Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN NYERI RHEUMATOID ARTHRITIS PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL Suswitha, Dessy; Arindari, Dewi Rury
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 2: Agustus 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i2.391

Abstract

Latar belakang: Rheumatoid Arthritis merupakan suatu penyakit inflamasi sistemik kronik dengan manifestasi utama poliartritis progresif dan melibatkan seluruh organ tubuh pada manusia. Individu yang mengalami Rheumatoid Arthritis akan mengalami gejala yaitu inflamasi, kekakuan sendi, hambatan gerak persendian, terbentuknya nodul - nodul pada kulit diatas sendi yang akan teraba lebih hangat dan bengkak sehingga akan mempengaruhi lansia dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-harinya. Tujuan: Diketahuinya hubungan aktifitas fisik dengan nyeri Rheumatoid Arthritis pada lansia.  Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah lansia yang berjumlah 30. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 15 Oktober – 11 Desember 2019 di Panti Sosial Palembang. Data telah dianalisa menggunakan deskripsi statistik dan Fisher Exact Test . Hasil: Didapatkan aktifitas fisik baik yaitu 17 responden (56,7%) dan aktifitas fisik tidak baik yaitu 13 respoden (43,3%). Lansia yang mengalami nyeri Rheumatoid Arthritis yaitu 19 responden (63,3%) dan yang tidak mengalami nyeri Rheumatoid Arthritis yaitu 11 resonden (36,7%). Ada hubungan antara aktifitas fisik dengan nyeri Rheumatoid Arthritis dengan nilai p-value = 0,001. Saran: Diharapkan petugas kesehatan dapat meningkatkan stimulasi aktivitas fisik lansia dengan Rheumatoid Arthritis secara rutin untuk mengurangi nyeri dan memberikan pendidikan kesehatan tentang pentingnya aktivitas fisik terhadap pencegahan dan pengobatan nyeri Rheumatoid Arthritis.Kata Kunci: Rheumatoid Athritis, Nyeri, Aktifitas Fisik, Lansia
TERAPI MINDFULNESS MEDITATION TERHADAP TINGKAT KECEMASAN DALAM MENGHADAPI SKRIPSI PADA MAHASISWA ILMU KEPERAWATAN TINGKAT AKHIR Fadilah, Fitri; Latifah, Latifah; Mega, Dea; Arindari, Dewi Rury; Syafe'i, Abdul; Zuhana, Zuhana
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 1: Februari 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i1.1311

Abstract

Latar Belakang: kecemasan merupakan suatu problem psikologis yang sering dialami oleh para mahasiswa. Kecemasan berkaitan adanya perasaan cemas dari suatu lingkungan akademik termasuk pengajar dan ataupun tugas akhir seperti skripsi. Mindfulness suatu metode meditasi yang meredakan stress ataupun kecemasan yang banyak diterapkan oleh orang. Menurut World Health Organisation (WHO), prevelensi kecemasan di asia adalah 65 juta dewasa muda yang mengalami masalah kecemasan selama studi sarjana, didominasi oleh mahasiswa Tingkat akhir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi mindfulness meditation terhadap Tingkat kecemasan mahasiswa dalam menghadapi skripsi. Metode: Desain penelitian ini yang digunakan yaitu desain pretest and posttest dan sampel ini sebanyak 14 responden dengan Teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) yang Dimana hasil uji realibilitas 0,756. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 05-09 juli 2024. Analisa data menggunakan uji statistic Wilcoxon Hasil: penelitian ini didapatkan dari, berupa nilai p-value = 0,000 < 0,05, artinya terdapat pengaruh yang signifikan setelah diberikan terapi mindfulness terhadap penurunan Tingkat kecemasan pada mahasiswa akhir yang menghadapi skripsi. Saran: referensi dalam menerapkan terapi untuk mengurangi kecemasan pada mahasiswa/i tingkat akhir. Kata kunci : Terapi Mindfulness Meditation, Tingkat Kecemasan, Mahasiswa Ilmu Keperawatan
APLIKASI DUKUNGAN KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN DIET PENDERITA DENGAN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA RT 04 KELURAHAN PULOKERTO Lela Aini; Lenny Astuti; Setiawan; Dewi Rury Arindari; Shinta Maharani; Dea Mega Arini; Sri Mulia Sari; Latifah
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i1.492

