Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN PABRIK KELAPA SAWIT (PT. SYAUKATH SEJAHTERA) DI DESA COT JABETKECAMATAN GANDAPURA KABUPATEN BIREUEN Elfiana; Lidya Abidin; Naya Desparita
Jurnal Sains Pertanian Vol. 10 No. 1: February, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v10i1.3608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap keberadaan pabrik kelapa sawit PT. Syaukath Sejahtera di Desa Cot Jabet Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen. Dalam mengelola data, penulis menggunakan metode kualitatif dengan melihat aspek-aspek penelitian. Untuk keperluan analisis, penulis mengumpulkan dan mengolah data yang diperoleh dari kuisioner dengan cara memberikan bobot penilaian setiap jawaban pertanyaan berdasarkan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Desa Cot Jabet Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen diperoleh bahwa nilai index persepsi masyarakat secara umun terhadap keberadaan pabrik diperoleh yaitu 70,17% yang menunjukkan bahwa masyaraat memberikan penilaian positif terhadap keberadaan pabrik kelapa sawit pada aspek ekonomi, sosial, dan aspek lingkungan. Nilai index tertinggi yang diperoleh adalah persepsi masyarakat pada aspek sosial dengan nilai 75,47% diikuti oleh aspek ekonomi dengan nilai 68% dan tergolong dalam kategori tinggi. Sedangkan nilai index terendah yaitu aspek lingkungan dengan nilai sebesar 67,04% dan tergolong dalam kategoti tinggi. 
ANALISIS USAHA TANI KOPI DI DESA UJUNG GELE KECAMATAN PEGASING KABUPATEN ACEH TENgah T. M Nur; Naya Desparita; Usman Abadi
Jurnal Sains Pertanian Vol. 10 No. 2: June, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v10i2.3600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan dan kinerja usaha tani kopi milik Ibu Halimatussadiah di Desa Ujung Gele, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah. Desa ini merupakan salah satu sentra produksi kopi dengan mayoritas penduduk bekerja sebagai petani, namun produktivitas yang dihasilkan masih relatif rendah. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2025 dengan menggunakan metode kuantitatif melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi kepustakaan. Analisis yang digunakan meliputi perhitungan biaya produksi, penerimaan, keuntungan, serta Revenue Cost Ratio (R/C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi usaha tani kopi sebesar Rp39.617.334 per tahun. Total produksi mencapai 2.350 kg per tahun dengan penerimaan sebesar Rp188.000.000 per tahun. Dari hasil tersebut, usaha tani memperoleh keuntungan sebesar Rp148.382.666 per tahun. Analisis kelayakan usaha menunjukkan nilai R/C sebesar 4,75 yang berarti usaha tani kopi ini layak diusahakan dan memiliki prospek pengembangan yang baik. Rendahnya produktivitas disebabkan oleh pengelolaan kebun yang masih tradisional dan kurangnya penerapan teknologi modern, sehingga perbaikan manajemen produksi dinilai penting untuk meningkatkan pendapatan petani.
Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Industri Socolatte Di Desa Baroh Musa Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya Naya Desparita; Risna Diani; T.M. Nur
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jase.v5i2.7276

Abstract

The development of digital technology, especially social media, has had a significant impact on the marketing strategies of small and medium enterprises. This study aims to analyze the effect of the use of Instagram social media on consumer purchasing interest in the Socolatte industry in Baroh Musa Village, Bandar Baru District, Pidie Jaya Regency. The research method used is quantitative with a simple linear regression analysis technique. Data were obtained by distributing questionnaires to 100 respondents who were followers of the Socolatte Instagram account.The results of the study indicate that Instagram social media has a positive and significant effect on consumer purchasing interest. This is evidenced by the coefficient of determination (R²) value of 64.9%, which indicates that the Instagram social media variable is able to explain 64.9% of the variation in consumer purchasing interest, while it is influenced by other factors. Factors such as ease of access, quality of information, and interaction through Instagram are the main factors in attracting consumer purchasing interest.This study gives the impression for the Socolatte industry and other business actors to further maximize marketing strategies through social media, especially Instagram, in order to increase consumer appeal and trust in the products offered.
Analisis Pendapatan Usaha Tani Garam Di Desa Bluka Teubai Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara Elfira Elfira; Naya Desparita; Lidya Abidin
Jurnal Sains Pertanian Vol. 8 No. 3: October 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v8i3.3013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pendapatan usaha tani garam yang dikelola di Desa Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Metode penelitian yang digaunakan yaitu metode kuantitatif dengan menganalisis data secara menyeleuruh meliputi analisis kelayakan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek finansial, teknis, serta pasar, termasuk perhitungan biaya produksi, pendapatan, keuntungan, dan nilai investasi yang dibutuhkan. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan pemilik usaha, observasi di lapangan, dan analisis laporan keuangan sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha tambak garam ini memiliki potensi pendapatan sebesar adalah Rp. 12.800.000/bulan atau Rp. 153.600.000/tahun dan hasil perhitungan B/C Ratio sebesar 0,36, yang berarti bahwa nilai B/C Ratio > 0, sehingga usahatani garam Desa Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara layak diusahakan dan dikembangkan.
Kajian Potensi Desa Suak Raya Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Naziratil Husna; Yusdiana; T.M Nur; Naya Desparita
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 2: June, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v9i2.3344

