Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Relevansi Falsifikasi Karl R. Popper dalam Pengembangan Metodologi Penelitian Pendidikan Agama Islam Kontemporer Ricardo, David; Azizatul Haqiah, Nur; Holifa Balkis , Lutfiah; Usman
JURNAL ILMIAH FALSAFAH: Jurnal Kajian Filsafat, Teologi dan Humaniora Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL ILMIAH FALSAFAH
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jif.v11i1.4572

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh kecenderungan penelitian Pendidikan Agama Islam (PAI) yang masih didominasi oleh deskriptif-normatif, sehingga ruang untuk kritik metodologis dan pengembangan teoretis terbatas. Dalam konteks ini, teori falsifikasi Karl R. Popper menawarkan paradigma epistemologis yang lebih kritis dan terbuka untuk evaluasi ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi prinsip-prinsip falsifikasi Popper dalam memperkuat metodologi penelitian PAI kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain riset kepustakaan, di mana pengalaman subjektif peneliti dalam berinteraksi dengan karya dan literatur metodologis Popper diinterpretasikan secara mendalam untuk mengungkap makna epistemologis yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa falsifikasi Popper dapat mengatasi bias subjektif dan kecenderungan afirmatif dalam penelitian PAI, serta sejalan dengan mekanisme verifikasi dalam penyelidikan kualitatif seperti triangulasi dan pengecekan anggota. Hasil ini menyiratkan fondasi epistemologis yang lebih kuat bagi PAI, yang memungkinkannya menjadi lebih kritis, reflektif, dan adaptif terhadap perubahan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemalsuan Popper merupakan dasar metodologis yang layak untuk memperbarui penelitian PAI, dan merekomendasikan penelitian lebih lanjut untuk memeriksa penerapan praktisnya dalam konteks pendidikan Islam empiris.
Evolution of Research on Religion–State Relations in Constitutional Law Using Biblioshiny Network Visualization Analysis Saputra, Amri; Alim, Ansorul; Ricardo, David; Bin Suparti, Shukri
Siyasah Dusturiyah: State Law Review Vol. 1 No. 3 (2025): Siyasah Dusturiyah: State Law Review
Publisher : Yayasan Cahaya Generasi Positif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the evolution of scholarly literature concerning the relationship between religion and state within the context of constitutional law through a comprehensive bibliometric approach. The research data were collected from the Scopus database spanning the period from 2005 to 2025 and were analyzed using the Biblioshiny for R software. The analysis process involved various visualizations, such as annual scientific production, average citation per year, three-field plot, most relevant words, affiliations, treemap, and a thematic map. The findings indicate that publications on this topic have experienced a significant upward trend, although fluctuating, with a peak observed in 2023. Thematically, constitutional law, religion, and human rights emerged as motor themes that drive the direction of research development, while Islamic law, democracy, and legal pluralism served as basic themes forming the conceptual foundation. Furthermore, the affiliation analysis reveals that the primary contribution originates from international institutions, whereas the participation of researchers from Indonesia remains limited but shows a positive upward trend. These findings underscore the importance of strengthening local and contextual perspectives within the global discourse to enrich the understanding and development of constitutional law studies that are more inclusive and relevant to contemporary sociopolitical dynamics.