Claim Missing Document
Check
Articles

Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa di Kabupaten Sarolangun Jambi Haliya Haliya; Yusnanik Bakhtiar; Fatmariza Fatmariza; Henni Muchtar
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 2 No. 2 (2022): JECCO: Fourth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v2i2.54

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi Proses Pencalonan anggota Badan Permusyawaratan Desa, mengidentifikasi Proses Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa, dan mengidentifikasi pandangan masyarakat mengenai Pro dan Kontra yang terjadi pada pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa. Jenis penelitian ini kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik dan alat pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasiUji keabsahan data menggunakan Triangulasi Sumber dan Triangulasi Teknik. Teknik analisis data yaitu melalui cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, Rekrutmen calon anggota Badan Permusyawaratan Desa dipilih berdasarkan keterwakilan wilayah dan keterwakilan perempuan. Proses pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Didalam proses pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa adanya pro dan kontra dari masyarakat salah satu sebabnya adalah Pro, pemilihan anggota BPD sangat baik karena tidak ada kecurangan sesuai dengan murni dan bersih dari hati nurani sendiri. Sedangkan Kontra, masih banyak masyarakat tidak mengetahui sistem pemilihan, adanya politik uang antar kandidat, dan kurangnya partisipasi dalam pemilihan.
Kendala Keterlambatan Penyelesaian Studi Mahasiswa PPKn FIS Universitas Negeri Padang Fadli Nofratama; Hasrul Hasrul; Henni Muchtar; Susi Fitria Dewi
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 2 No. 2 (2022): JECCO: Fourth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v2i2.106

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya mahasiswa prodi PPKn Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang yang belum menyelesaikan studinya tepat waktu yakni selamat 4 tahun maksimal 7 tahun. Tujuan penelitian mengetahui kendala keterlambatan penyelesaian studi mahasiswa prodi PPKn. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian fenomenologi. Lokasi penelitian di jurusan Ilmu Sosial Politik prodi PPKn Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang. Data penelitian ini yakni data primer dan data skunder. Data primer didapatkan melalui wawancara sedangkan data skunder penelitian ini didapatkanmelalui dokumen-dokumen seperti jurnal, skripsi yang berhubungan dengan masalah penelitian, jumlah mahasiswa yang terlambat wisuda. Informan penelitian yaitu dosen prodi PPKn dan 7 orang mahasiswa prodi PPKn Fakultas Ilmu Sosial angkatan 2015. Temuan penelitian yaitu keterlambatan penyelesaian studi mahasiswa prodi PPKn Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang terdiri dari beberapa kendala diantaranya kendala kurangnya motivasi, problem pribadi, sudah menikah, kendala ekonomi, kurangnya motivasi dari keluarga, motivasi dari teman sebaya.
PERANAN RUANG PELAYANAN KHUSUS (RPK) MENYELESAIKAN KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (Studi kasus Polda Sumatera Barat) Diana Lestari; Henni Muchtar; Fatmariza Fatmariza
Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.703 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i1.103

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan Unit RPK Polda Sumbar menyelesaikan kasus kekerasan fisik dan psikis dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi Unit RPK Polda Sumbar untuk menekan tindakan kekerasan dalam rumah tangga. Selain itu juga untuk mendeskripsikan upaya Unit RPK Polda Sumbar dalam mengatasi kendala dalam menekan tindakan kekerasan dalam rumah tangga di Kota padang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan subjek penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik purposive. Subjek penelitian ini adalah Kepala Unit RPK dan 3 (tiga) orang anggota Unit RPK Polda Sumbar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan teknik crosscheck. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, kategorisasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam rentan waktu 2 tahun terakhir, ada beberapa kasus KDRT yang ditangani oleh Ruang Pelayanan Khusus(RPK) Polda Sumbar. Terlihat bahwa adanya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak diantaranya 23 perkara KDRT (10) pencabulan (2) dan perstubuhan (4) kasus pada tahun 2017, dan 2018 jumlah perkara 26 diantaranya KDRT (20) pencabulan (4) dan persetubuhan (2).
UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PERJUDIAN OLEH POLRESTA PADANG Rike Amalia; Henni Muchtar; Muhammad Prima Ersya
Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.247 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i1.108

