Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pendayagunaan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sugiarti, Yuni
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVI No.1 Maret 2012
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.083 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.7

Abstract

Realitasnya Pendidikan Anak Usia Dini banyak yang dilakukan oleh masyarakat. Begitu pula gurunya banyak yang berasal dari masyarakat. Standarisasi tuntut kualifikasi akademik dan kompetensi guru PAUD menjadi tantangan. Apalagi pendidikan pada jenjang PAUD lebih fokus untuk meletakan dasar ke arah tumbuh kembang anak baik fisik maupun psikis, serta bakat dan potensi lainnya yang dimiliki anak. Peningkatan kompetensi guru PAUD secara konvensional masih terbatas, sehingga diperlukan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi baik secara online, offline maupun melalui teknologi penyiaran. Realisasi pendayagunaan TIK untuk peningkatan kompetensi guru PAUD diwujudkan dalam bentuk: dukungan kebijakan pemerintah (pusat dan daerah), dukungan infrastruktur TIK, pengembangan konten TIK yang bermutu dan menarik, serta pemanfaatan oleh guru PAUD secara optimal. Aspek pemanfaatan ini sangat penting. Oleh karena itu sasaran pengguna harus disiapkan, mulai dari tahapan penyadaran akan perlunya penggunaan TIK untuk meningkatkan kompetensi, pelatihan dan pendampingan, serta pemberian reward bagi sasaran yang menonjol dalam pemanfaatan TIK. Tahapan ini perlu dilakukan secara bertahap dan kontinyu, dengan melibatkan semua pihak terkait mulai pemerintah (pusat dan daerah), orangtua, guru, dunia usaha, LSM, dan masyarakat.
IMPLEMENTASI PROGRAM JAVA DAN METODE NUMERIK DALAM MENGATASI KESULITAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA Sugiarti, Yuni
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVI No.4 Desember 2012
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1639.012 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.vi0.46

Abstract

Pembelajaran matematika tidak semuanya bisa diselesaikan dengan menggunakan metode analitik. Salah satu solusinya dapat digunakan metode numerik. Metode numerik adalah persoalanpersoalan matematis yang penyelesaiannya sulit didapatkan dengan menggunakan metode analitik, antara lain: akar-akar persamaan polinom, sistem persamaan lanjar, nilai integral, persamaan differensial, interpolasi polinom, turunan numerik, integrasi numerik, dan lain-lain. Tulisan ini bertujuan mengimplementasikan pemograman Java dan metode numerik untuk menangani permasalahan dalam pembelajaran matematika yang tidak bisa diselesaikan oleh metode analitik. Implementasi hasil kajian menunjukkan bahwa pemograman Java dan metode numerik dapat memecahkan permasalahan nilai akar-akar persamaan kuadrat baik yang menggunakan rumus ABC maupun yang bukan rumus ABC, juga menetukan total nilai dan indeks akhir peserta didik dihitung dari nilai UTS, nilai UAS, absensi, tugas, dan portofolio lainnya. Pemograman matematika seperti itu banyak dijual di pasaran dengan harga yang relatif mahal. Untuk itu para guru dan dosen dapat membuat sendiri pembelajaran matematika dengan menggunakan pemograman Java dan metode numerik. Media pembelajaran matematika perlu dikemas secara menarik, khususnya melalui pemograman Java dan metode numerik. Media ini menjadi salah satu alternatif yang perlu diterapkan di kelas, sehingga pembelajaran matematika lebih menarik dan efektif.
BERBAGI BAHAN BELAJAR ONLINE UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIS DAN PROFESIONAL DOSEN Sugiarti, Yuni
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.18 No. 3 Desember 2014
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.961 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.131

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi dosen dalam rangka merancang sharing bahan belajar online untuk meningkatkan kompetensinya, khususnya kompetensi pedagogik dan profesional. Metodologi penelitian menggunakan penelitian deskriptif dan metode pengembangan sistem RAD (Rapid Application Development). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen masih kurang menguasai kompetensi pedagogik terutama aspek menguasai teori belajar dan prinsip pembelajaran, kompetensi professional terutama aspek kurang menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan.Kompetensi yang termasuk kategori cukup adalah aspek mengembangkan kurikulum yang terkaitdengan bidang pengembangan yang diajarkan kepada anak didik, menyelenggarakan kegiatan yang mendidik, memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi, serta aspek tindakan reflektif. Kompetensi yang sudah berkategori bagus adalah aspek memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. Selanjutnya perlu dilakukan pengembangan sistem aplikasi website bahan belajar online. Website knowledge manajemen sistem ini sebagai sumber belajar untuk meningkatkan kompetensi dosen yang mudah di pahami, khususnya peningkatan kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional.Kata kunci: Berbagi bahan belajar online, dosen, kompetensi dosen. Abstract:This study aims to determinethe competence of lecturers in designing an online learning resource sharing to improve their professional and pedagogical competence. The method used was descriptive research and system development method of RAD (Rapid Application Development). The results showed that the lecturers are still less pedagogically competent, especially in the mastery of learning theory and principles. The results also showed that the lecturers are still less professionally competent,especially in the mastery of learning material, structure, concepts, and scientific mindset. However, the results displayed the sufficient competence in developing curriculum for students, organizing educational activities, utilizing theresults of the assessment and evaluation, as well as implementing reflectiveaction. In contrast, the results of the research showed that the lecturers have excellent competent in utilizing information and communication technology, communicating effectively with empatheticandpoliteness towards studentsas well as conducting the learning evaluation. Furthermore, it is imperative to develop web-based application (website) for online learning resources. This knowledge management website serves as a comprehensible source of learning to improve lecturers’ professional and pedagogical competence.Keywords: online sharing of teaching materials, lecturer, and lecturers’ competence.
MEMAHAMI ALGORITMA PEMOGRAMAN (Analisis Pembelajaran dalam Implementasi Software) Sugiarti, Yuni
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 09 No. 16, Juni 2005
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.453 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.538