Abstract

ABSTRACK In line with the change of era and the increased number of people, the increase of people with Diabetes Mellitus (DM) is quite high, such increase of DM case is potentially caused by the transformation of lifestyle and dietary program (Pakaya, 2023). Some External factors in the prevention of Diabetes Mellitus include the interaction of health workers with patients, environmental aspects and family support. (Hamdani et al., 2017). This community service activity aims to inform and educate the respondents about the application of family support in improving dietary compliance of patients with diabetes mellitus around RT 04 Pulokerto Village. This activity was done on November 12th, 2024 at Pulokerto Village, Gandus District Palembang with 35 participants. This activity was kind of community empowerment through health counseling by lecturing and discussion methods. The material contains the application of family support in improving the dietary compliance of patients with diabetes mellitus around RT 04 Pulokerto Village. It is hoped that the community could enrich the information about diabetes mellitus dietary adherence by attending regular counseling activities from health practitioners. Keywords: Diabetes Mellitus, Dietary Obedience, Family Support.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN DIABETES SELF MANAGEMENT PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 BERBASIS HEALTH PROMOTION MODEL Dewi Rury Arindari; Dessy Suswitha; Sri Mulia Sari; Shinta Maharani
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 14 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v14i2.449

Abstract

Diabetes Mellitus tipe 2 merupakan salah satu dari empat prioritas penyakit tidak menular yang banyak diderita dan dapat menjadi penyebab utama kecacatan akibat komplikasi bahkan kematian. Diabetes Mellitus pun dikenal sebagai “lifelong disease” atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan selama rentang hidup kliennya sehingga penting bagi penderita untuk memiliki kesadaran dan kemampuan dalam melakukan Diabetes self management. Salah satu conceptual framework yang dapat digunakan dan sesuai untuk menumbuhkan perilaku tersebut adalah Health Promotion Model dimana terdapat salah satu bagian dari konsep utamanya ikut berkontribusi dalam keberhasilan pelaksanaan Diabetes Self Management yaitu dukungan sosial. Beberapa penelitian terdahulu telah menyatakan bahwa dukungan sosial sebagai determinan dalam implementasi Diabetes Self Management. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan Diabetes Self Management menggunakan pendekatan Health Promotion Model pada penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita Diabetes Mellitus tipe 2 dengan besaran sampel sebanyak 44 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan analisa data menggunakan Spearman-correlation-coefficient. Hasil uji Ranks Spearman menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan secara statistik antara dukungan sosial dengan Diabetes Self Management nilai p < 0.001. Diharapkan petugas kesehatan melakukan sosialisasi dan promosi kesehatan dengan pendekatan teori Health Promotion Model melalui pendampingan kepada keluarga dan teman sebaya tentang pentingnya dukungan yang diberikan dalam menerapkan Diabetes Self Management pada penderita Diabetes Mellitus tipe 2.
PENYULUHAN KESEHATAN FIRST AID PADA PENDERITA SINKOP DI MADRASAH ISLAMIAH AL – AMALUL KHAIR PALEMBANG Dessy Suswitha; Mardiah; Lily Marleni; Sintiya Halisya Pebriani; Adi Saputra; Dewi Rury Arindari
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v1i1.369

Abstract

Pertolongan pertama pada penderita sinkop merupakan perawatan yang diberikan segera pada orang yang cidera atau mendadak sakit. Pertolongan pertama hanya memberi bantuan sementara sampai mendapatkan perawatan medis yang kompeten, jika perlu atau sampai kesempatan pulih tanpa perawatan medis terpenuhi. Sinkop merupakan sebuah kondisi seseorang tiba-tiba kehilangan kesadarannya. Kehilangan kesadaran ini diikuti dengan melemahnya kerja otot sehingga penderita jatuh. Melalui pemberian penyuluhan kesehatan sebagai wujud first aid penderita sinkop dapat membantu penderita terpenuhi aliran adarah dan oksigen ke otak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi dan meningkatkan pemahaman guru dan siswa/i tentang first aid penderita sinkop. Kegiatan penyuluhan kesehatan di laksanakan di lingkungan sekolah dengan menggunakan media poster dan leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa semua guru dan siswa/i memahami tentang first aid pada penderita sinkop. Diharapakan dari kegiatan penyuluhan mampu memberikan pengetahuan dasar tentang pertolongan pertama pada penderita sinkop. Program ini dijalankan dengan maksud memberikan proteksi tambahan kepada siswa/I terutama Sekolah MI AL – Amalul Khair Palembang agar sebelum berangkat sekolah harus sarapan terlebih dahulu, sehingga tubuh tidak lemas dan pucat saat mengikuti pelajaran di kelas.
PEMERIKSAAN KADAR URIC ACID SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENYAKIT RHEUMATOID ARTHRITIS PADA LANSIA Dessy Suswitha; Sintiya Halisya Pebriani; Lily Marleni; Mardiah; Zuhana; Dewi Rury Arindari
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i1.517

