Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor penyebab tingginya angka cerai gugat di Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Nurjannah, Nurjannah; Dewi, Susi Fitria; Fatmariza, Fatmariza; Muchtar, Henni
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 1 (2025): Eleventh Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i1.684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor Penyebab tingginya cerai gugat dan bagaimana dampak yang ditimbulkan akibat cerai gugat di Kecamatan Lembah Melintang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ini menggunakan Purpose Sampling yaitu istri yang melakukan cerai gugat, suami, anak dan orangtua dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam pada keluarga informan, observasi selama 1 bulan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal tingginya cerai gugat di Kecamatan Lembah Melintang antara lain: permasalahan ekonomi dan ketidakpuasan seksual. Sedangkan faktor eksternalnya disebabkan adanya campur tangan orangtua dan perselingkuhan. Dampak yang yang ditimbulkan terhadap perempuan akibat cerai gugat di Kecamatan Lembah Melintang menimbulkan peningkatan kemandirian finansial dan merasa lebih tenang, sedangkan dampak negatifnya muncul perasaan malu dan anti sosial.
PENYELESAIAN KONFLIK TAPAL BATAS MASYARAKAT NAGARI Putri, Nadia Dwi; Dewi, Susi Fitria; Muchtar, Henni; Ersya, Muhammad Prima
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 5 No 1 (2025): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v5i1.156

Abstract

Konflik tapal batas yang terjadi antara masyarakat Nagari Sumpur dengan Nagari Malalo Tigo Jurai telah berlangsung kurang lebih selama 8 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai faktor penyebab konlik tapal batas dan upaya penyeselaian konflik tapal batas masyarakat dari kedua nagari. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan berbagai informan seperti Wali Nagari Sumpur dan Malalo, Ketua BPRN Nagari Sumpur dan Malalo, Ketua KAN Nagari Sumpur dan Malalo, Ketua Pemuda Nagari Sumpur dan Malalo, alim ulama, serta masyarakat yang mengetahui tentang konflik tapal batas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya konflik tapal batas yaitu, adanya saling klaim kepemilikan lahan antara kedua nagari serta terdapatnya dua bukti kepemilikan yang tumpang tindih. Adapun upaya penyelesaian konflik tapal batas adalah melakukan mediasi, rapat adat, dan pengajuan ke pengadilan negeri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adanya dua bukti kepemilikan yang tumpang tindih harus dapat diselesaikan melalui upaya pembuktian di pengadilan.
Anomaly of Law Enforcement in Basuki Tjahaja Purnama Case Ersya, Muhammad Prima; Muchtar, Henni
Journal of Moral and Civic Education Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.944 KB) | DOI: 10.24036/885141221201859

Abstract

The case of former Jakarta governor Basuki Tjahaya Purnama began when he spoke in Kepu-lauan Seribu on September 27, 2016, quoting a verse of the Holy Qur'an that was deemed to have no relevance to the purpose of his arrival which became the basis of the allegation on de-famation against religion as defined in Article 156a of the Criminal Code. As a follow-up of the case, the legal process for the report is conducted and immediately becomes the focus of community concentration. However, in the case of law enforcement process is considered to have some peculiarities and deviate from the principle or principle of criminal procedural law. This is what makes this case interesting to investigate further by using seve-ral instruments related legislation, such as Law No. 8 of 1981 About Criminal Procedure Law. The paper is discussed using the normative juridical approach that focuses on reviewing violations of the principle or principle of criminal procedural law in the law enforcement of religion defama-tion by Basuki Tjahaya Purnama. In the future it is hoped that the negligence of application of the principle or principle of criminal procedure does not happen again. Keywords: defamation of religion, criminal procedural law, law enforcement ABSTRAK Kasus Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama diawali saat ia berbicara di Kepulauan Seribu pada tanggal 27 September 2016 dan mengutip salah satu ayat Kitab Suci Al Qur’an yang dianggap tidak memiliki relevansi dengan tujuan kedatangannya, sehingga hal tersebut dijadikan dasar laporan atas dugaan tindak pidana penistaan terhadap agama sebagaimana yang dirumuskan dalam Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Sebagai bentuk tindak lanjut dari kasus tersebut, maka proses hukum untuk laporan tersebut dilakukan dan langsung menjadi fokus konsentrasi masyarakat. Namun dalam hal proses penegakan hukumnya dinilai memiliki beberapa ke-janggalan dan menyimpang dari asas atau prinsip hukum acara pidana. Hal inilah yang membuat kasus ini menarik untuk diteliti lebih lanjut dengan menggunakan beberapa instrumen peraturan perundang-undangan yang terkait, diantaranya adalah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana. Pembahasan dalam tulisan ini dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan yuridis normatif yang fokus menelaah pelanggaran terhadap asas atau prinsip hukum acara pidana di dalam penegakan hukum kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaya Purnama. Sehingga dikemudian hari diharapkan kelalaian penerapan asas atau prinsip hukum acara pidana tidak terulang lagi. Kata Kunci: penistaan agama; hukum acara pidana; penegakan hukum
Bureaucracy from the Human Rights Perspective and Its Effect on Public Service Akmal, Akmal; Muchtar, Henni
Journal of Moral and Civic Education Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.137 KB) | DOI: 10.24036/885141222201894

