Andi Taslim Saputra
Universitas Negeri Makassar

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PELATIHAN MENGGAMBAR ILUSTRASI PADA MEDIA KERTAS BAGI MAHASISWA DESAIN KOMUNIKASI VISUAL, FAKULTAS SENI DAN DESAIN, UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Muhammad Syafruddin Akmal; Muhammad Suyudi; Andi Taslim Saputra; Andi Fauziyah Hijrina Fatimah; Muhammad Zia Ulhaq
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 2, No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v2i1.46532

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan dalam lingkup Fakultas Seni dan Desain, Universitas Negeri Makassar dengan judul “Pelatihan Menggambar Ilustrasi Pada Media Kertas Bagi Mahasiswa Desain Komunikasi Visual, Universitas Negeri Makassar” bertujuan untuk memberi pelatihan dasar mengenai gambar ilustrasi dan juga cara menggambar ilustrasi pada media kertas dengan menggunakan alat lukis seperti pensil warna, cat air maupun cat akrilik. Pada pelaksanaan penelitian pengabdian ini menggunakan metode; 1) Ceramah dengan memberikan materi mengenai dasar gambar ilustrasi dan cara membuatnya; 2) Eksplorasi kreativitas dan imajinasi saat memberi kesempatan pada mahasiswa untuk membuat gambar ilustrasi setelah mendapat materi dan pengajaran mengenai dasar gambar ilustrasi dan cara menggambar ilustrasi. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat membuat mahasiswa desain komunikasi visual paham akan materi dasar gambar ilustrasi dan dapat membuat gambar ilustrasi pada media kertas dengan mudah.
PENGUATAN NILAI TRADISIONAL MELALUI BOARD GAMES TEATER RAKYAT KONDOBULENG BAGI SISWA UPT SPF SMPN 27 MAKASSAR Asia Ramli; Andi Taslim Saputra; Khaeruddin Khaeruddin; Rahma M
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 2, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v2i2.52861

Abstract

UPT SPF SMPN 27 Makassar merupakan sekolah menengah atas yang terletak di Kota Makassar Sulawesi Selatan. Sekolah tersebut terletak di zona perang dan daerah dengan tingkat kejahatan tertinggi. Kondisi lingkungan tersebut mempengaruhi tumbuh kembang anak nakal dan pemarah. Berdasarkan pengamatan, sebagian besar anggota UPT SPF SMPN 27 Makassar berasal dari sekitar Sekolah. Sistem perumahan yang akan diterapkan berarti para siswa ini harus datang ke sekolah dari daerah setempat. Siswa ini tergolong sulit dan menimbulkan masalah perilaku bullying. Pernyataan yang direproduksi di atas menjadi perhatian Wakil Kepala Sekolah Seksi dan Humas, UPT SPF SMPN 27 Makassar. Fenomena bullying merupakan masalah yang paling kompleks dan terus terjadi di kalangan siswa sekolah ini. Keadaan ini tidak kunjung sirna karena sifat manusia yang ingin menguasai dan dikuasai. Jumlah pelaku bullying dibandingkan dengan jumlah korban bullying merupakan indikasi bahwa bullying dilakukan oleh banyak individu yang korbannya tidak dapat dibandingkan dengan kelompok pelaku bullying Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dalam pelatihan Teater Rakyat Kondobuleng pada remaja non-produktif UPT SPF SMPN 27 Makassar di Kota Sulawesi Selatan melalui beberapa tahap sebagai berikut: a) Tahap Sosialisasi.b) Tahap Pengenalan dan Pengarahan. c) Tahap Simulasi Games. d) Tahap Evaluasi.. e) Tahap Penyusunan Laporan. Pada pelatihan, teaterikal ini menyiratkan edukasi pada teks-teks nilai tradisi melalui teater rakyat Kondobuleng dengan kemasan Board Games. Nilai-nilai pemahaman positif ketika melakukan pelatihan Board Games dengan muatan teater rakyat Kondobuleng untuk siswa UPT SPF SMPN 27 Makassar telah meningkat, dari hasil observasi awal sekitar 30 % yang memperlihatkan ketidaktahuan terhadap teater rakyat Kondobuleng. Setelah pelatihan dan hasil evaluasi yang dilakukan, para peserta atau siswa menunjukkan ekspresi yang yang berkaitan dengan Kondobuleng dalam hal tersebut memperlihatkan pengetahuan tentang teater rakyat Kondobuleng meningkat dengan persentase 90 %. Kegiatan ini untuk mengatasi permasalahan yang kompleks bagi remaja non-produktif, maka kami tim pengabdian masyarakat menawarkan sebuah solusi yaitu melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat dengan memberi penguatan nilai tradisional dengan bentuk kemasan board games teater Kondobuleng.
SOCIAL MEDIA ENGAGEMENT NGAYOGJAZZ SEBAGAI FESTIVAL MUSIK DI YOGYAKARTA Andi Zulfikar Alam; Citra Aryandari; Andi Taslim Saputra
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 13, No 2 (2023): HARMONI: OCTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jh.v13i2.12881

