Khaerul Umam, Khaerul
Jurusan Ushuluddin Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri Jl. Sunan Ampel No.07Ngronggo Kota Kediri 64127 Jawa Timur, Indonesia. E-mail: Khaerulumam1704@gmail.com

Published : 43 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Kedisiplinan Belajar Siswa SMA Brangsong Kendal umam, khaerul; Redjeki, Sri; Indarwati, YM
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v4i2.2469

Abstract

Kedisiplinan Belajar Siswa SMA Brangsong Kendal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedisiplinan belajar siswa SMA Brangsong Kendal. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pelanggaran kedisiplinan belajar yang dilakukan oleh siswa selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan subjek yaitu siswa SMA Brangsong Kendal. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data digunakan uji kredibilitas dengan triangulasi metode. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terjadi beberapa pelanggaran kedisiplinan belajar di SMA Brangsong Kendal yaitu tidak memperhatikan saat pelajaran berlangsung, membuat suara gaduh, keluar masuk kelas tanpa ijin, mengganggu siswa lain dan membaca materi pada saat pelajaran berlangsung. Faktor penyebab terjadinya pelanggaran kedisiplinan belajar yaitu siswa yang mengulangi pelanggaran yang sama meskipun sudah ditegur. Upaya guru dalam menanamkan kedisiplinan belajar siswa antara lain; (1) memberi keteladanan kepada siswa, (2) melaksanakan peraturan kelas, (3) memberi nasehat dan peringatan kepada siswa yang melanggar, dan (4) memberi hukuman atau sanksi kepada siswa yang melanggar. Kendala dalam menanamkan kedisiplinan belajar salah satunya yaitu siswa mengulangi pelanggaran yang sama walaupun sudah diingatkan.
HADITH IN DIGITAL SPACE: AN INITIAL MAPPING Nadjib, Ala'i; Firdausy, Hilmy; Umam, Khaerul
ILMU USHULUDDIN Vol. 11, No. 2, Desember 2024
Publisher : Peminat Ilmu Ushuluddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/iu.v11i2.46250

Abstract

The development of the digital world and the proliferation of virtual spaces now occupy almost half of a modern person's day. In 2024, more than 65% of the Indonesian population will be connected to the internet and accessing various social media platforms. Every day, more than three hours of their time will be spent accessing information in the virtual world. This reality has changed many things, including the way people access, understand and practice religious information, including the Prophetic traditions. Therefore, various researches and studies have been conducted to observe this new phenomenon. This study will generally capture the extent to which research and studies on the circulation of Prophetic traditions in the digital space have been conducted. Using the systematic literature review technique, this article will map the development of the discourse, the variety of dissemination, and the map of studies that have been conducted with regard to hadith in the digital space. By observing all studies that focus on digital media platforms, this article finds that the development of hadith discourse in the digital world only grew exponentially in 2021 and was dominated by the discourse of authority and reception.
Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Akuntansi melalui Pelatihan Pelaporan PPh Pasal 23/26 Berbasis E-Bupot: Training on Utilizing E-Bupot (Electronic Tax System) for Income Tax Article 23/26 Reporting to Improve the Competence of Accounting Students Wardiningsih, Reny; Khotmi, Herawati; Umam, Khaerul; Feryansyah, Feryansyah; Dewi, Resty Yusnirmala; Putri, Dina Amalya
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.6884

