Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Peran Investasi Hijau dalam Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca dan Meningkatkan Efisiensi Energi pada Industri Otomotif di Jawa Barat Butarbutar, Augustinus Robin; Tahir, Usman; Ansori, Tirangga
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 02 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i02.998

Abstract

Penelitian ini menyelidiki peran investasi hijau dalam memitigasi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan efisiensi energi dalam industri otomotif di Jawa Barat. Melalui analisis kualitatif yang melibatkan wawancara, diskusi kelompok terarah, dan analisis dokumen, penelitian ini mengeksplorasi kondisi inisiatif investasi hijau saat ini, persepsi pemangku kepentingan, strategi yang digunakan oleh perusahaan otomotif, dan tantangan yang dihadapi oleh industri. Temuan menunjukkan adanya pergeseran positif menuju keberlanjutan, yang ditandai dengan adopsi teknologi ramah lingkungan, kebijakan pemerintah yang mendukung praktik-praktik ramah lingkungan, dan upaya kolaboratif di antara para pemangku kepentingan. Namun, kendala keuangan, hambatan teknologi, resistensi terhadap perubahan, dan ketidakpastian peraturan menjadi tantangan tersendiri. Strategi yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan termasuk investasi penelitian dan pengembangan yang substansial, kolaborasi dan inisiatif berbagi pengetahuan, inovasi dalam proses manufaktur, dan praktik rantai pasokan yang berkelanjutan. Studi ini diakhiri dengan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan insentif keuangan, penelitian dan pengembangan yang berkelanjutan, implementasi kebijakan yang konsisten, dan mendorong pergeseran budaya menuju keberlanjutan.
PEMBUATAN METODE PENILAIAN OTENTIK GUNA MENGEVALUASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA Butarbutar, Augustinus Robin; Syamsuddin, Arief; Cleveresty, Tri Bigrit
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode penilaian otentik guna mengevaluasi kemampuan berpikir kritis mahasiswa melalui pendekatan studi literatur. Melibatkan riset literatur awal yang mendalam, penelitian ini memfokuskan pada pemahaman konsep berpikir kritis, evaluasi mahasiswa, dan metode penilaian otentik yang telah diterapkan sebelumnya dalam pendidikan tinggi. Temuan dari kajian literatur membentuk dasar untuk memilih instrumen penilaian otentik yang relevan dengan tujuan penelitian. Pemilihan metode penilaian otentik dari literatur disertai dengan penerapan instrumen tersebut pada kelompok mahasiswa sebagai subjek penelitian. Hasil penilaian memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kemampuan berpikir kritis mahasiswa, memvalidasi efektivitas metode ini dalam mengukur aspek-aspek kritis berpikir. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan metode penilaian otentik melalui studi literatur dapat menjadi landasan yang kuat dalam meningkatkan evaluasi kemampuan berpikir kritis mahasiswa di institusi pendidikan tinggi. Implikasi praktisnya mencakup pengembangan instrumen penilaian yang relevan dengan konteks pendidikan tinggi, memberikan panduan bagi para pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
EVALUASI RISIKO KESEHATAN AKIBAT PAPARAN LOGAM BERAT DALAM AIR MINUM: STUDI EPIDEMIOLOGI LINGKUNGAN Butarbutar , Augustinus Robin; Dewi, Rd. D. Lokita Pramesti; Auliani , Restu; Farlina, Baiq Fina; Oktavia, Swastika; Wiranti, Bhakti; Apsari, Desy Ari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.26104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi risiko kesehatan yang mungkin timbul akibat paparan logam berat dalam air minum melalui pendekatan studi literatur dengan fokus pada aspek epidemiologi lingkungan. Identifikasi logam berat seperti timbal, merkuri, kadmium, dan arsenik dalam air minum menjadi titik fokus, sementara dampak kesehatan yang mungkin terkait dengan paparan tersebut dianalisis secara mendalam. Temuan literatur menunjukkan bahwa paparan logam berat dapat menyebabkan gangguan sistem saraf, masalah perkembangan pada anak-anak, dan peningkatan risiko penyakit kronis. Variabilitas geografis dan lingkungan dalam distribusi logam berat juga diungkapkan sebagai faktor penting yang memengaruhi risiko kesehatan. Kritik terhadap metodologi penelitian dalam literatur menggarisbawahi kebutuhan akan konsistensi dan standar yang lebih tinggi dalam penelitian masa depan.
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS AIR DAN KEJADIAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PENCERNAAN: TINJAUAN KESEHATAN LINGKUNGAN Butarbutar, Augustinus Robin; Handayani, Fitriah; Vierdiana, Dyah; Mulyani, Dwinita; Farlina, Baiq Fina; Iswanto, Juni; Suriyeni, Deni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26659

