Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL KARYA ILMIAH MULTIDISIPLIN

Peningkatan Kuat Dukung Tanah Lempung Dengan Penambahan Pasir Muthia Anggraini; Alfian Saleh
Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (JURKIM) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (Jurkim)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.171 KB) | DOI: 10.31849/jurkim.v2i2.10336

Abstract

Abstrak Peningkatan pembangunan jalan meningkat sangat signifikan pada saat sekarang. Pembangunan jalan juga sering dilaksanakan di atas tanah dengan daya dukung rendah. Tanah Lempung merupakan salah satu jenis tanah yang memiliki daya dukung rendah. Kuat dukung tanah lempung dapat ditingkatkan agar dapat dipakai untuk subgrade jalan yaitu dengan melakukan stabilisasi tanah. Stabilisasi dengan penambahan pasir pada tanah lempung dapat menaikkan nilai California Bearing Ratio (CBR). Persentase penambahan pasir yaitu 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Sampel tanah lempung diambil dari daerah Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Pasir yang digunakan dari quarry kampar. Tujuan penelitian adalah untuk melihat peningkatan nilai CBR tanah dengan penambahan pasir pada tanah lempung. Metode penelitian menggunakan standar SNI 03-1744-2008 untuk pengujian CBR laboratorium. Hasil penelitian nilai CBR tanah asli adalah 3,72%. Nilai ini tidak memenuhi syarat dari Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018 (Revisi 2) nilainya 6%. Nilai CBR meningkat menjadi 17,72% pada penambahan pasir sebesar 20%. Kesimpulannya penambahan pasir pada tanah lempung dapat meningkatkan nilai CBR tanah tersebut, yaitu menjadi 17,72% pada persentase 20% pasir. Semakin bertambah peresentase penambahan pasir nilai CBR tanah lempung semakin meningkat.
Nilai Uji Rendam (Immersion Test) Dari Material Recycle Asphalt Pavement (RAP) Dengan Menambahkan Oli Bekas Pada Perkerasan Jalan Saleh, Alfian; Wahyuni Megasari, Shanti; Lubis, Fadrizal; Trisep Haris, Virgo
Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (JURKIM) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (Jurkim)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jurkim.v4i2.19799

Abstract

Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) is the result of dredging the old road pavement which is usually used as backfill and has even become waste that is usually rarely used. RAP material that is no longer used can be used as an additive in the manufacture of new asphalt concrete with rejuvenator. This study aims to determine the durability of used motor vehicle oil as a rejuvenating agent for RAP on the Lataston mixture gradation (HRS-WC) on Marshall and IRS characteristics. The testing stage is to test the characteristics of the RAP material. The optimum asphalt content (KAO) for the aggregate was obtained at 7,24%, while the optimum used oil content was obtained at 4,94% by weight of asphalt as a RAP rejuvenator. Marshall and IRS characteristics testing are in accordance with the 2018 Highways specification. Marshall test results show that as the amount of used oil freshener is added, the ability of the mixture to withstand loads decreases and the flexibility of the mixture increases, resulting in reduced asphalt durability represented by testing IRS 30 minutes and 24 hours which showed the durability value obtained a value of 60,49% in the Lataston mixture. As a result, the IRS value does not meet the requirements of the 2018 Highways Specification of 90%, so it is concluded that the results of the tests carried out do not meet the durability requirements and cannot be applied in the field..
Penentuan Klasifikasi Tanah Metode Unified Soil Classification System (USCS) Muthia Anggraini; Virgo Trisep Haris; Alfian Saleh
Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (JURKIM) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (Jurkim)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jurkim.v4i2.21528

Abstract

Tanah yaitu material yang terdiri dari butiran mineral, organic, dan endapan yang relative lepas. Klasifikasi tanah sistem unified (USCS) dilakukan untuk menentukan pengelompokkan jenis tanah tanah berdasarkan distribusi ukuran butirannya.Jenis tanah baik itu sifat fisis dan mekanis merupakan faktor penting yang harus dipertimbangan dalam perencanaan konstruksi agar tidak terjadi kegagalan konstruksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengklasifikasikan jenis tanah yang terdapat di Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Metode yang digunakan adalah metode klasifikasi USCS. Peneltian ini menggunakan dari 4 titik yang terdapat di Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Analisa yang dilakukan adalah dengan mengambil sampel tanah di lapangan, kemudian dilakukan pengujian sifat fisis di laboratorium. %. Untuk klasifikasi yang diperoleh yaitu tergolong tanah lempung dan tanah lanau. Klasifikasi tanah dipengaruhi oleh nilai Indeks Plastisitas (PI), dari hasil penelitian ini nilai Indeks Plastisitas terbesar yaitu sampel tanah titik sebesar 26.54 dengan klasifikasi tanah MH lanau tak organik. Kesimpulannya klasifikasi tanah berdasrkan metode USCS pada sampel tanah yang diuji yaitu tergolong klasifikasi tanah lanau dan lempung. Klasifikasi ini diperoleh berdasarkan nilai lolos saringan No.200 dan nilai LL serta PI.