Abstract

Perjudian adalah suatu bentuk patologi sosial. Perjudian menjadi ancaman yang nyata atau potensiil terhadap norma-norma sosial sehingga bias mengancam berlangsungnya ketertiban sosial. Dengan demikian perjudian dapat menjadi penghambat pembangunan nasional yang beraspek material-spiritual. Oleh karena itu perjudian harus ditangani dengan cara rasional. Salah satu usaha yang rasional tersebut adalah dengan pendekatan kebijakan penegakan serta proses penindakan terhadap pelaku hukum pidana. Permasalahan yang dihadapi yaitu apakah kebijakan hukum pidana di Indonesia yang ada saat ini telah memadai dalam rangka menangani kasus perjudian dan bagaimana proses penyidikan hukum pidana. Serta bagaimana proses penanganan hukum pidana di masa yang akan dating untuk menangani tindak pidana perjudian. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu dengan mengkaji atau menganalisis data sekunder yang berupa bahan-bahan hukum sekunder dengan memahami hukum sebagai perangkat peraturan atau norma-norma positif di dalam system perundang-undangan yang mengatur mengenai kehidupan manusia. Jadi penelitian ini dipahami sebagai penelitian kepustakaan (library research), yaitu penelitian terhadap data sekunder.
UPAYA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM MEWUJUDKAN KETENTRAMAN MASYARAKAT DAN KETERTIBAN UMUM DI BATANG KAPAS Okma Sandra; suryanef suryanef; Henni Muchtar
Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.336 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i1.110

Abstract

Public tranquility and public order are a basic need of the city, as stipulated in Regional Regulation No. 1 of 2016 in the South Coastal District. But the fact shows that there are still many problems that arise as a result of violations of public peace and public order, such as those that occur in the cotton trunk area where most loose livestock are found throughout 2017. Therefore, the role of Satpol PP is needed in tackling loose livestock issues. This study aims to describe the form of Satpol PP efforts in controlling livestock in the cotton trunk area, constraints encountered when carrying out enforcement activities and solutions that must be done in overcoming the problems that occur. The method used in this study is qualitative. The results showed that the South Coast Civil Service Police Unit had carried out various efforts to control such as preventive, repressive and enforcement of penalties in the form of fines, but had not brought maximum results. Keywords: public peace, public order, civil service police unit Abstrak Ketentraman masyarakat dan Ketertiban umum merupakan suatu kebutuhan dasar kota, sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Daerah No 1 tahun 2016 di Kabupaten Pesisir Selatan. Namun faktanya menunjukkan bahwa masih banyak persoalan yang muncul akibat dari pelanggaran ketentraman masyarakat dan ketertiban umum, seperti yang terjadi di daerah batang kapas dijumpai ternak lepas paling banyak sepanjang tahun 2017. Oleh karena itu perlu adanya peran Satpol PP dalam menanggulangi persoalan ternak lepas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk upaya Satpol PP dalam penertiban ternak di daerah batang kapas, kendala yang ditemui saat melakukan kegiatan penertiban serta solusi yang harus dilakukan dalam menanggulangi persoalan yang terjadi. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satuan Polisi Pamong Praja Pesisir Selatan telah melakukan berbagai upaya penertiban seperti preventif, represif dan penegakkan hukuman berupa denda, namun belum membawa hasil yang maksimal. Kata kunci: ketentraman masyarakat, ketertiban umum, satuan polisi pamong praja
Strategi Penyelesaian Konflik Irigasi di Kabupaten Tanah Datar (Studi Masyarakat Petani Nagari Pangian) Sri Rahayu; Susi Fitria Dewi; Henni Muchtar
Journal of Civic Education Vol 2 No 2 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.076 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i3.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapan strategi penyelesain konflik antara masyarakat petani dengan perusahaan pelaksana proyek Daerah Irigasi Batang Sinamar yaitu perusahaan PT. Waskita Karya Basuki Brahmanta Putra Join Operation terkait dampak pembangunan proyek Daerah Irigasi Batang Sinamar di Nagari Pangian Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dimana pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari, masyarakat, pihak perusahaan, koordinator masyarakat, wali jorong Koto Gadang, wali nagari Pangian, camat Lintau Buo, WALHI Sumatera Barat, ketua PBHI Sumatera Barat, pemuda Pangian, tokoh masyarakat, Kerapatan Adat Nagari Pangian, dan perwakilan suku Nagari Pangian. Data terdiri data primer dan data sekunder. Data primer terkait dengan strategi penyelesain konflik dan data sekunder terkait dengan dokumen-dokumen pendukung yang berkaitan dengan objek kajian, selanjutnya dianalis secara kualitatif dengan tahapan reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dalam penyelesain konflik ini strategi yang digunakan adalah Non-Litigasi, dimana kedua pihak berkompromi untuk menyelesaikankan konflik ini sehingga ditemukan sebuah kesepakatan untuk dapat memenuhi setiap kebutuhan dan kepentingan kedua belah pihak yang berkonflik.
Implementasi Program Kampung BANTAR (Bersih, Aman dan Pintar) di Kelurahan Eka Jaya Kecamatan Paal Merah Kota Jambi Oktaviani Oktaviani; Henni Muchtar
Journal of Civic Education Vol 2 No 3 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.003 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i4.160