Abstract

Penelitian ini mendalami hubungan antara kualitas air dan kejadian penyakit infeksi saluran pencernaan sebagai sebuah tinjauan kesehatan lingkungan. Melalui metode studi literatur, penelitian ini merinci dampak kualitas air pada kesehatan manusia dan mengeksplorasi variabilitas risiko di berbagai konteks populasi. Hasil penelitian mengonfirmasi bahwa kontaminasi air oleh bakteri patogen dan bahan kimia berpotensi merugikan dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pencernaan. Variabilitas dampak pada kelompok populasi tertentu, seperti perkotaan dan pedesaan, ditemukan melalui sintesis literatur, menyoroti perlunya pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik setiap lingkungan. Kesadaran masyarakat dan edukasi diidentifikasi sebagai kunci dalam mengurangi risiko, sementara kebijakan lingkungan yang holistik dan berbasis bukti diusulkan untuk meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat. Simpulan penelitian ini menggarisbawahi urgensi pemahaman mendalam tentang hubungan antara kualitas air dan kesehatan manusia sebagai landasan bagi kebijakan lingkungan yang efektif. Melalui upaya pencegahan, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman ilmiah dan tindakan nyata untuk memitigasi risiko infeksi saluran pencernaan.
EVALUASI DAMPAK PARIWISATA TERHADAP KESEHATAN LINGKUNGAN DAN UPAYA PENGELOLAAN RISIKO Butarbutar, Augustinus Robin; Dewi, Rd. D. Lokita Pramesti; Farida, Denis; Jayadi, Alpian; Sitopu, Joni Wilson; Uhai, Sabalius; Mutmainnah, Inayatul
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27511

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi yang berkembang pesat di berbagai negara, namun pertumbuhannya seringkali diiringi dengan dampak negatif terhadap kesehatan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pariwisata terhadap kesehatan lingkungan dan upaya pengelolaan risiko yang telah dilakukan. Metode studi literatur digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi dari berbagai sumber, termasuk jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen terkait lainnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pariwisata memiliki dampak yang signifikan terhadap lingkungan, seperti degradasi habitat alami, peningkatan polusi, dan kerusakan ekosistem. Untuk mengelola risiko tersebut, berbagai upaya telah dilakukan, termasuk pembentukan kebijakan lingkungan, program pendidikan dan kesadaran, serta penerapan teknologi hijau. Namun, tantangan dalam implementasi kebijakan dan kurangnya partisipasi masyarakat menjadi hambatan dalam mencapai pariwisata yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kolaborasi antar berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas upaya pengelolaan risiko dan mempromosikan pariwisata yang ramah lingkungan di masa depan.
Kadar Kolesterol Darah Total Pada Pasien Rawat Jalan Laki – Laki Usia 40 Sampai Dengan 70 Tahun Di Rumah Sakit TNI AU LANUD Sam Ratulangi Manado Augustinus Robin Butarbutar
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jikas.v1i2.258

Abstract

The type of fat that is best known by parents or the public that can cause disease is cholesterol. According to Yogendra Kumar, 2021, normal total cholesterol levels in the blood are in the range of 140-200 mg/dl, while high total cholesterol levels are between 200-400 mg/dl. Men aged 40 years and over with high serum cholesterol levels, namely cholesterol > 200 mg/dL and LDL cholesterol > 130 mg/dL, have a high risk of stroke and coronary heart disease (CHD). Based on WHO data for 2015, Yusvita and Shinta (2018) reported that globally there were 17.7 million deaths due to heart and blood vessel disease. Data collection was carried out based on the results of blood cholesterol examination in every man aged 40 to 70 years. This research approach is descriptive. The samples taken amounted to 30 people according to the criteria and are willing to be respondents. This research method uses total sampling. From the results of the study it was found that high total cholesterol levels were > 200 mg/dl at ages 40-55 years with 6 respondents out of 12, while those aged 56-70 years only amounted to 4 respondents out of 8. This shows that the percentage of ages 40-55 and 56-70 is not much different or the same. Total blood cholesterol levels in men aged 40 years to 70 years have normal values ​​or > 200 mg/dl with a percentage of 60% and 40% having high value or > 200 mg/dl from 30 respondents or outpatients who were sampled . High total blood cholesterol levels or > 200 mg/dl have a risk of stroke and coronary heart disease, while normal total blood cholesterol levels or < 200 mg/dl have a low risk. This basic research is expected to be a reference for further or other research and can be useful for readers, especially men aged 40 to 70 years.
Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Demam Tifoid Pada Pasien Rawat Inap Di RS TNI AU dr. Charles P.J Suoth Kota Manado Augustinus Robin Butarbutar
The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research Vol. 2 No. 1 (2024): March : The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/tjghpsr.v2i1.182

