Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH METODE INSTRUKSI VERBAL TERHADAP KETERAMPILAN SERVIS BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA PUTRA SMP NEGERI 3 TONDANO karundeng, indri; pontoh, paul; kumenap, eduard
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 2 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: apakah terdapat pengaruh metode instruksi verbal terhadap keterampilan servis bawah dalam permainan bola voli pada siswa Putra SMP Negeri 3 Tondano? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh metode instruksi verbal terhadap keterampilan servis bawah dalam permainan bola voli pada pada Siswa Putra SMP Negeri 3 Tondano. Hipotesa dalam penelitian adalah terdapat pengaruh metode instruksi verbal terhadap keterampilan servis bawah dalam permainan bola voli pada pada Siswa Putra SMP Negeri 3 Tondano. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah: Eksperimen dengan desain randomized control groups pre-test and post-test design. Penelitian ini melibatkan 20 sampel siswa putra SMP Negeri 3 Tondano, kemudian sampel tersebut dibagi dalam dua kelompok yakni kelompok eksperimen diberi perlakuan dengan metode instruksi verbal berjumlah 10 orang dan kelompok kontrol tidak diberi perlakuan degan metode instruksi verbal berjumlah 10 orang. Instrument yang digunakan dalam  penelitian  ini  adalah tes keterampilan servis dalam permainan bola voli. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisis statistik uji-t, sebelum uji-t dilakukan maka terlebih dahulu diawali dengan pengujian persyaratan analisis yaitu uji normalitas data dan uji homogenitas varians. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) metode instruksi verbal dapat meningkatkan keterampilan servis bawah dalam permainan bola voli kelompok eksperimen; 2) Terjadi peningkatan keterampilan servis bawah dalam permainan bola voli yang signifikan pada kelompok eksperimen setelah diberikan perlakuan dengan metode instruksi verbal; 3) Tidak terjadi peningkatan keterampilan servis bawah dalam permainan bola voli pada kelompok kontrol; 4) Peningkatan keterampilan servis bawah dalam permainan bola voli ditemukan lebih baik pada kelompok eksperimen dibanding kelompok kontrol. Kesimpulan penelitian adalah terdapat pengaruh metode instruksi verbal terhadap keterampilan servis bawah dalam permainan bola voli pada pada Siswa Putra SMP Negeri 3 Tondano. Kata kunci: Metode, Intruksi Verbal Dan Keterampilan Servis Bawah
PENGARUH LATIHAN LARI ZIG ZAG TERHADAP KETRAMPILAN MENGGIRING BOLA SISWA SMA KATOLIK TAHUNA Salea, Aristoteles; Kumenap, Eduard; Pandaleke, Tony
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 2 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah latihan lari zig zag sangat efisien digunakan untuk keterampilan menggiring bola pada siswa SMA Katolik Tahuna? Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui  seberapa besar pengaruh latihan lari zig zag terhadap keterampilan menggiring bola SMA Katolik Tahuna. Hipotesa penelitian adalah terdapat pengaruh latihan lari zig zag terhadap keterampilan menggiring  bola pada siswa SMA Katolik Tahuna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa pura SMA Katolik Tahuna yang berjumlah 30 orang, yang dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok eksperimen berjumlah 15 orang dan kelompok kontrol berjumlah 15 orang. Waktu penelitian dilaksanakan selama dua bulan dengan frekuensi tiga kali seminggu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah randomized control group pre-test  and  post-test desaign. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes  keterampilan menggiring bola, dengan menggunakan alat-alat sebagai  berikut: lapangan, bola, sempritan, alat tulis menulis, pancang kerucut, stopwatch dan meter. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisis statistik uji-t, sebelum uji-t dilakukan maka terlebih dahulu diawali dengan pengujian persyaratan analisis yaitu uji normalitas data dan uji homogenitas varians. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan menggiring bola kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan dengan program latihan lari zig zag lebih baik dari rata-rata keterampilan menggiring bola kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil penelitian dimana diperoleh thitung lebih besar dari ttabel, yaitu thitung = 5.65   ttabel = 2.048. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh latihan lari zig zag terhadap keterampilan menggiring bola siswa SMA Katolik Tahuna. Kata kunci : Latihan lari zig zag, ketrampilan menggiring bola
