Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Perhitungan Pressure Drop Sistem Plumbing Air Bersih Pada Gedung Pendidikan Terpadu Agribisnis Politeknik Negeri Jember Prasetyo, Andika Junianto; Rodiyani, Megalita; Sandi, Dora Melati Nurita; Budhi, Wahyu Satyaning; Santoso, Catur Bejo
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 1 (2025): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i1.6715

Abstract

Sistem plumbing air bersih merupakan kebutuhan mendasar untuk mendukung aktivitas akademik dan praktikum. Prinsip dasar sistem plumbing adalah memastikan pasokan air bersih yang cukup dan efektif. Dalam aliran pipa, terjadi hambatan yang disebabkan oleh bentuk instalasi, yang mengakibatkan penurunan energi fluida atau penurunan tekanan (pressure drop). Penelitian ini bertujuan untuk menghitung sistem plumbing air bersih yang sesuai dengan kebutuhan gedung serta mengetahui distribusi kehilangan tekanan pada tiap lantai. Metode yang digunakan meliputi perhitungan kebutuhan air bersih, debit puncak, diameter pipa berdasarkan SNI 03-7065-2005, serta menghitung kehilangan tekanan pada instalasi pipa dan sistem pompa menggunakan rumus Darcy-Weisbach dan Hazen-William. Hasil dari perhitungan kebutuhan air bersih rata-rata perhari sebesar 85m^3/hari, kebutuhan rata-rata air bersih per jam sebesar 14,2m^3/jam, kebutuhan air bersih pada jam puncak sebesar 28,4m^3/jam, kebutuhan air bersih pada menit puncak sebesar 0,947m^3/menit. 2. Untuk diameter pipa horizontal didapatkan sebesar 32mm (1 inchi), untuk pipa dari daerah B ke D didapatkan 2 ukuran diameter pipa yaitu 20mm(1/2 inchi) untuk pipa horizontal dan vertikal ke arah urinoir dan diameter pipa 25mm(3/4 inchi) untuk daerah C-D pada pipa vertikal. Untuk pipa ke arah faucet (keran) dan jet washer didapatkan diameter pipa sebesar 16mm (1/2 inchi), dan untuk pipa kearah kloset duduk didapatkan diameter pipa sebesar 20mm (1/2 inchi). Hasil pressure drop tertinggi terdapat pada lantai 1 sebesar 22,47m dan 2. Hasil head loss pompa sebesar 27,82m, dan tekanan hidrostatis sebesar 2,13 bar.
ANALISIS KEBUTUHAN LIFT GEDUNG MERAH YAYASAN MABADI’UL IHSAN BERDASARKAN SNI: 03-6573-2001 Herni Puspitasari, Rayhan Darrel Nafari; Rahayu Pradita; Wahyu Naris Wari; Megalita Rodiyani; Wahyu Satyaning Budhi
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 30 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v30i2.4891

Abstract

The Red Building of Foundation Mabadi’ul Ihsan functioned as an educational facility for both school and university-level activities, consisting of five floors in the central area and seven floors on the sides. Currently, the building lacks a vertical transportation system such as an elevator, which is essential to support vertical mobility, especially considering the high volume of daily activity and the accessibility needs of its users. This study aims to calculate the required number and capacity of elevators based on SNI 03-6573-2001, the Indonesian national standard for planning vertical transportation systems in buildings. This standard provides technical guidelines for calculating, installing, and operating elevators to ensure safety, efficiency, and user comfort. The research methodology includes literature review, preliminary surveys, data collection, data analysis, result discussion, and the formulation of conclusions and recommendations. Through this structured approach, the study seeks to determine accurate elevator requirements tailored to the building’s capacity and usage. The final outcome is expected to serve as a practical recommendation for the building management in considering the implementation of elevators. By doing so, the overall comfort and accessibility for students, faculty, and visitors can be significantly improved, thereby enhancing the effectiveness and inclusiveness of educational activities within the facility.
ANALISIS KEBUTUHAN LIFT GEDUNG MERAH YAYASAN MABADI’UL IHSAN BERDASARKAN SNI: 03-6573-2001 Nafari, Rayhan Darrel; Rahayu Pradita; Wahyu Naris Wari; Megalita Rodiyani; Wahyu Satyaning Budhi
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 30 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v30i2.4891

