Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peningkatan Minat Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Dalam Menulis Dan Publikasi Karya Sastra: Penelitian Nur Halifah; Ade Nurul Izatti G. Yotolembah; Efendi; Fadillah; Taufiq Eka Riandhana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap peningkatan minat mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dalam menulis dan mempublikasikan karya sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus, yang difokuskan pada sekelompok mahasiswa yang mengikuti kegiatan Bimtek. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes awal dan tes akhir, observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan terhadap minat dan kemampuan menulis mahasiswa. Rata-rata skor tes awal sebesar 60,8 (kategori Kurang) meningkat menjadi 88,3 (kategori Baik) setelah pelatihan, yang mencerminkan adanya perubahan sikap dan peningkatan keterampilan secara menyeluruh. Selain itu, mahasiswa juga mulai aktif menerbitkan karya sastra melalui media digital, serta menunjukkan pemahaman baru dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung proses kreatif mereka. Perubahan positif ini mencakup peningkatan rasa percaya diri, kemampuan eksplorasi ide, serta kesadaran terhadap pentingnya publikasi karya sastra. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan berbasis praktik dan dukungan teknologi dapat menjadi strategi efektif dalam membangun ekosistem literasi sastra yang produktif di lingkungan kampus. Oleh karena itu, disarankan agar program Bimtek semacam ini dilakukan secara berkelanjutan dan diperluas cakupannya untuk menjangkau lebih banyak mahasiswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi institusi pendidikan dalam merancang program pembinaan literasi kreatif yang relevan dan adaptif di era digital.
Peningkatan Keterampilan Public Speaking (Master Of Ceremonial) Mahasiswa Bahasa Indonesia Melalui Metode Project Based Learning (PjBL): Penelitian Fadillah; Andi Bismawati; Ade Nurul Izatti G. Yotolembah; Nur Halifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan public speaking mahasiswa, khususnya dalam peran sebagai Master of Ceremonial (MC), melalui penerapan metode Project Based Learning (PjBL). Metode PjBL dipilih karena mampu mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek dengan pengalaman langsung, sehingga mahasiswa lebih aktif dan terlibat dalam proses pembelajaran. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Tadulako. Data dikumpulkan melalui Perencanaan (Planning), Pelaksanaan (Acting), Observasi (Observaring), dan Refleksi (Reflecting) mahasiswa, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam berbagai aspek keterampilan berbicara, antara lain artikulasi dan intonasi, penyusunan naskah, penguasaan panggung, kepercayaan diri, dan interaksi dengan audiens. Peningkatan ini tampak dari perbandingan skor rata-rata sebelum dan sesudah PjBL, yang diilustrasikan dalam bentuk tabel dan grafik. Kesimpulannya, metode PjBL efektif digunakan dalam pembelajaran keterampilan berbicara untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa menjadi MC yang profesional, kreatif, dan percaya diri.
Penggunaan Media Wattpad pada Pembelajaran Menulis Cerpen Bertema Lingkungan Hidup Berbasis Case Method bagi Mahasiswa PBSI FKIP Universits Tadulako Ade Nurul Izatti G.Yotolembah; Hasnur Ruslan; Nur Halifah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan Wattpad dalam pembelajaran menulis cerpen bertema lingkungan hidup dengan metode case method. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, di mana peneliti bertindak sebagai instrumen kunci. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk menemukan masalah dan memperoleh solusi melalui wawancara dengan dosen dan mahasiswa. Tes dilakukan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Wattpad dalam pembelajaran menulis cerpen dengan penilaian ketepatan isi, tokoh/penokohan, latar, alur, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanah cerpen. Dokumentasi digunakan untuk memperoleh informasi kronologis pembelajaran melalui foto-foto yang mendokumentasikan keaktifan mahasiswa. Objek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) pada mata kuliah Penulisan Kreatif Sastra semester genap tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini melibatkan 46 mahasiswa yang dipilih sebagai sampel dari populasi sebanyak 210 mahasiswa Semester VI angkatan 2021 PBSI FKIP Universitas Tadulako. Data penelitian berupa nilai keterampilan menulis cerpen mahasiswa yang bertema lingkungan hidup, yang diperoleh melalui media Wattpad. Hasil dari penelitian menunjukkan total nilai keseluruhan sebesar 3.835 dengan rata-rata 83,4, yang masuk dalam kategori baik. Mayoritas mahasiswa mampu menulis cerpen sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Wattpad dan metode case method terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis mahasiswa. Diharapkan pengajar terus memanfaatkan media digital dan memberikan bimbingan intensif pada setiap aspek penulisan untuk mencapai hasil yang lebih optimal. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi pengaruh variabel lain terhadap hasil pembelajaran menulis mahasiswa.
Implementation of Learning Methods Role-Playing in Drama Materials to Improve Speaking Skills of Grade VIII Junior High School Students Ruslan, Hasnur; killa, Syakilla; Nirmayanti, Nirmayanti; Yotolembah, Ade Nurul Izatti G
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 1 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i1.6314

