Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Tingkat Gejala Neurovegetatif pada Dewasa Awal: Sebuah Studi Deskriptif Yulinarsih, Nurul Mufidah; Thalib, Tarmizi; Gismin, Sitti Syawaliyah; Koanda, Naftalen
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i2.7504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat gejala neurovegetatif pada individu dewasa awal di Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah survei dengan kuesioner dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori sedang (68,0%) dengan rata-rata skor sebesar 42, sedangkan 13,7% berada pada kategori rendah dan 18,3% pada kategori tinggi. Distribusi usia responden didominasi kelompok 18-20 tahun (57,7%), diikuti 21-23 tahun (29,1%), serta sebagian kecil 24-40 tahun. Selain itu, responden perempuan lebih banyak (80%) dibanding laki-laki (20%). Temuan ini memperkuat teori bahwa gejala neurovegetatif pada dewasa awal tidak hanya dipengaruhi oleh faktor biologis, tetapi juga tekanan psikologis dan sosial yang dihadapi pada fase transisi menuju kedewasaan. Variasi gejala juga dipengaruhi faktor internal dan eksternal, seperti kondisi kesehatan, dukungan sosial, serta pola hidup. Penelitian ini menegaskan pentingnya perhatian terhadap dukungan sosial dan psikologis bagi dewasa awal agar gejala neurovegetatif tidak berkembang menjadi gangguan psikologis yang lebih serius.
Acceptance Orang Tua yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus di Kota Makassar Irsyandini, Dwi Putri Maharani; Gismin, Sitti Syawaliyah; Syarvia, Syarvia
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i2.7784

Abstract

Kehadiran anak berkebutuhan khusus (ABK) sering menimbulkan tantangan emosional yang memengaruhi kesejahteraan keluarga dan kualitas pengasuhan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan proses penerimaan orang tua di Kota Makassar serta faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan lima partisipan yang memiliki anak dengan cerebral palsy, epilepsi, autisme, dan ADHD, dipilih melalui purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil menunjukkan bahwa penerimaan berkembang bertahap melalui fase shock, kebingungan, penolakan, rasa bersalah, hingga penerimaan, dengan dukungan keluarga, komunitas sesama orang tua, dan keyakinan spiritual sebagai faktor utama. Penerimaan juga ditandai unconditional positive regard, empati, congruence, dan self-acceptance yang membantu adaptasi positif. Penelitian menyimpulkan bahwa penerimaan orang tua bersifat dinamis, dipengaruhi faktor internal-eksternal, serta berimplikasi penting bagi penguatan ketahanan keluarga dan penyusunan intervensi berbasis komunitas.