Abstract

The aim of this study is to find out the bureaucracy models from Human rights perspective as one of regional government public service influential factors, which is the influence of unprofessional work of civil servants (Abuse of power), the ignorance on duty (Violation by omission) and wrong policies which violated public rights (Violation by commissions) toward public services by regional government of South Pesisir Regency which is led to neglect of public services. Orientation on the interests of the bureaucracy which is shown by a large budgetaround 70% to 30% for the bureaucracy and the people. The study uses a quantitative approach, conducted in the of South Pesisir Regency with 200,000 households and a population of 1,000 households’ sample into respondents. Data were collected through questionnaires that have been validated and processed through techniques Path-Analysis with SPSS version 16. The results prove that the variables: human rights-minded bureaucracy (professional, caring not negligence), and humane policies is related to andinfluencial means to public service. Model hypothetical designed proven can be used as a model of bureaucracy in the public service vision of human rights, can improve citizen satisfaction with the services provided by the district government. The results of this study can serve as a model that needs to be tested in wider area, indifferent and spatial locus and cultural contextvalues, in order to make it a reliable model. Keywords: bureaucracy, human rights, abuse of power, violation by omission, violation by commission, public service Abstrak Tujuan penelitian adalah mencari model birokrasi dalam perspektif Hak Asasi Manusia sebagai faktor yang mempengaruhi pelayanan publik, yaitu pengaruh ASN yang tidak bekerja secara profesional, kelalaian dalam bertugas, dan kebijakan birokrasi yang salah. Orientasi pada kepentingan birokrasi yang ditunjukan dengan APBD yang besar 70% untuk birokrasi dan 30% untuk rakyat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, yang dilakukan di Kabupaten Pesisir Selatan dengan 200.000 orang KK populasi dan 1.000 orang KK sampel yang menjadi respondennya. Data dikumpulkan melalui angket yang telah divalidasi dan diolah melalui teknik Path-Analysis dengan bantuan program SPSS versi 16. Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel: birokrasi yang berwawasan HAM (professional, peduli (tidak melakukan kelalaian), dan kebijakan yang manusiawi menunjukan keterkaitan dan pengaruh yang berarti terhadap pelayanan publik. Model hipotetik yang dirancang terbukti dapat dijadikan sebuah model birokrasi dalam pelayanan publik yang berwawasan Hak Asasi Manusia, dapat meningkatkan kepuasan warga terhadap pelayanan yang disediakan pemerintah kabupaten. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai sebuah model yang perlu diuji secara lebih luas pada lokus dan konteks nilai budaya yang berbeda secara spasial, sehingga memiliki keterhandalan model. Kata kunci: birokrasi, hak asasi manusia, abuse of power, violation by omission, violation by commission, pelayanan publik
Penanaman nilai ecological citizenship melalui ekowisata hutan mangrove Putri, Rana Meltha; Muchtar, Henni; Bakhtiar, Yusnanik; Prima Ersya, Muhammad
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 1 (2025): Eleventh Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i1.277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penanaman Nilai Ecological Citizenship melalui Ekowisata Hutan Mangrove Desa Apar Kota Pariaman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling yang terdiri dari Ketua Pokdarwis, Kepala Desa, masyarakat, dan pengunjung. Teknik analisis data, yaitu: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penanaman nilai ecological citizenship melalui ekowisata hutan mangrove Desa Apar Kota Pariaman dilakukan melalui empat tahapan, yaitu environmental knowledge, environmental skills, environmental attitudes, dan environmental participation. Kendala yang dihadapi dalam penanaman nilai ecological citizenship melalui ekowisata hutan mangrove ini adalah masih adanya masyarakat yang merusak hutan mangrove dan belum adanya sanksi yang tegas diberikan bagi pelaku pengrusakan hutan mangrove.
Penanaman nilai-nilai lingkungan hidup pada siswa melalui pembelajaran PPKn di SMA Novi, Novi; Indrawadi, Junaidi; Ananda, Azwar; Muchtar, Henni
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 1 (2025): Eleventh Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i1.579

