Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

HUBUNGAN KELOMPOK IBU HAMIL BERISIKO DENGAN PERSIAPAN PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI Fitriyani F; Risqi Dewi Aisyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.261 KB)

Abstract

Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) yang merupakan salah satu indikator status kesehatan suatu bangsa. Menteri Kesehatan merencanakan program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K) pada tahun 2007 dengan stiker sebagai upaya terobosan dalam percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir (Kemenkes, 2012). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kelompok resiko tinggi dengan persiapan perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi pada ibu hamil trimester III di Kabupaten Pekalongan tahun 2018. Jenis penelitian kuantitatif non eksperimen, desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu hamil trimester III yang tersebar di 27 wilayah kerja puskesmas di Kabupaten Pekalongan pada tahun 2017. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini dengan menggunakan accidental sampling, yaitu ibu hamil yang datang ke STIKES Muhammadiyah Pekajangan yang jumlah 71 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan 66,2% ibu hamil termasuk dalam kelompok factor risiko rendah dan 33,8% ibu hamil termasuk dalam risiko sedang/tinggi. Hasil statistic dengan uji chi square menunjukkan p=0.238 yang berarti tidak ada hubungan antara kelompok resiko ibu hamil dengan persiapan persalinan. Tenaga kesehatan perlu memastikan persiapan perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi padad ibu hamil trimester III terutama pada ibu hamil dengan kelompok resiko tinggi.
EDUKASI DALAM PAKET CARING TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG KECEMASAN PADA IBU HAMIL Risqi Dewi Aisyah; S. Suparni; F. Fitriyani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.193 KB)

Abstract

Kehamilan adalah periode terjadinya perubahan fisiologis, psikis, hormonal dan sosial. Kecemasan dalam kehamilan mendapatkan perhatian meningkat, karena dampaknya pada bayi dan resiko terjadinya depresi post partum. Pendidikan kesehatan adalah salah satu pendekatan terpenting yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan tentang kehamilan khususnya mengatasi kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi dalam paket caring terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil trimester III dalam mengatasi kecemasan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasy experiment) yaitu peneliti mengukur variabel independent yaitu pengetahuan ibu hamil sebelum dan setelah diberikan edukasi. Desain penelitian ini adalah Observasional Analitik dengan menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling sebanyak 75 ibu hamil trimester III. Uji yang digunakan adalah uji T berpasangan untuk mengetahui pengaruh edukasi dalam paket caring terhadap pengetahuan ibu hamil. Hasil uji menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian edukasi cara mengatasi kecemasan ibu hamil dengan nilai p value sebesar 0,001. Saran bagi bidan hendaknya memberikan edukasi tidak hanya tentang kesehatan fisik tetapi juga kesehatan psikologis selama kehamilan.
Hubungan Umur, Gravida dan Status Gizi dengan Jenis Persalinan di Kabupaten Pekalongan F Fitriyani; S Suparni; Risqi Dewi Aisyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.187 KB)

Abstract

Jumlah persalinan dengan section caesarea di Indonesia semakin bertambah. Persalinan dengan section caesarea memiliki peningkatan risiko morbiditas ibu yang lebih buruk dibandingkan dengan persalinan pervaginam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur, status gravida dan status gizi ibu dengan jenis persalinan di Kabupaten Pekalongan Tahun 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil di Kabupaten Pekalongan. Jumlah sampel 111 ibu hamil. Uji statistic menggunakan analisis multivariat degan regresi logistic ganda. Hasil penelitian menjelaskan bahwa tidak terdapat hubungan antara umur ibu dengan jenis persalinan(p: 0,844), tidak terdapat hubungan antara status gravida dengan jenis persalinan (p:0,567) dan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi ibu hamil dengan jenis persalinan (p:0,001). Perlu sosialisasi pentingnya perbaikan gizi pada wanita usia subur pra konsepsi.
Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Bidan Dengan Penanganan Kasus Preeklamsi /Eklamsi Pada Fasilitas Kesehatan Dasar Di Kabupaten Pekalongan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan S Suparni; Risqi Dewi Aisyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.314 KB)

