Claim Missing Document
Check
Articles

INOVASI PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN MELALUI E-KLAMPID DI KELURAHAN NGAGEL REJO SURABAYA Rahmadanik, Dida; Indartuti, Endang
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2023): Dinamika Governance - APRIL
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v13i1.3416

Abstract

Population Administration is one of the services that must be carried out by the local government. With so many complaints by the public regarding population administration services, the Surabaya City Government has created an innovation, namely E-Klampid. E-klampid is an online service for managing birth certificates, death certificates, moving in and out for Indonesian citizens, as well as marriage certificates and divorce certificates for non-Muslims. The type of research used is descriptive qualitative by collecting, processing and analyzing data from research results. The focus of the research is e-klampid innovation in population administration services in the Ngagel Rejo Village, Surabaya. The theory used in analyzing is the attribute theory of innovation according to Rogers, namely relative advantage, ease of observation, suitability, complexity, and possibility of trying. The results of the research that has been carried out, namely the E-Klampid Program at the Ngagel Rejo Sub-District Office have been able to provide benefits in the form of easier service because it is enough to get to the village, you don't need to come to the Population and Civil Registry Office. In the kelurahan there is also no need to incur costs, it is faster and saves energy because there is no need to come over and over again. The implementation of E-Klampid in improving population administration facilities is in accordance with the applicable SOPs, and the implementation of E-Klampid is in accordance with the needs of the community in obtaining population administration service facilities. The implementation of E-Klampid in the Ngagel Rejo Village, Surabaya, has no complications when it is being operated. However, for people who feel that complexity only occurs in people who lack technological knowledge. Through the implementation of E-Klampid, the community can easily observe how far the service process for making population administration documents that have been registered is by accessing the klapid.surabaya.go.id web. AbstraksiAdministrasi Kependudukan merupakan salah satu pelayanan yang wajib diselenggarakan oleh pemerintah daerah. Dengan banyaknya keluhan oleh masyarakat terkait pelayanan administrasi kependudukan maka Pemerintah Kota Surabaya membuat sebuah inovasi yaitu E-Klampid. E-klampid merupakan layanan online dalam pengurusan akta kelahiran, akta kematian, pindah datang dan pindah keluar bagi WNI, serta akta perkawinan dan akta perceraian bagi masyarakat non-muslim. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data dari hasil penelitian. Fokus penelitian yaitu inovasi e-klampid dalam pelayanan administrasi kependudukan di Kelurahan Ngagel Rejo Surabaya. Teori yang digunakan dalam menganalisis yaitu Teori atribut inovasi menurut Rogers yaitu Keuntungan relatif, Kemudahan diamati, Kesesuaian, Kerumitan, dan Kemungkinan dicoba. Hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu Program E-Klampid di Kantor Kelurahan Ngagel Rejo telah mampu memberikan keuntungan yakni berupa pelayanan menjadi lebih mudah karena cukup sampai dikelurahan saja tidak perlu datang ke dispendukcapil. Di kelurahan juga tidak perlu mengeluarkan biaya, lebih cepat dan hemat tenaga karena tidak perlu berkali-kali datang. Implementasi E-Klampid dalam peningkatan kemudahan administrasi kependudukan telah sesuai dengan SOP yang berlaku, serta implementasi E-Klampid telah sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakat dalam memperoleh kemudahan pelayanan administrasi kependudukan. Implementasi E-Klampid di Kelurahan Ngagel Rejo Surabaya tidak memiliki kerumitan saat sedang dioperasikan. Namun, untuk masyarakat yang merasa kerumitan hanya terjadi pada masyarakat yang kurang memiliki pengetahuan teknologi. Melalui implementasi E-Klampid masyarakat dapat dengan mudah mengamati sejauh mana proses pelayanan pembuatan dokumen administrasi kependudukan yang telah didaftarkan, yaitu dengan cara mengakses web klampid.surabaya.go.id.