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya peserta didik dalam menanamkan nilai lingkungan hidup dan kurangnya kesadaran siswa akan pentingnya kebersihan lingkungan. Proses penanaman nilai-nilai lingkungan hidup melalui pembelajaran PPKn berjalan cukup baik dengan menggunakan pendekatan-pendekatan dengan keteladanan, penguatan positif dan negatif, seperti guru datang tepat waktu. Nilai-nilai yang ditanamkan seperti religious, toleransi, disiplin, cinta tanah air, peduli lingkungan. Dalam penanaman nilai-nilai lingkungan hidup, guru memprioritaskan penyelesaian materi dan memperhatikan aspek penanaman nilai-nilai lingkungan jika masih ada kelas yang kurang nyaman dan kotor guru mengarahakan siswa untuk membersihkan kelas terlebih dahulu. Hasil penelitian yang diperoleh dalam penanaman nilai-nilai lingkungan hidup pada siswa melalui pembelajaran PPKn menurut kurikulum menrdeka di SMA Pertiwi 1 Padang yang diterapkan pada kelas X terlebih dahulu. Namun dalam pelaksanaannya terdapat faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan penanaman nilai-nilai lingkungan hidup pada siswa melalui pembelajaran PPKn menurut kurikulum merdeka.
Penerapan aplikasi simpeldesa sebagai perwujudan smart village di Nagari Santia, Windi; Dewi, Susi Fitria; Moeis, Isnarmi; Muchtar, Henni
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 2 (2025): Twelfth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i2.590

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan aplikasi simpeldesa dan mengidentifikasi faktor penghambat penerapan aplikasi simpeldesa sebagai perwujudan smart village di Nagari Lubuak Batingkok. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pemilihan Informan menggunakan teknik purposive sampling. Jenis data dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, teknik dan alat pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan proses adopsi aplikasi simpeldesa di pemerintahan Nagari Lubuak Batingkok menggunakan teori difusi inovasi. Ppemerintahan Nagari Lubuak Batingkok mengetahui aplikasi simpeldesa melalui saluran komunikasi antarpersonal. Tahap persuasi yang menunjukkan bahwa pemerintah Nagari mengadopsi aplikasi simpeldesa dengan melakukan analisis kebutuhan Nagari Lubuak Batingkok. Ketiga, tahap pengambilan keputusan yang dengan melakukan MoU dengan PT. Telekomunikasi Indonesia. Tahap implementasi yaitu mensosialisasikan aplikasi simpeldesa yang diikuti tahap pemanfaatan fitur-fitur aplikasi simpeldesa. Tahap konfirmasi yang menunjukkan bahwa aplikasi simpeldesa sudah dievaluasi. Faktor penghambat penerapan aplikasi simpeldesa di Nagari Lubuak Batingkok adalah keterbatasan akses masyarakat, mindset aplikasi yang belum terlalu penting, kurangnya pengetahuan dan keterampilan digital masyarakat.
Dampak married by accident terhadap kehidupan remaja anak petani Almajuniati, Windi; Fatmariza, Fatmariza; Moeis, Isnarmi; Muchtar, Henni
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 2 (2025): Twelfth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i2.618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak MBA terhadap kehidupan pada remaja. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sumpling yang informannya terdiri dari pelaku MBA, orang tua pelaku MBA, tokoh Adat dan tokoh masyarakat. Jenis data dan sumber data yang digunakan adalah data primer melalui wawancara dan observasi, data sekunder yaitu data pendukung seperti jurnal penelitian terdahulu. Teknik dan alat pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber data dan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima faktor pendorong dari dampak married by accident yaitu faktor ekonomi, faktor pendidikan dan pengetahuan, faktor media sosial, faktor keluarga dan lingkungan dan kelima faktor pergaulan bebas. Dampak MBA pada kehidupan di Kabupaten Pesisir Selatan yaitu dampak sosial, dampak ekonomi, dampak psikologis, dampak Pendidikan, dan dampak terhadap anak.
Internalisasi nilai-nilai lingkungan hidup dalam penguatan civic culture di SMP Ginasti, Anib; Rafni, Al; Muchtar, Henni; Bakhtiar, Yusnanik
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 1 (2025): Eleventh Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i1.629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana penanaman nilai-nilai peduli lingkungan dalam penguatan civic culture serta untuk menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penanaman nilai-nilai lingkungan hidup dalam penguatan civic culture. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling yang terdiri dari Ketua Adiwiyata, Kepala SMPN 24 Padang, Wakil Kurikulum SMPN 24 Padang, Guru Mata Pelajaran PPKn serta siswa SMPN 24 Padang. Teknik analisis data yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji penelitian menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya internalisasi nilai lingkungan hidup dilakukan melalui beberapa program sekolah berupa semengober, Upacara Sekolah, Muhadharah, Literasi sekolah. Kendala yang dihadapi dalam internalisasi nilai-nilai lingkungan hidup dalam penguatan civic culture yakni guru dan siswa baru yang masih memerlukan adaptasi terhadap program sekolah, keterbatasan anggaran tetap hingga sulitnya mendapatkan keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan lingkungan hidup.
Upaya sekolah dalam mencegah bullying melalui program anti-perundungan Rivad, Muhammad; Muchtar, Henni; Fatmariza, Fatmariza; Dewi, Susi Fitria
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 2 (2025): Twelfth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i2.717

