Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search
Journal : Jurnal Valtech

PENGUKURAN BEBAN KERJA MENTAL MENGGUNAKAN METODE NASA – TLX PADA SOPIR ANGKUTAN UMUM DI KOTA MALANG Christine Mulya Novia Agatha; Prima Vitasari; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i1.2406

Abstract

Angkutan umum di kota Malang merupakan salah satu transportasi darat yang banyak diminati oleh masyarakat karena pelayanan dan harga yang terjangkau serta praktis karena bisa langsung turun tepat di tempat tujuan. Bertambahnya jumlah kendaraan berpengaruh kepada beban mental seorang sopir angkutan umum. Beberapa faktor diantaranya kemacetan, target setoran, kebisingan, kecepatan kendaraan, adanya pungutan liar serta pengendalian emosi yang dialami sopir dalam melakukan pekerjaannya. Penelitian ini bermaksud untuk mengukur beban kerja mental sopir angkutan umum yang aktif di wilayah Kota Malang. Instrumen yang digunakan adalah NASA – TLX. Terdapat 173 responden telah dipilih dalam penelitian ini dengan perincian 82 sopir angkutan kota, 44 sopir taksi argo dan 47 sopir taksi online. Hasil pengukuran menunjukkan beban kerja mental sopir angkutan kota sebesar 71,13, sopir taksi argo sebesar 59,81 dan sopir taksi online sebesar 52,06. Dalam hal ini, sopir angkutan kota memiliki beban kerja mental yang tinggi sehingga masuk didalam kategori beban kerja mental overload atau beban kerja mental lebih dari 60
PENGARUH IMPLEMENTASI TOTAL QUALITY MANAJEMEN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TARJUN KOTABARU KALIMANTAN SELATAN Aditya Fitriadhi S; Julianus Hutabarat; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2698

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Implementasi Total Quality Management Terhadap Kinerja Karyawan di PT. Indocement Tunggal Prakarsa,Tbk Plant 12 Tarjun Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan”. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya ketidakseimbangan antara penerapan Total Quality Management dengan kinerja karyawan pada obyek penelitian yang digambarkan melalui laporan kinerja TQM. Penelitian ini bertujuan untuk menguji implementasi Total Quality Management yang meliputi perbaikan berkelanjutan, kerjasama tim dan kepemimpinan terhadap kinerja dengan jumlah populasi sebanyak 160 karyawan dengan sampel berjumlah 115 karyawan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode sampling. Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Hasil penelitian mendapatkan bahwa persamaan regresi sebagai berikut: Y = 0.45 X1 + 0.14 X2 + 0.24 X3. Hasil penelitian mendapatkan bahwa 2 variabel yaitu perbaikan berkesinambungan = 0,45 dan kepemimpinan = 0,24 berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan satu variabel yaitu kerjasama tim = 0,14 berpengaruh positif tidak signifikan terhadap variabel dependennya.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENURUNKAN JUMLAH PRODUK CACAT DENGAN METODE STATISTICAL QUALITY CONTROL PADA UMKM. WARIS SHOES MALANG Mardian Eko Setiabudi; Prima Vitasari; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2734

Abstract

Mardian Eko Setiabudi, Program Studi Teknik Industri S-1, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional Malang, Juli 2020, Analisis Pengendalian Kualitas Untuk Menurunkan Jumlah Produk Cacat Dengan Metode Statistical Quality Control (SQC) Pada UMKM. Waris Shoes Malang. Dosen Pembimbing: Prima Vitasari dan Thomas Priyasmanu. UMKM. Waris Shoes merupakan perusahaan industri rumahan yang bergerak di bidang usaha pembuatan sepatu kulit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah UMKM. Waris Shoes sudah berada dalam batas kendali atau belum dan untuk mengetahui jenis-jenis dan penyebab-penyebab terjadinya kerusakan produk (cacat) pada UMKM tersebut. Dalam pengolahan data penelitian ini menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) yaitu 7 tools antara lain lembar pengecekan, histogram, dll. Pada perusahaan ini terdapat permasalahan yang sering terjadi yaitu tingkat kecacatan pada produk sepatu yang tinggi yaitu 21,87%. Sehinga menyebabkan keluar dari batas kontrol perushaan selama 9 bulan terakhir penelitian. Sedangkan, perusahaan menetapkan produk cacat tidak boleh melebihi 2%. Berdasarkan hasil penelitian, hasil yang diperoleh yaitu Jenis kerusakan yang sering terjadi yaitu ukuran dengan persentase kerusakan 45,71%, coretan pulpen dengan persentase kerusakan 29,01%, dan lem dengan persentase kerusakan 25,28%. Dari hasil observasi lapangan dan sesi wawancara, faktor-faktor yang menjadi penyebab kerusakan (cacat) adalah faktor manusia, bahan baku, metode, dan mesin. Kata kunci : batas kendali, produk cacat, pengendalian kualitas.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGGAN PADA KANTIN ITN MALANG KAMPUS 1 MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY Renata Kusumadiningrum; Dhayal Gustopo; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2773