MANAJEMEN STRATEGI PENGEMBANGAN BUMDES BAGI PEREKONOMIAN DESA Indartuti, Endang; Rahmadanik, Dida
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2023): Dinamika Governance - APRIL
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v13i1.3410

Abstract

Village-Owned Enterprises, hereinafter referred to as BUMDes, are business entities whose capital is wholly or substantially owned by the Village through direct participation originating from Village assets which are separated to manage assets, services, and other businesses for the greatest possible welfare of the Village community. . However, for various reasons, both administrative procedures and economic feasibility, there are still many villages in Indonesia that pay little attention to establishing these village economic institutions. So that a lot of the economic potential of the villages cannot be used optimally by the village to improve the economy and welfare of the community. The results of several studies show that there are many BUMDes that fail, there are also many BUMDes that are successful and independent. This research is a qualitative research using library research methods, namely research conducted in libraries, which usually conduct literature reviews, especially on research that has been done before, journals, and other sources available in libraries. Results and Discussion: the establishment of BUMDes has been successful, while others have failed in helping the village economy. The failure of BUMDes is due to planning paralysis (paralysis in planning). This situation shows that the Village in establishing BUMDes is only based on achieving the targets of the program determined by the Central Government, so it does not dig deeper into the needs of the village. As a result, the management strategy used is a directionless strategy. On the other hand, BUMDes are successful because their planning strategy is ready (in the sense that they can determine their core business). It can be concluded that each village is not too hasty in determining the dam to build BUMDes. In strategic management, villages must know their economic potential which can be developed into BUMDes. AbstraksiBadan Usaha Milik Desa, yang selanjutnya disebut BUMDes, adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan Desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa. Namun dengan berbagai alasan baik prosedur administrative dan kelayakan ekonomis masih banyak desa di Indonesia kurang memberikan perhatian untuk membentuk lembaga ekonomi desa tersebut. Sehingga banyak sekali potensi ekonomi desa-desa tidak dapat dimanfaat secara optimal oleh desa untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Hasil beberapa penelitian menunjukkan ada banyak BUMDes yang gagal, banyak pula BUMDes yang berhasil dan mandiri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian perpustakaan , yaitu Penelitian yang dilakukan di perpustakaan, yang biasanya melakukan kajian terhadap literatur, terutama pada penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, jurnal, dan sumber-sumber lain yang tersedia di perpustakaan. Hasil dan Pembahasan : berdirinya BUMDes ada yang berhasil adapula yang gagal dalam membantu perekonomian desa, Kegagalan BUMDes disebabkan karena adanya planning paralysis (kelumpuhan dalam perencanaa). Keadaan ini terlihat bahwa Desa dalam membuat BUMDes hanyalah didasarkan pada pencapaian target dari program yang ditentukan oleh Pemerintah Pusat, sehingga tidak menggali lebih dalam kebutuhan desanya. Akibatnya, manajemen strategi yang digunakan berupa Strategi Tanpa Arah (directionless strategies). Sebaliknya BUMDes yang berhasil disebabkan karena strategi perencanaannya sudah siap (dalam arti sudah bisa menentukan core bisnisnya). Dapat disimpulkan bahwa setiap Desa tidak terlalu terburu dalam menentukan dam membangun BUMDes. Secara manajemen strategi, Desa harus mengetahui potensi perkonomiannya yang bisa dikembangkan menjadi BUMDes.
Kualitas Pelayanan Publik di Bidang Administrasi Kependudukan: Studi pada Kelurahan Gebang Putih Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya Lutfia, Putri Liana; Indartuti, Endang
Journal of Office Administration : Education and Practice Vol. 2 No. 3 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/joaep.v2n3.p191-197

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyusun ringkasan data tentang kualitas pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan di Kelurahan Gebang Putih Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu sekunder, data sekunder digunakan untuk pengumpulan data penelitian. Data sekunder dikumpulkan dari berbagai sumber yang sudah ada, kemudian dianalisis dalam tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kantor Kelurahan Gebang Putih telah menerapkan dimensi Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Emphasis serta indikator-indikator yang sesuai untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan. Dalam hal layanan pengguna, masyarakat Kelurahan Gebang Putih senang dengan permasalahan mereka yang telah ditangani. Secara Keseluruhan bahwa pelayanan publik di Kelurahan Gebang Putih di atas rata-rata dan sudah dapat dikatakan baik.