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi Desa Suak Raya yang terletak di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Desa ini memiliki berbagai sumber daya alam dan budaya yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa potensi utama desa meliputi sektor pertanian dan perkebunan. Namun, tantangan seperti kurangnya infrastruktur, akses terhadap pasar, dan pengelolaan sumber daya yang belum optimal menghambat pengembangan potensi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan yang melibatkan partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya desa. Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan Desa Suak Raya dapat mencapai kemandirian ekonomi dan berkontribusi pada pembangunan daerah secara keseluruhan. Kata Kunci : Potensi Desa, Pertanian, Pengembangan, Aceh, Aceh Barat
Penguatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Pengembangan MP-ASI Pangan Lokal sebagai Upaya Antisipasi Stunting: Pengabdian Akmal Izwar; Elfiana Elfiana; Naya Desparita; Syahirman Hakim; Muliani Muliani; Anis Nugrahawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4769

Abstract

Stunting remains a major public health issue in Aceh Province, including Bireuen Regency, which records a prevalence of 26.5%. One of the main contributing factors is the improper provision of complementary feeding (MP-ASI), particularly regarding nutritional composition and the limited use of local food ingredients. This community service program aimed to enhance the capacity of Posyandu cadres in Pante Karya Village to develop locally sourced complementary foods as a strategy to prevent stunting. The methods included education sessions, hands-on MP-ASI preparation training, and post-training mentoring through field visits. The results showed an increase in cadres’ knowledge and skills in designing nutritionally balanced MP-ASI menus, with an average knowledge improvement of 35%. Participants successfully utilized local food ingredients such as fish, tempeh, and vegetables as sources of protein and micronutrients. This program demonstrates that participatory and practical-based training effectively improves cadre capacity and contributes to sustainable stunting prevention efforts at the community level. Keywords: Posyandu cadres, Complementary Feeding, Local Food, Stunting, Community Service
Manajemen Pemasaran Produk UMKM KAMIIKAN berkerjasama dengan Prodi Akuakultur Fakultas Pertanian di Pasar Tani Bireuen: Pengabdian Rossy Azhar; Akmal Izwar; Dani Pratama Putra; Aiya Sofia; Naya Desparita; M. Radhi; Eka Diana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7436

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas adopsi teknologi pengolahan pangan yang higienis pada mitra, serta membangun kemandirian ekonomi kelompok dalam mengoptimalkan potensi perikanan lokal secara berkelanjutan. Pengabdian dilakukan secara terpusat di Lapangan Cot Gapu, Kabupaten Bireuen, dengan melibatkan 35 orang peserta dari UMKM Poklahsar KAMIIKAN. Metode pelaksanaan program dirancang secara sistematis melalui 7 tahapan utama, meliputi perencanaan program, identifikasi masalah, sosialisasi manajemen usaha dan pemasaran, pelatihan dan praktik langsung (hands-on training), pendampingan berkelanjutan, promosi produk (Event Pasar Tani), serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya transformasi nyata pada sistem produksi dari yang semula reaktif (made-to-order) menjadi produksi harian yang kontinu berbasis standardisasi Good Manufacturing Practices (GMP) dan teknologi kemasan kedap udara (vacuum packaging). Seluruh komoditas olahan perikanan berupa bakso bandeng (5,0 kg), nugget bandeng (10,5 kg), dan bandeng pepes tanpa duri (10 unit) habis terjual selama event luring dengan respons kepuasan konsumen yang sangat tinggi. Keberlanjutan usaha diperkuat melalui adopsi mandiri saluran pemasaran digital berbasis WhatsApp dan Instagram serta hibah sarana pengolahan berupa freezer dan meja kerja steril.
ANALISIS PRODUKTIVITAS BUDIDAYA IKAN BANDENG DI DESA MON KEULAYU KECAMATAN GANDAPURA KABUPATEN BIREUEN M. Abdi Sunni Azizillah; Elfiana; Naya Desparita
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 3: October, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/v15dkr02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan yang diperoleh dan Tingkat produktivitas pada usaha budidaya ikan bandeng di Desa Mon Keulayu Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen. budidaya ikan bandeng di Desa Mon Keulayu Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen.. Metode analisa data yaitu menggunakan analisis biaya, keuntungan dan Produktivitas. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Desa Mon Keulayu Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen diperoleh bahwa biaya yang dikeluarkan oleh pelaku usaha tambak ikan bandeng di Desa Mon Keulayu Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen sebesar Rp.710.979.143/produksi atau tahun atau Rp.1.421.958.286 /tahun untuk 32 orang responden. Sementara itu jika dirata-ratakan maka diperoleh jumlah sebesar Rp. 19.817.563/orang/produksi atau Rp.39.635.125/orang/tahun, serta jumlah bagian yang diterima penjaga tambak (20%) adalah Rp.240.800.000/produksi atau Rp.481.600.000/tahun. Perhitungan produktivitas menunjukkan bahwa dalam setiap 1 ha lahan kebun ikan bandeng mampu menghasilkan ikan bandeng sebanyak 800 kg/orang/ha, dan dalam setiap Rp.1 biaya produksi yang dikeluarkan, usaha tambak ikan bandeng di Desa Mon Keulayu Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen mampu memperoleh keuntungan sebesar Rp.1,74.