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh upaya sekolah dalam mencegah terjadinya bullying, baik itu bullying verbal, fisik, dan terbaru yaitu cyber bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya sekolah dalam mencegah bullying diantaranya Program anti perundungan dan Pembentukan tim TPPK Pencegahan dan Penanganan Kekerasan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun informan penelitian ini ditentukan dengan cara purposive sampling yaitu kepala sekolah, wakil kesiswaan, komite, pengawas, guru, satpam, peserta didik dan orang tua peserta didik. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan evaluasi dari implementasi upaya sekolah dalam mencegah bullying hingga dibuatnya suatu program anti perundungan yang kemudian diperkuat dengan adanya tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan, penerapan program ini juga memiliki faktor penghambat diantaranya faktor internal sebagian berasal dari dalam diri murid itu sendiri, dan faktor eksternal seperti lingkungan keluarga dan teman sebaya. Program ini telah memberikan dampak yang cukup signifikan pada peserta didik, baik pelaku, korban dan peserta didik lainnya dalam hal meningkatkan empati, menghormati perbedaan, menciptakan lingkungan belajar yang aman, serta membangun suasana kondusif untuk berinteraksi sosial di sekolah.
Co-Authors Akmal Akmal Akmal Akmal Al Rafni Alfino Muliadi Alisa, Merlin Tri Almajuniati, Windi Aminah, Maiza Anisa, Leni Aprise, Igo Ardiansyah, Doni Aria Zurnetti, Aria Awilda Awilda Awilda, Awilda Ayunita Triana Azwar Ananda Bachtiar, Yusnanik Baharuddin, Fajri Rahman Barqah Nosi Helpia David Hidayat Debi Debora Depi Zahrawati Dewi, Susi Fitria Diana Lestari Ellysia Syafitri Elvira, Lara Engla Ersya, Muhammad Prima Ersya, Muhammad Prima Fadhilla, Sri Melda Fadilah, Ifnur Fadli Nofratama Fahma, Muhamad Frimadani Fatmariza Fatmariza Fersa, Kenari Aisyah Ginasti, Anib Hakimi, Rifdal Haliya Haliya Harbi Sadri Hasibuan, Huwaida Afra Hasrul Hasrul, Hasrul Hasrul Piliang Hutabarat, Wildan Yusran Ideal Putra Indrawadi, Junaidi Ira Rahayu Utami Irwan Hamdi Ismansyah Ismansyah Kenji Fadjri Yazid Laras Konija Putri Liardi, Jefri Luthfi, Zaky Farid Maria Montessori Marisa, Ade Marleni, Resi Budi Masruchin - Ruba'I Miftahul Jannah Mira Laharisa Mochamad - Munir Muhammad Budiman, Ali Nabila Putri Ningsih, Ayu Nabila Sufah Nadia Afrita Nadila, Nadila Nafsil Afdila Novi Novi Novika Sari, Winda Nurfadillah, Mariska Nurjannah Nurjannah Nurman S Nurman S Okma Sandra Oktaviani Oktaviani Prasetio, Ari Dwi Pratiwi Ariska Pratiwi, Adella Putri Prima Ersya, Muhammad Puput Mia Anjela Puspitasari, Abda Rani Putri Dwi Ramadhan Putri Handayani Putri, Nadia Dwi Putri, Rana Meltha Rahma Fitri, Fadilla Ramadhanty, Suci Prischa Rani Saputri Rika Febriani Rike Amalia Ririn Okta Yulia Rivad, Muhammad Salsabila, Dzykra Santia, Windi Saputri, Corri Juni Tari Sari, Yesi Fitria Silvia Evandri Siska Nedita Puspa Sri Rahayu Sukma, Mega Melati Suryanef Suryanef Syafira Saisa Billah Sykin, Azura Tiara Rahayu Tristiadina, Arini Turahma, Asri Ulfa Mutia Wiranto Wiranto Yolanda, Asturi Yulia Fitri Wijaya Yulista, Maghfira Yurni Suasti Yusnanik Bachtiar Yusnanik Bachtiar Yusnanik Bakhtiar