Claim Missing Document
Check
Articles

Association Between Lifestyle and Breast Fibroadenoma Astri, Nita; Khanifah, Milatun
Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Midwifery
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jm.v11i1.1204

Abstract

Fibroadenoma is a benign tumor in which epithelial cells are arranged in fibrosa. Although breast fibroadenoma tumors are benign, they can still trigger the risk of developing breast cancer. The purpose of this study is to see if there is a relationship between lifestyle and the incidence of breast fibroadenoma. This Study is a quantitative research using a case-control design. The population in this study consists of all patients examined at the surgical polyclinic of kratos hospital from December 2023 to January 2024 with a population of 114. The chi square hypothesis test with a p-value of 0.000 means that < 0.05 statistically there is a significant relationship between lifestyle and the incidence of breast fibroadenoma. Lifestyle changes and hereditary factors are triggers for the onset of breast diseases, including fibroadenoma and cancer. The relationship between lifestyle and breast fibroadenoma shows that there is a statistically significant relationship between lifestyle and breast fibroadenoma. Patients with poor lifestyles were 9,679 times more likely to develop breast fibroadenoma compared to patients with good lifestyles.Keywords: Life Style, Breast Fibroadenoma
Program Care (Counseling, Awareness, Resources, And Education) for Teens untuk Optimalisasi Kesehatan Mental Remaja Ayuanda, Leila Nisya; Fitriyani, Fitriyani; Khanifah, Milatun
Jurnal LINK Vol 21, No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v21i1.12121