Abstract

Preeklampsia/eklamsia dilihat dalam skala Nasional maupun daerah menjadi penyebab 3 besar kematian ibu. Penyebab preeklamsia sampai saat ini belum dapat diketahui, namun salah satu faktornya dapat di amati dari kenaikan tekanan darah yang mencapai 140/90 mmHg. Upaya yang dilakukan dengan pemantauan tekanan darah secara berkala, dan pemeriksaan protein urin serta pemberian kalsium lacktat pada ibu hamil untuk mengontrol tekanan darah ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui ada tidaknya hubungan antara pengetahuan dan sikap bidan dengan penanganan kasus preeklamsia/eklamsia pada Fasilitas Kesehatan Dasar di Kabupaten Pekalongan tahun 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui ada tidaknya hubungan antara pengetahuan dan sikap bidan dalam penanganann kasus preeklamsia/eklamsia. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari dua variabel bebas yaitu pengetahuan dan sikap bidan dan satu variabel terikat yaitu penanganan kasus preeklamsia/eklamsia. pada Fasilitas Kesehatan Dasar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bidan yang bekerja di fasilitas kesehatan dasar (Puskesmas/PONED) yang ada di Wilayah Puskesmas Kabupaten Pekalongan sejumlah 451 bidan dari 27 Puskesmas Kabupaten Pekalongan. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Propotional Random Sampling dan diperoleh sampel sebanyak 40 bidan. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan metode yang digunakan adalah angket. Hasil penelitian diperoleh bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan bidan dengan penanganan preeklamsi dan eklamsi di fasilitas kesehatan dasar dan ada hubungan antara sikap bidan dengan penanganan preeklamsi dan eklamsi di fasilitas kesehatan dasar. Saran penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan bidan dengan mengikuti pelatihan mengenai preeklamsi dan eklamsi.
Studi Kasus pada Ibu Hamil dengan Anemia Kehamilan Lailatul Labiybah Alfathimiy; Risqi Dewi Aisyah; S Suparni
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia adalah suatu keadaan dimana tubuh memiliki jumlah sel darah merah yang terlalu sedikit, dimana sel darah merah itu mengandung hemoglobin yang berfungsi sebagai pembawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Anemia pada ibu hamil mempunyai dampak buruk baik pada ibunya maupun pada janin yang dikandungnya. ibu hamil dengan anemia berat lebih memungkinkan terjadinya abortus, persalinan prematur, hambatan tumbuh kembang janin dalam rahim/Intrauterin Grow Restriction (IUGR), terkena infeksi, perdarahan antepartum, ketuban pecah dini. Rancangan Artikel ini menggunakan metode deskriptif dengan subjek ibu hamil yang mengalami anemia di desa Tosaran Wilayah Kerja Puskesmas Kedungwuni 1 Kabupaten pada kasus ini menggambarkan asuhan kebidanan pada kehamilan dengan anemia. Pengumpulan data dilakukan dengan metode anamnesa pemeriksaan fisik, melalui inspeksi, palpasi, auskltasi, perkusi. Untuk itu bidan di harapkan dapat memberikan pentingnya melakukan pencegahan dan penanganan anemia dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap, sehingga memudahkan ibu hamil untuk berperilaku sehat sehingga anemia dapat dicegah sedini mungkin dan jika sudah terjadi anemia dapat segera tertangani dan tidak menimbulkan masalah yang berkelanjutan.
Persepsi Bidan Terhadap Strategi Pelayanan Kebidanan Pada Masa Pandemi covid19 Di Kabupaten Pekalongan F Fitriyani; Risqi Dewi Aisyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Munculnya coronavirus disease 2019 (COVID-19) berdampak pada akses dan pemanfaatan pelayanan kesehatan termasuk pelayanan kesehatan kebidanan. Situasi COVID-19 menuntut proses adaptasi bidan terhadap sistem pelayanan kesehatan. Kebijakan dan strategi pelayanan kebidanan dalam pencegahan penularan covid19 dilaksanakan pada semua lini fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi bidan terhadap strategi pelayanan kebidanan dalam pencegahan