Claim Missing Document
Check
Articles

DAMPAK PEMERIKSAAN SETEMPAT TERHADAP PUTUSAN BEBAS DALAM KASUS DUGAAN TINDAK PIDANA CABUL DIPANDANG DARI ASPEK KEPASTIAN HUKUM DAN KEADILAN Awilda, Awilda; Ismansyah, Ismansyah; Zurnetti, Aria; Muchtar, Henni
UNES Journal of Swara Justisia Vol 7 No 2 (2023): Unes Journal of Swara Justisia (Juli 2023)
Publisher : Program Magister Ilmu Hukum Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ujsj.v7i2.341

Abstract

Penelitian ini berangkat dari adanya kekosongan hukum mengenai pelaksanaan Pemeriksaan Setempat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), yang menimbulkan ketimpangan, mengingat hasil Pemeriksaan Setempat tak jarang dijadikan salah satu dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan bebas, termasuk perkara pencabulan. Tesis ini bermaksud untuk mencari tahu bagaimana konsep keadilan dan kepastian hukum diterapkan dalam analisis hakim atas mengenai temuan dan dampak pemeriksaan setempat saat memutus bebas suatu tindak pidana pencabulan. Dengan menggunakan metode yuridis-normatif dan memanfaatkan data sekunder yang diuraikan dengan pendekatan deskriptif-analitis, penelitian ini menemukan bahwa Pemeriksaan Setempat dalam hukum acara pidana pada saat ini dapat dinilai sebagai suatu bentuk sebuah terobosan hukum untuk memperoleh keyakinan hakim, bahkan dapat mengenyampingkan semua alat bukti yang telah dihadirkan oleh Penuntut Umum dalam persidangan. Kendati demikian, pelaksanaan pemeriksaan setempat yang belum berdasarkan pada ketentuan normatif dikhawatirkan akan berdampak negatif pada jalannya penanganan perkara pidana karena seolah bertentangan dengan tuntutan perwujudan kepastian hukum dan keadilan.
Problematika Sosial Anak Putus Sekolah di Desa Koto Kapeh Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci Nadila, Nadila; Fatmariza, Fatmariza; Montessori, Maria; Muchtar, Henni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13871

Abstract

Problematika sosial anak putus sekolah merupakan masalah sosial yang masih banyak terjadi di Indonesia. Fenomena banyaknya anak putus sekolah dilatarbelakangi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika sosial yang dihadapi anak putus sekolah dan menganalisis upaya pemerintah untuk menimalisir angka anak putus sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari anak putus sekolah, keluarga anak putus sekolah, tokoh masyarakat, guru dimana anak tersebut putus sekolah dan teman sebaya anak putus sekolah. Kemudian teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi serta dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan data yang diperoleh dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan problematika sosial anak putus sekolah, 1) anak putus sekolah terlibat pergaulan yang tidak baik, 2) anak putus sekolah menjadi pekerja anak, 3) menikah diusia muda, 4) pandangan masyarakat sekitar dan teman anak putus sekolah. Kemudian upaya yang dilakukan pemerintah untuk menimalisir angka anak putus sekolah yaitu dengan pemberian bantuan kepada Masyarakat yang kurang mampu dan melibatkan anak putus sekolah dalam kegiatan desa.
Fenomena Perjudian di Kalangan Masyarakat Nagari Bawan Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam Nabila Putri Ningsih, Ayu; Muchtar, Henni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13957