Abstract

This study aims to find out 1). How social media engagement is present in Ngayogjazz as a music festival in Yogyakarta. 2). How Social media plays a role in portraying the Ngayogjazz festival. To achieve the objectives of the study, qualitative research methods were used with a virtual ethnographic approach from Christine Hine where Social media was chosen as the locus of research. Social media theory is used as a foundation in framing thoughts and discussions.Data collection techniques are carried out in two ways, namely observing Ngayogjazz's activities on Social media and conducting interviews to confirm some data found directly with several sources directly related to this event. In addition, existing literature and documentation data are also used as references in describing and analyzing Ngayogjazz events in Social media.The results of this study show that Social media that is present in Ngayogjazz as a music festival in Yogyakarta, using four platforms, namely Facebook, Twitter, Instagram and Youtube shows a binding interaction between Ngayogjazz as a festival and the community at large. Ngayogjazz utilizes Social media as one of the strategies in branding itself as a music festival whose presence is taken into account in the country, improvisation and musical interaction that characterize jazz.
PELATIHAN TARI PAKARENA BAGI SISWA PENYANDANG TUNARUNGU SLB PEMBINA TK. PROVINSI SULAWESI SELATAN Andi Padalia; Andi Taslim Saputra; Bau Salawati; Satriadi Satriadi; Andi Fauziyah Hijrina Fatimah
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 2, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v2i2.53790

Abstract

Tarian sangat jarang dibawakan oleh orang-orang tuna rungu.. Meneliti kegiatan sekolah khusus, kami melihat bahwa penyandang  tunarungu jarang mengikuti kegiatan menari.. Berdasarkan data observasi awal, siswa yang mengikuti kegiatan menari jumlahnya tidak lebih banyak dibandingkan siswa yang menari.. Penyandang tunarungu mempunyai sedikit motivasi untuk melakukan kegiatan menari.. Hal inilah yang dialami oleh penyandang tunarungu yang bersekolah di TK SLB Pembina.. Provinsi Sulawesi Selatan.. Hal ini merupakan permasalahan yang memerlukan solusi yang mengantisipasi dan mendorong siswa Tunarungu untuk berpartisipasi dalam menari.. Salah satu kegiatannya adalah penguatan tradisi penyandang tunarungu melalui pelatihan tari profesional yang mengandung nilai budaya lokal, nilai moral, nilai pendidikan, dan nilai hiburan.. Pelatihan tari Expertena dengan konsep permainan dalam bentuk permainan untuk kelompok mitra  sangat cocok untuk membantu siswa sadar dan melestarikan budaya.. Program kegiatan mahasiswa ini menggunakan siklus hidup pengembangan multimedia, metode ini meliputi konsep, desain, pengumpulan dokumentasi.. ,Merakit, Menguji, Mendistribusikan Tari Pakarena dapat digunakan dalam pelatihan khusus untuk merangsang penyandang tunarungu agar berkreasi dan menghidupkan ciri khas dalam konteks identitas daerah.. Tim pengabdian masyarakat kami memberikan solusi penguatan nilai-nilai tradisional dalam bentuk paket tari Pakarena untuk mengatasi permasalahan kompleks yang dihadapi penyandang tunarungu.. Agenda, tujuan, gagasan dan jenis pelatihan dijelaskan pada kegiatan pertama yaitu tahap konsep.. Langkah kedua adalah pengumpulan  dan ringkasan data.. Ketiga, adegan uji coba tari Expertena.. Langkah terakhir ini menjadi wadah untuk mengevaluasi dan mendeskripsikan potensi  peserta pelatihan melalui pemasukan tari Pakarena ke dalam kehidupan  sehari-hari..
KEARIFAN LOKAL DALAM KARYA FILM KOMUNITAS GRESIK MOVIE Moh Mahrush Ali; Andi Taslim Saputra
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 11, No 1 (2024): Januari - April
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v11i1.60709