penyebaran covid19 di Puskesmas Wilayah Kabupaten Pekalongan. Sampel diperoleh sebanyak 110 bidan dari lima puskesmas di Kabupaten Pekalongan dengan teknik cluster random sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner. Analisa menggunakan univariat untuk mengetahui gambaran persepsi bidan pada srategi pelayanan kebidanan. Hasil penelitian didapatkan bahwa 90,0% bidan memberikan persepsi bahwastrategi pelayanan kebidanan di tingkat puskesmas di Kabupaten Pekalongan sudah dilaksanakan dengan baik dan efektif. Elemen pelayanan kebidanan yang sudah diimplementasikan sebagai upaya pencegahan penyebaran covid19 dan dipersepsikan efektif antara lain penerapan protocol kesehatan (41,8% efektif; 56,4% cukup efektif), skrining faktor risiko covid19 (44,5% efektif; 52,7% cukup efektif), pengkajian kewaspadaan covid19 (28,2% efektif, 67,3% cukup efektif). Konsultasi dan penyuluhan secara online (telemedicine) 30,9% dilaksanakan namun belum efektif. Secara keseluruhan, fasilitas kesehatan tingkat puskesmas di Kabupaten Pekalongan telah melaksanakan strategi pelayanan kebidanan dengan baik dan hampir seluruh bidan pelaksana memberikan penilaian persepsi yang efektif sesuai dengan kebijakan pemerintah maupun organisasi profesi Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Upaya-upaya pencegahan dan pengendalian covid19 harus tetap dilaksanakan dan adanya kebijakan pemerintah untuk perlu peningkatan pembaruan teknologi penggunaan telemedicine untuk mencegah kontak fisik yang menjadi penyebab penularan covid19.
Studi Kasus: Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. T di Desa Pajomblangan Wilayah Kerja Puskesmas Kedungwuni 1 Kabupaten Pekalongan Padang Karbela; Risqi Dewi Aisyah; Sandi Ari Susiatmi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insiden plasenta previa biasanya terjadi pada Wanita dengan paritas yang banyak atau multigravida, usia lanjut, Wanita dengan Riwayat operasi uterus sebelumnya seperti section sesarea dan Riwayat kuretase. Riwayat seksio sesarea pada ibu di kehamilan sebelumnya bukan menjadi hal yang mutlak sebagai penyebab terjadinya plasenta previa di kehamilan berikutnya. Terdapat faktor lain yang dapat menyebabkan plasenta previa seperti usia ibu yang sudah lanjut, multiparitas, gemeli, hipoplasia endometrium, endometrium cacat, bekas aborsi, dan riwayat plasenta previa sebelumnya. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mendeteksi secara dini terjadinya plasenta previa pada ibu hamil dengan riwayat seksio sesarea, hamil di usia lebih dari 35 tahun. Rancangan Artikel ini menggunakan metode deskriptif dengan subjek ibu hamil yang mengalami plasenta previa dengan riwayat seksio sesarea dan usia ibu 38 tahun di desa Pajomblangan Wilayah Kerja Puskesmas Kedungwuni 1 Kabupaten Pekalongan. Hasil studi ini menunjukkan adanya pengaruh riwayat seksio sesarea dan hamil di usia lebih dari 35 tahun pada kejadian plasenta previa. Simpulan dari studi kasus ini adalah ibu hamil dengan riwayat seksio sesarea dan hamil di usia lebih dari 35 tahun akan meningkatkan kejadian plasenta previa. Tenaga kesehatan khusunya bidan diharapkan agar mampu melakukan deteksi dini pada ibu hamil dengan risiko tinggi kehamilan agar tidak terjadi komplikasi dalam kehamilan, persalinan, dan nifas
Optimalisasi Kelas Ibu Hamil dengan Family Centered Maternity Care (FCMC) dalam Deteksi Dini Risiko Kehamilan Risqi Dewi Aisyah; S Suparni; F Fitriyani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi awal pada kehamilan dapat dijadikan sebagai salah satu upaya untuk mendeteksisekaligusmenangani kehamilan resiko tinggi pada ibu hamil. Family Centered Maternity Care adalah pemberian asuhan kepada wanita dan keluarganya pada saat kehamilan FCMC menggunakan pendekatan keluarga dengan bentuk pelayanan yang dilakukan dengan memberikan dukungan untuk memberikan kekuatan pada ibu hamil yang mempunyai resiko. Pendekatan yang dilakukan berbasis keluarga, ibu hamil dan keluarganya agar mampu melakukan deteksi dini serta bertanggung jawab untuk mengontrol kesehatan pada ibu hamil yang memounyai resiko. