p-Index From 2021 - 2026
10.413
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Jurnal Kesehatan Vokasional Journal of Islamic Medicine Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Amerta Nutrition Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Journal of Health Sciences 2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Health Information : Jurnal Penelitian JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN Jurnal MID-Z (Midwivery Zigot) Jurnal Ilmiah Kebidanan Jurnal Kesehatan Tambusai MAHESA : Malahayati Health Student Journal Journal of Midwifery Care Journal of Public Health Innovation (JPHI) Journal of Nursing Practice and Education Hospital Majapahit : Jurnal Ilmiah Kesehatan Politeknik Kesehatan Mojokerto Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Jurnal Multidisiplin West Science Journal of Innovative and Creativity Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Health Dynamics EDUCATIONE: Journal of Education Research and Review Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery) Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Multidisiplin West Science

Hubungan Pre Eklampsia Ibu Hamil Dengan Kelahiran Bayi Baru Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Balung Lestari, Diana Puji; Maulina, Rifzul; Puji Lestari, Diana
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.2890

Abstract

Preeklamsia adalah sindrom kehamilan yang sangat meningkatkan Angka mortalitas ibu dan neonates. Peningkatan tekanan darah dan proteinuria dapat menghambat perfusi plasenta, perkembangan bayi dalam kandungan, yang berpotensi menurunkan berat lahir. Penelitian ini menyelidiki Asosiasi preeklamsia pada kehamilan dengan BBLR di Puskesmas Balung Kabupaten Jember. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan cross section. Setiap ibu hamil yang melahirkan di layanan kesehatan masyarakat Balung berpartisipasi. Sebanyak 100 ibu hamil menjadi sampel. Uji Chi-kuadrat dan regresi probabilitas dengan ambang batas signifikansi 0,05 digunakan untuk menganalisis informasi medis. Low Birth Weight (LBW) dikaitkan dengan preeklamsia (p = 0,000; OR = 4,15). Selain itu, usia ibu, terutama di usia <20 tahun dan >35 tahun, secara signifikan memengaruhi insidensi BBLR (p = 0,004; OR = 2,63). Preeklampsia menjadi faktor dOminan utama terhadap BBLR, diperkuat factor usia ibu. Diperlukan deteksi dini, pemantauan rutin tekanan darah dan proteinuria, serta peningkatan kualitas pelayanan antenatal care (ANC) untuk mencegah dan menurunkan risiko BBLR.
Hubungan Jenis Kontrasepsi Terhadap Usia Menopause di TMPB Wilayah Bondowoso Hasanah, Siti Imatul; Maulina, Rifzul; Imatul Hasanah, Siti
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.2897

Abstract

Fungsi ovarium berhenti secara permanen pada masa menopause, suatu tahap fisiologis. Berbagai faktor dapat memengaruhi usia menopause, termasuk penggunaan kontrasepsi. Kontrasepsi hormonal berpotensi mengubah fungsi ovarium melalui modulasi hormonal sehingga dapat memengaruhi usia terjadinya menopause. Namun, data empiris dalam konteks pelayanan kebidanan komunitas masih terbatas. Menganalisis hubungan antara jenis kontrasepsi dan usia menopause pada akseptor KB di TPMB Rina Teriana, Maesan–Bondowoso. Tiga puluh perempuan pascamenopause berpartisipasi dalam penelitian ini, yang menggunakan metodologi potong lintang dan desain deskriptif analitis. Kuesioner sistematis digunakan untuk mengumpulkan data selama wawancara, dan Uji χ² digunakan untuk analisis. Usia umum menopause pengguna kontrasepsi hormonal adalah 50,2 tahun, sedangkan pengguna non-hormonal 47,6 tahun. Mayoritas pengguna kontrasepsi hormonal (72,2%) mengalami menopause >48 tahun, sementara pengguna non-hormonal didominasi menopause ≤48 tahun. Uji Chi-Square mengindikasikan p = 0,03. Usia menopause dan jenis kontrasepsi berkorelasi secara signifikan. Paparan hormon eksogen dalam kontrasepsi hormonal berpotensi memperlambat penurunan cadangan folikel ovarium. Temuan ini penting sebagai bahan pertimbangan dalam konseling KB terutama bagi perempuan menuju menopause.
Hubungan BBLR Dengan Kejadian Ikhterus Neonatorum di Wilayah Puskesmas Semboro Maulina, Rifzul; samitrawati, Kurnia
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.2950