Abstract

The purpose of this study was to determine whether the role-playing learning method in drama material improved the speaking skills of class VIII students of MTs Al Khairaat Sindue. This study used a pre-experiment research design consisting of one class (one group), namely the experimental class. The sample of this study was the VIII grade students of MTs Al Khairaat Sindue; with a total of 12 students. Data collection was carried out by giving a tragedy drama script test consisting of pre-test and post-test conducted at the first and last meeting. The pre-test result of class VIII MTs Al Khairaat Sindue was 46.38 while the post-test result was 70.27. By applying a significant level of 0.05, the researcher found that the t-count value (8.62) was higher than the t-table (0.16). In conclusion, the implementation of the role-playing learning method in drama material is effective to improve the speaking skills of class VIII students of MTs Al Khairaat Sindue. Based on these results, it can be concluded that the role-playing learning method can be applied by teachers in the teaching and learning process as one of the effective learning methods to improve students' speaking skills, especially for grade VIII students of junior high school and senior high school.  
The Heroic Value of Characters in Jalu Kancana's Kekal Novel and Its Application in Learning Indonesian Language and Literature in Senior High School Sulis; Efendi; Izatti, Ade Nurul; Gazali; Nirmayanti
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 2 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i2.8310

Abstract

This research aims to explain how these heroic values are reflected in the actions and characters of the main characters in the novel Kekal by Jalu Kancana and find out their application in language and literature learning at SMA Negeri 1 Parigi. This research was conducted using qualitative descriptive research with a content analysis method. The research focuses on the assessment of the value of hard work, the value of discipline, the value of independence, the value of independence, the value of cooperation, and the value of compassion, as well as to find out its application in Indonesian learning at SMA Negeri 1 Parigi. The results of the data findings found are in the form of quotes that contain elements of heroic values and educational values, referring to the theories of educational values of the types of data findings of each other, and after that the findings are in the form of quotes of educational values that have been expressed by experts. Next, it is grouped into the types of data findings, and after that the data findings are narrated. The next data findings will be observed by two teachers at SMA Negeri 1 Parigi. Based on the studies that have been carried out, it can be concluded that the novel Kekal by Jalu Kancana as a result of data findings amounted to 69 educational values, which were divided into the value of hard work amounting to 20 data citations, the discipline value of 8 data, the independent value of 6 data, the value of cooperation amounting to 13 data, and the value of affection 20 data. From the results of this research, the value of hard work, the value of affection, and the value of cooperation are very visible in this novel. Therefore, the novel Kekal Karya Jalu Kancana can be applied in Indonesian learning at SMA Negeri 1 Parigi. Thus, it can be concluded that the results of this research are suitable for application in the learning of Indonesian Language and Literature at SMA Negeri 1 Parigi.
Analysis of The Role of YouTube in Increasing Interest in Reading Indonesian Literature in Grade VII Students of Junior High School Ilmah, Fadliah; Ruslan, Hasnur; Izatti, Ade Nurul; Juniati; Nirmayanti
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 2 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i2.8750