Abstract

Typhoid fever is an infectious disease caused by the bacterium Salmonella typhi which is still common and frequently occurring. Indonesia is an endemic country for typhoid fever, with an estimated 800 cases per 100,000 population annually. The risk factors for typhoid fever include personal hygiene such as nail cleanliness, handwashing, dietary habits, and others. The aim of this study was to determine how personal hygiene affects the number of typhoid fever cases at RS TNI AU dr. Charles P.J Suoth in Manado city. This research used a descriptive analytic method with a cross-sectional approach. The instrument used in this study was a questionnaire. The data obtained were analyzed using the Chi-square test. The results of the study showed that the majority of subjects were aged >25 years (45.8%), with females being more susceptible (51.0%), unemployed individuals (19.8%), and with a middle level of education (39.6%). Bivariate analysis revealed a significant association between the habit of handwashing with soap after defecation and a p-value of 0.002. There was an association between the frequency of typhoid fever and the habit of washing raw food with soap before eating, history of direct contact with typhoid patients, and handwashing before meals.
Evaluasi Kinerja Klinik Sanitasi Puskesmas: Analisis Perencanaan Intervensi Lingkungan Dalam Pengendalian Vektor Penyakit Menular Injilita Rutemia Donsu; Meylita Injilia Kodongan; Chelvin Irgil Momongan; Karunia Kaligis; Eunike Febryca Br Keliat; Gita Maelkia Situmorang; Suhardi Ibrahim; Augustinus Robin Butarbutar
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 4 No. 2 (2026): Juni : Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v4i2.739

Abstract

Vector-borne infectious diseases remain a public health concern, particularly in tropical regions such as Indonesia. Sanitation clinics at public health centers (Puskesmas) play a role in identifying environmental risk factors and planning interventions to support vector-borne disease control. This study aimed to evaluate the performance of sanitation clinics in environmental intervention planning. The method used was a literature review of scientific articles, journals, and related documents published between 2015-2025. Data were analyzed descriptively to identify forms of environmental interventions and their effectiveness. The results showed that sanitation clinics play an important role in environmental health counseling, sanitation inspections, health education, and environmental intervention planning. However, their implementation still faces challenges, including limited numbers of sanitarians, inadequate facilities and infrastructure, and suboptimal environmental interventions. Nevertheless, sanitation clinics continue to contribute to the prevention of environment-based diseases and vector control. Therefore, strengthening resources and improving the quality of intervention planning are necessary to enhance the effectiveness of sanitation clinic programs.
Penerapan Metode Problem Solving Cycle Dalam Perencanaan Dan Evaluasi Program Penyediaan Air Bersih Di Wilayah Rentan Kekeringan Cristi Mokoagow; Aunike Pondaag; Christofan N Paath; Gabriel Wariki; Merien Shintia Radjakore; Angelika Tujuh; Jeremy Mewengkang; Augustinus Robin Butarbutar
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 4 No. 2 (2026): Juni : Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v4i2.740

Abstract

Clean water is a basic human necessity that plays a vital role in public health and well-being. However, access to clean water remains a challenge in many drought-prone areas. This condition requires effective planning and evaluation to ensure the sustainability of clean water supply programs. This article aims to examine the application of the Problem Solving Cycle (PSC) method in the planning and evaluation of clean water supply programs in drought-prone regions. The study employed a literature review method by analyzing various scientific articles and relevant documents. Data were analyzed descriptively through identification, classification, and information synthesis. The findings indicate that PSC supports program planning and evaluation through the stages of problem identification, cause analysis, action planning, implementation, monitoring, and evaluation. Clean water supply programs contribute to improving community access to safe water and adequate sanitation, although several challenges remain, including limited resources, infrastructure management issues, and program sustainability. Therefore, PSC can serve as an effective approach to support the success of clean water supply programs in drought-prone areas.
Desain Perencanaan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Dan Evaluasi Dampaknya Terhadap Penurunan Penyakit Berbasis Lingkungan Indri Trisalowika Purba; Jehan Dangio; Nikita Manengkey; Robintang Situmorang; Keirin Bawues; Tesalonika Mokoagow; Miyuki Kowaas; Augustinus Robin Butarbutar
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 4 No. 2 (2026): Juni : Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v4i2.742

Abstract

Environmental-based diseases remain a major public health issue associated with unsafe drinking water, inadequate sanitation, poor hygiene behavior, improper household waste management, and unsafe domestic wastewater disposal. Community-Based Total Sanitation, known in Indonesia as Sanitasi Total Berbasis Masyarakat or STBM, is a community empowerment approach designed to change hygiene and sanitation behavior through five pillars. This article aims to develop an STBM program planning design and an impact evaluation model for reducing environmental-based diseases, particularly diarrhoeal disease. This study used a narrative review method by analyzing national regulations, official guidelines, global WASH reports, and recent scientific literature. The proposed program design includes situation analysis, multisectoral advocacy, community triggering, household mentoring, strengthening sanitation facilities, monitoring, verification, and impact evaluation. The evaluation model uses process, output, outcome, and impact indicators, with diarrhoea incidence as the main measurable health indicator. The findings indicate that an integrated STBM program supported by community participation, valid baseline data, and periodic evaluation can strengthen the prevention of environmental-based diseases. This article recommends implementing STBM as a sustainable community-based public health intervention rather than a short-term sanitation activity.