Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : CERATA

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Pasien Dalam Mengkonsumsi Obat Antihipertensi Di Puskesmas Jatinom Sri Handayani; Rahmi Nurhaini; Tri Jannah Aprilia
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 10 No 2 (2019): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v10i2.75

Abstract

Many degenerative diseases occur because of an unhealthy lifestyle. One type of degenerative disease is hypertension. Hypertension is a disease that requires long-term therapy, so it requires patient coverage in the treatment needed to control blood pressure and reduce the risk of complications. This study discusses the factors that influence the consideration of patients in taking antihypertensive drugs.This research is a descriptive analytic research with cross sectional design. The population of the study amounted to 1215 with an average of 101 hypertension visits a month. The number of samples taken was 50 respondents by accidental sampling. Measurement of compliance was carried out using the MMAS (Modified Morisky Adherence Scale) questionnaire.The results of this study can be concluded that the factors of sex, level of last education, employment status, duration of hypertension, insurance participation, level of knowledge, access to health services, family support, the role of health workers, and motivation for treatment, have no relationship with compliance in taking antihypertensive drug
Standarisasi Parameter Spesifik dan Non Spesifik Ekstrak Etanol Biji Alpukat (Persea americana Mill) Rahmi Nurhaini; Sri Handayani; Safira Norosa Yusmah
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 11 No 2 (2020): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v11i2.142

Abstract

Standardisasi ekstrak tumbuhan obat di Indonesia merupakan salah satu tahapan penting dalam pengembangan obat asli Indonesia. Biji alpukat (Persea americana Mill) merupakan salah satu bagian tanaman yang mengandung senyawa aktif diantaranya adalah golongan flavonoid, alkaloid, dan saponin. Senyawa aktif tersebut, khususnya golongan flavonoid mempunyai aktivitas sebagai antifungi, antiviral dan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan standardisasi ekstrak etanol biji alpukat sehingga diharapkan dapat digunakan sebagai acuan parameter standar mutu ekstrak karena standarisasi biji alpukat belum tercantum di MMI dan FHI. Dalam penelitian ini penyarian ekstrak etanol biji alpukat dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Penetapan parameter spesifik yaitu dengan mengetahui identitas simplisia, organoleptis ekstrak, serta senyawa yang terlarut dalam air dan etanol. Penetapan parameter non spesifik meliputi kadar air dan bobot jenis. Ekstrak kental biji alpukat diperoleh dari hasil maserasi menggunakan etanol 96% dengan perolehan rendemen sebesar 7,72%. Hasil standarisasi untuk parameter spesifik menunjukkan identitas nama latin Persea americana Mill, bagian yang digunakan biji dan nama daerah tumbuhan alpukat. Organoleptik ekstrak kental, warna cokelat kehitaman, rasa pahit dan bau khas biji alpukat, dengan kandungan senyawa yang larut dalam air 34,8%, larut dalam etanol 87,5%. Hasil Parameter non spesifik menunjukkan kadar air 15,6%, bobot jenis 1,00541 g/mL. Dari hasil diatas dapat disimpulkan Standarisasi Ekstrak etanol biji alpukat (Persea americana Mill) memenuhi persyaratan yang ditetapkan, secara spesifik dan non spesifik. Kata Kunci : Biji alpukat (Persea americana Mill), standarisasi, spesifik, non spesifik.
Uji Efektivitas Antibakteri Pasta Gigi Ekstrak Daun Peppermint (Mentha piperita L) dan Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) terhadap Streptococcus mutans Hidayati, Nurul; Sari, Ely Novita; Budiman, Hendra; Handayani, Sri
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 14 No 2 (2023): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v14i2.868

Abstract

Karies gigi adalah proses perlahan demineralisasi jaringan gigi yang disebabkan oleh bakteri kariogenik penghasil asam melalui fermentasi karbohidrat, yang dapat mengakibatkan penurunan pH saliva yaitu Streptococcus mutans. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan pasta gigi ekstrak daun peppermint dan ekstrak daun sirih merah kemudian dilakukan pengujian ektivitas pasta gigi sebagai antibakteri terhadap Streptococcus mutans.Penelitian ini merupakan penelitian experimental yang diawali dengan pembuatan sediaan pasta gigi ekstrak daun peppermint (Mentha piperita L) dan ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) variasi konsentrasi 15%: 5%, 10%: 10%, 5%: 15%. Pasta gigi dievaluasi dengan uji organoleptiis, homogenitas, uji ph, uji viskositas, dan uji efektivitas antibakteri. Hasil menunjukkan pasta gigi memenuhi standar penerimaan dari segi organoleptis, homogenitas, viskositas, dan pH. Hasil uji efektivitas antibakteri pasta gigi ekstrak daun peppermint dan ekstrak daun sirih merah dengan variasi konsentrasi 15%: 5%, 10%: 10%, 5%: 15% menunjukkan efektif menghambat Streptococcus mutansdengan zona hambat 11,66 mm, 16,5 mm dan 18,83 mm