MODEL KEPEMIMPINAN KEPALA DESA TERHADAP PELAKSANAAN PEMBAGUNAN JALAN DI DESA KANOR KECAMATAN KANOR KABUPATEN BOJONEGORO Ulil Azmi Sugiyanto, Moch; Indartuti, Endang
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 03 (2022): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa adalah masyarakat sosial di masa lampau, dan pemerintahan asli bangsa Indonesia yang keberadaannya sudah ada jauh sebelum Indonesia berdiri. Permasalah pada penelitian ini adalah mengenai pembangunan infrastruktur jalan yang merupakan pendukung pertumbuhan ekonomi dan kecepatan di masyarakat. Oleh karena itu, peran infrastruktur jalan diwilayah desa sangat penting. Pembangunan jalan merupakan barang public yang digunakan oleh semua kalangan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini guna mendeskripsikan serta menganalisis tentang pembangunan jalan desa di desa Kanor. kepemimpinan kepala desa dalam pembangunan jalan sangat berperan penting dalam pembangunan jalan desa dibutuhkan pemimpin yang bisa memberi motivasi keputusan yang tepat dan melibatkan perangkat desa dan masyarakat agar pembangunan jalan bisa berjalan baik dan transparan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menjelaskan peranan kepemimpinan kepala desa dalam pengaruh pembangunan jalan sangat baik melibatkan aparatur desa dan masyarakat. Hal ini terlihat dari jawaban responden yang mengatakan sangat baik yaitu 9 atau 50.00 dimana sikap memimpin kepala desa dalam pengambilan keputusan selalu tentang pembangunan jalan umum di Desa Kanor.
ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA DESA SUGIHWARAS KECAMATAN CANDI KABUPATEN SIDOARJO Aisy Zuhdan, Hamdan; Indartuti, Endang
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 02 (2022): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan yang digunakan oleh Kepala Desa SugihWaras Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Analisis tersebut ditinjau dari dimensi gaya kepemimpinan otoriter, demokratis, kebebasan, dan transformasional. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif yang menggunakan teknik pengumpulan data berdasarkan observasi studi pustaka terdahulu. Sedangkan untuk menganalisis data digunakan metode deskriptif yang dipaparkan dalam bentuk penjelasan. Setelah daata diperoleh maka kemudian dicari implikasinya berdasarkan dimensi jenis gaya kepemimpinan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kepala Desa SugihWaras sangat dominan menggunakan jenis gaya kepemimpinan demokratis semi transformasional tetapi dalam implementasinya justru menurunkan tingkat disiplin waktu kerja pegawai. Pengaruh yang ditimbulkan yaitu karena pegawai tidak merasa terkekang sebab kepemimpinan demokratis cenderung menyelesaikan suatu persoalan dengan cara musyawarah. Hal tersebut yang menjadi penyebab sebagian pegawai kelurahan sering terlambat masuk kerja. Saran yang bisa diberikan oleh penulis yaitu Kepala Desa SugihWaras dalam menerapkan gaya kepemimpinan demokratis seharusnya hanya sebatas pada pelaksanaan tugas. Dalam hal keterlambatan masuk kerja pegawai, Kepala Desa sebaiknya menerapkan gaya tranformasional.