Abstract

Ikterus neonatorum sering terjadi pada bayi baru lahir, dengan prevalensi nasional 50–60% pada bayi cukup bulan dan sampai 80% pada bayi prematur. Selain itu, Indonesia masih memiliki angka kelahiran BBLR sekitar 6,7% (Riskesdas 2018), yang turut meningkatkan risiko terjadinya ikterus karena imaturitas fungsi hati dalam proses konjugasi bilirubin. Kondisi ini menempatkan BBLR sebagai faktor risiko penting yang perlu dikaji untuk mendukung upaya pencegahan komplikasi hiperbilirubinemia. Studi ini bertujuan menilai tingkat risiko serta perbedaan proporsi kejadian ikterus neonatorum antara bayi BBLR dan bayi dengan berat lahir normal di cakupan kerja Puskesmas Semboro. Penelitian observasional analitik ini dilakukan dengan desain cross-sectional dilakukan pada Mei–Juli 2024. Sampel sebanyak 30 bayi usia 0–28 hari Partisipan penelitian dipilih secara purposive, meliputi 15 bayi BBLR dan 15 bayi berat lahir normal. Data diperoleh dari buku KIA, register persalinan, catatan pelayanan neonatal, dan pemeriksaan klinis atau hasil pengukuran bilirubin. Data dianalisis melalui analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square, dengan batas signifikansi p < 0,05. Proporsi kejadian ikterus pada neonatus BBLR tercatat lebih dominan (misalnya 70%) Uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,001, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara BBLR dan ikterus neonatorum. Bayi BBLR memiliki risiko lebih besar mengalami ikterus dibandingkan bayi dengan berat lahir normal (20%). Bayi BBLR terbukti memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian ikterus neonatorum. Bayi BBLR memiliki proporsi dan risiko ikterus yang lebih tinggi, sehingga diperlukan pemantauan intensif, deteksi dini, dan edukasi pada keluarga. Tenaga kesehatan direkomendasikan melakukan skrining bilirubin lebih awal pada bayi BBLR, termasuk pemeriksaan visual dan alat non-invasif, untuk mencegah terjadinya hiperbilirubinemia berat.
Co-Authors Amalia, Waifti Ambar Wati, Sri Mahmut Anggelina Fernandes Anik Purwati Anik Sri Purwanti Anik Sri Purwanti Anitawati, Yuyun Asriani M. Djauhar Aura, Annastasya Cece Indrawati Chrisye Rani Kuheba Citra Dondo Clairine Limpad Rosa Siwi Damaiyanti, Putri Dewinta Ristawati Dian Pitaloka Priasmoro, Dian Pitaloka Diana Puji Lestari, Diana Puji Eka Putri, Lita Immanda Etni Yeyem Sumaila Evi Nurhidayah Fadya, Bianca Adinda Mustika FAHMI ALFIANI Firda Ponelo Fitrianti Mohune Halwani, Horidatul Hasanah, Siti Imatul Hasriah Hasriah Hatim, Nelma Bin Hetty Johana Sulung Ika Sari Widayanti Imatul Hasanah, Siti Indriati, Ina Intan Ramadani D.P Jeinni G Rotikan Karlina Miringit, Alfiani Kartika, Mahastra Aulya Kartikasari, Tititan Nur Ari Dwi Kaumpungan, Kristesa Lista Keswara, Nila Keswara, Nila Widya Kurnia, Erisa Vatiatul Kurniawan, Ardhiles Wahyu Lailatul Badriyah Lilik Handayani Listiawati, Anni Mega Sanjaya Mochammad Bagus Qomaruddin Nabilla, Anggita Cantika Nariswari, Nuzul Dian Na’ifah, Sinta Lailatul Nila Widya Keswara Ofa, Susanti F. Pinatis, Mersi Anneke Pingkan JB Walean Pondaag, Olfi Puji Lestari, Diana Qatrunada, Quds Alifah Qomariah Khusnul Khotimah Rani Safitri Rayani, Tut Reny Retnaningsih Riski Candra Karisma Saffrilia, Rieza Junava Safitri, Rani Safitri, Windi Sakti, Pika Oktavinny Aulia Samitrawati, Kurnia Sanjang, Meilany Leidy Setiya, Rani Sholihah, Nurul Annisa'un Sinta Lailatul Na’ifah Siwi, Clairine Limpad Rosa Sofyani, Ajeng Ani Soleha, Lailatul Badriatus Solly Aryza Sri Yolanda Daud sulistiyah Sulistiyah Sulistiyah Sulistiyah Susanti Bioto Susilowati Susilowati Syafiatul Maghfiroh tompoliu, Destie N Tut Rayani Aksohini Wijayanti Tut Rayani Aksohini Wijayanti Ursalina, Ajeng Via Veronika, Raden Maria Wenny Diah Kurniasari Widia Shofa Ilmiah Wulandari, Eka Yusnia Yena Novia Puspita Herawati YUNI ASRI Zaenal Alim Zangga, Mardiana Ina