Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

CAMPUR KODE DALAM CERAMAH USTADZ HANDY BONNY (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Rahma, Rahma; Salam, Salam; Kau, Munkizul Umam
Reduplikasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 1 (2024): (Juni 2024)
Publisher : Pascasarjana, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/rjppbi.v4i1.613

Abstract

 Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji campur kode dalam ceramah ustadz Handy Bonny. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan campur kode ceramah Ustadz Handy Bonny, baik jenis maupun wujud campur kode yang terdapat dalam ceramah Ustadz Handy Bonny menggunakan kajian sosiolinguistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini diambil dari beberapa video dakwah Ustadz Handy Bonny yang diunggah dalam acun media sosial Instagram dengan nama acun #kajianustadzhandybonny. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik rekam, teknik transkripsi data, dan teknik catat. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data menurut Miles dan Huberman, yaitu teknik reduksi data, teknik penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) jenis campur kode ceramah ustadz Handy Bonny terdiri dari tiga jenis, yaitu campur kode ke dalam 8 data, campur kode ke luar 8 data, dan campur kode campuran 3 data. (2) wujud campur kode ceramah ustadz Handy Bonny terdiri dari lima wujud, yaitu campur kode berwujud kata 16 data, wujud campur kode berwujud frasa 4 data, wujud campur kode berwujud imbuhan 6 data, campur kode berwujud kata ulang 1 data, dan wujud campur kode berwujud klausa 6 data.
Ragam Kekerasan Para Tokoh dalam Novel 00.00 Karya Ameylia Falensia Hedingo, Sumiyati; Kau, Munkizul Umam; Bagtayan, Zilfa Achmad
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 15, No 1 (2025): (Januari 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v15i1.30108

Abstract

Novel 00.00 adalah salah satu novel yang menceritakan tentang kekerasan. Kekerasan-kekerasan yang dialami oleh para tokoh sering dijumpai dalam kehidupan masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mengetahui kekerasan langsung, kekerasan struktural, dan kekerasan kultural para tokoh. Metode yang digunakan penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini yaitu kutipan yang mengandung kekerasan. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel 00.00 karya Ameylia Falensia. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik baca dan teknik catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh Lengkara, Nilam, Masnaka, Aslan dan Sonya mendapatkan kekerasan langsung baik secara fisik maupun secara verbal. Kekerasan yang dialami para tokoh berupa kekerasan langsung secara fisik maupun secara verbal, kekerasan struktural, dan kekerasan kultural. Kekerasan langsung secara fisik dan verbal ditemukan pada tokoh Lengkara, Nilam, Masnaka, Aslan, dan Sonya. Kekerasan langsung secara fisik yang didapatkan oleh para tokoh seperti tamparan, pukulan, tendangan, jambakan, toyoran, lemparan piring kaca, sedangkan kekerasan langsung secara verbal seperti makian, hinaan, pengakuan palsu, tuduhan, fitnah. Kekerasan struktural ditemukan pada tokoh Masnaka, Prima, dan Deo. Kekerasan struktural yang dimaksud yaitu kekerasan tak langsung yang dilakukan oleh bodyguard suruhan Erik. Kekerasan kultural ditemukan pada tokoh Lengkara dan Nilam. Kekerasan kultural yang dimaksud yaitu seperti perundungan yang dilakukan oleh teman-teman sekolah mereka. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa adanya kekerasan langsung, kekerasan struktural, dan kekerasan kultural yang dialami oleh para tokoh dalam novel 00.00. Kekerasan langsung diterima oleh tokoh Lengkara, Nilam, Masnaka, Aslan, dan Sonya. Kekerasan struktural ditemukan pada tokoh Masnaka, Deo, dan Prima. Kekerasan kultural ditemukan pada tokoh Lengkara dan Nilam.Kata Kunci: Novel; Kekerasan langsung; Kekerasan struktural; Kekerasan kultural
SOSIALISASI PROGRAM PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK USIA DINI MELALUI PROGRAM KKNT DI DESA TOROSIAJE Kau, Munkizul Umam; Sartika, Eka; Nasiru, La Ode Gusman
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3321

Abstract

Di media massa banyak berita yang terkait tentang kasus kekerasan pada anak, bahkan yang paling parah adalah kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. Kekerasan seksual pada anak bisa dilakukan oleh orang yang tidak dikenal bahkan oleh orang yang sehari-hari dekat dengan anak. Kasus ini bisa terjadi bahkan jika dalam pengawasan orang tua dan keluarga apalagi jika tidak diawasi. Orang tua adalah orang yang paling berperan dan keoptimalan perkembangan seks pada anak. Atas dasar itulah, kerja pengabdian melalui program KKNT Desa Membangun ini dilaksanakan. Kegiatan pengabdian bertujuan melakukan perubahan dan mengubah mindsetdengan memberikan sosialisasi melalui yang ditujukan kepada masyarakat khususnya orang tua. Metode yang digunakan ialah sosialisasi, ceramah, dan pembentukan komunitas anti kekerasan seksual di masyarakat. Mitra pengabdian adalah masyarakat Torosiaje, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato. Tim pengabdian berharap agar orang tua bisa memberikan pendidikan seks yang benar pada anaknya, sehingga anak-anak dapat lebih waspada agar tidak menjadi korban dari kekerasan dan pelecehan seksual 
ANALISIS PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA DALAM NOVEL RE: DAN PEREMPUAN Sartika, Eka; Kau, Munkizul Umam; Asmagvira, Asmagvira; Hidayanti Ali, Ayu
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 12, No 2 (2022): (Mei 2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.578 KB) | DOI: 10.37905/jbsb.v12i2.15801

