacang panjang. Namun tidak berpengaruh nyata pada parameter jumlah bunga dan jumlah polong karena disebabkan tingginya curah hujan saat penelitian dilakukan. Pemangkasan daun berpengaruh nyata terhadap kualitas produksi benih kacang panjang pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, panjang polong, rendemen benih, berat basah dan berat kering.
FUNGSI KELOMPOK WANITA TANI BERSEMI DALAM PENGEMBANGAN RUMAH BIBIT UNTUK MENDUKUNG PROGRAM KRPL DI DESA JOHO KECAMATAN PRAMBANAN Nuryulihana, Vegatama Putri; Sukadi, Sukadi; Wartapa, Agus
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 28 No. 1 (2021): Juli
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v28i1.57

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi Kelompok Wanita Tani (KWT) Bersemi dalam pengembangan rumah bibit untuk mendukung program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Desa Joho, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Kajian dilaksanakan pada bulan November 2020 sampai dengan bulan Juni 2021 dengan penentuan desa dan kelompok wanita tani dilakukan secara purposive, adapun penentuan responden menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan kuesioner. Skala pengukuran yang digunakan adalah skala Likert, dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa fungsi Kelompok Wanita Tani Bersemi dalam pengembangan rumah bibit ditinjau dari fungsi kelas belajar mendapatkan skor 218 (72,67 %) termasuk dalam kategori Sedang, fungsi wahana kerja sama mendapatkan skor 272 (75,56 %) termasuk dalam kategori Sedang, dan fungsi unit produksi mendapatkan skor 222 (61,67 %) termasuk dalam kategori Sedang. Sedangkan rata-rata tingkat capaian fungsi Kelompok Wanita Tani Bersemi di Desa Joho mendapatkan skor 712 (69,97 %) yang termasuk dalam kategori Sedang. Sehingga fungsi Kelompok Wanita Tani Bersemi dalam pengembangan rumah bibit di Desa Joho termasuk pada kategori Sedang dengan capaian skor 712 (69,97 %) dalam pengembangan rumah bibit.
TINGKAT ADOPSI PETANI DALAM PENANGKARAN BENIH PADI (Oryza sativa L) BERSERTIFIKAT PROGRAM DESA MANDIRI BENIH DI KALURAHAN TIMBULHARJO KAPANEWON SEWON BANTUL Ruslan, Ruslan; Wartapa, Agus; Sukadi , Sukadi
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 28 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v28i2.69

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan, sikap, dan tingkat adopsi petani terhadap penangkaran benih padi bersertifikat serta hubungan antara pengetahuan, sikap, dan sosial ekonomi rumah tangga petani dengan tingkat adopsi petani terhadap penangkaran benih padi bersertifikat. Kajian dilaksanakan pada November 2020 sampai Juni 2021. Metode penentuan sampel yang digunakan yaitu Proportional Random Sampling. Data diperoleh dari 30 petani padi yang mengikuti program Desa Mandiri Benih (DMB) di Kalurahan Timbulharjo. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah data primer dan data sekunder, diambil dengan kuesioner dan wawancara. Data kemudian dianalisis dengan metode deskriptif dan uji statistik korelasi Rank Spearman. Berdasarkan hasil kajian diperoleh hasil yakni aspek pengetahuan termasuk ke dalam kategori tinggi yaitu sebesar 73,54%, aspek sikap termasuk ke dalam kategori sedang, yaitu sebesar 65,10%, dan Tingkat adopsi termasuk ke dalam kategori rendah yaitu sebesar 55,65%. Hasil analisis statistik menunjukkan hasil bahwa ada hubungan antara pengetahuan, sikap dan umur dengan tingkat adopsi petani terhadap penangkaran benih padi bersertifikat.
STRATEGI PENUMBUHAN PENANGKAR BENIH PADI (Oryza sativa L.) BERSERTIFIKAT DI DESA MULYODADI KECAMATAN BAMBANGLIPURO KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Sukadi, Sukadi; Wartapa, Agus; Asih, Pitri Ratna; Febriani, Dian Putri
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 27 No. 1 (2020): Juli
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v27i1.76