Abstract

Kenyataan menunjukan bahwa pembelajaran pemograman komputer masih banyak yang mengalami kesulitan baik secara teori ataupun praktek. Akibatnya kurang mengahayati atau memahami konsep-konsep pemograman dan kesulitan mengaplikasikan pemograman komputer untuk aplikasi bisnis, pendidikan, game, dll. Salah satu cara pembelajaran pemograman komputer adalah dituntut untuk membiasakan menggunakan algoritma. Algoritma yaitu urutan langkah atau tahapan-tahapan berhingga untuk memecahkan masalah logika/matematika, dimulai dengan mendefinisikan masalah, menentukan solusi, memilih algoritma, menulis program, menguji program, menulis dokumentasi sampai merawat program atau maintenance. Tulisan ini menganalisis secara teoritis pembelajaran pemograman komputer menggunakan algoritma, serta implementasinya dalam kasus konversi software engeenering dikonversi ke sistem data base.
IMPLEMENTASI TIK DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PAUD MELALUI KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM IMPLEMENTATION OF ICT IN IMPROVING EARLY CHILDHOUD EDUCATION (ECE) TEACHER COMPETENCE THROUGH KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM Sugiarti, Yuni; Maman, U.; Ratnawati, Suci
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 17 No. 4, Desember 2013
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.527 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v17i4.576

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penguasaan kompetensi guru PAUD, khususnya kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dalam mengimplementasikan website sistem pembelajaran melalui sharing Knowledge Management System (KMS). Pada penelitian pendahuluan ini diketahui bahwa secara umum penguasaan kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional yang dipersyaratkan sebagai guru PAUD masih rendah. Oleh karena itu salah satu pemecahannya adalah mendayagunakan teknologi informasi dan komunikasi khususnya merancang website untuk para guru PAUD sebagai sarana sharing sumber belajar. Sistem tersebut adalah portal pembelajaran guru PAUD melalui sharing komunitas keilmuan (kompetensi pedagogis dan profesional) berbasis web dengan menggunakan PHP Mysql. Melalui sistem ini para guru PAUD dapat berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman antar sesama guru ataupun dengan pihak-pihak terkait lainnya. Dengan sistem tersebut juga diharapkan mampu mendorong dan menciptakan para guru untuk lebih kondusif meningkatkan kompetensinya secara mandiri tanpa mengganggu tugas mengajarnya sebagai guru PAUD.The purpose of this study was to determine the competency mastery of early childhood teachers, especially pedagogical competence and professional competence. This research was the development of a system implementing learning through sharing website Knowledge Management System (KMS) . In the preliminary study, it is known that in general pedagogical mastery and professional competence required as early childhood teachers is low. Therefore, one solution is to leverage information and communication technologies in particular designing a website for early childhood teachers as a means of sharing learning resources. The system is a learning portal community early childhood teachers through the sharing of knowledge (pedagogical and professional competence) using a web-based PHP Mysql. Through this system, early childhood teachers can share knowledge and experience among fellow teachers or with other relevant parties. With such a system is also expected to encourage and create a more conducive teachers to improve their competence independently without their duty as an early childhood teacher .
Assessing Technology Acceptance for SIAKAD Usage among Scholarly Community Catur Utami, Meinarini; Sugiarti, Yuni; Sanul Akbar, Muhammad; Qomarul Huda, Muhammad; Aini, Qurrotul
J-INTECH ( Journal of Information and Technology) Vol 14 No 01 (2026): Journal of Information and Technology
Publisher : LPPM Universitas Bhinneka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/j-intech.v14i01.2246

Abstract

The deployment of academic information systems in higher education institutions necessitates both technological preparedness and user acceptance to guarantee sustained utilization. In practice, users frequently encounter challenges, including confusion when retrieving academic material, doubts regarding the accuracy of presented data, and dependence on manual verification despite the system's availability. Such circumstances diminish trust and render the system seen as a mere formal obligation rather than a beneficial academic resource. Differences in user perceptions of system quality, information quality, and behavioral aspects consequently affect the efficacy of system adoption. By integrating UTAUT 2 with the Delone & Mclean Model, this research aims to analyse the variables that influence user acceptance and the usage behaviour of the current academic information system. A quantitative explanatory approach was employed, utilizing survey data collected from 450 active users. PLS-SEM was employed to examine the data for the assessment of both measurement and structural models. The findings demonstrate that performance expectancy, effort, facilitating conditions, habit, system quality, and knowledge all have a substantial impact on behavioral intention and usage behavior.  Conversely, social influence does not substantially impact behavioral intention, indicating that system utilization is primarily motivated by functional requirements rather than normative pressure. Practically, the results suggest that universities should prioritize system reliability, accurate and timely academic information, responsive user support, and routine integration of SIAKAD into core academic workflows to strengthen continued usage.