UPAYA PENINGKATAN KESADARAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN PADA ANAK-ANAK KELAS II B SD NEGERI 03 NABIRE Salomina, Yakwar; Kumenap, Eduard; Lomboan, Ellen
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 2 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana upaya peningkatan kesadaran kebersihan lingkungan pada anak-anak  kelas II B dan kerja sama antara anak dan guru ? Kegiatan penelitian ini mempunyai tujuan yaitu untuk meningkatkan kesadaran kebersihan lingkungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas merupakan bentuk penelitian yang dilaksanakan secara langsung oleh guru dalam praktek pembelajaran, dimana guru (peneliti) mengadakan tindakan tertentu berdasarkan masalah-masalah penting dilapangan yang harus segera diatasi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, tiap siklus terdiri atas perencanaan (plan), tindakan (action), pengamatan (observation) dan perenungan (reflection). subjek penelitian ini adalah siswa kelas II B SD Negeri 03 Nabire tahun ajaran 2014-2015.Dari hasil penelitian, baik pada siklus I maupun siklus II menunjukkan bahwa ada peningkatan kesedaran akan kebersihan lingkungan kelas II B SD Negeri 03 Nabire. Hal ini terbukti bahwa setiap anak dapat melakukan suasana lingkungan yang semakin bersih.Kata Kunci : Peningkatan, Kesadaran, Kebersihan Lingkungan
UPAYA MENINGKATKAN KEBIASAAN HIDUP SEHAT PADA SISWA KELAS III SDN INPRES BAWEI TAHUN 2014 Sarumi, Andarias; Rumondor, Djoni; Kumenap, Eduard
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 2 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah penelitian ini adalah siswa dapat mengerti melakukan dan mempraktekkan “cara hidup sehat” seperti : menjaga kesehatan, mengetahui tentang cara hidup sehat dan membiasakan diri dengan cara hidup sehat di rumah maupun dilingkungan sekolah. Tujuan yang akan dicapai dalam pelaksanaan Proses Belajar mengajar dengan metode alat peraga visual (gambar) adalah untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan keaktifan siswa, peningkatan motivasi siswa yang  pada akhirnya  juga meningkatkan hasil belajar pendidikan kesehatan pada kelas tiga (III) Sekolah Dasar Negeri Inpres Bawei, Kampung Bawei Distrik Teluk Umar Kabupaten Nabire Provinsi Papua. Subyek penelitian adalah siswa kelas III SD Negeri Inpres Bawei dengan Jumlah 9 Siswa, dengan rincian jenis kelamin laki-laki 5, siswa perempuan 4 siswa. Tempat pelaksanaan penelitian di SD Negeri Inpres Bawei, Distrik Teluk Umar, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua. Prosedur pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas meliputi : Perencanaan, Tindakan Observasi dan Refleksi yang dilakukan dalam dua siklus (putaran). Dari pelaksanaan  tindakan kelas  selama satu bulan maka efek dari keberhasilan dalam proses yang dilakukan dengan terjadi perubahan-perubahan pada diri siswa dan guru, maka adapun hsil belajar yang diperoleh siswa setelah dilakukan penilaian adalah nilai rata-rata = 70,00. Hasil belajar yang diperoleh menunjukan tlah terjadi perubahan dari hasil yang diperoleh sebelumnya dilakukan tindakan kelas, dimana nilai rata-rata 60,20 dengan demikian terjadi peningkatan 10,20 persen. Hal demikian cukup menggembirakan dari nilai sebelum pelaksanaan PTK. Berdasarkan hasil analisis dapatlah disimpulkan bahwa : Pelaksanaan, proses belajar mengajar  dengan metode “Pemakaian alat peraga/ gambar visual” dapat meningkatkan keaktifan siswa, meningkatkan motivasi belajar siswa, perhatian siswa, keseriuasan siswa, tanggapan siswa, semangat dan kehadiran siswa pada kelas III SD Negeri Inpres Bawei, Kampung Bawei Distrik Teluk Umar Kabupaten Nabire, Provinsi Papua. Pelaksanaan proses  belajar mengajar dengan  metode “Pemakaian alat peraga / gambar visual” dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PENJASORKES), baik secara teori maupun praktek pada siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri Inpres Bawei. Kata Kunci : Meningkatkan, Kebiasaan, Hidup Sehat