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Kualitas Pelayanan Untuk Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Pada Kantin ITN Malang Kampus 1”.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan kantin kampus ITN 1 Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Servqual (Service Quality). Metode ini untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan kepuasan konsumen. Dimensi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reliability,tangibles, responsiveness, assurance, empathy. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2020. Penelitian ini di lakukan di Kantin ITN Malang kampus 1 dengan melakukan penyebaran kuisioner kepada pelanggan kantin ITN Malang. Hasil analisis menggunakan metode Servqual. dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan pada kantin ITN Malang kampus 1 belum bisa memenuhi harapan/keinginan pelanggan dan yang menjadi prioritas utama untuk dilakukan perbaikan yaitu atribut yang masuk pada kuadran utama (kuadran 1) yang meliputi atribut Ketersediaan tempat duduk (3), Fasilitas Wifi yang disediakan (4), dan Jaminan keamanan dan kenyamanan dalam menggunakan fasilitas kantin (14).
STRATEGI SEGMENTING, TARGETING, POSITIONING (STP) DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PRODUK KOPI POSO Helianto Wutabisu; Sri Indriani; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v4i2.3874

Abstract

Kopi Poso merupakan salah satu produk usaha kecil dan menengah yang ada di Kabupaten Poso yang mengolah biji kopi Robusta menjadi produk kemasan kopi bubuk. Dalam perkembangannya, usaha Kopi Poso sampai saat ini belum pernah melakukan analisa pasar, karena masih berfokus pada penjualan serta pengembangan produk. Sebuah strategi diperlukan untuk meningkatkan dan memperluas pemasaran serta analisa untuk mengetahui sejauh mana tingkat kepuasan masyarakat sebagai konsumen terhadap produk Kopi Poso. Pada penelitian ini menggunakan metode Costumer Satisfaction Index (CSI) untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen, mendeskripsikan Segmentation, Targeting, dan Positioning (STP) dan selanjutnya menentukan strategi untuk meningkatkan kepuasan konsumen terhadap produk Kopi Poso. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat kepuasan konsumen di peroleh dari hasil perhitungan Costumer Satisfaction Indeks (CSI) sebesar 83,22% yang menggambarkan tingkat kepuasan konsumen terhadap atribut kualitas produk Kopi Poso termasuk dalam kategori “sangat puas”. Penetapan Segmentation, Targeting, dan Positioning didasarkan pada karakteristik demografis dan penilaian konsumen. Pada analisis segmentasi terbentuk 3 segmen berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjaan, pendidikan terakhir, pendapatan perbulan dan status perkawinan. Analisis targeting ditetapkan bahwa segmen 2 dan 3 yang menjadi target pasar karena memiliki persentase anggota cluster tertinggi. Positioning yang terbentuk berdasarkan penilaian responden terhadap atribut bauran pemasaran. Rumusan Strategi Pemasaran yang terbentuk dari hasil analisis terhadap produk Kopi Poso yaitu mempertahankan kualitas produk yang sudah ada, melakukan pengecekan terhadap proses produksi yang mempengaruhi rasa kopi, membuat kemasan dalam bentuk kecil (sachet) yang siap saji. Kemasan sachet juga mempengaruhi konsumen untuk membeli produk yang lebih murah, Dengan menambah jumlah toko, agen dan cafe/kedai kopi agar memudahkan konsumen mendapatkan produk. Promosi jangka pendek seperti potongan harga (diskon) maupun bonus. Menjalin dan mempertahankan kerjasama dengan pihak pemerintah dan swasta untuk mendukung promosi produk.
PERENCANAAN JADWAL PEMELIHARAAN MESIN CANE CARRIER DAN IMC DENGAN MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE II (RCM II) PADA PG KEBON AGUNG Akbarrizqi Dwijaputra S; Ellysa Nursanti; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v5i1.4514

