Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Penguatan Kelembagaan Pimpinan Ranting Aisyiyah melalui Inisiasi Prosedur Litigasi dan Non Litigasi Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Angin, Ria; Fauziyah, Fauziyah
Journal of Community Development Vol. 3 No. 2 (2022): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v3i2.103

Abstract

This volunteer effort intends to help the Aisyiyah Branch Leader of the Jember Regency deal with instances of abuse against women. To address cases of abuse against women, both non-litigation and litigation strategies are used. The overall number of participants in all the action was 50 (fifty). Three (3) steps make up the execution of this community service: preparation, performance, and evaluation. There were two activities before the event: (1) Through the distribution of questionnaires, the community service activities confirmed to the Aisyiyah Branch Manager the types of violent cases that had happened and the breadth of the handling efforts that had been made in the working area of the Aisyiyah Sumbersari Branch Manager, Jember Regency. (2) The service project delivery includes data processing from the distributed surveys. (3) The activity's organizer must create the materials necessary by the Aisyiyah Branch Managers in the office of the Aisyiyah Sumbersari Branch Manager, Jember Regency, based on the data acquired regarding the various types of violence. The primary topic of the literature is litigation, or the processes used to adjudicate cases of victimized violence in court system. While the purpose of non-litigation is to help by using alternate techniques without going through legitimate methods. According to the evaluation of the activities, the Aisyiyah Branch Leaders in the Jember Regency-managed Aisyiyah Sumbersari Branch are better able to handle situations of violence against women.
Strategi Pemerintah Desa dalam Penanganan Stunting di Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember Abdillah, Syukron; Angin, Ria; Adawiyah, Putri Robiatul
Buletin Antropologi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/bai.v1i1.2187

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi strategi yang diterapkan Pemerintah Desa Panduman Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember. Pemerintah Desa Panduman memprioritaskan penanganan stunting sebagai agenda utama kesehatan masyarakat. Penanganan stunting di desa merupakan tantangan bagi pemerintah desa untuk menyusun strategi. Tujuan Penelitian: Untuk menganalisa dan mendeskripsikan bagaimana strategi pemerintah desa dalam penanganan stunting di Desa Panduman Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember. Metode Penelitian: Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan fokus grup diskusi. Hasil Penelitian: Menggambarkan pentingnya strategi pemerintah desa dalam menangani stunting, memberikan kontribusi berupa membentuk Rumah Desa Sehat dan Pemberian Gizi kepada anak berupa telur guna memberikan efek yang signifikan terhadap pemenuhan gizi dan kesehatan anak, serta melakukan peningkatan terhadap sanitasi dan air bersih.
ANALISIS KEBIJAKAN PUBLIK: IDENTIFIKASI DAN PERUMUSAN MASALAH Asfiah, Eka Wardatul; Ramadhani, Putri Oktaviana; Yulianto, Hendrik; Ksatria Yudha, Putra Pratama; Alamsyah, Muhammad Iqbal; Egimanda, Revo Alghazar; Angin, Ria
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.4696

Abstract

Analisi kebijakan Publik: identifikasi dan perumusan masalah sangat penting untuk tercapainya suatu kebijakan dan dapat dicapai secara maksimal. Untuk mengidentifikasi masalah dan merumuskan masalah dalam pembuatan kebijakan perlu diketahui proses, tahapan dan langkah langkah identifikasi dan perumusan masalah tersebut. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengamati, mempelajari dan mendapatkan informasi terhadap proses dan tahapan tahapan dalam pembuatan kebijakan. Metode penulisan ini menggunakan study perpustakaan. Penulisan artikel ini dilakukan dengan mengkaji 15 artikel yang berkaitan dengan kebijakan publik, konsep pembuatan kebijakan yang ada di goggle scholar. Dari hasil mengkaji dan mempelajari ditemukan beberapa definisi tentang identifikasi masalah dan bagaimana perumusan masalah serta tahapan-tahapan nya yaitu Pengenalan Masalah, definisi, spesifikasi, penetapan prioritas masalah. Pada tahapan ini dalam pembuatan kebijakan yaitu Identifikasi Tanda-tanda Adanya Masalah, Memahami Konteks dan Latar Belakang, mendefinisikan dan membatasi masalah, menganalisis akar permasalahan, merumuskan pernyataan masalah, pengkajian ini menemukan bahwa salah satu tahapan dalam pembuatan kebijakan yaitu mengidentifikasi dan perumusan masalah kebijakan.
EVALUASI KEBIJAKAN PUBLIK Febrianti, Nina Anggei; Sari Devi, Artika; Sofwatul Arifah, Auliyah; Maulidina, Nadia Dwi; Regina Putri, Melati; Mahligai Arum, Bunga; Angin, Ria
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i1.5299