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BOLA DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU KELAS VII B SMP NEGERI 1 WANGGAR NABIRE Hadiyono, Eko Suprapto; Lomboan, Ellen; Kumenap, Eduard
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 2 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah : Apakah penggunaan bola dapat meningkatkan hasil belajar tolak peluru siswa kelas VII.B SMP Negeri 1 Wanggar Nabire ? Bagaimanakah aktivitas siswa dalam pembelajaran tolak peluru dengan menggunakan bola ? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan bola dalam peningkatan hasil belajar tolak peluru siswa kelas VII. B SMP Negeri 1 Wanggar Nabire dan untuk mengetahui aktivitas siswa dalam pembelajaran tolak peluru dengan menggunakan bola. Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan sebagai upaya tindakan perbaikan pembelajaran tolak peluru dengan menggunakan bola modifikasi. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Wanggar Nabire pada semester ganjil tahun pelajaran 2003/2014. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII.B SMP Negeri 1 Wanggar Nabire yang berjumlah 33 orang siswa, yang terdiri dari 15 orang laki-laki dan 18 orang perempuan. Berdasarkan hasil analisis data, aktivitas siswa kelas VII.B SMP Negeri 1 Wanggar Nabire dalam melakukan tolak peluru dengan menggunakan bola, secara efektif mengalami peningkatan yang berarti.             Peningkatan hasil belajar tersebut dilihat pada perolehan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 92,11 % , sedangkan ketuntasan hasil belajar secara individu sebesar 80,53 atau mengalami peningkatan sebesar 15,16 %  dari siklus I. Aktivitas siswa selama pembelajaran tampak lebih efektif sejak dari tindakan I hingga tindakan II. Hasil perolehan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata keaktifan siswa dalam proses pembelajaran sebesar 63,34 %. Dimana pada siklus I keaktifan siswa sebesar 70,83 %, sedangkan pada siklus II sebesar 92,50 %. Kata Kunci : Teknik Dasar, Menyundul Bola, Sepak Bola
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR MENENDANG SEPAK BOLA DALAM PERMAIANAN YANG DIMODIFIKASI ALAT BANTU PADA SISWA KELAS V SD NEGERI INPRES KALIBOBO Mnsen, Odi Zadrak M.; Rumondor, Djoni; Kumenap, Eduard
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 2 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah “Bagaimana peningkatan keterampilankan dasar menendang bola melalui modifikasi alat bantu pada siswa kelas V A SD Negeri Inpres Kalibobo Nabire. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan gerak menendang sepak bola melalui modifikasi alat bantu pada siswa kelas V A SD Negeri Inpres Kalibobo Nabire. Subjek penelitian adalah seluruh siswa-siswi yang ada di kelas V A SD Negeri Inpres Kalibobo Nabire yang berjumlah 32 orang, terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Data yang dianalisis meliputi data kuantitatif (dengan menampilkan angka-angka sebagai ukuran prestasi), dan data kualitatif (dengan menampilkan angka sebagai perbandingan). Analisis data dilakukan secara deskriptif komparatif yang bertujuan untuk membandingkan kondisi sebelum dan sesudah diadakan tindakan perbaikan pembelajaran. Tahapan dalam tindakan menganalisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari pelaksanaan penelitian selama 3 bulan, maka efek dari keberhasilan dalam proses yang dilakukan dengan terjadinya perubahan-perubahan pada diri siswa dan guru, maka hasil belajar yang diperoleh siswa setelah dilakukan penilaian adalah rata-rata 7,5. Hasil belajar yang diperoleh ini menunjukan telah terjadi perubahan dari hasil yang diperoleh sebelum dilakukan Tindakan Kelas. Dimana sebelumnya nilai rata-rata 6,1. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dikemukakan, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut: Dalam pelaksanaan proses belajar mengajar dalam keterampilan dasar menendang bola, sangatlah disenangi siswa, karena guru sangat berpengalaman dan selalu memotifasi siswa dalam pembelajaran dengan modofikasi alat bantu. Dalam proses pembelajan guru/sekolah menyediakan fasilitas atau peralatan sehingga dapat menarik minat anak untuk mengikuti pembelajaran dengan baik, serta metode yang digunakan sangatlah tepat. Kata Kunci : Teknik Dasar, Menendang Bola, Alat Bantu