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih banyaknya masyarakat Nagari Bawan melakukan perjudian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena perjudian di kalangan masyarakat nagari Bawan , faktor penyebab terjadi perjudian, serta dampak apa saja yang dirasakan oleh masyarakat nagari Bawan dalam bermain judi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling yang terdiri dari Kapolsek Ampek Nagari, wali nagari, tokoh masyarakat, masyarakat dan pemain judi. Teknik analisis data, yaitu : reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjudian di kalangan masyarakat Nagari Bawan masih merajalela, ini ditunjukkan dengan masih adanya warung-warung yang menyediakan tempat untuk melakukan perjudian. Adapun faktor penyebab masyarakat nagari Bawan melakukan perjudian dikarenakan adanya rasa ingin tahu , hiburan, , lingkungan yang melakukan perjudian atau bergaul dengan pemain judi, tuntutan ekonomi yang harus dipenuhi dan merasakan kemenangan yang dirasakan pemainnya. Adapun dampak dari bermain judi ini, yaitu kriminalitas seperti melakukan pencurian, ekonomi karena kalah bermain judi, kenyamanan masyarakat terganggu karena ada kegiatan perjudian, serta berdampak kepada pendidikan pemain yang masih bersekolah.
PEMBINAAN RESIDIVIS TINDAK PIDANA NARKOTIKA Baharuddin, Fajri Rahman; Ersya, Muhammad Prima; Muchtar, Henni; Bakhtiar, Yusnanik
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 2 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i2.50

Abstract

Riset ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Padang. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik triangulasi untuk menguji keabsahan data. Langkah-langkah yang digunakan dalam melakukan analisis data penelitian kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: (1) secara umum tidak ada perbedaan pembinaan dengan narapidana lain dalam proses pembinaan residivis narkotika di Lapas Kelas IIA Padang. Program pembinaan yang mencakup dua bidang yaitu pengembangan kepribadian dan pengembangan mandiri. Khusus untuk narapidana narkotika ada yang dilakukan rehabilitasi. (2) Kendala pembinaan bagi narapidana yang terkena tindak pidana narkoba di Lapas yaitu yang masih tergabung dengan narapidana lain, kurangnya sarana dan prasarana, psikolog, stigma negatif dari staf dan lain-lain. (3) Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala dalam proses pembelajaran di Lapas Kelas IIA Padang adalah: (a) melakukan pendekatan yang lebih profesional oleh petugas sebagai wali narapidana dan sebagai pendamping, (b) menyediakan narapidana dengan psikolog yang cukup untuk menghilangkan stigma negatif, (c) Lapas Kelas IIA Padang lebih memberikan pemahaman yang positif kepada narapidana dan (d) memberikan kesempatan kepada narapidana untuk merenungkan diri dan beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan mereka. The results of this study are: (1) In The process of implementing the development of recidivist convicts for narcotics crimes at the Class IIA Padang Correctional Institution, there is no difference in coaching with other inmates. The coaching carried out is in the form of early-stage coaching, the first stage advanced coaching, and the second stage advanced coaching, as well as the final stage. Guidance programs that cover two areas, namely personality development, and independence development, (2) Obstacles contained in the implementation of coaching for Narcotics Criminal Inmates at Class IIA Padang Padang Correctional Institutions, namely, places that are still attached to the Rutan building, lack of adequate facilities and infrastructure, employees who have special skills in implementation such as psychologists, and the negative stigma of prisoners themselves. (3) Efforts that can be made to overcome obstacles in the coaching process at the Class IIA Padang Correctional Institution are (a) Taking a more specific approach by an officer as a guardian of the inmate and acting as a companion, (b) Providing understanding to prisoners by an officer to be the guardian of the inmate and act as a companion, (c) Provide sufficient psychologists to recover the mentality of the recidivism and (d) the Class IIA Padang Penitentiary provides a more specific approach to provide positive understanding by officers such as giving sufficient time to the recidivist for worship.
Program Bantuan Langsung Tunai terhadap Kesejahteraan Masyarakat Masa Pandemi COVID-19 Liardi, Jefri; Montessori, Maria; Muchtar, Henni; Ersya, Muhammad Prima
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 2 No 2 (2022): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v2i2.58