Abstract

The Red Building of Foundation Mabadi’ul Ihsan functioned as an educational facility for both school and university-level activities, consisting of five floors in the central area and seven floors on the sides. Currently, the building lacks a vertical transportation system such as an elevator, which is essential to support vertical mobility, especially considering the high volume of daily activity and the accessibility needs of its users. This study aims to calculate the required number and capacity of elevators based on SNI 03-6573-2001, the Indonesian national standard for planning vertical transportation systems in buildings. This standard provides technical guidelines for calculating, installing, and operating elevators to ensure safety, efficiency, and user comfort. The research methodology includes literature review, preliminary surveys, data collection, data analysis, result discussion, and the formulation of conclusions and recommendations. Through this structured approach, the study seeks to determine accurate elevator requirements tailored to the building’s capacity and usage. The final outcome is expected to serve as a practical recommendation for the building management in considering the implementation of elevators. By doing so, the overall comfort and accessibility for students, faculty, and visitors can be significantly improved, thereby enhancing the effectiveness and inclusiveness of educational activities within the facility.
Desain Ulang Instalasi Pengolahan Limbah Greywater dan Sistem Penyaluran Air Limbah (SPAL) Domestik Pada Rusunawa Gunung Anyar Surabaya Pratama, Moh. Bara Wahyu; Hutasoit, Eva Olivia; Budhi, Wahyu Satyaning
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 3: Desember 2023
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.8.03.203-212

Abstract

Rusunawa Gunung Anyar merupakan salah satu rumah susun 5 lantai yang dikelola oleh Pemerintah Kota Surabaya. Pada Rusunawa Gunung Anyar terdapat permasalahan IPAL yaitu greywater dari kamar mandi langsung dialirkan ke drainase yang berdampak pada peningkatan pencemaran lingkungan. Selain itu juga terdapat penyumbatan pada pipa yang menyebabkan air meluap melalui kloset. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran volume tampung, dimensi unit pengolahan, minimum kemiringan dan beda elevasi dari hasil redesign instalasi pengolahan limbah greywater pada Rusunawa Gunung Anyar. Dalam penelitian ini, dilakukan perhitungan debit limbah greywater, volume tampung greywater, dimensi unit pengolahan sistem reaktor anaerob bersekat (SRAB), dan kemiringan serta beda elevasi dengan menggambar ulang sistem saluran greywater menuju unit pengolahan dengan mengacu pada SNI 8455:2017 dan SNI 8153:2015. Hasil yang didapatkan berupa besaran volume tampung greywater sebesar 6,8 m3 dan dimensi unit pengolahan greywater bak pengendap dengan ukuran 2 m x 1,1 m x 1 m, serta unit pengolahan SRAB berukuran 1,45 m x 1,1 m x 2 m. Selain itu didapatkan hasil kemiringan sistem penyaluran limbah greywater menuju unit pengolahan yaitu 1,1%. Beda elevasi jalur a-b dengan selisih 0,31 m, jalur b-c dengan selisih 0,73 m, jalur d-e dengan selisih 0,34 m, dan yang terakhir jalur e-f dengan selisih 0,43 m. Hasil redesign tersebut sudah sesuai standar yang diacu dan dapat menjadi alternatif instalasi pengolahan limbah greywater agar memenuhi baku mutu air limbah domestik.
OPTIMASI KINERJA LIFT PENUMPANG GEDUNG REKTORAT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA Utami, Rini; Pradita, Rahayu; Budhi, Wahyu Satyaning; ., Rofi'i
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v13i2.3290

