Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Untuk Menekan Resiko Hipertensi Dan Pemberdayaan Masyarakat Ferdiansyah Putra Manggala; Karina Nine Amalia; Tri Agustina Nugrahani; Anidah Rohimah; Dhea Citra Sahara; Fatiya Aulia Mutmainnah; Lavelia Anggista; Ria Ayun Nisa; Wilda Nishfa Ramadhona
JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbarukan) Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Penerbitan dan Percetakan Indonesian Scholar Khiar Wafi (LPPMPP IKHAFI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54650/jpmtt.v6i1.648

Abstract

The poverty rate in Bondowoso Regency which reaches 12.60% has implications for people's lifestyles, one of which is in the form of the habit of using used cooking oil repeatedly. The low public understanding of the negative impact of used cooking oil not only increases health risks, especially hypertension which occupies high cases in the Maesan Health Center area, but also adds to environmental pollution due to careless oil disposal. The 2025 University of Jember KKN program in Sumber Pakem Village focuses on the use of used cooking oil into environmentally friendly soap as a health, environmental, and economic solution. Activities include socialization of the dangers of using used cooking oil and the practice of making solid soap through the process of purification, boiling with pandan leaves, saponification reactions, printing, and curing. As a result, the soap produced is suitable for use while having economic value. This program has succeeded in increasing public awareness of health, providing environmentally friendly alternatives to household waste management, and opening up simple business opportunities that support community empowerment. The use of used cooking oil into environmentally friendly solid soap not only functions as a health and environmental solution, but also as a means of empowering the community's economy in a sustainable manner. This KKN program proves that an educational approach based on community participation is able to create simple innovations that have a wide impact and can be replicated in other regions with similar problems.
PENGOLAHAN MINYAK JELANTAH MENJADI SABUN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK MENEKAN RESIKO HIPERTENSI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Ferdiansyah Putra Manggala; Karina Nine Amalia; Tri Agustina Nugrahani; Anida Rohimah; Dhea Citra Sahara; Fatiyah Aulia Mutmainnah; Lavelia Anggista; Ria Ayun Nisa; Wilda Nishfa Ramadhona
JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbarukan) Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Penerbitan dan Percetakan Indonesian Scholar Khiar Wafi (LPPMPP IKHAFI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54650/jpmtt.v6i1.643

Abstract

Tingkat kemiskinan di Kabupaten Bondowoso yang mencapai 12,60% menimbulkan implikasi terhadap pola hidup masyarakat, salah satunya dalam bentuk kebiasaan penggunaan minyak jelantah berulang kali. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai dampak negatif minyak jelantah tidak hanya meningkatkan risiko kesehatan, terutama hipertensi yang menempati kasus tinggi di wilayah Puskesmas Maesan, tetapi juga menambah pencemaran lingkungan akibat pembuangan minyak secara sembarangan. Program KKN Universitas Jember 2025 di Desa Sumber Pakem berfokus pada pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun ramah lingkungan sebagai solusi kesehatan, lingkungan, dan ekonomi. Kegiatan meliputi sosialisasi bahaya penggunaan minyak jelantah serta praktik pembuatan sabun padat melalui proses pemurnian, perebusan dengan daun pandan, reaksi saponifikasi, pencetakan, dan curing. Hasilnya, sabun yang dihasilkan layak digunakan sekaligus memiliki nilai ekonomi. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, menyediakan alternatif pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan, serta membuka peluang usaha sederhana yang mendukung pemberdayaan masyarakat. Pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun padat ramah lingkungan tidak hanya berfungsi sebagai solusi kesehatan dan lingkungan, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Program KKN ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif berbasis partisipasi masyarakat mampu menciptakan inovasi sederhana yang berdampak luas serta dapat direplikasi di wilayah lain dengan permasalahan serupa.