Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search
Journal : Comm-Edu (Community Education Journal)

PERAN TOKOH PEMUDA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI KARANG TARUNA DI DESA NANJUNG MARGAASIH nirmalasari, tiana; Widiastuti, Novi
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.84 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.334

Abstract

Pemuda harus dilatih dan dibina agar memiliki jiwa sosial yang tinggi, memiliki nilai dan moral yang baik dan meningkatnya  idealisme. Begitupun dalam tujuan penelitian ini adalah untuk menjabarkan (1) peran tokoh pemuda dalam meningkatkan partisipasi  karang taruna di desa nanjung margaasih (2) Bentuk partisipasi anggota karang taruna dalamkegiatan-kegiatan karang taruna.Dalam penelitian ini Teori yang digunakan adalah teori kepemudaan, teori kepemimpinan dan teori partisipasi.Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan  observasi. Penelitian ini dilakukan di RW 03 di Desa Nanjung  Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung,  yang menjadi responden penelitian adalah ketua, sekretaris, bendahara dan tiga anggota. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) peran tokoh pemuda adalah membina, membimbing, dan memberikan inovasi (2) bentuk partisipasi ada partisipasi menggunakan harta, partisipasi menggunakan  tenaga, partisipasi menggunakan uang, partisipasi menggunakan fikiran dan partisipasi menggunakan keterampilan.Kata Kunci: Karang Taruna, Partisipasi, Tokoh Pemuda.
PERAN TOKOH MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN DI PUSAT KEGIATAN MASYARAKAT (PKBM) BINA MANDIRI CIPAGERAN KECAMATAN CIMAHI UTARA juariah, siti; Widiastuti, Novi
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.226 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.1053

Abstract

ABSTRAKBertolak pada permasalahan yang peneliti temui dilapangan yaitu : Terdapat kecenderungan umum bahwa pendidikan non formal dihadapkan dengan beragai permasalahan, maka tujuan dari penelitian ini diantaranya : 1. Untuk mengetahui perencanaan Peran Tokoh Masyarakat dalam Memajukan Pendidikan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), 2. Untuk mengetahui pelaksanaan Peran Tokoh Masyarakat dalam Memajukan Pendidikan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). 3. Untuk mengetahui hasil Peran Tokoh Masyarakat dalam Memajukan Pendidikan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), 4. Untuk mengetahui fakto-faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam memajukan pendidikan non formal di PKBM Bina Bina Mandiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan studi litaratur. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa : 1) Peran tokoh masyarakat dalam pelaksanaan memajukan pendidikan di PKBM Bina Mandiri sebagai pemrakarsa, motivator, pengelola dan penyedia sarana dan prasarana, 2) Tokoh masyarakat sebagai pemrakarsa memiliki gagasan dan melakukan rapat bersama pengelola untuk merencanakan program pendidikan non formal, sebagai pengelola ikut serta memantau bahkan membantu tutor dalam pembelajaran, sebagai tutor melaksanakan pembelajaran yang disesuaikan menurut minat dan kebutuhan warga belajar, sebagai motivator memberi pengarahan, informasi dan mengingatkan agar partipasinya meningkat serta memfasilitasi tempat pembelajaran,
Peran HIMPAUDI Dalam Meningkatkan Manajemen PAUD Di KOBER Darul Farohi Latifah, Siti; Widiastuti, Novi
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.601 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran HIMPAUDI dalam meningkatkan manajemen PAUD khususnya di KOBER Darul Farohi Padalarang. Kurangnya sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya program PAUD menyebabkan pemahaman masayarakat terhadap pendidikan anak usia dini sangat minim bahkan ada yang tidak tau sama sekali, rendahnya kualifikasi akademik pendidik atau tenaga pendidik PAUD, selain itu kurangnya pemahaman pengelola mengenai manajemen yang baik dan sesuai aturan dalam sebuah lembaga PAUD. Oleh karena itu, pengembangan dan peningkatan sebuah lembaga PAUD maupun jumlah pendidik dan tenaga kependidikannya serta jumlah anak usia dini atau peserta didik yang tertampung masih jauh dari jumlah yang diharapkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan yang bersifat kualitatif. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah: pengurus HIMPAUDI Kecamatan Ngamprah, kepala sekolah, dan pendidik/tutor. Hasil penelitian menunjukkan tentang: (1) Manajemen pendidikan di KOBER Darul Farohi Padalarang berupa perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan; (2) Peran HIMPAUDI Kecamatan Ngamprah; dan (3) Faktor pendukung terlaksananya manajemen pendidikan di KOBER Darul Farohi Padalarang.
PEMBENTUKAN KARAKTER MANDIRI ANAK MELALUI KEGIATAN NAIK TRANSPORTASI UMUM Dwi Rita Nova, Deana; Widiastuti, Novi
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2 Mei 2019
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.165 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v2i2.2515