Abstract

Muhammadiyah University of Surabaya has a high-rise building used as an office and lecture building, one of which is a 13-storey Rectorate Building equipped an elevator as its main facility. Elevators used intensively by students, staff, and lecturers simultaneously at peak times resulted in elevators high load, so elevator performance was less optimal. Lack of optimum elevator performance affects the elevator's long wait times and generates queues for elevator users. This study aims to optimize the performance of the elevator according to the SNI 03-6573-2001 standard against the initial planning of the Rectorate Building elevator. The methods of research used range from literature studies, preliminary surveys, data collection, and processing. Calculation of elevator requirements parameters using speed and capacity benchmarks according to SNI 03-6573-2001. In the initial planning of the elevator Rectorate Building, it is planned to use 2 units with a speed of 96 mpm and a capacity of 14 people (1050 kg), resulting in wait times exceeding the standard of 1–5 minutes. The optimization result that has been calculated through the parameters of the elevator requirements is recommended using 3 units at 90 mpm speed and capacity for 26 people (1800 kg) yielding a waiting time of 59 seconds from the standard (40-90 seconds). Such optimization results are in accordance with the standard proposed and can be an alternative in the planning of elevators on high-rise buildings, in particular lecture buildings.
PENGARUH VARIASI WAKTU PEMERAMAN TERHADAP KUAT TEKAN BEBAS TANAH LEMPUNG YANG DISTABILISASI DENGAN ABU KAYU Dewi Nur Hayati; Budhi, Wahyu Satyaning
Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains Vol. 4 No. 1 (2025): Agustus 2025 - Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/jriteks.v4i1.2025.30-37

Abstract

Tanah di Desa Sidorejo Purwoharjo merupakan jenis tanah lempung dengan nilai indeks plastisitas yang tinggi dan daya dukung rendah. Hal ini menyebabkan masalah pada infrastruktur, salah satunya keretakan pada rumah. Oleh sebab itu perlu dilakukan perbaikan sifat tanah dengan penambahan bahan stabilisasi, salah satunya menggunakan abu kayu. Tujuan penambahan abu kayu pada stabilisasi ini adalah untuk mengetahui pengaruhnya dalam nilai kuat tekan bebas. Penelitian ini menggunakan campuran abu kayu dengan persentase sebesar 15% dari berat tanah dan variasi waktu pemeraman yaitu selama 0 hari, 1 hari, 4 hari, 7 hari dan 14 hari. Hasil pengujian kuat tekan bebas, didapatkan nilai kuat tekan (qu) pada waktu pemeraman 0 hari sebesar 49,25 kN/m2. Setelah dilakukan penambahan variasi waktu pemeraman hingga 14 hari diperoleh kesimpulan bahwa abu kayu sebagai bahan stabilisasi dapat meningkatkan nilai kuat tekan bebas tanah. Nilai kuat tekan (qu) tertinggi dihasilkan pada campuran abu kayu 15% dengan variasi waktu pemeraman 7 hari yaitu sebesar 79,70 kN/m2.
Analisis Pengaruh Semen Dan Abu Sekam Padi Terhadap Nilai Kuat Tekan Bebas Tanah Lempung Ekspansif Wahyu Satyaning Budhi; Annisa Maharani
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/zy9cse15

Abstract

Tanah di Dusun Kedungdandang, Muncar, sebelumnya telah diidentifikasi sebagai tanah lempung ekspansif yang sangat sensitif terhadap perubahan kadar air serta memiliki sifat kembang susut yang besar, sehingga menyebabkan penurunan daya dukung dan kerusakan struktur seperti retak pada lantai dan dinding bangunan, oleh karena itu diperlukan upaya perbaikan tanah melalui proses stabilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan semen dan abu sekam padi (ASP) terhadap sifat mekanis tanah lempung ekspansif dengan menggunakan 3% semen serta 6%, 8%, dan 10% abu sekam padi berdasarkan berat tanah. Hasil uji kuat tekan bebas (UCT) menunjukkan bahwa tanah asli memiliki nilai qu sebesar 28,62 kN/m², kemudian meningkat menjadi 55,08 kN/m² dengan penambahan 3% semen dan 6% ASP, menjadi 62,66 kN/m² dengan 3% semen dan 8% ASP, dan mencapai nilai tertinggi sebesar 86,98 kN/m² pada campuran 3% semen dan 10% ASP. Peningkatan nilai qu ini menunjukkan bahwa proses stabilisasi mampu memperbaiki sifat mekanis tanah melalui reaksi pozzolan, sehingga terbentuk struktur tanah yang lebih stabil dan memiliki daya dukung yang lebih tinggi.