Abstract

This article discusses public policy evaluation. Policy evaluation is a systematic assessment activity that aims to assess the performance, effectiveness, efficiency and impact of a public policy that has been implemented. The aim is to provide input for future policy improvements. In general, this article explains the meaning of policy evaluation, its functions, assessment criteria, evaluation approaches, and methods used in conducting evaluations. The method for preparing this article is literature study (Literature Review), namely by searching or finding data from various sources that are relevant to the general concept of policy evaluation, then complemented by one group's thoughts on the topic presented. This article also explains the purpose of evaluation, namely to determine the level of policy achievement, efficiency, output, impact and deviations. It is hoped that the evaluation results can provide input for the formulation of better policies in the future. Overall, this article comprehensively discusses the basic concepts and methods applied in evaluating public policies.
Partisipasi Masyarakat dalam Kualitas Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa Panduman Tahun 2020-2025 Wafa, Ali; Siswanto, Edhi; Angin, Ria; Adawiyah, Putri Robiatul
Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP)
Publisher : Laboratorium Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jmiap.v6i4.963

Abstract

This study aims to determine the level of participation/involvement of the village community in the process of preparing the Panduman Village RPJM 2020-2025. Using a qualitative method, the data was collected by conducting interviews with informants and reviewing the Panduman Village RPJM document. The data was analyzed to see the level of community participation, including the quality of program proposals against the 4 dimensions of Panduman Village's problems and potentials. The results showed that; The Panduman Village community actively involved themselves in the process of preparing the Panduman RPJMDes for the 2020-2025 period. Village community aspirations always focus on physical infrastructure development. The village community has been able to evaluate the performance of the previous village government, including identifying 4 dimensions of village problems and potentials. However, the alternative solutions proposed by the community are still unable to answer the problems and manage the village's potential in a sustainable manner.
Collaborative process government dalam pengembangan wisata Pantai pulau merah di kabupaten banyuwangi Maulidina, Nadia Dwi; Anggraini, Riska; Firmansyah, Aldo; Yulianto, Hendrik; Angin, Ria
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.5612

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Deskriftif Kualitatif untuk mengekspolorasi proses kolaborasi Pengelolaan wisata di Pulau merah, Banyuwangi. Fokus penelitian adalah memberikan deskripsi mendalam tentang tahapan-tahapan kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat local, pengusaha wisata, dan organisasi lingkungan.data dikumpulkan melalui observasi wawancara dan analisis dokumen, kemudian di analisis untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang dinamika kolaborasi yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan wisata di pulau merah telah membawa kemajuan ekonomi bagi masyarakat setempat, mengalihkan profesi warga dari petani, pengrajin, dan nelayan menjadi jasa wisata. Proses kolaborasi yang efektif melibatkan dialog tatap muka, membangun kepercayaan, membangun komitmen, pemahaman bersama dan hasil akhir. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengelolaan wisata berkelanjutan yang mengakomodasi kepentingan berbagai pihak dan memberikan manfaat sosial serta ekonomi bagi masyarakat setempat.
IMPLEMENTASI PROGRAM J-MONALISA DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN KEPUASAN MASYARAKAT DIWILAYAH DIKABUPATEN JEMBER Anggraeni, Delta Wahyu; Asfiah, Eka Wardatul; Ramadhani, Putri Oktaviana; Yudhan, Putra Pratama Ksatria; Angin, Ria
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.5619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan memahami implementasi program J Mona Lisa dalam pelayanan pengelolaan kependudukan dan dampaknya terhadap kepuasan masyarakat di Kabupaten Jember. Program J Monalisa berbasis teknologi informasi bertujuan untuk mempercepat dan memudahkan akses masyarakat terhadap layanan pengelolaan kependudukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis tematik untuk menggambarkan persepsi dan pengalaman masyarakat terhadap kualitas layanan serta faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasannya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun program J-Mona Lisa telah memberikan kemudahan dan efisiensi dalam pelayanan pemerintah, namun pemahaman sebagian masyarakat terhadap teknologi masih terbatas dan internet belum merata di wilayah tersebut. Ternyata terdapat beberapa tantangan, seperti ketergantungan pada Di sisi lain, mayoritas masyarakat merasa sangat puas dengan kecepatan dan aksesibilitas layanan. Studi ini menunjukkan bahwa perluasan jangkauan dan pelatihan masyarakat, serta perbaikan infrastruktur teknis, diperlukan untuk menjamin keberlanjutan dan penyebaran manfaat program.
Transformasi Digital dan Pelestarian Nilai Tradisional: Strategi Penguatan Kelembagaan Desa di Banyuwangi oleh Desa Kemiren esra seda, Derya poetry melisa fulya; A, Suci Qurrota; A, Bunga Mahligai; P, Cherly Adhienda; Angin, Ria
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.5611