Abstract

Transformasi digital dalam sistem perpajakan nasional menuntut lulusan akuntansi untuk memiliki kompetensi teknis dalam pelaporan pajak berbasis aplikasi, khususnya dalam penggunaan e-Bupot untuk PPh Pasal 23/26. Namun kesenjangan antara pembelajaran teori di perguruan tinggi dan praktik perpajakan elektronik di dunia kerja masih cukup lebar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa akuntansi dalam pelaporan PPh Pasal 23/26 secara elektronik melalui pelatihan berbasis praktik menggunakan aplikasi e-Bupot. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi sistem, serta praktik langsung dengan pendekatan experiential learning dan task-based simulation. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, serta survei persepsi peserta terhadap pelatihan. Hasil menunjukkan bahwa 91% peserta mampu menyusun bukti potong secara mandiri, dengan 90,6% mengalami peningkatan skor post-test ≥40%, dan 87,5% peserta menilai relevansi pelatihan sangat tinggi. Peningkatan ini menunjukkan keberhasilan pelatihan dalam membentuk keterampilan teknis, meningkatkan pemahaman konseptual, serta menumbuhkan sikap positif terhadap digitalisasi perpajakan. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian terdahulu yang menekankan pentingnya pelatihan berbasis aplikasi dalam memperkuat kesiapan kerja mahasiswa. Hasil pengabdian ini penting karena berkontribusi terhadap penguatan link and match antara kurikulum pendidikan tinggi dan kebutuhan industri, serta mendorong integrasi teknologi perpajakan dalam pembelajaran akuntansi vokasional.
Reinterpretasi Hadis Larangan Minum Sambil Berdiri Perspektif Hermeneutika Schleiermacher Umam, Khaerul
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 10 No. 2 December 2024
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v10i2.42692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas bagimana penerapan teori hermeneutika Schleiermacher terhadap hadis “larangan minum sambil berdiri”. Dalam hal ini Schleiermacher menawarkan dua teori dalam memahami teks, yakni hermeneutik gramatikal dan psikologis. Di samping itu, sumber data yang dilampirkan pada tulisan ini berupa sumber primer yang didasarkan pada kitab hadis otoritatif dan sekunder yang dihasilkan dari buku atau jurnal yang bersangkutan dengan melalui kajian kepustakaan. Metode penelitian pada tulisan ini menggunakan kualitatif yang berbentuk sebuah pernyataan. Kemudian, untuk menganalisis, penulis menggunakan analisis deskriptif dimana mengumpulkan data-data sesuai dengan yang sebenarnya, yang kemudian diolah dan dianalisis untuk mendapatkan kesimpulan inti pembahasan. Sehingga hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa hadis “larangan minum sambil berdiri” tidak dimaknai sebagai “berdiri” melainkan “berjalan” yang didasari pada kata kunci ketika sedang minum harus dalam keadaan “tenang” baik dalam keadaan duduk maupun berdiri. Dengan demikian teori yang digagas oleh Schleiermacher relevan serta dapat digunakan dalam memahami teks hadis.
Analisis Pengaruh Belanja Negara, Industri Manufaktur, dan Pendapatan Nasional terhadap Ketimpangan Pendapatan di Indonesia Suparlan, Suparlan; Umam, Khaerul
ARZUSIN Vol 5 No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v5i4.6131

Abstract

Income inequality, as reflected by the Gini Ratio, is a key indicator for assessing the fairness of economic distribution, and in Indonesia, its fluctuation over the past decade highlights complex socio-economic dynamics. This study aims to identify the variables influencing changes in the Gini Ratio in Indonesia during the 2014–2023 period. A quantitative approach was applied using secondary data from the Central Statistics Agency (Badan Pusat Statistik) and the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia. The research employed multiple linear regression analysis, including classical assumption tests, model feasibility tests, as well as t-tests and F-tests for hypothesis testing. The results indicate that among the three variables examined, only the Manufacturing Industry sector has a significant effect on income inequality, while Government Expenditure and National Income do not show a significant influence. These findings confirm that increases in government spending or national income do not directly reduce income inequality. In contrast, the contribution of the manufacturing sector has been shown to improve income distribution, aligning with previous studies suggesting that growth in this sector positively affects inter-provincial economic equity. The practical implications of these results underscore the importance of inclusive industrialization policies and equitable development of the manufacturing sector across all regions of Indonesia as a long-term strategy to sustainably reduce income inequality.
Resolutions of Conflicts among Radical Beliefs through the Wisdom of Cultural Values Umam, Khaerul
Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/rjsalb.v6i3.21439

