Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : ABDIMAS SILIWANGI

SOSIALISASI KREASI PENGOLAHAN SAMPAH MELALUI PROGRAM “DECOU-SANTAI” DALAM MENINGKATKAN PENGHASILAN MASYARAKAT SERTA KEPEDULIAN TERHADAP LINGKUNGAN PESISIR PANTAI CIPATUJAH Widiastuti, Novi; Kartika, Prita
Abdimas Siliwangi Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.628 KB) | DOI: 10.22460/as.v1i1p45-60.39

Abstract

Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat terkenal sebagai daerah dengan destinasi wisata pantai yang sangat indah. Salah satu pantai selain pantai pangandaran yang juga memiliki keindahan pantainya yaitu pantai cipatujah yang terletak di Desa Sindangkerta. Pantai Cipatujah memiliki luas hingga 115 hektar yang kaya akan terumbu karang untuk ikan-ikan bertelur dan berkembangbiak. Pantai Cipatujah kini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti hotel, restoran, warung-warung, dan tempat parker yang luas. Sebagai pantai yang menjadi destinasi wisata, pantai cipatujah kini mengalami beberapa dampak positif dan negatif yang dirasakan oleh masyarakat secara langsung maupun tidak langsung. Dampak positif yang dirasakan adalah terbukanya lapangan pekerjaan baru maupun lahan usaha baru yang tentunya menjadi peluang yang menjanjikan bagi masyarakat. Banyaknya pembangunan seperti hotel, restoran, dan tempat umum lainnya menyerap banyak tenaga kerja. Namun disamping dampak positif, terdapat juga dampak negatif yang dirasakan oleh masyarakat secara tidak langsung yaitu kerusakan lingkungan akibat rendahnya kepedulian masyarakat sebagai pengunjung dalam menjaga lingkungan sekitar. Sampah di pesisir pantai menjadi masalah baru yang dihadapi oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, pengolahan sampah menjadi solusi yang tepat untuk mengembalikan kelestarian lingkungan dan juga dapat menambah daya tarik para wisatawan domestic maupun mancanegara. Sampah yang sering ditemukan adalah sampah plastic seperti botol-botol platik bekas minuman, botol kaleng, dan dan botol kaca. Melalui program “Decou-Santai” yang merupakan akronim dari Decoupage Sampah Pantai ini diharapkan masyarakat memiliki keterampilan dalam mengolah sampah pantai menjadi barang yang dapat dimanfaatkan kembali. Selain itu sampah yag diolah kembali bisa menjadi barang yang memiliki nilai jual yang tinggi sebagai cendramata khas pantai cipatujah. Program ini juga memberikan kesempatan bagi ibu-ibu rumah tangga untuk menambah penghasilan dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. 
PENYULUHAN UPAYA PREVENTIF PERILAKU MENYIMPANG SEKSUAL DI KALANGAN REMAJA MELALUI MODEL JARAK Novi Widiastuti; Prita Kartika
Abdimas Siliwangi Vol 3, No 1: Januari, 2020
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v3i1p%p.3377

Abstract

Perkembangan teknologi memberikan dampak positif dan negatif pada masyarakat di semula level. Dampak negatif yang sedang menghantui masyarakat adalah dampak pada perilaku seksual menyimpang di  kalangan remaja melalui gadget atau secara online. Keluarga sebagai madrasah pertama dan yang paling utama bagi setiap anak seharusnya menjadi benteng pertama dalam melindungi anak dari pengaruh negatif. Namun pada kenyataannya banyak orang tua yang tidak mempedulikan itu sehingga membiarkan anaknya terjerumus dalam jurang kenistaan yang dapat menghancurkan masa depannya.. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pendampingan model JARAK terhadap perilaku menyimpang seksual pada remaja melalui penyuluhan upaya preventif dengan mengoptimalkan peran dan fungsi keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deksriptif melalui pendekatan kualitatif. Hasil penelitian memaparkan proses pendampingan dengan model JARAK memberikan kontribusi terhadap pengetahuan masyarakat. Keberadaan program pendampingan keluarga di Kecamatan Katapang, Soreang Kabupaten Bandung ini dalam upaya preventif penyimpangan seksual di kalangan remaja.
Program pendampingan ibu rumah tangga dalam meningkatkan ketahanan keluarga pasca bencana gempa Cianjur Novi Widiastuti; Arya Nugraha; Fiqri Firmansyah; Herrianto Herrianto; Mochamad Nur Rochman; Muhammad Nizar Sazidan; Yuda Hakim Permana
Abdimas Siliwangi Vol. 6 No. 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i3.17412

Abstract

Bencana gempa yang menimpa Kab. Cianjur memberikan dampak yang sangat berarti, salah satunya adalah runtuhnya ketahanan keluarga. Ketahanan keluarga pada aspek fisik dan psikis tentunya menjadi sebuah kehrusan untuk dimiliki setiap keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan hidup yang tidak pasti. Kehilangan anggota keluarga tentunya sangat memberikan efek negatif pada ketahanan keluarga, apalagi kehilangan kepala keluarga. IKIP SIliwangi melalui program Gerakan IKIP Siliwangi Mengajar (Gisma) tahun 2023 melakukan pendampingan terhadap keluarga yang terdampak gempa secara langsung. Dengan metode pendampingan, pelatihan, dan trauma healing, diharapkan dapat memberikan warna baru dalam membantu korban bencana gempa melalui pengabdian pada masyarakat yang terintegrasi dengan kegiatan mahasiswa. Materi yang disampaikan dalam pendampingan adalah program parenting dan trauma healing melalui kegiatan Surat Cinta Untuk Diriku. Adapun hasil yang didapat adalah adanya semangat para ibu untuk bangkit dari bencana demi mempertahankan keutuhan keluarga dan perluasan aksesibilitas terhadap layanan konsultasi pengasuhan anak.Kata Kunci : Parenting , Pendampingan Keluarga, Ketahanan Keluarga
Pelatihan leadership untuk meningkatkan kemampuan berorganisasi pada siswa SMK 3 Garut Aprianti, Ema; Kustiana, Asep; Kartika, Prita; Widiastuti, Novi
Abdimas Siliwangi Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk melaksanakan pelatihan kepemimpinan dalam meningkatkan kemampuan berorganisasi pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 3 Garut. Latar belakang pengabdian ini didasarkan pada kebutuhan akan persiapan siswa untuk menghadapi tuntutan zaman yang semakin kompleks, di mana kemampuan berorganisasi dan kepemimpinan yang efektif menjadi kunci untuk kesuksesan masa depan. Teori kepemimpinan dan pengembangan diri digunakan sebagai landasan teoritis untuk mendukung kegiatan ini. Metode pelaksanaan pengabdian ini melibatkan serangkaian kegiatan pelatihan kepemimpinan yang meliputi materi tentang komunikasi efektif, manajemen waktu, pengambilan keputusan, dan kerjasama tim. Peserta pelatihan terdiri dari siswa SMK 3 Garut. Pelatihan dilakukan dalam bentuk workshop interaktif yang melibatkan diskusi kelompok, permainan peran, dan latihan simulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kepemimpinan di era milenial telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi siswa SMK 3 Garut. Peserta pelatihan mengalami peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan percaya diri mereka dalam berbagai aspek kepemimpinan dan kemampuan berorganisasi. Selain itu, hubungan tim di antara peserta juga terbukti menguat sebagai hasil dari pelatihan ini. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa pelatihan kepemimpinan di era milenial merupakan langkah yang efektif dalam mempersiapkan siswa SMK 3 Garut untuk menghadapi tantangan di masa depan sebagai pemimpin yang kompeten dan bertanggung jawab.