Abstract

Gresik Movie is a film community from the Gresik area that accommodates young people who are interested in the world of film. This community still exists today and is more than a decade old. The films produced are also inseparable from the specificities of the region or locality. This research aims to describe film works from the Gresik Movie community that contain local wisdom. The research method used is qualitative, with data collection techniques namely observation (document review), interviews, and literature study. The data analysis technique is to examine the work of the Gresik Movie community films uploaded to their YouTube account. Interviews were also conducted with the founder of the Gresik Movie community to complete and ensure the information data was valid. Literature study to look for additional data related to this research topic, both from journal articles, books, and online media. The results of this research show that the Gresik Movie community is trying to preserve local wisdom through film works. The localities shown in Gresik Movie's films include language, location, typical food, art and culture, people, and profiles of artists. The films produced are also varied, for example, fiction films, documentaries, web series, talk show programs, and magazine shows.
PELATIHAN TEATER PADA SISWA SD-SMP MENGARAP KARYA MAKASSAR MAREGE ‘KITA BERSAUDARA’ PADA PROGRAM BBM Andi Taslim Saputra; Karta Jayadi; Asia Ramli; Arifin Manggau; Muhammad Suyudi
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i1.62593

Abstract

Pelatihan teater dilakukan untuk memberikan pengetahuan secara praktek teater dan untuk meningkatkan pengetahuan hubungan antara Makassar dengan Marege bagi siswa-siswi SD dan SMP di kota Makassar. Dalam pelaksanaan pelatihan teater dilakukan secara bertahap yaitu tahap pelatihan dengan melakukan casting, penghafalan naskah, blocking, pengembangan dan pemantapan. Tahap kedua yakni melaksanakan pertunjukan. Pada kegiatan pelatihan teater ini melibatkan dua puluh orang siswa(i). Pelatihan teater ini menjadi instrumen memperkenalkan hubungan antara Makassar dengan Marege. Pelatihan ini memakai properti berupa dayung, jala, alat pancing dan tombak. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa proses pelatihan menunjukkan bahwa proses pelatihan dapat meningkatkan semangat, kemampuan berakting dan pengetahuan sejarah terkait hubungan Makassar dengan Marege. Hal ini memperkuat bahwasanya teater menjadi sarana edukasi, hiburan dan berekspresi.
Tari Pepe-Pepeka Ri Makka Sanggar Tari Paropo Makassar: Analisis Perubahan Bentuk dan Fungsi Syakhruni Syakhruni*; Andi Taslim Saputra; Jalil Saleh
PANGGUNG Vol 32, No 4 (2022): Keragaman Budaya, Kajian Seni, dan Media
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.457 KB) | DOI: 10.26742/panggung.v32i4.2011