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program bantuan langsung tunai (BLT) dimasa pandemic. Program ini yang diharapkan mampu memperbaiki tingkat kesejahteraan masyarakat yang terdampak oleh pandemi serta membangun kembali usaha yang terdampak oleh pandemi Covid-19. Keterlaksanaan program dilihat dari dua masalah yaitunya pelakasanaan dan implikasi program BLT. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik dan alat pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan Triangulasi Sumber dan Triangulasi Teknik. Teknik analisis data yaitu melalui cara Reduksi Data, Penyajian Data dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program bantuan langsung tunai masyarakat di Kenagarian Amping Parak terbagi dalam 5 tahap yaitu (a) pendataan dan pengusulan calon penerima bantuan (CPB), (b) sosialisasi, (c) penyeleksian (verifikasi) data, (d) pengumuman penerima bantuan, (e) pencairan dana. Kata Kunci: Program BLT, Kesejahteraan Masyarakat, Pandemi Covid ABSTRACT This study aims to describe the direct cash assistance (BLT) program during a pandemic. This program is expected to be able to improve the level of welfare of the people affected by the pandemic and rebuild businesses affected by the Covid-19 pandemic. The implementation of the program is seen from two problems, namely the implementation and implications of the BLT program. The type of research used is qualitative with a case study approach. Determination of informants in this study using a purposive sampling technique. Data collection techniques and tools by way of observation, interviews and documentation. Test the validity of the data using Source Triangulation and Engineering Triangulation. The data analysis technique is through data reduction, data presentation and conclusion. The results showed that the implementation of the direct cash assistance program for the community in Kenagarian Amping Parak was divided into 5 stages, namely (a) data collection and proposing prospective beneficiaries (CPB), (b) outreach, (c) selection (verification) of data, (d) announcement beneficiary, (e) disbursement of funds. Keywords: BLT Program, Community Welfare, Pandemic Covid.
Tradisi Satu Muharram Sebagai Wujud Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila Di Ophir Kabupaten Pasaman Barat Sukma, Mega Melati; Putra, Ideal; Hasrul, Hasrul; Muchtar, Henni
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 2 No 2 (2022): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v2i2.89

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan nilai-nilai Pancasila dalam proses perayaan tradisi satu Muharram dan upaya dalam melestarikan nilai-nilai Pancasila pada tradisi satu Muharram di Ophir Kabupaten Pasaman Barat dilatarbelakangi dengan adanya dugaan sementara bahwasanya pada pelaksanaan tradisi satu Muharram terdapat nilai-nilai Pancasila didalamnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Jenis data dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, sedangkan sumbernya adalah sumber data primer dan sumber data sekunder melalui wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan datanya menggunakan teknik memberchek dan teknik triangulasi sumber. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu ada beberapa tahap dalam proses pelaksanaan tradisi satu Muharram di Ophir Kabupaten Pasaman Barat, yang dimulai dengan tahap persiapan yaitu melaksanakan rapat, mengundang, melakukan gotong royong dan mempersiapkan perlengakapan acara, yang didalamnya terdapat nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai musyawarah dan nilai keadilan. Yang kedua tahapan pelaksanaan yaitu berkumpulnya masyarakat di Masjid Nurul Iman, pembukaan acara, melakukan pawai obor, dan melaksanakan acara seremoni perlombaan, yang mana didalamnya terdapat nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai keadilan.Yang ketiga tahapan penutupan yaitu berkumpulnya masyarakat di Masjid Nurul Iman, penutupan acara bersama masyarakt, dan pengumuman pemenang perlombaan. Lalu upaya pelestarian nilai-nilai Pancasila pada tradisi satu Muharram di Ophir Kabupaten Pasaman Barat
FAKTOR PENYEBAB KETIDAKBERHASILAN HAKIM MEDIATOR DALAM MELAKUKAN MEDIASI PERKARA PERCERAIAN Wiranto, Wiranto; Muchtar, Henni; Isnarmi, Isnarmi; Bakhtiar, Yusnanik
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 2 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i2.111