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengoptimalisasi kelas ibu hamil beresiko dengan pendekatan berbasis keluarga. Hasil pengabdian ini menujukkan perubahan pengetahuan ibu hamil dan suami, juga perubahan dukungan suami kepada ibu hamil yang mempunyai resiko sebelum dan sesudah kegiatan pengabdian. Saran untuk tenga kesehatan khusunya bidan untuk dapat melibatkan keluarga dalam kegaiatan yang berhubungan dengan kondisi kehamilan apalagi pada ibu hamil yang mempunyai resiko.
Studi Kasus pada Ibu Hamil dengan Risiko Tinggi Rumaisha Daraqthni; Risqi Dewi Aisyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Kehamilan pada ibu hamil khususnya yang terinfeksi hepatitis B dapat menularkan secara vertical ke janin yang dikandungnya saat persalinan maupun segera setelah persalinan. Di Indonesia tercatat sekitar 30.965 ibu hamil reaktif (terinfeksi virus hepatitis B). Risiko yang diperoleh wanita hamil yang terinfeksi HBV antara lain dapat mengalami abostus, persalinan prematur, dan pendarahan. Penularan Hepatitis dari ibu ke anak atau secara vertical memiliki kemungkinan 90% hingga 95%. Pencegahan hepatitis B dapat dilakukan dengan melakukan skrining pada saat pemeriksaan kehamilan pertama.Untuk menurunkan angka transmisi penularan hepatitis B, dianjurkan ibu hamil dengan positif hepatitis B melakukan persalinan dengan metode section caesaria elektif.Terdapat faktor lain risiko pada kehamilan yang menyebabkan persalinan dilakukan melalui Section Caesarea antara lain,umur ibu, penyakit penyerta,umur kehamilan dan riwayat sectio caesarea itu sendiri. Umur kehamilan yang dimaksud kehamilan yang sudah lewat waktu atau >42 minggu (serotinus). Jumlah kematian janin/bayi pada kehamilan >42 minggu 3 kali lebih besar dari kehamilan 40 minggu. Maka dapat diambil kesimpulan dalam studi kasus ini adalah ibu dengan terinfeksi hepatitis B dan ditunjang dari riwayat persalinan section caesarea maka akan lebih baik menggunakan metode persalinan section caesarea kembali. Tenaga kesehatan khususnya bidan diharapkan mampu melakukan deteksi dini pada ibu hamil dengan risiko tinggi kehamilan agar tidak terjadi komplikasi dalam kehamilan, persalinan dan nifas.
HUBUNGAN KELOMPOK IBU HAMIL BERISIKO DENGAN PERSIAPAN PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI F, Fitriyani; Aisyah, Risqi Dewi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) yang merupakan salah satu indikator status kesehatan suatu bangsa. Menteri Kesehatan merencanakan program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K) pada tahun 2007 dengan stiker sebagai upaya terobosan dalam percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir (Kemenkes, 2012). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kelompok resiko tinggi dengan persiapan perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi pada ibu hamil trimester III di Kabupaten Pekalongan tahun 2018. Jenis penelitian kuantitatif non eksperimen, desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu hamil trimester III yang tersebar di 27 wilayah kerja puskesmas di Kabupaten Pekalongan pada tahun 2017. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini dengan menggunakan accidental sampling, yaitu ibu hamil yang datang ke STIKES Muhammadiyah Pekajangan yang jumlah 71 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan 66,2% ibu hamil termasuk dalam kelompok factor risiko rendah dan 33,8% ibu hamil termasuk dalam risiko sedang/tinggi. Hasil statistic dengan uji chi square menunjukkan p=0.238 yang berarti tidak ada hubungan antara kelompok resiko ibu hamil dengan persiapan persalinan. Tenaga kesehatan perlu memastikan persiapan perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi padad ibu hamil trimester III terutama pada ibu hamil dengan kelompok resiko tinggi.