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA di DESA DALEGAN KECAMATAN PANCENG KABUPATEN GRESIK Tegar Erlangga, Bagus; Indartuti, Endang
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 02 (2022): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Gresik adalah salah satu kabupatendi Jawa Timur yang memiliki berbagai daerah yang berpotensi dibidang pariwisata, salah satu daerah tersebut adalah Desa Dalegan yang terletak di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Meskipun kabupaten Gresik terkenal dengan wisata religinya, potensi desa Dalegan memiliki perbedaan tersendiri yang menjadi daya tarik wisatawan, potensi yang ada di Desa Dalegan adalah wisata Bahari yang berupa pantai dan hasil alam dari laut dan perkebunan pohon siwalan, meski sudah dilakuakan pengolahan potensi tersebut seperti pantai yang menjadi obyek wisata Pantai Dalegan. Namun dalam pengembangan Desa Wisata di Desa Dalegan masih bisa ditinjau lagi agar bisa lebih berkembang dan bisa bersaing dengan obyek wisata lain yang ada di Kabupaten Gresik. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi paling tepat dalam pengembangan Desa Wisata dengan menggunakan potensi – potensi yang ada di Desa Dalegan. Penelitian ini mengguakan metode penelitian eksploratif dengan teknik analisis SWOT, dalam pengambilan data diperoleh dari observasi langsung ke lokasi Desa Dalegan, selain observasi data juga diperoleh dari literatur yang relevan dengan studi penelitian ini. Adapun hasil dari penelitian ini terdapat potensi unggulan Desa Dalegan serperti, adanya pantai dengan keunikan pasir putih yang lembut, dan hasil alam yang dapat diolah bersal dari laut Dalegan dan kebun pohon siwalan yang melimpah. Selain potensi unggulan, terdapat juga faktor-faktor yang menghambat perkembangan desa wisata di Desa Dalegan seperti kondisi jalan yang kurang baik, dan adanya oknum – oknumdari penduduk sekitar yang berjualan sebarangan dipinggir jalan dan membuka lahan parkir liar. Setelah menganalisis menggunakan teknik analisis SWOT diharapakan pengembangan Desa Wisata di Desa Dalegan bisa terwujud dengan baik.
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA DI KELURAHAN KANIGORO KECAMATAN KARTOHARJO KOTA MADIUN Ainur Rochmawan, Reza; Indartuti, Endang
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 02 (2022): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata merupakan aset yang berharga untuk daerah yang wilayahnya tidak besar, sehingga dapat menjadi sumber pemasukan daerah jika dikelola dengan baik. Pada dasarnya, pariwisata dibagi menjadi beberapa macam pariwisata yang dimiliki daerah yakni, obyek wisata buatan, wisata alam, wisata religi, wisata sejarah, dan wisata edukasi. Potensi pariwisata di Kelurahan Kanigoro sangat besar, terlebih lagi untuk obyek wisata buatan yang sangat besar yang beberapa tahun kebelakang ada pembangunan infastruktur pariwisata kota. Daya tarik obyek wisata tersebut diharapkan kuat atau sebagai pancingan untuk mendatangkan wisatawan lokal pada hari weekend. Hal ini juga membantu perekonomian masyarakat daerah sekitar Kelurahan Kanigoro dengan banyak munculnya UMKM yang sangat berkualitas barang/produk yang diperjualbelikan. Dengan adanya artikel ini, pemerintah harus lebih efisien dan efektif dalam pengimplementasian strategi kepariwisataan disetiap kelurahan yang ada di Kota Madiun terutama Kelurahan Kanigoro agar lebih berkembang dan maju dibandingkan dengan daerah lain untuk menjadi pusat destinasi wisata yang nyaman, aman, dan mendatangkan kesejahteraan masyarakat yang mampu berkontribusi untuk menciptakan sebuah ide-ide baru dan pariwisata yang berbasis ekonomi kreatif.