Abstract

Pendidikan karakter mandiri adalah usaha sadar yang dilakukan untuk membentuk watak, akhlak, budi pekerti, dan mental seorang individu, agar hidupnya tidak bergantung pada bantuan orang lain dalam menyelesaikan setiap tugas-tugasnya. Terdapat beberapa nilai-nilai dalam pendidikan karakter yang harus dikembangkan, salah satunya adalah nilai karakter mandiri. Karakter mandiri pada anak, dapat aplikasikan melalui kegiatan sehari-harinya. Melalui kegiatan keseharian anak, nilai karakter mandiri dapat langsung diajarkan dan diterapkan sehingga anak terbiasa dan belajar mandiri melakukan dan menyelesaikan tuganya, tanpa membutuhkan bantuan dari orang lain khususnya oleh orangtuanya. Kegiatan tersebut meliputi bangun sendiri, mandi sendiri, memakai pakaian sendiri bahkan berangkat sekolah sendiri. Selain itu, salah satu upaya untuk menanamkan karakter mandiri pada anak dapat dilakukan dengan mengenalkan pada transportasi umum dan membiasakan anak untuk naik transportasi umum. Manfaat menaiki transportasi umum anak dapat melatih kesabaran, kemandirian, menumbuhkan keberanian dan melatih kepekaan terhadap lingkungan dengan berinteraksi secara langsung dengan orang banyak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembentukan karakter mandiri anak melalui kegiatan naik transportasi umum. Mandiri merupakan sikap atau perilaku seorang individu melakukan segala aktivitasnya sendiri tanpa harus bergantung dan tanpa bantuan pada orang lain. Indikator kemandirian dapat dilihat dari empat aspek, yaitu: memiliki hasrat untuk bersaing, mampu mengambil keputusan dan menghadapi masalah yang dihadapi, memiliki kepercayaan diri, dan memiliki rasa tanggungjawab. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui observasi atau pengamatan secara langsung dan wawancara. Bila dilihat dari sudut pandang pendidikan, transportasi dapat dijadikan sebagai media pembelajaran bagi anak, salah satunya sebagai upaya membentuk karakter mandiri pada anak. Hal ini terbukti dari delapan anak dengan rentang usia sekolah dasar yang menjadi subjek penelitian, berdasarkan hasil wawancara terhadap orangtua dan gurunya, anak-anak tersebut memiliki nilai karakter mandiri bila dibandingkan teman seusianya. Niali karakter mandiri yang dimiliki anak-anak tersebut meliputi: mereka memiliki rasa peduli dan empati atau kepekaan terhadap lingkungan, lebih percaya diri dan menghargai orang lain, mampu mengendalikan emosi, menahan diri dan bersabar, mampu membuat keputusan dan memiliki rasa tanggung jawab. Kesimpulanya pembentukan karakter mandiri pada anak dapat dilakukan melalui kegiatan naik transportasi umum. Karena melalui transportasi anak dapat belajar secara langsung mengenai lingkungan sekitarnya.
UPAYA PENGELOLA TAMAN BACAAN MASYARAKAT DALAM MEMPERKUAT MINAT MEMBACA (Studi Kasus TBM Silayung Desa Ciburuy Kecamatan Padalarang) Rini Rahayu; Novi Widiastuti,M.Pd
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.558 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.492

Abstract

This research is motivated by the problems found in TBM Silayung, namely the ratio between the number of residents with library visitors or readers should be able to reach the number one to ten people per day. While the ratio for the West Java at this time still in the range of one to tens of thousands. The purpose of this study this (1) To know the process of managing TBM Silayung in growing the reading culture. (2) To know management strategy of TBM Silayung in growing the reading culture. (3) To know the reader's response to the management of TBM Silayung.Theories used in this research include the concept of TBM, the concept of reading, the concept of management and the concept of PLS. The method used is qualitative descriptive approach and with a qualitative method. Data collection techniques used interviews and observations. Research location in TBM Silayung Desa Ciburuy, which is the respondent in this research manager, secretaries TBM, and five representatives from TBM visitors.Based on the research result that TBM Silayung has tried to run TBM according to its role. But still needs to be improved again in the form of programs that are creative and interesting
PERAN PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN TATA BOGA (Study Kasus di PKBM Bina Mandiri Cipageran) ani nurleni; Novi Widiastuti
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.697 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk,1. Untuk mengetahui perencanaan memberdayakan masyarakat melalaui pelatihan tata boga di PKBM Bina Mandiri  2. Untuk mengetahui proses memberdayakan masyarakat melalaui pelatihan tata boga di PKBM Bina Mandiri. 3. Untuk mengetahui hasil memberdayakan masyarakat melalui pelatiha  tata boga di PKBM Bina Mandiri. 4. Untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung  memberdayakan masyarakat melalui pelatihan tata boga di PKBM Bina Mandiri. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini adalah jenis program yang dikembangkan di PKBM dalam memberdayakan msyarakat melalui pelatihan tata boga, adalah program PAUD, Keaksaraan, Kesetaraan, Kursus, dan Pelatihan, Kelompok Belajar Usaha. Jenis program paling banyak dikembangkan adalah program pelatihan tata boga. Adapun peran PKBM yaitu sebagai pusat informasi, tempat belajar masyarakat, pendidikan dan pelatihan keterampilan serta adanya kemandirian masyarakat yang terbentuk. Kesimpulannya adalah peran PKBM sangatlah menunjang dalam pemberdayaan masyarakat melalui program unggulan PKBM yaitu program pelatihan tata boga yang membantu peningkatan perekonomian masyarakat.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN WIRAUSAHA MELALUI PELATIHAN LIFE SKILL TATA BOGA BAGI WARGA BELAJAR KEAKSARAAN (Studi Kasus di PKBM Srikandi Kota Cimahi) Yahya Nurzaman; Novi Widiastuti
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 Nomor 2, September 2019
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.546 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v2i3.2885