Abstract

PG Kebon Agung merupakan perusahaan_penghasil_gula yang berproduksi secara kontinu selama masa panen tebu. Kegiatan produksi yang bersifat kontinu tersebut mengakibatkan menurunnya nilai keandalan serta menyebabkan terjadinya downtime pada beberapa mesin dan fasilitas produksi. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu kebijakan pemeliharaan yang tepat guna untuk menyelsaikan permasalahan tersebut. Metode_yang digunakan pada_penelitian ini adalah_Reliability Centered Maintenance II. Penelitian ini berfokus pada mesin yang memiliki waktu downtime tertinggi yaitu Cane Carrier dan IMC. Hasil pengolahan data menunjukan bahwa komponen kritis berdasarkan total dan frekuensi downtime dari mesin Cane Carrier adalah Rantai dan Krepyak, sedangkan untuk mesin IMC adalah komponen Motor penggerak dan Garu. Hasil analisis menggunakan RCM II menghasilakan interval waktu pemeliharaan pada komponen Rantai dilakukan setiap 120 jam dengan nilai keandalan 71,9%, untuk komponen krepyak dilakukan setiap 864 jam dengan keandalan 71,94%, untuk komponen Motor penggerak dilakukan setiap 120 jam dengan keandalan 71,01%, dan untuk komponen Garu dilakukan setiap 96 jam memiliki keandalan sebesar73,8%.
ANALISIS TINGKAT KEANDALAN DAN PENENTUAN INTERVAL WAKTU PEMELIHARAAN MESIN POMPA AIR DI PERUMDA AIR MINUM TUGU TIRTA KOTA MALANG Khoirun Nisak; Ellysa Nursanti; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v5i2.5644

Abstract

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tugu Tirta Kota Malang selalu menjaga kelangsungan pelayanan air minum kepada masyarakat selama 24 jam secara terus menerus. Maka dari itu diperlukan mesin pompa air yang berfungsi dengan baik agar produksi air bersih dapat berjalan dengan baik dan kebutuhan manusia akan air bersih pun akan terpenuhi. Untuk menjaga mesin pompa air tetap berfungsi dengan baik perlu di adakan perawatan dan pemeliharaan (maintenance) serta uji fungsi keandalan pada mesin pompa air agar sistem berjalan lebih teratur, rapi, bersih, dan fungsional. Penelitian ini menggunakan metode Age replacement untuk menentukan optimalisasi penjadwalan yang tepat dan secara berkala. Metode ini membantu perusahaan dalam membuat jadwal perawatan secara preventive maintenance agar dapat mengurangi terjadinya breakdown pada mesin pompa air. Metode ini juga dapat menentukan nilai fungsi keandalan dari masing-masing mesin pompa air yang di teliti. Di dukung dengan distribusi weibull yang mana distribusi ini membantu peneliti dalam menentukan probabilitas terjadinya kerusakan. Sehingga perusahaan mendapatkan usulan penjadwalan yang mana pada mesin pompa air I diharuskan melakukan preventive maintenance setiap 50 hari sekali. Penjadwalan ini dapat menambah persentase fungsi keandalan dari mesin sebesar 96,7% yang artinya dapat beroprasional dengan sangat baik dan penghematan biaya sebesar 63,5% dari sebelum dilakukan penjadwalan dengan metode Age Replacement. Pada mesin pompa air II diharuskan melakukan preventive maintenance setiap 49 hari sekali. Penjadwalan ini dapat menambah persentase fungsi keandalan dari mesin sebesar 96,6% yang artinya dapat beroprasional dengan sangat baik dan penghematan biaya sebesar 62,7% dari sebelum dilakukan penjadwalan dengan metode Age Replacement. Pada mesin pompa air III diharuskan melakukan preventive maintenance setiap 50 hari sekali. Penjadwalan ini dapat menambah persentase fungsi keandalan dari mesin sebesar 96,6% dan penghematan biaya sebesar 84,8%.
PENERAPAN METODE HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL GUNA MEMINIMALKAN KECELAKAAN KERJA PADA PROSES PRODUKSI DI INDUSTRI UD. TRIJAYA SAKTI Thalia Ramadhani; Fourry Handoko; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i1.6087

