Claim Missing Document
Check
Articles

THE THE FORMULATION OF KEFIR COW MILK WHIT THE ADDITION OF PAPAYA FRUIT SARI (Carica Papaya. L) AS SUGAR SUBSTITUTE INGREDIENTS ., Yulianti; Lestari, Retno Budi; Purnomosidi, Marjoko
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36196

Abstract

The purpose of this study was to determine the addition of papaya juice as a sugar substitute for the physicochemical chemistry of cow's milk kefir. The study was conducted at the Laboratory of Animal Husbandry at the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University in Pontianak, the Laboratory of Agricultural Product Technology at the Faculty of Agriculture at Tanjungpura University, Pontianak and the Pontianak State Polytechnic Fisheries Laboratory. The research design used was a Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 5 replications each treatment was P0 = Control (without adding papaya juice), P1 = Adding papaya juice 2% of cow's milk kefir, P2 = Adding juice papaya fruit 4% from cow milk kefir, P3 = addition of papaya fruit juice 6% from cow milk kefir and P4 = addition of papaya fruit juice 8%. The parameters observed were pH, total acid, ethanol content and viscosity. The average pH, total acid, ethanol content and the highest viscosity are: 3.99, 4.79, 2.04 and 2963.36, which are found in different treatments. The conclusion of this study is that the addition of papaya juice can improve the quality of cow's milk kefir. Keywords: Cow's milk, Kefir and Papaya seeds.
Kualitas Daging Broiler yang Dimarinasi Menggunakan Air Perasan Jeruk Sambal (Citrus microcarpa) dengan Konsentrasi dan Lama Perendaman yang Berbeda Ardiansyah, Fajri; Lestari, Retno Budi; Purnomosidi, Marjoko
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.38892

Abstract

Sambal lime juice is one of the marinated ingredients that contain citric acid that have the function of preserving the quality of broiler meat. This research aimed to determine the quality of broiler meat marinated using sambal lime (Citrus microcarpa) juice with different concentrations and the immersion durations. The materials of this research were 24 pieces of broiler meat breasts. This research has used the factorial, completely randomized design (CRD). The first factor was the concentrations and the second factor was immersion durations of sambal lime, with the treatment combination were: 10%;10 minutes (K1L1), 10%;20 minutes (K1L2), 10%;30 minutes (K1L3), 20%;10 minutes (K2L1), 20%;20 minutes (K2L2), dan 20%;30 minutes (K2L3) with four replicated. The observed variables were the pH, protein content and water holding capacity. The results showed that the quality of broiler meat marinated using sambal lime juice, with different concentrations, did not affect all variables. However, the different immersion duration had a very significant effect on the pH value (4,67-5.47) and did not influence on protein content (21.38-22.54%) and water holding capacity (65.50-69.50%). The conclusion of this research is the best treatment of marinating using sambal lime juice on broiler meat quality is a concentration of 10% with an immersion duration of 20 minutes.
RANSUM KOMPLIT KAMBING MENGGUNAKAN AMPAS SAGU HASIL FERMENTASI Aspergillus niger hanif, jumadi; lestari, retno budi; setiawan, duta
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 3 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i3.39005