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka perceraian dari tahun-ketahun dan rendahnya keberhasilan mediasi di Pengadilan Agama Talu Kabupaten Pasaman Barat. Faktor penyebab utama berasal dari hakim mediator yang hanya menjalankan tugas secara prosedur saja serta para pihak yang sudah bulat keputusan untuk bercerai sehingga sulit didamaikan oleh hakim mediator. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Teknik pengabsahan data yang digunakan: triagulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab ketidakberhasilan hakim mediator dalam mediasi penyelesaian perkara perceraian di Pengadilan Agama Talu Kabupaten Pasaman Barat yaitu: (1) keinginan kuat para pihak untuk bercerai, (2) konflik yang berkepanjangan, (3) psikologi atau kejiwaan dan rendahnya pertisipasi para pihak untuk hadir dalam mediasi perceraian. Faktor-faktor tersebut yang menyebabkan hakim mediator sulit untuk memediasi para pihak yang bercerai. Upaya hakim mediator meminimalisir ketidakberhasilan mediasi dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama Talu Kabupaten Pasaman Barat yaitu: (1) keahlian mediator, (2) Pendekatan kerohanian : a. Mengingatkan para pihak akan tujuan dari perkawinan, b. Memberikan nasehat bagi para pihak untuk tidak bercerai, c. Mengingatkan para pihak akibat yang timbul setelah terjadi perceraian. Upaya tersebut telah dilakukan oleh pengadilan agama talu dengan lebih memperhatikan hakim mediator, karna tidak semua hakim mediator memiliki kemampuan yang mumpuni dalam mediasi perkara perceraian.
TANTANGAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN SEBAGAI KAPOLSEK DALAM PERSPEKTIF GENDER Nurfadillah, Mariska; Fatmariza, Fatmariza; Montessori, Maria; Muchtar, Henni
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 2 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i2.112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai tantangan kepemimpinan perempuan sebagai Kapolsek dalam benda apa yang dilakukan Pemimpin perempuan serta faktor pendukung pemimpin perempuan sebagai Kapolsek dalam perspektif gender.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data Yang digunakan adalah pemilihan sumber main penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tantangan kepemimpinan perempuan sebagai Kapolsek adalah Memimpin dengan anggota yang dominan laki laki yang di mana kepemimpinan merupakan kepemimpinan yang sangat maskulin memiliki peran ganda serta tantangan psikologis kemudian upaya yang dilakukan pemimpin dalam menjalin hubungan kerjasama antara atasan dan bawahan cara pengambilan keputusan dengan demokrasi dan musyawarah gaya kepemimpinan yang tegas dan disiplin serta kerjasama dengan pihak lain.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL Saputri, Corri Juni Tari; Muchtar, Henni; Bakhtiar, Yusnanik; Ersya, Muhammad Prima
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 2 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i2.121