Abstract

This study aims to describe the role of YouTube in increasing interest in reading Indonesian literature in Grade VII students of SMP Negeri 17 Palu. The types of research used are qualitative research and descriptive research. The method used in this study is a qualitative method. The data collection techniques used in this study are: 1) Observation, 2) Interview, 3) Documentation. The technical data analysis in this study is data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of this study show that YouTube plays a significant role in increasing students' interest in reading literature. Through video shows such as poetry readings, short film adaptations of short stories, and explanations of literary intrinsic elements, students become more enthusiastic, actively discuss, and able to understand the content of literary works more easily. YouTube also helps increase students' intrinsic motivation, foster appreciative attitudes, and encourage them to read literary texts independently. Teachers use YouTube not only as a medium for video playback, but also as a means of reflection, discussion, and understanding strengthening. Supporting factors in the use of YouTube include the availability of internet access, students' enthusiasm for digital media, and the abundance of quality literary content. The obstacles found are network limitations, potential distractions for entertainment content, and limited learning time in the classroom. Overall, this study concludes that YouTube is an effective and relevant learning medium to increase interest in reading Indonesian literature among junior high school students.
Biblioedukasi dan Animasi Edukasi; Meningkatkan Kompetensi Guru Sekolah Inklusi pada Kelompok Kerja Guru SD di Kabupaten Sigi [Biblioeducation and Educational Animation: Enhancing Competence of Inclusive School Teachers in the Primary School Teacher Working Group in Sigi Regency] Aryuni, Muthia; Halifah, Nur; Yotolembah, Ade Nurul Izatti G
Indonesia Berdaya Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261379

Abstract

Inclusive education requires teachers who are able to identify diverse learning needs, design adaptive instruction, and utilize engaging learning media that support all students, including those with special educational needs. The needs assessment conducted in the Sigi district showed that most teachers had not previously received comprehensive training on inclusive practices, and more than seventy percent lacked access to simple educational media such as story-based materials and animations. This community engagement program aimed to strengthen teacher competence through training on the development and classroom application of biblioeducation and educational animation grounded in local Kaili cultural values. Using a participatory training and mentoring approach, the program included workshops, hands-on media production, classroom implementation, and structured evaluation. Quantitative findings indicated substantial improvement in teacher competence, with the average pre-test score increasing from 64.67 to 90.50 in the post-test. More than eighty percent of teachers achieved medium to high gain scores, and sixty percent reported high levels of perceived competence after the training. Classroom observations also showed that the stories and animations developed effectively supported the delivery of empathy, cooperation, and anti-bullying values. These results demonstrate that integrating culturally grounded biblioeducation and educational animation is an effective strategy for enhancing inclusive teaching practices, especially in schools with limited resources. Abstrak. Pendidikan inklusif membutuhkan guru yang mampu mengidentifikasi kebutuhan belajar yang beragam, merancang pembelajaran yang adaptif, serta memanfaatkan media pembelajaran yang menarik untuk mendukung semua siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan pendidikan khusus. Penilaian kebutuhan yang dilakukan di Kabupaten Sigi menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum pernah menerima pelatihan komprehensif tentang praktik inklusif, dan lebih dari tujuh puluh persen tidak memiliki akses ke media edukasi sederhana seperti materi berbasis cerita dan animasi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru melalui pelatihan pengembangan dan penerapan biblioedukasi serta animasi edukasi yang berlandaskan nilai budaya lokal Kaili. Dengan pendekatan pelatihan partisipatif dan pendampingan, program ini meliputi lokakarya, produksi media secara langsung, penerapan di kelas, dan evaluasi terstruktur. Temuan kuantitatif menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi guru, dengan rata-rata skor pre-test meningkat dari 64,67 menjadi 90,50 pada post-test. Lebih dari delapan puluh persen guru mencapai skor peningkatan sedang hingga tinggi, dan enam puluh persen melaporkan tingkat kompetensi yang tinggi setelah pelatihan. Observasi kelas juga menunjukkan bahwa cerita dan animasi yang dikembangkan efektif mendukung penyampaian nilai empati, kerja sama, dan anti-perundungan. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi biblioedukasi dan animasi edukasi yang berlandaskan budaya lokal merupakan strategi efektif untuk meningkatkan praktik pengajaran inklusif, terutama di sekolah dengan sumber daya terbatas.