Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Optimalisasi Eksekusi Restitusi Bagi Anak yang Menjadi Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual Dalam Mewujudkan Kepastian Hukum Ricardo, David; -, Ismail; Iryani, Dewi
Ilmu Hukum Prima (IHP) Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL ILMU HUKUM PRIMA
Publisher : jurnal.unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jihp.v7i1.4994

Abstract

This research aims to analyze the implementation of restitution execution for child victims of sexual violence in Indonesia, as well as identify obstacles in its implementation that result in a lack of legal certainty in the provision of restitution. The aim is to improve the effectiveness and fairness of the process, especially in ensuring that child victims of sexual violence receive restitution by the court's decision. The research method used is normative juridical, using secondary data sources as primary, secondary, and tertiary legal materials. The results found that although there have been progressive legal changes to protect children from crime, such as restitution, its implementation is still faced with several obstacles, including a lack of clarity in law enforcement if the perpetrator cannot pay restitution. As a result, child victims of sexual violence often do not receive court-mandated restitution due to the lack of appropriate sanctions against perpetrators who fail to fulfill restitution obligations.
Internalisasi Living Hadis tentang Pelaksanaan Shalat pada Waktunya dalam Kehidupan Religius Mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Agama Islam Alim, Ansorul; Saputra, Amri; Ricardo, David; Marhumah
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): Takuana (October-December)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i3.189

Abstract

This study analyzes the internalization, interpretation, and practice of the Living Hadith “Afdhalul a’māl aṣ-ṣalāh fī waqtihā” (performing prayer on time) among postgraduate students of Islamic Religious Education (PAI) at UIN Sunan Kalijaga, and identifies the influencing factors. Using a qualitative approach with a Living Hadith design, data were collected through interviews, observation, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model. The hadith is understood not merely as ritual duty but as a moral value of discipline and time management, shaping a religious habitus. This appears in practices such as pausing classes for prayer, scheduling studies around prayer times, and using prayer for emotional regulation. Yet, gaps persist between ideals and practice due to overlapping schedules and cultural tendencies to delay prayer. The study concludes that the vitality of Living Hadith depends on both individual awareness and institutional support aligning academic systems with spiritual values.
Living Hadis tentang Adab terhadap Guru di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta: Internalisasi Nilai dan Tantangan Modernitas Ricardo, David; Saputra, Amri; Amin, Khairul; Alim, Ansorul; Faqih Sihono, Ridwan; Marhumah
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): Takuana (October-December)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i3.192

Abstract

The hadith on respect toward teachers occupies a vital role in Islamic education, emphasizing that proper adab is the key to the blessing of knowledge. This study aims to examine how the hadith on teacher respect is understood and practiced within the academic culture of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Using a qualitative approach within the living hadith framework and a phenomenological perspective, data were collected through observation, interviews, and documentation involving lecturers and students. Thematic analysis shows that the hadith is internalized as moral and spiritual ethics forming an academic habitus characterized by politeness, reverence, and moral exemplarity. The local ngajeni culture strengthens this process, aligning with Islamic ethical teachings. However, digital modernity presents egalitarian challenges that tend to weaken traditional respect. The study recommends revitalizing adab education through leadership, policy, and curriculum integration in Islamic higher education.
Relevansi Falsifikasi Karl R. Popper dalam Pengembangan Metodologi Penelitian Pendidikan Agama Islam Kontemporer Ricardo, David; Azizatul Haqiah, Nur; Holifa Balkis , Lutfiah; Usman
JURNAL ILMIAH FALSAFAH: Jurnal Kajian Filsafat, Teologi dan Humaniora Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL ILMIAH FALSAFAH
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jif.v11i1.4572