Abstract

Program Kampung bersih, aman dan pintar merupakan Program Pemerintah Kota Jambi yang bertujuan untuk menjadikan perkampungan terkecil lingkup RT (rukun tetangga) memiliki wawasan lingkungan yang bersih dan sehat, antar kampung di wilayah Kelurahan dan Kecamatan dalam Kota Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program kampung bantar di Kelurahan Eka Jaya Kecamatan Paal Merah Kota Jambi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data diperoleh dari sumber data primer dan data sekunder dengan teknik observasi,wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model implementasi program kampung bantar di Kelurahan Eka Jaya Kecamatan Paal Merah Kota Jambi dilakukan melalui komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi sesuai dengan model Edward, Implementasi program ini sudah berjalan dengan baik, namun masih adanya hambatan dikarenakan rendahnya partisipasi masyarakat terhadap program ini meskipun telah disosialisasikan, serta mengikuti kampung bantar hanya saat penilaian saja dan selebihnya kategori kampung yang bersih, aman dan pintar itu tidak ada lagi. Kendala dalam implementasi terdiri atas sumber daya (partisipasi masyarakat dan dana dan dukungan (kerjasama). Serta upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dilakukan dengan sosialisasi penyadaran pentingnya hidup sehat dan pemberian penghargaan.
Pelaksanaan Sanksi dalam Mengatasi Tawuran Pelajar di SMK Kartika 1-2 Padang Mira Laharisa; Henni Muchtar
Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.698 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i5.278

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengindentifikasi dan mendeskripsikan pelaksanaan sanksi dalam mengatasi tawuran pelajar di SMK Kartika 1-2 Padang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang mengambil lokasi di SMK Kartika 1-2 Padang. Alasan penulis memilih lokasi tersebut karena pelaksanan sanksi sanksi dalam mengatasi tawuran belum berjalan secara optimal. Penetapan informan dilakukan dengan puposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanan sanksi dalam mengatasi tawuran pelajar di SMK Kartika 1-2 Padang meliputi 3 tahap diantaranya teguran. Teguran merupakan memberitahu dan memperingati seseorang dalam hal ini memperingati seorang pelajar bahwa tindakannya adalah tindakan yang salah dan diharapkan tidak akan mengulanggi lagi yang dilakukan oleh pihak sekolah SMK Kartika 1-2 Padang dalam mengatasi tawuran pelajar. Kedua, melakukan pemanggilan bagi pelajar yang melukan tawuran pelajar merupakan surat panggilan yang disampaikan oleh pihak sekolah SMK Kartika 1-2 Padang. Ketiga mengeluarkan siswa dari sekolah sebagai salah satu wujud dari nilai norma yang ada. Tujuan agar pelaksanan sanksi dalam mengatasi tawuran akan berjalan dengan baik
Orgen Tunggal di Nagari Kasang Kabupaten Padang Pariaman Laras Konija Putri; Suryanef Suryanef; Henni Muchtar
Journal of Civic Education Vol 3 No 1 (2020): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.741 KB) | DOI: 10.24036/jce.v3i1.291

Abstract

Pertunjukan orgen tunggal merupakan hiburan yang digemari sekaligus ditakuti akan merusak nilai-nilai mapan dalam masyarakat. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi dan kendala-kendala penegakan Peraturan Bupati Padang Pariaman Nomor 13 Tahun 2016 tentang penertiban orgen tunggal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-deskriptif, dengan lokasi penelitian di Nagari Kasang Kabupaten Padang Pariaman. Informan penelitian ini terdiri dari Kabag Hukum Kesekretariatan Daerah Padang Pariaman, walinagari, Badan Musyawarah Nagari Kasang, walikorong, pemuka adat dan alim ulama, masyarakat, penyelenggara dan pengelola orgen tunggal serta petugas Satuan Polisi Pamong Praja Padang Pariaman, yang dipilih dengan teknik purpossive sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Untuk memastikan keabsahan data, dilakukan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk-bentuk pelanggaran pada pertunjukan orgen di Nagari Kasang berupa pelanggaran terhadap norma-norma agama, adat dan kesopanan, batasan waktu pertunjukan, dan izin penyelenggaraan. Pelanggaran tersebut terjadi karena adanya kendala-kendala komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi dalam implementasi Perbup Nomor 13 Tahun 2016.
Upaya POLANTAS dalam Mengurangi Pelanggaran Lalu Lintas Siswa SMK Negeri 1 Ranah Ampek Hulu Tapan Nadia Afrita; Henni Muchtar
Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.894 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i5.294