Abstract

Rheumatoid arthritis merupakan suatu penyakit yang menyerang persendian yang menimbulkan nyeri, kekakuan, pembengkakan, peradangan, dan keterbatasan gerak. Dampak yang terjadi pada rasa nyeri yang sering di alami lansia apabila berlangsung secara berulang-ulang dapat mengakibatkan terjadinya respon stress seperti meningkatnya rasa cemas, denyut jantung berlebihan, tekanan darah meningkat, dan frekuensi nafas meningkat.Upaya yang dapat dilakukan dengan pencegahan dan pemeriksaan kadar uric acid. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk memberikan edukasi kesehatan dan Pemeriksaan Kadar Uric acid Sebagai Upaya Preventif Penyakit Rheumatoid Arthritis Pada Lansia. Hasil kegiatan ini menyatakan bahwa Kegiatan pengabdian masyarakat di Panti sosial Lanjut Usia Harapan Kita Palembang dengan jumlah 18 lansia dari 68 lansia, diperoleh hasil pemeriksaan uric acid yaitu 18 orang (26,4%) didapatkan hasil kadar uric acid lebih dari normal (>6,0mg/dl), serta perlunya penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan salah satunya pemeriksaan kadar uric acid secara berkelanjutan tentang faktor resiko dan penatalaksanaan penyakit uric acid.
PENGARUH EDUKASI HEIMLICH MANUEVER TERHADAP PENGETAHUAN SISWA TENTANG PENANGANAN TERSEDAK DI SMPIT SALSABILA PALEMBANG Setiawan; Shinta Maharani; Dewi Rury Arindari; Rahmalia Afriyani; Lela Aini
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 16 No 1 (2026): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v16i1.538

Abstract

Tersedak merupakan kondisi kegawatdaruratan yang dapat menyebabkan obstruksi jalan napas, hipoksia, hingga kematian apabila tidak segera ditangani. Rendahnya pengetahuan siswa mengenai penanganan tersedak berpotensi meningkatkan risiko keterlambatan pertolongan pertama di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi Heimlich maneuver terhadap pengetahuan siswa tentang penanganan tersedak di SMPIT Salsabila Palembang. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Sampel penelitian sebanyak 74 siswa dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan penanganan tersedak, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan median skor pengetahuan dari 60 (minimum–maksimum: 30–80) sebelum intervensi menjadi 70 (50–100) setelah intervensi. Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor pretest dan posttest (p < 0,001). Edukasi Heimlich maneuver terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai penanganan tersedak. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi pertolongan pertama berbasis sekolah berpotensi menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan siswa menghadapi kegawatdaruratan. Integrasi pelatihan Heimlich maneuver ke dalam program Usaha Kesehatan Sekolah direkomendasikan sebagai upaya promotif dan preventif di lingkungan pendidikan.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial di Malam Hari dengan Kualitas Tidur pada Remaja Sevi Sartika Kusumawati; Dewi Rury Arindari; Rahmalia Afriyani; Helsy Desvitasari; Dea Mega Arini
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 9, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v9i1.30835