Abstract

This study seeks to identify a form of cultural reconciliation applied by the community to the radical belief clash between Dayak Indramayu mysticism and the Muslim community in Indramayu Regency, West Java, Indonesia. This study employed a strategy for resolving cultural conflicts by collecting data via observation and in-depth interviews with both parties. This investigation yielded multiple findings. First, the fight between Dayak Indramayu and Muslims in the Indramayu Regency is a religious dispute. The crisis began when the Indonesian Ulema Council (MUI) labelled Dayak Indramayu group as heretical. Following the labelling, Dayak Indramayu responded by criticizing Islamic religious leaders who engage in numerous unethical behaviours. Second, although this dispute affected religious leaders on both sides, it had no effect on the religious followers at the grassroots level. Thirdly, religious conflicts involving religious leaders and beliefs can naturally lessen due to the community-owned and religious leader-guided cultural framework. The author identifies this as a cultural resolution to religious problems. This study contributes to two aspects. First, as a model for resolving interfaith problems that can be replicated abroad through the application of cultural values' wisdom. Second, this idea of resolution contributes to the corpus of religious studies on the management of religious conflicts founded in radical views.
Pendampingan Penyusunan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) Berbasis SIPD RI pada Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat Feryansyah, Feryansyah; Sayuti, Alfian; Khotmi, Herawati; Putri, Dina Amalya; Wardiningsih, Reny; Umam, Khaerul; Dewi, Resty Yusnirmala
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1651

Abstract

Catatan atas Laporan Keuangan merupakan salah satu bagian dari laporan keuangan yang memberikan penjelasan secara detail dan menambah informasi atas laporan keuangan utama. Catatan atas Laporan Keuangan yang tersusun dengan baik dan penuh kehati-hatian agar sesuai dengan prinsip-prinsip pada Standar Akuntansi Pemerintah dan Basis SIPD RI menjadi bukti bahwa pengelolaan keuangan daerah dapat dipertanggungjawabkan. Aparatur pada Sub Bagian Keuangan dan Aset Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai penyusun laporan keuangan mengalami kendala dalam penyusunan Catatan atas Laporan Keuangan. Hal ini disebabkan karena adanya pergantian aparatur tanpa menggenerasikan ilmu yang dimiliki dan kurangnya pengalaman serta latar pendidikan yang tidak mendukung sehingga pemahaman terhadap penyusunan Catatan atas Laporan Keuangan tidak memadai. Dalam mengatasi masalah tersebut, metode yang digunakan terdiri dari tahap persiapan yaitu mengidentifikasi SIPD RI pada Akuntansi dan Pelaporan Keuangan serta mengidentifikasi penguasaan dokumen pendukung penyusunan Catatan atas Laporan Keuangan. Dan tahap pelaksanaan yaitu menyusun Catatan atas Laporan Keuangan Basis SIPD RI dengan data-data yang valid. Tujuan pemberian pelatihan secara aplikatif dan pendampingan secara langsung adalah untuk memberikan pengetahuan terhadap aparatur tersebut cara menyusun Catatan atas Laporan Keuangan yang baik dan benar, sehingga aparatur tersebut berhasil berdasarkan pemahaman, keterampilan, dan kemandiriannya dalam menyelesaikan penyusunan Catatan atas Laporan Keuangan yang tepat waktu dan dapat dipertanggungjawabkan.
KONSEP RUJUK NIKAH DALAM PERPEKTIF MADZHAB SYAFI’I DAN MADZHAB HANAFI Umam, Khaerul
Al-Inṣāf Vol 2 No 1 (2022): Al-Insaf - Jurnal Ahwal Al Syakhshiyyah
Publisher : Prodi Ahwal Al-Syakhsiyyah STAI Imam Syafi'i Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61610/ash.v2i1.23