Abstract

RANSUM KOMPLIT KAMBING MENGGUNAKANAMPAS SAGU HASIL FERMENTASI Aspergillus niger Jumadi 1), Retno Budi Lestari 2), dan Duta Setiawan2)1)Mahasiswa, 2)Dosen Program Studi Peternakan "“ Fakultas Pertanian "“ UniversitasTanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi "“ Pontianak "“ KalimantanBarat 78124email: jumadihanif@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ampas sagu fermentasi pada ransum komplit ternak kambing kacang, mendapatkan formula yang tepat ransum komplit dengan menggunakan ampas sagu fermentasi pada ternak kambing kacang, mengetahui seberapa besar ampas sagu fermentasi dapat menggantikan rumput lapang. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 1 faktor perlakuan yaitu: ransum komplit yang terdiri dari Rumput Lapangan (RL), Ampas Sagu Fermentasi (ASF) dan Konsentrat. Perlakuan tersebut terdiri dari: P0 =60% RL+ 0% ASF + 40% konsentrat, P1 = 45% RL + 15% ASF+ 40% konsentrat, P2 = 30% RL + 30% ASF+ 40% konsentrat, P3 = 15% RL + 45% ASF+ 40% konsentrat. Setiap perlakuan menggunakan kambing berumur 1"“1,5 tahun terdiri dari 3 kelompok, sehingga jumlah unit percobaan ada 12 ekor kambing kacang jantan yang dikelompokan berdasarkan berat badan dengan kisaran bobot badan awal antara 13,5"“20,6 kg dengan rata-rata bobot badan 17,5 ± 2,07 kg. Hasil penelitian menunjukkan ransum komplit yang terdiri dari Rumput Lapangan (RL), Ampas Sagu Fermentasi (ASF) dan Konsentrat yang diberikan dengan taraf yang berbeda menunjukan adanya pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap Pertambahan Bobot Badan (PBBH) antara 70,13-84,12 g, Konversi Pakan antara 16,01"”19,46 dan Kecernaan Bahan Kering (KcBK) antara 59,35-79,15 %. Kesimpulan dari Penelitian ini adalah formulasi ransum komplit dengan 45 % ampas sagu fermentasi menggunakan Aspergillus niger mampu menggantikan rumput dan dapat menghasilkan performa produksi terbaik. Kata kunci : Ampas Sagu, Fermentasi, Ransum Komplit
FERMENTASI AMPAS SAGU YANG DITAMBAHKAN KROMIUM MENGGUNAKAN Aspergilus niger UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PAKAN Khasanah, Kurniati; Lestari, Retno Budi; Purnomosidi, Marjoko
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 3 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i3.41386

Abstract

Ampas sagu merupakan salah satu limbah pertanian dari tanaman sagu. Kandungan serat kasar yang tinggi dan rendahnya protein kasar merupakan kendala utama ampas sagu sebagai pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pakan ampas sagu yang difermentasi menggunakan Aspergillus niger dengan konsentrasi yang berbeda selama tiga hari. Penelitian menggunakan RAK (Rancangan Acak Kelompok) yang terdiri atas enam perlakuan konsentrasi Aspergillus niger yaitu 0% (P0), 2% (P1), 4% (P2), 6% (P3), 8% (P4), 10% (P5) dengan empat kali ulangan. Variabel yang diamati adalah bahan kering, bahan organik, protein kasar, serat kasar dan Cr organik. Analisis data menggunakan uji sidik ragam dan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pakan ampas sagu yang difermentasi menggunakan Aspergillus niger dengan konsentrasi yang berbeda berpengaruh nyata terhadap kadar protein kasar dan serat kasar dan berpengaruh tidak nyata terhadap kadar bahan kering, bahan organik dan Cr organik. Hasil penelitian ini diperoleh nilai protein kasar 4,16 – 7,64%, serat kasar 21,59 – 28,87%, bahan kering 85,85 – 88,56%, bahan organik 76,58-79,02%, dan Cr-organik 2,58 – 3,31%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa fermentasi ampas sagu yang ditambahkan kromium menggunakan Aspergillus niger dapat meningkatkan kualitas pakan dan penambahan Aspergillus niger 10% merupakan perlakuan terbaik dengan protein kasar tertinggi sebesar 7,64%.
PENGARUH PENGGUNAAN EDIBLE COATING BERBASIS PATI SAGU DAN KITOSAN TERHADAP KUALITAS TELUR AYAM KONSUMSI Sapitri, Rizky; Lestari, Retno Budi; Purnomosidi, Marjoko
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 3 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i3.41493