PENGARUH LATIHAN JOGING TERHADAP TINGKAT KESEGARAN JASMANI SISWA PUTRA SMA NEGERI I TONDANO Eduard E. Kumenap, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 3 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i3.722

Abstract

ABSTRAK   Permasalahan penelitian adalah apakah program latihan jogging berpengaruh terhadap peningkatan kesegaran jasmani  siswa putran SMA Negeri I Tondano. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh program latihan jogging terhadap terhadap tingkat kesegaran jasmani  siswa Putra SMA Negeri I Tondano. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen lapangan Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putra SMA Negeri I Tondano Sampel 30 orang, kemudian dibagi menjadi dua kelompok masing-masing, 15 orang kelompok eksperimen dan 15 orang kelompok control dengan menggunakan teknik belah dua. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji t berpasangan dengan bantuan SPSS 11,5. Dari hasil analisis data, diperoleh t observasi senlai 3,646 sedangkan t tabel yang diperoleh dari derajat kebebasan 2,048 dan taraf signifikan @0.05.sesuai criteria pengujian: terima Ho jika t observasi lebih bsar dari t tabel. Dengan demikian dapat disimpulkan: tingkat kesegaran jasmani kelompok eksperimen lebih besar dari tingkat kesegaran jasmani kelompok control siswa putra SMA Negeri I Tondano. Artinya peningkatan yang terjadi pada kelompok eksperimen adalah benar-benar dari perlakuan yang diberikan selama dua bulan.Kata Kunci : Latihan Jogging, Tingkat Kesegaran Jasmani       ABSTRACT   Research problem is whether jogging exercise program affect students' physical fitness increased SMA Negeri 1 Tondano son. The purpose of this study was to determine the extent of the influence of jogging exercise program on the physical fitness level of students of SMAN I Tondano son. The research method used in this research field is experimental method in this study population is the son of Senior High School students I Tondano sample of 30 people, and then divided into two groups each, 15 people the experimental group and 15 in the control group using the techniques halved. Data analysis techniques in this study using a paired t test with SPSS 11.5. From the analysis of the data, obtained by observation t senlai 3.646 whereas t tables derived from the degree of freedom of 2.048 and standard testing criteria signifikan@0.05.sesuai: accept Ho if t bsar observation more than t table. Thus we can conclude: physical fitness level of the experimental group was greater than the control group students' physical fitness son SMA I Tondano. That is a spike in the experimental group were actually from the treatment given for two months.Keyword : Jogging Exercise, Physical Freshness Level
PENGARUH GAYA MENGAJAR KOMANDO TERHADAP PENINGKATAN GERAK DASAR CHEST PASS DALAM PERMAINAN BOLA BASKET SISWA SMP NEGERI 7 MANADO Jefta Z Dissa; Eduard E Kumenap; ARJ Sengkey
PHYSICAL: Jurnal Ilmu Kesehatan Olahraga Vol. 2 No. 1: 2021
Publisher : Fakultas ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v2i1.1021

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apakah pemberian gaya mengajar komando berpengaruh terhadap gerak dasar chest pass dalam permainan bola basket pada siswa SMP Negeri 7 Manado. Penelitian ini bertujuan untuk menguji rata-rata skor gerak dasar chest pass dalam permainan bola basket pada siswa SMP Negeri 7 Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Manado berjumlah 60 siswa. Dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Mando berjumlah 30 siswa yang diambil menggunakan simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Tes gerak dasar chest pass dalam permainan bola basket. Hasil analisis statistic dengan menggunakan statistic uji t, diperoleh thitung senilai 2.79. Berdasarkan tabel distribusi t pada dengan derajat kebebasan n1 + n2 - 2 = 15 + 15 - 2 = 28 maka diperoleh ttabel senilai 2.048. Jadi thitung lebih besar dari ttabel yaitu thitung = 2.79 > ttabel = 2.048. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh gaya mengajar komando dalam meningkatkan gerak dasar chest pass dalam permainan bola basket pada siswa SMP Negeri 7 Manado.