Abstract

Upaya polisi lalu lintas untuk meningkatkan tertib lalu lintas bagi pengguna kendaraan bermotor sangatlah penting. Kegiatan tersebut bertujuan menciptakan ketertiban, kelancaran dan keselamatan dalam berlalu lintas salah satunya pada siswa SMK Negeri 1 Ranah Ampek Hulu Tapan yang sangat jarang menggunakan kelengkapan berkendaraan bermotor seperti penggunaan helm, kaca spion, dan selain itu juga siswa banyak yang menggunakan knalpot racing dan berboncengan tiga. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Teknik yang digunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa polisi lalu lintas telah melakukan upaya untuk meningkatkan tertib lalu lintas pada siswa SMK Negeri 1 Ranah Ampek Hulu Tapan dengan Pola preemtif berupa sosialisasi dan penyuluhan, pola represif dengan melakukan razia di sekolah, dan pola Preventif dengan melakukan patroli pada malam hari untuk meningkatkan tertib lalu lintas pada remaja tingkat siswa SMK/SMA, dan SMP. Dari tiga upaya yang telah dilakukan polisi lalu lintas pada siswa SMK N 1 Ranah Ampek Hulu Tapan dalam meningkatkan tertib lalu lintas masih belum maksimal karena ada beberapa kendala baik dari polisi itu sendiri, kurangnya personil polisi lalu lintas dan dari siswa SMK kurang merespon dari upaya yang dilakukan oleh polisi lalu lintas. Dimana respon siswa hanya berlangsung dalam beberapa hari kemudian kembali tidak mematuhi tertib dalam berlalu lintas.
Co-Authors Akmal Akmal Akmal Akmal Al Rafni Alfino Muliadi Alisa, Merlin Tri Almajuniati, Windi Aminah, Maiza Anisa, Leni Aprise, Igo Ardiansyah, Doni Aria Zurnetti, Aria Awilda Awilda Awilda, Awilda Ayunita Triana Azwar Ananda Bachtiar, Yusnanik Baharuddin, Fajri Rahman Bahktiar, Yusnanik Barqah Nosi Helpia David Hidayat Debi Debora Depi Zahrawati Dewi, Susi Fitria Diana Lestari Ellysia Syafitri Elvira, Lara Engla Ersya, Muhammad Prima Ersya, Muhammad Prima Fadhilla, Sri Melda Fadilah, Ifnur Fadli Nofratama Fahma, Muhamad Frimadani Fatmariza Fatmariza Fersa, Kenari Aisyah Ginasti, Anib Hakimi, Rifdal Haliya Haliya Harbi Sadri Hasibuan, Huwaida Afra Hasrul Hasrul, Hasrul Hasrul Piliang Hutabarat, Wildan Yusran Ideal Putra Indrawadi, Junaidi Ira Rahayu Utami Irwan Hamdi Ismansyah Ismansyah Kenji Fadjri Yazid Laras Konija Putri Liardi, Jefri Luthfi, Zaky Farid Maria Montessori Marisa, Ade Marleni, Resi Budi Masruchin - Ruba'I Miftahul Jannah Mira Laharisa Mochamad - Munir Muhammad Budiman, Ali Muhammad Faisal Nabila Putri Ningsih, Ayu Nabila Sufah Nadia Afrita Nadila, Nadila Nafsil Afdila Novi Novi Novika Sari, Winda Nurfadillah, Mariska Nurjannah Nurjannah Nurman S Nurman S Okma Sandra Oktaviani Oktaviani Prasetio, Ari Dwi Pratiwi Ariska Pratiwi, Adella Putri Prima Ersya, Muhammad Puput Mia Anjela Puspitasari, Abda Rani Putri Dwi Ramadhan Putri Handayani Putri, Nadia Dwi Putri, Rana Meltha Rahma Fitri, Fadilla Rahmady, Windy Ramadhanty, Suci Prischa Rani Saputri Rika Febriani Rike Amalia Ririn Okta Yulia Rivad, Muhammad Salsabila, Dzykra Santia, Windi Saputri, Corri Juni Tari Sari, Yesi Fitria Silvia Evandri Siska Nedita Puspa Sri Rahayu Sukma, Mega Melati Suryanef Suryanef Syafira Saisa Billah Sykin, Azura Tiara Rahayu Trie Rahmi Gettari Tristiadina, Arini Turahma, Asri Ulfa Mutia Wiranto Wiranto Yolanda, Asturi Yulia Fitri Wijaya Yulista, Maghfira Yurni Suasti Yusnanik Bachtiar Yusnanik Bachtiar Yusnanik Bakhtiar