Abstract

Penguapan CO2 dan H2O didalam telur merupakan salah satu faktor penurunan kualitas telur. Salah satu metode untuk mengurangi penguapan gas yaitu dengan edible coating. Edible coating adalah suatu metode pemberian lapisan tipis pada permukaan telur untuk menghambat keluarnya gas, uap air dan menhindari kontak dengan oksigen sehingga memperlambat proses pembusukan telur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edible coating berbasis pati sagu dan kitosan terhadap kualitas telur ayam konsumsi pada lama penyimpanan berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor : konsentrasi kitosan (0; 0,5; 1; 1,5 dan 2 %) dan lama penyimpanan ( 7; 14; 21 dan 28 hari). Variabel yang diamati adalah penyusutan bobot telur, indeks kuning telur, indeks putih telur, haugh unit, dan pH telur ayam konsusmsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edible coating pati sagu dan kitosan tidak berpengaruh nyata terhadap indeks putih telur 0,031-0,040, Haugh Unit 50,29-55,51 dan pH 7,31-7,65, tetapi berpengaruh nyata terhadap penyusutan bobot telur dengan nilai 1,60-5,53%, indeks kuning telur 0,146-0,281. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa diperoleh edible coating pati sagu dengan penambahan kitosan 2% merupakan perlakuan terbaik berdasarkan nilai IPT, HU, pH telur selama 7 hari penyimpanan.
PENGGUNAAN EDIBLE COATING BERBASIS PATI SAGU DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BIJI PINANG TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR AYAM KONSUMSI Amalia, Fayza; Lestari, Retno Budi; Permadi, Edy
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 15 No. 4: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspp.v15i4.111846

Abstract

Telur ayam konsumsi mengalami penurunan mutu selama penyimpanan akibat kehilangan air dan gas melalui pori kerabang. Pelapisan permukaan dapat digunakan untuk memperlambat perubahan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penggunaan edible coating berbasis pati sagu dengan penambahan ekstrak biji pinang pada beberapa konsentrasi dan lama penyimpanan terhadap kualitas fisik telur ayam konsumsi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan empat perlakuan, yaitu K0 tanpa edible coating dan tanpa ekstrak, K1 0,50%, K2 0,75%, dan K3 1,00% ekstrak biji pinang, serta empat lama penyimpanan, yaitu 7, 14, 21, dan 28 hari. Setiap kombinasi diulang tiga kali dengan lima butir telur per ulangan. Parameter yang diamati meliputi perubahan berat telur, indeks putih telur, indeks kuning telur, Haugh unit, dan rongga udara. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan DMRT 5%. Perlakuan coating dan lama penyimpanan berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter, sedangkan interaksinya tidak nyata. K3 memberikan profil numerik paling baik dengan perubahan berat terendah, indeks putih dan kuning telur serta Haugh unit tertinggi, dan rongga udara terkecil. Hasil ini menunjukkan potensi formulasi berbasis bahan lokal untuk memperlambat penurunan mutu fisik telur selama penyimpanan suhu ruang. Temuan ini menambah informasi mengenai pemanfaatan kombinasi bahan lokal sebagai pelapis alami untuk mempertahankan mutu telur.
Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan, Citra Merek, dan Kepercayaan terhadap Kepuasan Pelanggan HD Florist Kota Palembang Dhea Annisa Pratiwi; Retno Budi Lestari
Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Vol. 5 No. 2 (2026): Juni: Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/populer.v5i2.5284

Abstract

Price, service quality, brand image, and trust are factors that can influence customer satisfaction in the florist industry. This study aims to analyze the effect of these four variables on customer satisfaction at HD Florist Palembang City. The research employed a quantitative method using purposive sampling involving 134 respondents who had made at least two purchases. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed using SPSS version 26. The results indicate that price, service quality, brand image, and trust have a positive and significant effect on customer satisfaction both partially and simultaneously. Trust is the most dominant variable affecting customer satisfaction. The Adjusted R Square value of 0.611 indicates that 61.1% of the variation in customer satisfaction can be explained by the four independent variables, while the remaining 38.9% is influenced by other factors outside the scope of this study. These findings imply that increasing customer trust, supported by appropriate pricing, good service quality, and a positive brand image, can enhance customer satisfaction at HD Florist Palembang City.