Rochadi Kristiningrum, Rochadi
Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Strategi Pengembangan Usaha Kerajinan Anyaman Rotan di Kecamatan Long Apari Kabupaten Mahakam Ulu Carolina, Veronica; Rujehan, Rujehan; Kristiningrum, Rochadi; Purwanti, Emi; Matius, Paulus; Imang, Ndan
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v9i2.15974

Abstract

Usaha kerajinan anyaman rotan yang ada di Kecamatan Long Apari memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan karena memberikan manfaat ekonomi dan menjadi bagian dari budaya Suku Dayak Aoheng itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi pengembangan usaha kerajinan anyaman rotan di Kecamatan Long Apari. Penelitian di laksanakan selama 3 bulan mulai dari Mei s.d Juli 2023 di Kecamatan Long Apari. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, diskusi kelompok terfokus dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT. Total responden dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Berdasarkan analisa SWOT posisi usaha kerajinan anyaman rotan berada pada kuadran ketiga yang menunjukkan situasi usaha ini memiliki peluang yang besar, tetapi juga menghadapi beberapa kendala/kelemahan internal. Fokus strategi pada situasi ini adalah meminimalkan masalah-masalah internal sehingga dapat mempergunakan, mengoptimalkan ataupun merebut peluang yang lebih baik (support a turn around oriented strategy) antara lain meningkatkan kuantitas produksi dan menyediakan stok produk, mengikuti pelatihan dan pembinaan yang diadakan pemerintah dalam rangka peningkatan kapasitas SDM pengrajin rotan, membangun kerjasama dengan pemerintah dan stakeholder untuk menjadikan  produk rotan sebagai souvenir, menginisiasi pemerintah untuk membuat sentra kerajinan atau pos penjualan produk kerajinan rotan di Ibukota Kecamatan atau Kabupaten Mahakam Ulu
Potensi ekonomi dan konservasi ekosistem mangrove bagi masyarakat pesisir di desa Pondong Kabupaten Paser Kristiningrum, Rochadi; Sari, Wulan IR; Halimah, Nurul; Paramitha, Tirtha Ayu
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.422 KB) | DOI: 10.32522/ujht.v6i2.7809

Abstract

Desa Pondong memiliki peluang sebagai salah satu tujuan wisata di kawasan pesisir dimana didukung juga adanya Teluk Adang yang merupakan daerah Cagar Alam. Namun dalam perkembangannya kawasan mangrove terancam akibat adanya berbagai kebutuhan yang memaksa masyarakat untuk merusak mangrove, terjadi deforestasi, konversi lahan dan pembalakan liar. Mengetahui potensi ekonomi dan memberikan edukasi serta sosialisasi kepada warga masyarakat pesisir bagi kehidupan masyarakat menjadi bagian dari rumusan masalah yang akan dikaji. Desa Pondong menjadi lokasi penelitian dengan metode penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan studi masalah dengan kunci responden sejumlah tiga orang dan 30 narasumber kasus yang dipilih secara purposive sampling. .Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Desa Pondong memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan & mampu menjadi obyek wisata unggulan. Potensi ekonomi Desa Pondong adalah sektor perkebunan, pertanian, perikanan dan obyek wisata. Konservasi ekosistem mangrove perlu dilaksanakan dengan cara melakukan kegiatan sosialisasi dan sosialisasi terhadap ekosistem ekosistem mangrove agar kelestarian lingkungan hidup terjaga.
Analisis pengelolaan Bontang Mangrove Park sebagai obyek ekowisata Taman Nasional Kutai Dhaffa, Naufal Akhdan Amru; Sardjono, Mustofa Agung; Rujehan, Rujehan; Kristiningrum, Rochadi
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v7i2.8189