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh kecenderungan penelitian Pendidikan Agama Islam (PAI) yang masih didominasi oleh deskriptif-normatif, sehingga ruang untuk kritik metodologis dan pengembangan teoretis terbatas. Dalam konteks ini, teori falsifikasi Karl R. Popper menawarkan paradigma epistemologis yang lebih kritis dan terbuka untuk evaluasi ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi prinsip-prinsip falsifikasi Popper dalam memperkuat metodologi penelitian PAI kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain riset kepustakaan, di mana pengalaman subjektif peneliti dalam berinteraksi dengan karya dan literatur metodologis Popper diinterpretasikan secara mendalam untuk mengungkap makna epistemologis yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa falsifikasi Popper dapat mengatasi bias subjektif dan kecenderungan afirmatif dalam penelitian PAI, serta sejalan dengan mekanisme verifikasi dalam penyelidikan kualitatif seperti triangulasi dan pengecekan anggota. Hasil ini menyiratkan fondasi epistemologis yang lebih kuat bagi PAI, yang memungkinkannya menjadi lebih kritis, reflektif, dan adaptif terhadap perubahan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemalsuan Popper merupakan dasar metodologis yang layak untuk memperbarui penelitian PAI, dan merekomendasikan penelitian lebih lanjut untuk memeriksa penerapan praktisnya dalam konteks pendidikan Islam empiris.
Academic Displacement di Wilayah Konflik: Studi Fenomenologis Mahasiswa Indonesia di Sudan Ricardo, David; Sibawaihi
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Takuana (January-March)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i4.310

Abstract

The internal conflict in Sudan in 2023 has generated a humanitarian crisis with significant repercussions for higher education, particularly affecting Indonesian students enrolled in Islamic universities. This study aims to examine the phenomenon of academic displacement experienced by Indonesian students in Sudan, encompassing academic, socio-psychological, economic, and administrative impacts, as well as to analyze the resilience strategies developed in response to the conflict. Employing a qualitative approach with a phenomenological method, the research explores students’ subjective experiences through in-depth interviews, contextual observations, and analysis of supporting documents. The findings reveal that armed conflict led to the suspension of learning activities, uncertainty regarding academic status, intense psychological distress, limited access to basic necessities, and administrative barriers that disrupted educational continuity. Despite these challenges, students demonstrated adaptive capacity through the utilization of social networks, community solidarity, family support, and institutional interventions by the Embassy of the Republic of Indonesia. These results underscore that academic displacement constitutes a multidimensional disruption requiring more adaptive and sustainable international education protection policies to safeguard students’ rights and academic trajectories in conflict-affected contexts.
Living Hadis Dalam Tradisi Jumat Berkah: Studi Terhadap Praktik Sosial Keagamaan Masyarakat Yogyakarta Haqiah, Nur Azizatul; Ricardo, David; Nurhamidah, Winda Islamitha; Marhumah, Marhumah
Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penerbitan Jurnal Ilmiah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/minhaj.v7i1.4185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik living hadith dalam tradisi Jumat Berkah yang berkembang di Yogyakarta. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menelaah bagaimana masyarakat memahami, menginternalisasi, dan mewujudkan ajaran hadis tentang sedekah dan keutamaan hari Jumat dalam aktivitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap hadis bersifat praktis dan intuitif; nilai-nilai hadis diterima bukan melalui hafalan teks, tetapi melalui pembiasaan, pengalaman keagamaan sehari-hari, dan tradisi sosial yang diwariskan. Tradisi Jumat Berkah berfungsi sebagai ruang aktualisasi nilai keagamaan yang mampu memperkuat solidaritas, menumbuhkan kepedulian sosial, serta membentuk karakter masyarakat yang lebih religius dan empatik. Praktik ini juga memperlihatkan bahwa ajaran Nabi SAW dapat hidup dan berkembang dalam konteks budaya tertentu melalui tindakan sosial yang dilakukan secara rutin dan kolektif. Penelitian ini menegaskan bahwa Jumat Berkah merupakan manifestasi nyata living hadith yang relevan dengan kebutuhan masyarakat urban, sekaligus memperkaya khazanah kajian hadis kontemporer di Indonesia.