Abstract

UD. Trijaya Sakti merupakan perusahaan yang memiliki 3 jenis aktivitas pekerjaan yaitu penebangan pohon, pemotongan kayu, dan pengiriman. Dengan aktivitas-aktivitas atau kegiatan produksi yang berkaitan dengan gergaji mesin dan serbuk kayu yang beterbangan sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi pengendalian bahaya berupa penerapan metode Hazard Identification, Risk Assesment, and Risk Control (HIRARC). Setelah dilakukan penelitian terdapat 4 jenis risiko pada aktivitas penebangan pohon dimana masing-masing risiko yang termasuk high risk, terdapat 7 jenis risiko pada aktivitas pemotongan kayu dimana 5 risiko yang termasuk high dan 2 risiko yang termasuk medium, dan terdapat 2 jenis risiko pada aktivitas pengiriman dimana 1 risiko yang termasuk high dan 1 risiko yang termasuk medium. Selanjutnya dilakukan pengendalian risiko pada hasil penilaian risiko yang bernilai high dan medium. Hasil penelitian diharapkan mampu membantu untuk memberikan solusi pengendalian bahaya yang berkaitan dengan kecelakaan kerja pada perusahaan.
ANALISIS SISTEM PERAWATAN POMPA SENTRIFUGAL MENGGUNAKAN METODE RCM (RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE) UNTUK MENGETAHUI INTERVAL PENGGANTIAN OPTIMUM DI PERUMDA TIRTA KANJURUHAN Yeremia Krisandi Payung; Ellysa Nursanti; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7362

Abstract

PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) adalah badan usaha milik pemerintah yang memiliki cakupan usaha dalam pengelolaan air minum dan pengelolaan sarana air kotor untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang mencakup aspek sosial, kesejahteraan dan pelayanan umum. Masalah yang terdapat pada Perumda Tirta Kanjuruhan yaitu mesin Pompa Sentrifugal yang digunakan untuk beroperasi sering mengalami kerusakan pada saat digunakan. Kerusakan pada alat tersebut terjadi karena terdapat komponen kritis yang sering mengalami kerusakan yang membuat proses pengerjaan perusahaan terhambat. Perlu diterapkannya interval waktu penggantian optimum dan pemilihan tindakan untuk perawatan komponen secara tepat yang diharapkan mampu mengurangi biaya pemeliharaan yang dikeluarkan oleh perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode RCM (Reliability Centered Maintenance) yang melakukan pendekatan dengan menggunakan analisa kualitatif dan kuantitatif sehingga memungkinkan menelusuri akar dari penyebab kegagalan fungsi dan memberikan solusi yang tepat. Hasil pengolahan data dengan pendekatan total minimum downtime yang paling kecil didapatkan hasil komponen Shaft dengan interval waktu penggantian 50 hari, Impeller 32 hari, Volute 38 hari, dan Bearing 41 hari.
MEMINIMASI WASTE MENGGUNAKAN METODE VALUE STREAM MAPPING DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS PADA LINI PRODUKSI USAHA SHUTTLECOCK PROSPEK Andi Ahmad Arya Petta Paki Wipajung; Salmia LA; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7372

Abstract

Usaha Shuttlecock Prospek adalah salah satu produsen yang memproduksi shuttlecock yang terletak di Kelurahan Lesanpuro, Kota Malang. Usaha ini dibangun pada tanggal 5 November 1990 oleh bapak Jumadin. Masalah yang terjadi pada lini produksi shuttlecock prospek yaitu adanya pemborosan yang terjadi yang diakibatkan oleh beberapa faktor. Penelitian ini menggunakan metode Value Stream Mapping dan Failure Mode And Effect Analysis, yang melakukan pendekatan menggunakan analisa kuantitatif deskriptif yaitu analisa terkait dengan fakta yang telah ditemukan di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan beberapa waste dominan yang terjadi pada lini produksi yaitu waste defect bahan baku patah, waste transportasi, waste waiting dan waste overprocessing. Berdasarkan analisis menggunakan Value Stream Mapping dan Failure Mode And Effect Analysis diberikan usulan pada masing-masing waste yang terjadi yaitu meningkatkan ketelitian pada proses penyortiran bahan baku bulu, mengurangi batch produksi, menambah tenaga kerja, meningkatkan ketelitian dan kedisplinan, memberikan pengetahuan dampak waste bagi perusahaan serta menyusun ulang layout produksi untuk mengefisiensikan material handling