Abstract

Transisi antara masa kanak-kanak dan kedewasaan menjadikan masa remaja sebagai masa yang penuh tantangan, hal ini disertai dengan berbagai perubahan yang berdampak pada kesehatan mentalnya. Kesehatan mental remaja, saat ini mengalami penurunan, yang paling signifikan adalah kejadian bunuh diri yang kian marak. Faktor penguatnya adalah peran media sosial sehingga perlu Upaya signifikan dalam peningkatan Kesehatan mental remaja salah satunya dengan program pemberdayaan remaja. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan mental remaja dengan cara menyediakan sumber daya dan dukungan yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif berbasis komunitas. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Bligo, pekalongan yang dilaksanakan pada 23-25 Mei 2025. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah interaktif dan diskusi kelompok, participatory training, peer support group, serta counseling support. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja terkait kesehatan mental, termasuk pemahaman mengenai stres, cara mengelola emosi, serta pentingnya dukungan sosial. Kegiatan ini dapat menjadi model intervensi promotif dan preventif kesehatan mental berbasis sekolah/komunitas yang berkelanjutan, dengan melibatkan partisipasi aktif remaja sebagai agen perubahan.
EFEKTIVITAS PREGNANCY MASSAGE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL TRIMSETER III Chabibah, Nur; Khanifah, Milatun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses kehamilan secara biologis akan meningkatkan volume dan tekanan darah. Pada trimester III keluhan-keluhan dan bayangan persalinan yang tidak normal seringkali meningkatkan resiko kecemasan pada ibu hamil yang berdampak pada peningkatan tekanan darah ibu. Olehkarena itu bidan perlu memberikan asuhan untuk menghilangkan keluhan-keluhan ibu hamil tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan pregnancy massage. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian pregnancy massage terhadap perubahan tekanan darah ibu hamil trimester III. Design penelitian ini adalah rancangan quasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test dan post-test design. Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan yang bermakna selisih rerata tekanan darah (TD) baik tekanan darah systole (p-value: 0,000 CI: 4.21-9.38) maupun tekanan darah diastole (p-value: 0,000 CI:3.06- 7.97)sebelum dan sesudah dilaksanakan terapi. Terdapat penurunan tekanan darah yang bermakna pada 25 reponden yang megikuti terapi komplementer. Kesimpulan pregnancy massage dapat dijadikan asuhan dalam menurunkan tekanan darah ibu hamil pada trimester III terutama pada ibu hamil yang mengalami kecemasan.
PENINGKATAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DENGAN PEMBERDAYAAN WANITA DALAM KELUARGA Khanifah, Milatun; Chabibah, Nur; Setyaningsih, Pujiati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan kesehatan pada hakekatnya diarahkan guna tercapainya kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang, menyangkut fisik, mental, maupun sosial budaya dan ekonomi. Untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal dilakukan berbagai upaya pelayanan kesehatan yang menyeluruh, terarah dan berkesinambungan. Masalah kesehtan ibu dan anak dioptimalkan dengan pembedayaan wanita dalam keluarga. Salah satu bentuk kerjasama lintas sektoral dari sektor pendidikan dan kesehatan adalah menjadi fasilitator yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan wanita sebagai pendidik keluarga, khususnya dalam upaya meningkatakan kesehatan ibu dan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan wanita akan kesehatan reproduksi dan kesehatan anak, dimana wanita dipersiapkan sebagai pendidik dalam keluarga. Sasaran kegiatan adalah semua wanita usia reproduksi di Desa Donowangun yang mengikuti pengajian bulanan Nasiatul Aisiyah Kecamatan Talun Kabupaten Pekalongan. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan wanita tentang kesehatan reproduksi, metode kontrasepsi, tumbuhkembang bayi dan balita serta pemberian makanan tambahan pada bayi dan balita. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi dan tanya jawab. Narasumber dalam kegiatan ini adalah tim dosen STIKES Muhammadiyah Pekajangan. Hasil kegiatan menunjukkan peserta aktif dalam kegiatan dan adanya peningkatan pengetahuan wanita mengenai kesehatan reproduksi dan pendidikan tumbuh kembang anak maupun pemberian makanan tambahan pada anak
Uji Toksisitas Fraksi N-Heksan dan Etanol, Ekstrak Daun Dendrophthoe glabrescen (Benalu Jeruk) sebagai Skrining Awal Anti-Kanker dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) Slamet, Slamet; Laula, Laula; Khanifah, Milatun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Benalu jeruk (Dendrophthoe glabrescen) merupakan salah satu tanaman obat tradisional di Indonesia yang digunakan sebagai anti-kanker. Pemakaian setiap bahan memiliki potensi bersifat toksik tergantung dosisnya dalam tubuh sehingga perlu dilakukan skrining awal anti-kanker. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi toksisitas pada ekstrak etanol, fraksi n-heksan dan fraksi etanol daun benalu jeruk dengan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Metode penelitian ini adalah eksperimental post test-only control group design. Digunakan 800 ekor larva Artemia salina Leach. yang berumur 48 jam dan dibagi dalam 6 kelompok dengan 5 kali replikasi. Data diperoleh dari menghitung jumlah larva yang mati 24 jam setelah perlakuan. Dilakukan analisis probit menggunakan program aplikasi komputer untuk memperoleh nilai LC50 (Lethal Concentration 50%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai LC50 ekstrak 31,67?g/mL, fraksi n-heksan 6,19?g/mL dan fraksi etanol 9,93?g/mL. Simpulan dari penelitian ini adalah dari ketiga sampel yang diuji memiliki efek toksik dengan nilai LC50< 1000 ?g/mL dan yang memiliki efek toksisitas tertinggi adalah fraksi n-heksan daun benalu jeruk (Dendrophthoe glabrescen). Sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut sebagai anti-kanker.
Assistance Of Pregnant Mothers In Preparation For Labor Khanifah, Milatun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is ranked first with the highest maternal mortality rate (AKI) of 181 countries. The main causes of maternal death in Indonesia are bleeding (28%), eclampsia (13%), and complications of abortion (11%), sepsis (10%) and prolonged labor (9%). The cause can actually be prevented by adequate pregnancy checks. One effort that encourages behavior change and provides pregnant women with the knowledge and provision of physical training to prepare for labor during Trimester III. The methods used in community service are lectures, question and answer discussions, examination of pregnant women, demonstrations of pregnancy exercises, especially pelvic rocking movements. The six-month activity is carried out in the laboratories of the UMPP DIII Midwifery Study Program and Puskesmas Hall Kedungwuni II, Pekalongan Regency. The results of activities went smoothly including antenatal care examinations, trimester III pregnancy discomfort counseling, pregnancy danger signs, childbirth preparation, physical exercises including pelvic rooking, breathing exercises and trimester III pregnancy exercises. Participants showed high enthusiasm in asking and following physical exercise movements in pregnancy.
ANALISIS ASUPAN ZAT GIZI BATITA BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN, STATUS BEKERJA DAN PENGETAHUAN IBU chabibah, Nur; Khanifah, Milatun; Kristiyanti, Rini
JURNAL RISET GIZI Vol. 9 No. 1 (2021): Mei (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v9i1.6372

