Claim Missing Document
Check
Articles

Program Care (Counseling, Awareness, Resources, And Education) for Teens untuk Optimalisasi Kesehatan Mental Remaja Ayuanda, Leila Nisya; Fitriyani, Fitriyani; Khanifah, Milatun
Jurnal LINK Vol 21 No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v21i1.12121

Abstract

Transisi antara masa kanak-kanak dan kedewasaan menjadikan masa remaja sebagai masa yang penuh tantangan, hal ini disertai dengan berbagai perubahan yang berdampak pada kesehatan mentalnya. Kesehatan mental remaja, saat ini mengalami penurunan, yang paling signifikan adalah kejadian bunuh diri yang kian marak. Faktor penguatnya adalah peran media sosial sehingga perlu Upaya signifikan dalam peningkatan Kesehatan mental remaja salah satunya dengan program pemberdayaan remaja. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan mental remaja dengan cara menyediakan sumber daya dan dukungan yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif berbasis komunitas. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Bligo, pekalongan yang dilaksanakan pada 23-25 Mei 2025. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah interaktif dan diskusi kelompok, participatory training, peer support group, serta counseling support. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja terkait kesehatan mental, termasuk pemahaman mengenai stres, cara mengelola emosi, serta pentingnya dukungan sosial. Kegiatan ini dapat menjadi model intervensi promotif dan preventif kesehatan mental berbasis sekolah/komunitas yang berkelanjutan, dengan melibatkan partisipasi aktif remaja sebagai agen perubahan.
HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI: CASE CONTROL STUDY Asmawati, Asmawati; Khanifah, Milatun
Journal of Midwifery Science and Women's Health Vol. 6 No. 1 (2025): JMSWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/jmswh.v6i1.2597

Abstract

Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan kondisi yang meningkatkan risiko infeksi dalam persalinan. Beberapa kasus penyebab KPD belum diketahui. Berbagai faktor yang memengaruhi KPD antara lain umur, paritas, kalainan serviks, kelainan letak, hidramnion dan kehamilan kembar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan KPD. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Islam Pembina Kesejahteraan Umat (RSI PKU) Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan dan RSIA Aisyiyah Pekajangan Pekalongan pada 8 Desember 2023- 3 Januari 2024. Desain yang digunakan adalah case control, dengan perbandingan sampel kasus-kontrol 1:3 dan telah dilakukan matching pada kedua kelompok sampel. Responden yang terlibat sebanyak 120 yang terdiri dari 30 kelompok kontrol dan 90 kelompok kasus. Gaya hidup dinilai menggunakan kusioner, yang merupakan modifikasi antara FANTASTIC lifestyle questionnaire dan Perceived Stress Questionnaire (PSQ) yang telah diuji validitas. Data hasil penelitian dianalisa menggunakan uji chi square. Penelitian ini membuktikan bahwa indicator gaya hidup yang berhubungan dengan KPD antara lain: aktivitas fisik (p value 0,049; OR: 2,500), pola pemenuhan nutrisi (p value 0,000; OR: 17,500), paparan asap rokok (p value 0,000; OR:9,516), pola tidur (p value 0,045; OR:3,120), tekanan psikologi (p value  0,042; OR:2,286) serta optimisme (p value 0,005; OR:0,286). Indikator gaya hidup lainnya yaitu pola hubungan keluarga dan teman, kebiasaan konsumsi alcohol, perilaku keselamatan berkendara, pola hubungan seksual nilai p value 0,090 (OR:2,435), ketenangan dalam berperilaku (p value 0,235; OR:0,647), serta karir (p value 0,336; OR:1,306). Dapat dilakukan penelitian serupa dengan skala yang lebih besar dan dilakukan pengujian ke tahap multivariat .