Abstract

ABSTRAK  Penggunaan media sosial pada malam hari semakin meningkat di kalangan remaja dan berpotensi memengaruhi kualitas tidur. Penggunaan gawai pada malam hari dapat mengganggu tidur karena paparan cahaya biru yang diterima retina dan diteruskan ke pusat pengatur ritme sirkadian di otak. Kondisi ini menekan produksi hormon melatonin sehingga menunda waktu tidur dan menurunkan kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial di malam hari dengan kualitas tidur pada remaja di SMA Karya Ibu Palembang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X dan XI SMA Karya Ibu Palembang sebanyak 178 siswa dengan sampel 71 responden yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian dilaksanakan pada 04–11 Desember 2025. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan 53,5% responden memiliki intensitas penggunaan media sosial aktif pada malam hari dan 71,8% responden memiliki kualitas tidur buruk. Hasil uji Chi-Square menunjukkan p-value = 0,006 (<0,05), sehingga disimpulkan terdapat hubungan signifikan antara intensitas penggunaan media sosial di malam hari dengan kualitas tidur remaja. Sekolah disarankan memberikan edukasi mengenai penggunaan media sosial yang bijak untuk meningkatkan kualitas tidur remaja.Kata kunci: Intensitas media sosial; kualitas tidur; malam hari; remaja ABSTRACT  Nighttime social media use among adolescents is increasingly prevalent and has the potential to affect sleep quality. The use of electronic devices at night can disrupt sleep due to exposure to blue light, which is received by the retina and transmitted to the brain's circadian rhythm regulatory center. This condition suppresses melatonin hormone production, thereby delaying sleep onset and reducing sleep quality. This study aimed to examine the relationship between nighttime social media usage intensity and sleep quality among adolescents at SMA Karya Ibu Palembang. The study employed a quantitative design with a cross-sectional approach. The population consisted of all grade X and XI students at SMA Karya Ibu Palembang, totaling 178 students, with a sample of 71 respondents selected using accidental sampling technique. Data collection was conducted from December 4–11, 2025. Data analysis was performed using the Chi-Square test. The results showed that 53.5% of respondents had active nighttime social media usage intensity, and 71.8% had poor sleep quality. The Chi-Square test yielded a p-value of 0.006 (<0.05), indicating a statistically significant relationship between nighttime social media usage intensity and sleep quality among adolescents. It is recommended that the school provide education on wise social media use to help improve adolescents' sleep quality.Keywords : Social media intensity; sleep quality; nighttime;adolescents
PENGARUH TERAPI TERTAWA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Vivian Dwi Viyasni; Sri Mulia Sari; Dewi Rury Arindari; Rahmalia Afriyani; Putinah Putinah
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 9, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v9i1.30832

Abstract

ABSTRAKHipertensi merupakan masalah yang sering terjadi pada lansia dan berpotensi menimbulkan komplikasi jika tidak dikendalikan. Selain terapi farmakologis, diperlukan intervensi nonfarmakologis yang mudah dan aman, salah satunya terapi tertawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi tertawa terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Gandus. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 17 lansia dengan hipertensi yang dipilih menggunakan purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 19 – 21 Desember 2025. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisa data yang digunakan adalah uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata tekanan darah sistolik dari 155,53 mmHg menjadi 145,24 mmHg dan diastolik menurun dari 95,59 mmHg menjadi 80,47 mmHg dan diperoleh p-value 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian terdapat pengaruh yang signifikan terapi tertawa terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Disarankan bagi puskesmas dan posyandu agar terapi tertawa dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis sebagai pendukung dalam kegiatan posyandu lansia dalam upaya promotif dan preventif.Kata kunci: Terapi tertawa, Tekanan darah, Lansia, Hipertensi. ABSTRACTHypertension was a common health problem among older adults and had the potential to cause complications if not properly controlled. In addition to pharmacological therapy, safe and simple non-pharmacological interventions were needed, one of which was laughter therapy. This study aimed to determine the effect of laughter therapy on blood pressure in older adults with hypertension in the working area of Gandus Public Health Center. This study used a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The sample consisted of 17 older adults with hypertension who were selected using purposive sampling. The study was conducted from December 19 to 21, 2025. Blood pressure was measured before and after the intervention. Data analysis was performed using the paired sample t-test. The results showed that the mean systolic blood pressure decreased from 155.53 mmHg to 145.24 mmHg, and the mean diastolic blood pressure decreased from 95.59 mmHg to 80.47 mmHg, with a p-value of 0.000 (p < 0.05). Therefore, it was concluded that laughter therapy had a significant effect on reducing blood pressure in older adults with hypertension. It was recommended that public health centers and integrated health posts for older adults consider laughter therapy as a supportive non-pharmacological intervention to enhance promotive and preventive health efforts.Keywords: Blood pressure, Elderly, Hypertension, Laughter therapy.