Abstract

Tari Pepe-Pepeka ri Makka merupakan salah satu warisan budaya leluhur yang masih hidup sampai sekarang. Tari ini semula berfungsi sebagai penyebaran agama Islam dan sebagai sarana ritual bagi umat islam. Seiring dengan perkembangan zaman fungsinya berubah menjadi pertunjukan hiburan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap perubahan bentuk dan fungsi pada pertunjukan tari Pepe-Pepeka ri Makka di Paropo Makassar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan pendekatan etnokoreologi dan -pepeka ri Makka dan faktor penyebabnya sehingga tetap eksis. Penelitian ini bersifat penelitian kualitatif dengan pendekatan etnokoreologi yang dikemukakan oleh Soedarsono, yaitu penelitian yang mengkombinasikan antara tekstual dan kontekstual serta menggunakan teori bantu yakni teori perubahan Alvin Boskoff yaitu perubahan dilihat dari segi internal dan eksternal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan bentuk dan fungsi tari Pepe-Pepeka ri Makka tampak pada penambahan dan penggarapan gerak, desain lantai, alat musik, waktu, dan tempat pertunjukan. Perubahan bentuk dan fungsi tari Pepe-Pepeka ri Makka didukung oleh masyarakat, seniman, dan lembaga yang terkait sehingga menjadikan tari Pepe-Pepeka ri Makka tetap eksis hingga saat ini.
REPRESENTASI NILAI SIRI NA PACCE PERTUNJUKAN TEATER RAKYAT KONDOBULENG SANGGAR SENI TRADISIONAL I LOLO GADING PAROPO Asia Ramli*; Andi Taslim Saputra
PANGGUNG Vol 33, No 4 (2023): Eksistensi Tradisi dalam Narasi Seni Modern
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v33i4.2904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pertunjukan teater rakyat Kondobuleng representasi nilai siri na pacce (harga diri dan kehormatan). Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan interdisiplin. Pertunjukan Teater Rakyat Kondobuleng (PTRK) merupakan salah satu karya seni kolektif yang di dalamnya memuat beragam unsur seni yang saling terkait antar satu dengan yang lain, tokoh/karakter, pemeranan, dialog, kostum, rias, properti, tari atau gerak, musik, dan lagu. Penelitian ini menguraikan fenomena pertunjukan dengan menggunakan salah satu teori dari John Fiske yang membaca realitas seni dengan berfokus pada representasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada tahapan analisis data diolah dengan bentuk reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan representasi nilai siri na pacce yang berhubungan dengan sosiokultural masyarakat pesisir Bugis-Makassar meliputi mempertahankan diri dan kehormatan, memegang teguh pendirian, menumbuhkan kerja gotong royong, menanamkan sifat tolong menolong, menumbuhkan etos kerja, menempatkan seseorang dengan keahliannya, mengambil keputusan secara arif dan bijaksana, serta menjunjung tinggi rasa kesetiakawanan. Nilai yang disampaikan termuat pada adegan dari pertunjukan teater rakyat Kondobuleng. Kata kunci: Pertunjukan, Teater, Representasi, Nilai siri na pacce.
KARAKTER RELIGIUSITAS PADA TEATERIKAL KHUTBAH JUMAT DI MESJID TUA GANTARANG LALANGBATA KEPULAUAN SELAYAR Andi Taslim Saputra
JURNAL IMAJINASI Vol 8, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v8i1.58184

Abstract

The events surrounding Islamic expansion in the Selayar Islands have a different character, especially the beginning of Islamic expansion in the Gantarang Lalangbata area. This religious expansion is accompanied by the cultural capital of theatrical expression, which is carried out every Friday. The focus of this research is on the Friday sermon, which took place at the historic mosque in Gantarang Lalangbata, Selayar Islands. The phenomenon of religiosity is studied in this research using the social psychology theory of three-dimensional analysis as a tool. We can find support for the research findings in this analysis technique. The research findings based on the analysis previously described are the search for the religiosity characteristics of this phenomenon. The Islamic narrative is hinted at and enforced by this incident in the theatre, which is an important part of the Friday sermon at the Gantarang Lalangbata Old Mosque. This is also an important part of the findings of the three dimensions of psychological analysis. Based on research, the way the Friday sermon is carried out shows that the character played has a religious personality based on physical, psychological, and social findings.
Tari Pepe-Pepeka Ri Makka Sanggar Tari Paropo Makassar: Analisis Perubahan Bentuk dan Fungsi Syakhruni Syakhruni*; Andi Taslim Saputra; Jalil Saleh
PANGGUNG Vol 32 No 4 (2022): Keragaman Budaya, Kajian Seni, dan Media
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v32i4.2011

Abstract

Tari Pepe-Pepeka ri Makka merupakan salah satu warisan budaya leluhur yang masih hidup sampai sekarang. Tari ini semula berfungsi sebagai penyebaran agama Islam dan sebagai sarana ritual bagi umat islam. Seiring dengan perkembangan zaman fungsinya berubah menjadi pertunjukan hiburan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap perubahan bentuk dan fungsi pada pertunjukan tari Pepe-Pepeka ri Makka di Paropo Makassar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan pendekatan etnokoreologi dan -pepeka ri Makka dan faktor penyebabnya sehingga tetap eksis. Penelitian ini bersifat penelitian kualitatif dengan pendekatan etnokoreologi yang dikemukakan oleh Soedarsono, yaitu penelitian yang mengkombinasikan antara tekstual dan kontekstual serta menggunakan teori bantu yakni teori perubahan Alvin Boskoff yaitu perubahan dilihat dari segi internal dan eksternal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan bentuk dan fungsi tari Pepe-Pepeka ri Makka tampak pada penambahan dan penggarapan gerak, desain lantai, alat musik, waktu, dan tempat pertunjukan. Perubahan bentuk dan fungsi tari Pepe-Pepeka ri Makka didukung oleh masyarakat, seniman, dan lembaga yang terkait sehingga menjadikan tari Pepe-Pepeka ri Makka tetap eksis hingga saat ini.