Khaerul Umam, Khaerul
Jurusan Ushuluddin Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri Jl. Sunan Ampel No.07Ngronggo Kota Kediri 64127 Jawa Timur, Indonesia. E-mail: Khaerulumam1704@gmail.com

Published : 43 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Meninjau Ulang Konsep Agama dan Islam Umam, Khaerul
Tadabbur: Jurnal Integrasi Keilmuan Vol. 3 No. 02 (2024): Tadabbur: Jurnal Integrasi Keilmuan
Publisher : Mahad Al Jamiah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tadabbur.v3i02.43302

Abstract

Indonesia dikenal sebagai masyarakat religius dengan enam agama resmi: Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Mayoritas penduduk Indonesia memeluk Islam. Keberagaman agama dipandang sebagai takdir ilahi yang harus diterima. Namun, pemahaman esensial tentang agama, khususnya Islam, sering kali kurang dipahami secara mendalam, baik oleh pemeluknya sendiri maupun masyarakat umum. Kesalahpahaman ini sering dianggap sebagai wujud ajaran Islam, meski bertentangan dengan prinsip Islam sebagai rahmatan lil alamin (rahmat bagi seluruh alam). Oleh karena itu, diperlukan upaya mendalam untuk memahami kembali makna Islam secara menyeluruh. Tulisan ini bertujuan untuk mengajak umat Islam di Indonesia memahami agama Islam secara komprehensif berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis. Dengan pendekatan ini, diharapkan umat Islam dapat mencerminkan nilai-nilai universal seperti toleransi, kasih sayang, dan kedamaian sesuai ajaran Islam yang sesungguhnya.
Pendampingan Perhitungan Harga Pokok Produksi Pada UMKM Tempe Ibu Mariani di Kekalik Grisak Wardiningsih, Reny; Umam, Khaerul; Dewi, Resty Yusnirmala; Wahyuningsih, Baiq Yuni
Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Ekonomi Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdiekbis.v4i1.3352

Abstract

Produksi Tempe merupakah salah satu jenis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang memainkan peranan penting terhadap ekonomi Indonesia. Tempe sebuah produk makanan tradisional yang diminati oleh masyarakat lokal maupun luar daerah. Di Kekalik Grisak, terdapat UMKM Tempe Ibu Mariani yang telah berkontribusi dalam memproduksi tempe sekitar 16 tahun, menghadapi tantangan dalam manajemen keuangan termasuk penyusunan laporan harga pokok produksi. Tujuan Pelaksanaan kegiatan Pendampingan adalah Pelaku UMKM Tempe mampu memahami dan menyadari pentingnya penyusunan laporan harga pokok produksi serta mampu menghitung harga pokok produksi atas usaha yang dijalankan. Metode pelaksanaan pendampingan UMKM Tempe Ibu Mariani di Lingkungan Kekalik Grisak ini terbagi menjadi 3 (tiga) tahapan: 1) observasi; 2) pelaksanaan; dan 3) evaluasi. Hasil dari kegiatan pendampingan ini adalah Pelaku UMKM Tempe Ibu Mariani dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan dalam perhitungan dan penyusunan laporan harga pokok produksi serta pelaku UMKM berkomitmen untuk menjalankan usahanya sesuai dengan konsep yang telah diajarkan guna meningkatkan penjualan serta mengoptimalkan laba.
Inovasi Kemasan Produk Estetis dan Fungsional sebagai Upaya Branding untuk Meningkatkan Nilai Jual Produk UMKM Desa Sukadana Kecamatan Pujut Lombok Tengah: Innovation of Aesthetic and Functional Product Packaging as a Branding Strategy to Increase the Market Value of MSME Products in Sukadana Village Pujut District Central Lombok Noviawan, Lalu Andika; Rispawati, Dewi; Umam, Khaerul; Sukma, Paradisa; Azhari, Muhamad
DARMADIKSANI Vol 5 No 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i4.8899

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk UMKM di dusun Belar, desa Sukadana, kecamatan Pujut, kabupaten Lombok Tengah melalui inovasi kemasan yang lebih estetis dan fungsional. Mitra kegiatan adalah kelompok UMKM Bale Olahan Kuker Patcu yang memproduksi aneka kue kering seperti kue bawang, keciput, kaliadem, kacang telur, kuping gajah, pita, pusut, dan lidah kucing. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah adanya sisa minyak pada produk yang menurunkan kualitas kemasan dan minat beli konsumen, penggunaan kemasan sederhana berbahan plastik biasa tanpa label, serta masih menggunakan stapler untuk menutup plastik kemasan. Metode pelaksanaan program meliputi lima tahapan, yaitu, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Inovasi teknologi yang diterapkan meliputi penggunaan mesin peniris minyak untuk mengurangi sisa minyak pada kue kering, pemilihan bahan kemasan yang cocok untuk kue kering seperti plastik PP atau HDPE dengan model polos atau zipper stand pouch, penerapan mesin vacuum sealer untuk menjaga kualitas dan daya simpan produk, serta pemberian desain label yang informatif dan profesional. Hasil kegiatan menunjukkan sisa minyak pada kue kering berkurang, kemasan yang digunakan lebih sesuai untuk kue kering, kemasan plastik tertutup lebih kuat dan rapi, serta label pada kemasan produk memberikan informasi penting bagi konsumen dan sebagai media promosi. Hasil kegiatan ini juga diharapkan meningkatkan kualitas produk agar penjualan meningkat dan dapat meningkatkan kesejahteraan perempuan-perempuan anggota Bale Olahan Kuker Patcu.