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi Desa Kemiren di Banyuwangi dalam memadukan transformasi digital dengan pelestarian nilai-nilai tradisional sebagai upaya memperkuat kelembagaan desa. Transformasi digital di desa ini tidak hanya digunakan untuk kebutuhan administratif, tetapi juga untuk melestarikan budaya Using yang menjadi identitas khas desa, sekaligus meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat. Dengan memanfaatkan teknologi, pemerintah desa berhasil mengarsipkan dan mempromosikan nilai-nilai budaya Using kepada generasi muda dan wisatawan, yang pada gilirannya turut berkontribusi pada ekonomi lokal. Selain itu, platform digital memungkinkan masyarakat untuk terlibat lebih aktif dalam pengambilan keputusan dan program-program pembangunan desa, serta memberikan transparansi dalam pengelolaan dana desa. Kendati menghadapi tantangan dalam literasi digital, Desa Kemiren mampu menunjukkan bagaimana teknologi dapat berperan strategis dalam mempertahankan tradisi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Temuan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain yang ingin mengintegrasikan inovasi digital dalam pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini mengkaji strategi Desa Kemiren di Banyuwangi dalam memadukan transformasi digital dengan pelestarian nilai-nilai tradisional sebagai upaya memperkuat kelembagaan desa. Transformasi digital di desa ini tidak hanya digunakan untuk kebutuhan administratif, tetapi juga untuk melestarikan budaya Using yang menjadi identitas khas desa, sekaligus meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat. Dengan memanfaatkan teknologi, pemerintah desa berhasil mengarsipkan dan mempromosikan nilai-nilai budaya Using kepada generasi muda dan wisatawan, yang pada gilirannya turut berkontribusi pada ekonomi lokal. Selain itu, platform digital memungkinkan masyarakat untuk terlibat lebih aktif dalam pengambilan keputusan dan program-program pembangunan desa, serta memberikan transparansi dalam pengelolaan dana desa. Kendati menghadapi tantangan dalam literasi digital, Desa Kemiren mampu menunjukkan bagaimana teknologi dapat berperan strategis dalam mempertahankan tradisi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Temuan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain yang ingin mengintegrasikan inovasi digital dalam pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat.
POLA INTERGOVERMENTAL RELATIONS PADA IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM SMART KAMPUNG DALAM PELAYANAN PUBLIK DI DESA SEMBULUNG KABUPATEN BANYUWANGI Rafiqi, Muhamad Hafiz; Arifah, Auliya Sofwatul; Sari Devi, Artika; Febrianti, Nina Anggei; Angin, Ria
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.5614

Abstract

Implementasi Program Smart Kampung di Kabupaten Banyuwangi, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Program ini telah berhasil menciptakan sistem layanan yang lebih efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui pelatihan dan dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), masyarakat didorong untuk mengembangkan produk lokal dan memanfaatkan platform online untuk meningkatkan perekonomian lokal. Evaluasi menunjukkan bahwa program ini tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Meskipun banyak kemajuan yang dicapai, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan kebutuhan pelatihan bagi aparatur desa masih perlu diatasi. Penyesuaian kebijakan yang berbasis pada umpan balik masyarakat menjadi kunci untuk keberlanjutan dan peningkatan kualitas layanan publik di masa depan. Dengan demikian, Program Smart Kampung diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi semua pihak yang terlibat.
Inovasi Menuju Transformasi Digital dalam Pelayanan Publik Kajian Sistem Manajemen Pelayanan Desa (SIMPEDA) di Desa Balung Lor Ningtyas, Vella Nur Cahya; Angin, Ria
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 3 (2024): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i3.127

Abstract

Transformasi digital sebagian besar dilihat dari perubahan budaya yang mengubah cara pemerintah bekerja, berkomunikasi, dan memberikan layanan, tetapi juga dapat memiliki implikasi yang luas, termasuk mengubah struktur dan budaya organisasi. Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jember dalam melakukan inovasi dalam transformasi digital yaitu dengan diluncurkan aplikasi SIMPEDA (Sistem Manajemen Pelayanan Desa) untuk desa-desa yang ada di Kabupaten Jember, salah satunya Desa Balung Lor. Dengan adanya penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses transformasi pelayanan sebelum dan sesudah adanya SIMPEDA di Desa Balung Lor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data secara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa inovasi SIMPEDA penerapannya sudah berjalan sangat baik di Desa Bakung Lor dan mendapatkan manfaat dari inovasi ini meskipun ada juga dampak negatifnya. Selain itu menurut temuan studi, peneliti menemukan kelemahan Teori yang dikemukakan oleh Rogers tidak mencakup tentang Innovation culture (budaya inovasi) teori Rogers tidak menjelaskan bagaimana budaya inovasi juga membutuhkan perubahan perilaku dalam memberikan pelayanan dari manual menjadi berbasis digital.