Abstract

Background: Acute malnutrition could increase mortality and morbidity indirectly in infants and toddlers. The family socio-economic characteristics including the maternal education, nutritional knowledge, and family income, are related to the incidence of stunting.Objective: To determine the relationship between maternal education, working status and knowledge on dietary intake among toddlers under 3 years old.Methods: A correlative analytic study with cross-sectional design. The populations were mothers with toddlers under 3 years old. Sample size were 70 mothers which obtained with the cluster random sampling technique. Data collection were used questionnaire and calculated with 2005 Nutria survey and 14 levels.Results: There were no significant relationship between education level and working status on dietary intake of children under 3 years old (OR: 0,88; áµ–-value: 0,855; CI: 0,136-4,136) and (OR: 1,29 áµ–-value: 0,674; CI: 0.298-4.987). However, there were significant relationship between maternal knowledge and dietary intake of children under 3 years, especially related with energy and protein intake (OR: 2,14 áµ–-value: 0,043; CI: 1,043-17,045). Conclusions: Maternal knowledge level are related to dietary intake among children under 3 years old, relared with energy and protein intake.
Education for Pregnant Women and Cadres as an Effort to Optimize the Achievement of Exclusive Breastfeeding in Stunting Prevention Kristiyanti, Rini; Khanifah, Milatun; Subowo, Edy; Kusuma, Nur Intan
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v3i4.3396

Abstract

Exclusive breastfeeding for the first six months of a baby's life is the gold standard in infant and child feeding recommended by WHO and UNICEF. Breast milk contains the complete nutrition that babies need. Only breastfeeding for infants aged 0-6 months is sufficient for all the nutritional needs of infants. This program aimed to increase mothers' understanding of the importance of exclusive breastfeeding, increase mothers' self-efficacy for breastfeeding, and mothers' readiness to face the breastfeeding process. The program is carried out by providing education, demonstrations, and breastfeeding assistance, as well as evaluation monitoring. The activity was attended by nine third-trimester pregnant women and 11 cadres, all of whom were unemployed. Providing education and training about the importance of breastfeeding for reducing can increase knowledge about exclusive breastfeeding. Breastfeeding self-efficacy was also measured and obtained an average score of 34 out of a total score of 56. The variation in breastfeeding self-efficacy was 4,153, with a minimum score of 34 and a maximum of 39. The results of breastfeeding assistance and evaluation showed that mothers can breastfeed well and only give breast milk to the baby. This program is expected to contribute to increasing breastfeeding coverage to reduce stunting in children.
ANALISIS ASUPAN ZAT GIZI BATITA BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN, STATUS BEKERJA DAN PENGETAHUAN IBU chabibah, Nur; Khanifah, Milatun; Kristiyanti, Rini
JURNAL RISET GIZI Vol. 9 No. 1 (2021): Mei (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v9i1.6372

Abstract

Background: Acute malnutrition could increase mortality and morbidity indirectly in infants and toddlers. The family socio-economic characteristics including the maternal education, nutritional knowledge, and family income, are related to the incidence of stunting.Objective: To determine the relationship between maternal education, working status and knowledge on dietary intake among toddlers under 3 years old.Methods: A correlative analytic study with cross-sectional design. The populations were mothers with toddlers under 3 years old. Sample size were 70 mothers which obtained with the cluster random sampling technique. Data collection were used questionnaire and calculated with 2005 Nutria survey and 14 levels.Results: There were no significant relationship between education level and working status on dietary intake of children under 3 years old (OR: 0,88; áµ–-value: 0,855; CI: 0,136-4,136) and (OR: 1,29 áµ–-value: 0,674; CI: 0.298-4.987). However, there were significant relationship between maternal knowledge and dietary intake of children under 3 years, especially related with energy and protein intake (OR: 2,14 áµ–-value: 0,043; CI: 1,043-17,045). Conclusions: Maternal knowledge level are related to dietary intake among children under 3 years old, relared with energy and protein intake.
ANALISIS ASUPAN ZAT GIZI BATITA BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN, STATUS BEKERJA DAN PENGETAHUAN IBU chabibah, Nur; Khanifah, Milatun; Kristiyanti, Rini
JURNAL RISET GIZI Vol. 9 No. 1 (2021): Mei (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v9i1.6372

Abstract

Background: Acute malnutrition could increase mortality and morbidity indirectly in infants and toddlers. The family socio-economic characteristics including the maternal education, nutritional knowledge, and family income, are related to the incidence of stunting.Objective: To determine the relationship between maternal education, working status and knowledge on dietary intake among toddlers under 3 years old.Methods: A correlative analytic study with cross-sectional design. The populations were mothers with toddlers under 3 years old. Sample size were 70 mothers which obtained with the cluster random sampling technique. Data collection were used questionnaire and calculated with 2005 Nutria survey and 14 levels.Results: There were no significant relationship between education level and working status on dietary intake of children under 3 years old (OR: 0,88; áµ–-value: 0,855; CI: 0,136-4,136) and (OR: 1,29 áµ–-value: 0,674; CI: 0.298-4.987). However, there were significant relationship between maternal knowledge and dietary intake of children under 3 years, especially related with energy and protein intake (OR: 2,14 áµ–-value: 0,043; CI: 1,043-17,045). Conclusions: Maternal knowledge level are related to dietary intake among children under 3 years old, relared with energy and protein intake.