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kasus kekerasan seksual terhadap anak khususnya yang terjadi di Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis bagaimana pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual, kendala serta upaya yang dilakakukan oleh Unit PPA Polresta Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif analisis. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual di Unit PPA Polresta Padang antara lain (a) Didampingi oleh orang tua/wali, (b) Kerahasiaan identitas korban, (c) Pemisahan dari orang dewasa, (d) Pendampingan psikologi dan memperoleh rehabilitas sosial, (e) Proses penyidikan tidak memakai pakaian dinas. Adapun kendala yang di hadapi oleh Unit PPA Polresta Padang yaitu (a) Hasil visum yang tidak terlihat, (b) Kesulitan dalam menemukan saksi, (c) Korban yang kesulitan dalam memberikan keterangan, (d) Kurangnya sarana dan prasarana. Upaya yang dilakukan Unit PPA yaitu (a) Pemeriksaan lanjut terhadap hasil visum, (b) Meminta bantuan kepada psikolog/saksi ahli, (c) Bekerja sama dengan lembaga sosial
PENEGAKAN HUKUM DALAM UPAYA BANDING PADA PERKARA PENCEMARAN NAMA BAIK No. 82/PID.SUS/2015/PT.PDG Fadilah, Ifnur; Putra, Ideal; Muchtar, Henni; Ersya, Muhammad Prima
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 2 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i2.124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan dan mendeskripsikan unsur penting dalam penegakan hukum banding di Pengadilan Tinggi Sumatera Barat, faktor yang menjadi penentu bagi Hakim dalam membuat putusan dan kekuatan putusan banding pada perkara No.82/PID.SUS/2015/PT.PDG. Dalam proses penegakan hukum pelanggaran mengenai pencemaran nama baik ini, terdapat aturan hukum yang mendasarinyayaitu UU ITE. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan menggunakan metodologi kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Informan ditentukan dengan metode purposive sampling. Jenis data dan sumber data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Instrumen penelitian berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi kemudian analisis data dengan reduksi data, penyajian data dengan tes naratif menggunakan teori dari Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan penegakan hukum banding yang dilihat dari segi unsur kemanfaatan hukum, kepastian hukum dan keadilan hukum yang dilihat dari sisi terdakwa dan jaksa penuntut umum. Adapun faktor yang menjadi penentu bagi Hakim dalam membuat putusan adalah dengan adanya bukti yang kuat, hukum dan putusan sebelumnya, adanya faktor yang memberi keadilan, dan adanya bukti baru
Co-Authors Akmal Akmal Akmal Akmal Al Rafni Alfino Muliadi Alisa, Merlin Tri Almajuniati, Windi Aminah, Maiza Anisa, Leni Aprise, Igo Ardiansyah, Doni Aria Zurnetti, Aria Awilda Awilda Awilda, Awilda Ayunita Triana Azwar Ananda Bachtiar, Yusnanik Baharuddin, Fajri Rahman Barqah Nosi Helpia David Hidayat Debi Debora Depi Zahrawati Dewi, Susi Fitria Diana Lestari Ellysia Syafitri Elvira, Lara Engla Ersya, Muhammad Prima Ersya, Muhammad Prima Fadhilla, Sri Melda Fadilah, Ifnur Fadli Nofratama Fahma, Muhamad Frimadani Fatmariza Fatmariza Fersa, Kenari Aisyah Ginasti, Anib Hakimi, Rifdal Haliya Haliya Harbi Sadri Hasibuan, Huwaida Afra Hasrul Hasrul, Hasrul Hasrul Piliang Hutabarat, Wildan Yusran Ideal Putra Indrawadi, Junaidi Ira Rahayu Utami Irwan Hamdi Ismansyah Ismansyah Kenji Fadjri Yazid Laras Konija Putri Liardi, Jefri Luthfi, Zaky Farid Maria Montessori Marisa, Ade Marleni, Resi Budi Masruchin - Ruba'I Miftahul Jannah Mira Laharisa Mochamad - Munir Muhammad Budiman, Ali Nabila Putri Ningsih, Ayu Nabila Sufah Nadia Afrita Nadila, Nadila Nafsil Afdila Novi Novi Novika Sari, Winda Nurfadillah, Mariska Nurjannah Nurjannah Nurman S Nurman S Okma Sandra Oktaviani Oktaviani Prasetio, Ari Dwi Pratiwi Ariska Pratiwi, Adella Putri Prima Ersya, Muhammad Puput Mia Anjela Puspitasari, Abda Rani Putri Dwi Ramadhan Putri Handayani Putri, Nadia Dwi Putri, Rana Meltha Rahma Fitri, Fadilla Ramadhanty, Suci Prischa Rani Saputri Rika Febriani Rike Amalia Ririn Okta Yulia Rivad, Muhammad Salsabila, Dzykra Santia, Windi Saputri, Corri Juni Tari Sari, Yesi Fitria Silvia Evandri Siska Nedita Puspa Sri Rahayu Sukma, Mega Melati Suryanef Suryanef Syafira Saisa Billah Sykin, Azura Tiara Rahayu Tristiadina, Arini Turahma, Asri Ulfa Mutia Wiranto Wiranto Yolanda, Asturi Yulia Fitri Wijaya Yulista, Maghfira Yurni Suasti Yusnanik Bachtiar Yusnanik Bachtiar Yusnanik Bakhtiar