Pengaruh Metode Bagian Gerak Dasar Forehand Drive Permainan Tenis Meja Mahasiswa Universitas Negeri Manado Aprilyanto Tangka; Djoni Sungkudon; Eduard Kumenap
PHYSICAL: Jurnal Ilmu Kesehatan Olahraga Vol. 3 No. 1: 2022
Publisher : Fakultas ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v3i1.1947

Abstract

Dari hasil pengamatan, banyak mahasiswa Pendidikan Olahraga (POR) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unima belum bisa melakukan gerak dasar forehand drive dalam permainan tenis meja dengan baik serta benar. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh penerapan metode bagian terhadap peningkatan gerak dasar forehand drive dalam permainan tenis meja pada mahasiswa putra POR FIK Unima. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen. Sampel berasal dari mahasiswa POR berjumlah 30 orang diambil secara acak. Rancangan penelitian yaitu“randomized control group pre-test and post test design. Teknik analisa data yaitu analisis statistik uji – t. Hasil pengujian hipotesis penelitian diperoleh thitung senilai 7,102. Berdasarkan tabel distribusi t pada = 0,05  dengan dk  = n1 + n2 – 2 = 15 + 15 – 2 = 28, maka diperoleh nilai t tabel = 2,048. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh penerapan metode bagian terhadap gerak dasar forehand drive dalam permainan tenis meja mahasiswa POR FIK Unima.
DAMPAK CARA BEAJAR RESIPROKAL PADA KELEBIHAN GERAK AWAL PASSING BAWAH OLAHRAGA BOLA VOLI SISWA SMP NEGERI 7 BITUNG Ayu Mita; Jan Lengkong; Eduard Kumenap
OLYMPUS: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 2 No. 02: Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.99 KB) | DOI: 10.53682/jo.v2i02.2964

Abstract

Disekolah tersebut memiliki 21 kelas yang terbagi menjadi 7 kelas VII, 7 kelas VIII, 7 kelas IX dengan jumlah siswa masing-masing kelas memiliki 20-30 orang siswa, dimana sekolah tersebut memiliki tiga orang guru penjas honorer. Gerak dasar dalam permainan bola voli adalah keterampilan gerak yang di lakukan dalam kegiatan bermain bola voli baik yang berkaitan dengan aktivitas pada saat memainkan bola maupun pada saat tanpa memainkan bola, seperti passing bawah dalam permainan bola voli. Untuk itu penguasaan terhadap gerak dasar dalam bola voli harus dikuasai. Metode yang akan digunakan adalah gaya mengajar resiprokal, kelas diorganisasi dan dikondisikan dalam peran-peran tertentu (di bagi menjadi kelompok), ada siswa yang berperan sebagai pelaku dan siswa yang berperan sebagai pengamat terhadap aktivitas yang dilakukan oleh kelompok pelaku, sedangkan guru berperan sebagai fasilitator