Abstract

Ekowisata adalah konsep pengembangan pariwisata yang dilakukan pada tempat alami untuk mendukung upaya konservasi, kelestarian sumber dayaalam dan meningkatkan pendapatan. Bontang Mangrove Park memiliki banyak potensi pengembangan untuk menjadi salah satu kawasan obyek ekowisata. Metode analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi berbagai faktor sistematis yang diharapkan dapat menetapkan isu-isu strategis yang berkembang dalam rangka meningkatkan keberhasilan pengelolaan Bontang Mangrove Park. Analisis SWOT di gunakan dalam riset ini untuk mengidentifikasi faktor penghambat dan penunjang, mengetahui faktor internal dan eksternal serta menetapkan posisi pengembangan obyek ekowisata Bontang Mangrove Park. Hal tersebut menunjukkan bahwa faktor pengembangan dan penunjang obyek ekowisata Bontang Mangrove Park dengan skor tertinggi yaitu adanya peraturan dan perundangan yang mendukung ekowisata. Faktor penghambat dari pengembangan obyek ekowisata Bontang Mangrove Park dengan skor tertinggi yaitu pelayanan petugas ekowisata terhadap pengunjung kurang optimal dikarenakan belum memadainya kuantitas dan kualitas SDM untuk mengelola obyek ekowisata Bontang Mangrove Park tersebut. Hasil analisis SWOT obyek ekowisata Bontang Mangrove Park terletak pada kuadran I dengan adanya keanekaragaman yang tinggi dan didukung dengan kebijakan perundang-undangan yang ada dan hal ini sangat menguntungkan bagi peningkatan ekowisata Bontang Mangrove Park.
Evaluasi Status Mutu Air Sungai Samboja di Kecamatan Samboja Barat Kabupaten Kutai Kartanegara Noor, Alfian; Abdunnur, Abdunnur; Kristiningrum, Rochadi; Aipassa, Marlon Ivanhoe; Ruslim, Yosep
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XI Nomor 1 Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v11i1.486

Abstract

Evaluation of the Water Quality Status of the Samboja River in Samboja District, Kutai Kartanegara Regency. The depletion of clean water due to pollution in rivers as part of the impact of decreasing water quality. Knowing the status of the water quality and quality of the Samboja River in Samboja District, Kutai Kartanegara Regency is the goal of this study. Data analysis to evaluate the status and water quality of the Samboja River is to take water quality samples at three points, namely downstream, middle, and upstream in two conditions of no rain and after rain. Then the water quality parameters are tested and compared with water quality standards using the Storet method and the pollution index method which refers to the Decree of the Minister of the Environment Number 115 of 2003 concerning Guidelines for Determining the Status of Water Quality. The results showed that the water quality status of the Samboja river spatially and temporally using the Storet method, class II water allocation was categorized as "moderately polluted" and "severely polluted" with a score of -12 to -34. Meanwhile, using the class II pollution index method including "meeting the quality standard" to "lightly polluted" with an IP value of 0.69 to 3.57.
EVALUASI STATUS MUTU AIR SUNGAI SAMBOJA DI KECAMATAN SAMBOJA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Noor, Alfian; Abdunnur, Abdunnur; Kristiningrum, Rochadi
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 23, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v23i1.6833

Abstract

Menipisnya air bersih akibat adanya pencemaran di sungai sebagai bagian dampak penurunan kualitas mutu air. Diketahuinya status kualitas dan mutu air Sungai Samboja di Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara menjadikan tujuan dari penelitian ini. Analisis data untuk mengevaluasi status dan kualitas air Sungai Samboja adalah dengan mengambil sampel kualitas air di tiga titik yaitu hilir, tengah, dan hulu dalam dua kondisi tidak hujan dan setelah hujan. Kemudian parameter kualitas air diuji dan dibandingkan dengan baku mutu air dengan menggunakan metode Storet dan metode indeks pencemaran yang mengacu pada Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 115 Tahun 2003 tentang Pedoman Penentuan Status Mutu Air. Status kualitas air sungai Samboja secara spasial dan temporal menggunakan metode Storet, alokasi air kelas II dikategorikan “tercemar sedang” dan “tercemar parah” dengan skor -12 sampai -34. Sedangkan dengan menggunakan metode indeks pencemaran kelas II termasuk “memenuhi baku mutu” hingga “tercemar ringan” dengan nilai IP sebesar 0,69 hingga 3,57.