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang dihadapi petani dalam menumbuhkan penangkar benih padi bersertifikat, serta merumuskan alternatif strategi dan prioritas strategi yang dapat direkomendasikan untuk petani di Desa Mulyodadi. Kajian dilaksanakan pada bulan Februari-Juni 2020 di Desa Mulyodadi, Kecamatan Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam kajian ini yaitu metode kombinasi. Penentuan sampel petani dilakukan dengan proportional random sampling. Hasil dari kajian yaitu analisis faktor internal dan eksternal yang kemudian diidentifikasi dengan matriks IFE dan EFE. Data dari matriks IFE dan EFE digunakan untuk dasar penyusunan alternatif strategi dengan analisis matriks IE dan SWOT, sehingga didapatkan 8 alternatif strategi. Tahapan untuk menentukan prioritas strategi yang dapat direkomendasikan menggunakan analisis QSPM. Hasil dari prioritas strategi yaitu menumbuhkan penangkar benih padi bersertifikat secara berkelompok dengan melakukan penyuluhan SOP perbenihan. Selanjutnya dilakukan penyuluhan tentang penumbuhan penangkar benih padi bersertifikat secara berkelompok. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa aspek pengetahuan dan sikap mengalami peningkatan sebesar 45,5% dan 31,2%
TEKNIK BUDIDAYA JAGUNG (Zea Mayz L) UNTUK MENINGKATKAN HASIL Wartapa, Agus
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 26 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v26i2.97

Abstract

This study aims The Number of Seeds and Pruning of Maize Yields (Zea mayz L). The research was conducted in April to December in the village of Pandes, Wedi Subdistrict, Klaten Regency, Central Java Province. High land 115 m type soil Vertosol. This research used a completely random factorial 2 x 4 randomized Block design. The First factor is the number of corn seeds per planting hole (B), consisting of 2 levels B1: 1 seed per planting hole with a spasing (column) of 20 cm, B2: 2 seeds per planting hole white a inter spasing (row) 40 cm. The second factor is pruning (P), consisting of 4 levels: P0 white out pruning (control), P1 pruning leaves under the corn cob, P3 pruning male lowers (tassel) and P4 in combination. Results, all treatment parameter had no interaction, except the weight of corn seeds per cob. All treatment parameter was not significantly different except the weight of corn kernels per corn cob. The largest seed weight is the combination of B1P2 (183,93 grams per corn cob, number of seeds 1 grain planting hole with pruning of leaves and male lowers. The smallest seed weight is the combination of B1P0 (176,88 grams per corn cob, number of seeds 1 grain planting hole without pruning.
PENGARUH DAN CARA TANAM BAWANG MERAH (Allium ascalonium L.) TERHADAP HASIL Wartapa, Agus
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 24 No. 2 (2017): Desember
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v24i2.123

Abstract

The research titled the Inluence and haw to plant shallot (Allium ascalonium L.) on the result was conducted on March to October 2016 in BP3K Girimulyo, Girimulyo Kulon Progo with height of 250 m on soil type vertisol. The research used randomized block design arranged in factorial consisting two treatment factors with three replications. The irst factor (P) consists of 2 levels, P0=without cutting, P1= cutting 1/3 of tuber. The second factor of how to plant shallot consist of 4 levels, (S1)=spacing 20 X 20 cm population 177.778 clumps per hectar, (S2)= planting jajar lewogo 2:1 spacing 20 X 20 cm population 271.111 clumps per hectar, (S3) spacing 20 X 15 cm population 231.111 clumps per hectar, (S4)= planting jajar lewogo 2:1 spacing 20 X 15 cm population 351.111 clumps per hectar. The result showed there is interaction of second treatment to parameter of wet bulb weight per clumps highest (71.26 gram), parameter diameter of dry tuber treatment P1S1, P2S1 highest (19.65 mm, 19.95 mm). Conclusions of this study are: 1. On how to plant, cutting 1/3 of tuber tip gives good result to most of observation parameters; 2. The Tajarwo 2:1 system is better than the conventional system (non tajarwo) to shallot yield per plot of size 4,6 m2 parameter; 3. the Conventional system can increase the diameter of the shallot bulbs.
PENGARUH CAMPURAN PUPUK KANDANG DAN SEKAM PADI TERHADAP HASIL CABAI RAWIT (Capsicum frutecens L) DI TANAH VERTISOL Wartapa, Agus
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 23 No. 2 (2016): Desember
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research titled the influence of a mixture of manure and rice husks to the results of chili (Capsicum frutens) aims to determine the additional amount of manure, rice husks combination of manure and rice husks improve result of chili. Research conducted on the area of BP3K Kalibawang of DI Yogyakarta on soil vertosol, began in Marsh 2014 though December 2014. Research used randomized block design arranged in factorial consisted of two treatment with three replications. The first factor manure (P) consists of 5 levels. The second factor rice husk with 5 levels. The parameters of observation:1. The number of branch 6 weeks old; 2. When the appearance of the first lowers; 3. The weight of fruit per plant. The results showed no interaction between the two treatments. Conclusions of this study are: 1. The addition of manure 100% or 4 part give the most of the number and weight of fruit per plant (planting medium soil: manure=1:1) 2. The addition of rice husks 50% or 2 part, give the most of the weight of fruit per plant (planting medium soil rice husks: manure=2:1). 3. There is no interaction of treatment to the number and weight of chilies per plant.