Abstract

Dalam penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tentang sebuah psikologi sastra dalam sebuah novel yang berjudul “Re: dan Perempuan” karya Maman Suherman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan teori dari Sigmund Freund yang dimana memuat tiga macam psikis dalam teorinya, yaitu Id, Ego dan super Ego. Dalam penelitian ini juga memfokus kan kepada tokoh utama dalam novel yang mendapatkan dua teks dalam psikis Id, dua teks dalam psikis Ego dan satu teks dalam psikis super Ego. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam novel berjudul “Re: dan Perempuan” karya Maman Suherman tersebut terdapat tiga macam psikis teori Sigmund Freud yaitu Id, Ego dan Super ego.
THE IMPACT OF THE APPLICATION OF LOCAL WISDOM IN LEARNING MATERIALS ON THE MOTIVATION OF STUDENTS IN ELEMENTARY SCHOOLS Andri Sungkowo; Hudson Sidabutar; Munkizul Umam Kau
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. ADIBA ASIHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aims to explore the impact of the application of local wisdom in the learning material on the motivation of students in primary schools. In today's educational context, there is a growing awareness of the importance ofining and integrating local values and practices into the formal education system as a means of supporting a learning process that is more relevant and meaningful to students. This study investigates how the integration of local wisdom into the curriculum can motivate students to participate more in the learning process as well as improve their understanding of the lessons delivered. The research uses a method of literary review, which involves the collection and analysis of various literary sources relevant to the research topic. These resources include journal articles, textbooks, research reports, and online resources related to local wisdom, contextual learning, and student learning motivation. Research results show that the integration of local Wisdom into the learning material has a positive effect on the motivation of students in elementary schools. Students tend to feel more connected to the materials taught when they can identify elements of their own local culture and environment. This makes it easier for students to understand the abstract concepts taught, while enriching them with wider knowledge of the environment in which they live. Furthermore, research finds that the use of local wisdom in education also contributes to the development of student pride and cultural identity. From a pedagogical point of view, teaching using local wisdom-based content and methods shows the potential to encourage active and participatory learning, which directly boosts learning motivation.
Self Improvement dalam Novel Ranah 3 Warna dan Jangan Membuat Masalah Kecil Menjadi Masalah Besar (Kajian Sastra Bandingan) Minti, Winda Kusmadanti N.; Nasiru, La Ode Gusman; Kau, Munkizul Umam
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 1 (2024): (JANUARI 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i1.24519

Abstract

Dewasa ini, manusia seringkali merasa kurang dan tidak percaya diri dalam menjalani kehidupan. Sering merasa tertinggal dan sulit untuk menggapai sesuatu yang diinginkan. Setidaknya, individu seperti ini perlu mendapat pencerahan atau pegangan dalam mengarungi kehidupan yang berkualitas. Untuk mendapat pegangan tersebut, buku menjadi salah satu upaya dalam menemukan setiap jawaban yang dibutuhkan. Dua buku di atas dipilih penulis sebab mengupas banyak hal tentang self improvement. Self improvement adalah adalah segala bentuk usaha yang dilakukan secara sadar oleh seseorang dalam meningkatkan taraf hidup yang lebih baik dari sebelumnya. Penulis menggunakan metode deskripsi kualitatif untuk menjabarkan nilai-nilai pengembangan diri yang ada dalam kedua buku. Tinjauan ini dimaksudkan untuk menggambarkan kepada individu bahwa ada banyak hal sederhana yang dapat dilakukan agar lebih semangat dalam mengarungi kehidupan. Hasil penelitian ditemukan lima nilai self improvement, di antaranya, jadilah orang yang dapat bersikap lebih sabar, jadilah orang yang selalu percaya diri dan optimis, jadilah orang yang mampu bersikap realistis, sikap tidak mudah menyerah, serta sikap semangat belajar dan selalu berpikir positif.
Revitalizing Religious Learning in Madrasah Through the Use of Technology Andri Sungkowo; Munkizul Umam Kau; Muhammadong; Abdul Rozak; Yadi Suryadi
IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Vol. 5 No. 1 (2024): March
Publisher : Master of Islamic Studies Masters Program in the Postgraduate Institute of Islamic Studies Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ijgie.v5i1.2808

Abstract

In today's digital age, the use of information technology (IT) has become commonplace in many aspects of life, including in education. This study deals with the use of IT as a tool for revitalizing religious learning in madrasah with the aim of improving the effectiveness and quality of teaching learning processes. In the context of the madrasah, religious learning is often considered monotonous and less attractive, so the use of IT is expected to enrich teaching methods and expand students' access to diverse learning resources. This research uses literary methods by searching for references in accordance with the context of the research. Research results show that IT has great potential in supporting more interactive and enjoyable learning. Some examples of successful IT implementations include the use of interactive learning applications, social media for learning discussions, the creation of digital content such as educational videos and podcasts, and the implementation of Learning Management System (LMS) to facilitate student progress tracking. However, the study also identified barriers, such as infrastructure constraints, lack of training for teachers, and resistance to change on some sides. To overcome these obstacles, joint efforts between educational institutions, governments, and communities are needed to improve the availability of facilities, as well as conduct a comprehensive teacher training programme in the use of IT. Therefore, with adequate support and mature planning, IT can be a powerful tool in revitalizing religious learning in the madrasah, thereby producing a more dynamic, interactive, and adapted learning process