EFEKTIVITAS PROGRAM KALIMASADA DI KELURAHAN MEDOKAN SEMAMPIR, KECAMATAN SUKOLILO, KOTA SURABAYA Setiyowati, Tiara Tri; Indartuti, Endang
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 02 (2022): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kalimasada yang betujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan. Program ini memberikan kemudahan masyarakat dalam layanan administrasi kependudukan agar proses pelayanan dapat berjalan secara transparansi, efektif dan efisien. Program kalimasada yang dibantu oleh RW diwakili oleh kader dan RT diwakili oleh Ningminduk. Dalam proses implementasi program Kalimasada terdapat pengukuran berdasarkan beberapa variabel. Menurut data yang telah diperoleh dapat memperoleh hasil efektivitas dari program kalimasada yaitu , program kalimasada yang belum efektif karena dalam pelaksanaan program terdapat beberapa kendala dalam proses implementasi program seperti kurang tepatnya sasaran dari program adalah seluruh warga Kelurahan Medokan Semampir tetapi masih banyak warga terutama para lansia yang belum memahami program Kalimasada, Sosialisasi program kalimasada yang belum menjangkau seluruh wilayah Kelurahan Medokan Semampir sehingga masih terdapat warga yang belum memahami program Kalimasada, sehingga tujuan dari program tersebut belum bisa dicapai secara sempurna serta pemantauan yang belum efektiv karena monitoring dan edukasi yang diberikan kepada RW dan RT belum tersampaikan dengan baik .
PERAN KEPALA DESA PERAN DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN DESA YANG PARTISIPATIF : Studi Di Desa Pabean Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo Mufidah, Makhrita; Indartuti, Endang
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 02 (2022): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Peran Kepala Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan Desa yang Partisipatif Di Desa Pabean Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo dengan mengingat partisipasi masyarakat masih tergolong cukup saja. Dalam Pembangunan Di Desa Pabean Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini dapat dilihat bahwa keikutsetaan masyarakat dalam pembangunan Desa Pabean tergolong berjalan dengan baik karena telah sesuai dengan tiga indikator peran kepala desa, antara lain melalui indikator memotivasi masyarakatnya supaya masyarakat mau ikut serta dalam pembangunan desa atau program yang telah diadakan oleh kepala desa, kemudian melalui indikator fasilitator telah menunjukkan apalabila kepala desa telah memberikan beberapa fasilitas yang digunakan sebagai alat penunjang seperti balai desa, serta melalui indikator mobilisator dimana kepala desa telah melakukan segala tindakan nyata melalui kegiatan kerja bakti yang diadakan oleh Desa Pabean dan selalu berusaha untuk meningkatkan kinerja aparatur perangkat desa, serta membuat masyarakat mau terlibat ke dalam pertemuan yang diadakan.
KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM PENGEMBANGAN UMKM WISATA PANCI DI DESA KARANGJATI KECAMATAN PANDAAN Dina Zachrawan, Fara; Indartuti, Endang
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 02 (2022): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepala desa memiliki peran penting dalam proses kepemimpinannya. Salah satunya adalah pengembangan UMKM dan pariwisata yang ada di dalam desa tersebut. UMKM mempunyai peranan penting untuk penanggulangan kemiskinan, karena UMKM memiliki peranan yang cukup besar dalam penyerapan tenaga kerja. Kecamatan pandaan khususnya desa Karangjati memiliki SDM yang potensial dan menarik untuk dilatih dan dikembanngkan sebagai tujuan wisata UMKM. Merujuk pada teori perilaku kepemimpinan, Di dalam teori ini memaparkan apa yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin yang baik dan efektif, pemimpin yang dapat mendelegasikan tugasnya serta dapat berkomunikasi dan memotivasi para anggotanya. Dari teori ini, seseorang dapat belajar untuk melatih diri menjadi seoranh pemimpin yang efektif, tidak tergantung pada sifat yang ada pada dirinya. Kepala desa dalam menyikapi berkembangnya UMKM panci ini dirasa cukup tanggap, yang mana kepala desa karang jari berperan sebagai mobilisator yang mana mampu menggerakkan masyarakat untuk melakuka perubahan dan perkembangan perekonomian desa melalui UMKM ini secara gotong royong