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka yaitu menelusuri dan menelaah sumber-sumber data yang berasal dari perpustakaan yang berhubungan dengan rujuk nikah. Tipe penelitian yang dilakukan penulis adalah deskriptif analisis dan komparatif dengan menganalisa dari sumber-sumber data, dan menerangkannya kepada pembaca tentang definisi, syarat dan rukun rujuk nikah menurut Madzhab Syafi’i dan Madzhab Hanafi, kemudian membandingkan perbedaan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rujuk nikah menurut Madzhab Syafi’i ialah kembali pada suatu ikatan pernikahan. Sedangkan menurut Madzhab Hanafi ialah berlangsungnya suatu hak milik. Madzhab Syafi’i mengharuskan adanya Sighât. Sedangkan Madzhab Hanafi yang tidak mengharuskannya karena boleh juga rujuk nikah dengan fi’l. Perbedaan kedua madzhab dijumpai ketika rujuk nikah dilangsungkan dengan dukhûl. Madzhab Hanafi membolehkannya. Sedangkan Madzhab Syafi’i tidak membolehkannya. Apabila terjadi dukhûl maka ada konsekuensi tersendiri, seperti: mahar mitsli, idah dukhûl, dan hukuman ta’zîr. Kata kunci: rujuk nikah, sighât, dukhûl, madzhab syafi’i, madzhab hanafi
Konsep Pendidikan Islam Berbasis Teknologi dan Pengaruhnya Terhadap Gen-Z: Telaah Atas Kitab Tarbiyah fi Zaman al-Fitan Umam, Khaerul; Santosa, Sandi; Zakiar, Zakiar
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 01 (2025): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/rzxdd030

Abstract

The role of Islamic Religious Education is crucial in shaping the character and morality of Generation Z through the effective use of technology. Islamic Religious Education aims to develop students with strong faith (iman), piety (taqwa), and ethical behavior (akhlaq) in accordance with the teachings of the Qur'an and Hadith. This study employs a library research method, with its primary reference being Tarbiyah fi Zaman al-Fitan by Ali al-Hadadi. The book emphasizes, through various quotations, the importance of children as both a blessing and a trust, and includes a Hadith that states a righteous child is one of the deeds that continue to benefit a person after death. The study discusses the integration of various forms of technology in Islamic education, including visual, audio, audiovisual media, and the internet. The findings reveal that Tarbiyah fi Zaman al-Fitan advocates for the use of technology to make learning more engaging and efficient. Key aspects highlighted in relation to technology’s influence on Generation Z include contextual understanding, character education, inclusive approaches, digital moral education, the enhancement of soft skills, and the active involvement of parents and the wider community.
Kesetaraan Gender dalam Al-Qur'an dan Hadis: Meluruskan Pemahaman Nash Misoginis Umam, Khaerul; Bustomi, Muhammad Yazid; Maulana, Agung
Tadabbur: Jurnal Integrasi Keilmuan Vol. 3 No. 01 (2024): Tadabbur: Jurnal Integrasi Keilmuan
Publisher : Mahad Al Jamiah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tadabbur.v3i01.41458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas bagimana problematika seputar bias gender yang kerap diduga terjadi akibat doktrinitasi dari Al-Qur’an atauupun Hadis. Dalam hal ini penijauan dilakukan melalui pemikiran Amina Wahid dalam bidang tafsir dan Fatima Mernissi dalam bidang Hadis. Di samping itu, sumber data yang dilampirkan pada tulisan ini berupa sumber primer yang didasarkan pada kitab hadis otoritatif dan tafsir klasik, serta didukung dengan data sekunder yang dihasilkan dari buku atau jurnal yang bersangkutan dengan melalui kajian kepustakaan. Metode penelitian pada tulisan ini menggunakan kualitatif yang berbentuk sebuah pernyataan. Kemudian, untuk menganalisis, penulis menggunakan analisis deskriptif dimana mengumpulkan data-data sesuai dengan yang sebenarnya, yang kemudian diolah dan dianalisis untuk mendapatkan kesimpulan inti pembahasan. Sehingga hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwaal-Qur’an maupun hadis tidak menunjukkan sikap maskulinitas atau mengagungkan satu pihak, namun Al-Qur’an dan Hadis justru ingin meninggikan derajat dan martabat perempuan. Dengan demikian nash al-Qur’an dan hadis dapat dijadikan solusi sebagai penyelesaian dalam kasus bias gender yang kerap terjadi di kalangan masyarakat.