Abstract

ABSTRAK Adapun tujuan kajian ini adalah 1) Untuk mengetahui data tentang perencanaan pelatihan dalam meningkatkan kemampuan wirausaha melalui pelatihan life skill tata boga bagi warga belajar keaksaraan di PKBM Srikandi Kelurahan Padasuka Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi. 2) Untuk memperoleh data tentang pelaksanaan pelatihan life skill tata boga bagi warga belajar keakasaraan di PKBM Srikandi Kelurahan Padasuka Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi. 3) Untuk memperoleh data tentang dampak pelatihan life skill tata boga bagi warga belajar keaksaraan di PKBM Srikandi Kelurahan Padasuka Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan tehnik pengumpulan data dengan cara : Observasi, Wawancara, Dokumentasi dan Studi Literatur, dan jumlah sample penelitianya sebanyak 6 orang, yang terdiri dari 1 orang ketua pengelola dan 5 orang peserta didik keaksaraan. Jumlah subyek (peserta pelatihan) sebanyak 60 orang, terdiri atas peserta pelatihan tata boga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan yang digunakan dalam meningkatkan kemampuan wirausaha melalui pelatihan life skill tata boga adalah peningkatan kemampuan keberaksaraan dahulu, setelah warga belajar melek aksara, setelah tuntas pembelajaran program KUM, barulah warga belajar menuju ke program pelatihan life skill, (2) pelaksanaan dalam meningkatkan kemampuan wirausaha melalui pelatihan life skill tata boga dengan cara di ajarkan pelatihan makanan tradisional yang mudah, seperti : berbagai olahan dari umbi singkong, pudding dan rujak serut, yang mudah untuk di pasarakan dan hasilnya meyakinkan, (3) hasil dampak dari pelatihan life skill tata boga bagi warga belajar keaksaraan yang digunakan adalah bertambahnya ilmu dan keterampilan baru bagi warga belajar yang dapat meningkatnya kesejahteraan hidup (subtitusi uang) serta menambah kreatifitas dan keterampilan untuk bekerja. Kesimpulannya adalah peran PKBM sangatlah menunjang dalam pemberdayaan masyarakat melalui program unggulan PKBM yaitu program pelatihan tata boga yang membantu peningkatan perekonomian masyarakat.Kata Kunci : Pelatihan Life Skill, Tata Boga, Warga Belajar Keaksaraan
PERAN LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN MENJAHIT DALAM MEMPERKUAT MANAJEMEN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA PADALARANG erwin rifal fauzi; Novi Widiastuti,M.Pd
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.296 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.494

Abstract

Social problems that exist in the community become the background in this research. Social problems are an inseparable part of social life in society, which ultimately affects society itself. The impact also varies, namely the disparity between social classes and the increase of unemployment rate, community empowerment done by government and private. LKP among others is trying to contribute in helping solve social problems in the community. The development of LKP in Indonesia is very rapid, reaching approximately 20,152 the LKP year 2107 in Indonesia according to the information of Directorate of Training and Training Course. including in West Bandung which reached 35 LKP according to KBB course info. with these programs aim to provide knowledge, skills, skills, life skills, and attitudes to self-development, professional development, work, independent business, and/or continuing education to a higher level. And the purpose of this research is to know how the role of Special Institution and Training of Sewing in Strengthening the Management of Community Empowerment.
PEMETAAN POTENSI ANAK DENGAN KESULITAN BELAJAR SPESIFIK DISLEKSIA Tiffany Estherlita; Ansori Ansori; Novi Widiastuti
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 2, No 1 (2019): Vol 2 No. 1 Januari 2019
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.636 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v2i1.2473

Abstract

Setiap manusia diciptakan dengan begitu unik melalui setiap potensi dan kekurangannya masing-masing. Maka dari itu proses pembelajaran yang baik adalah proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan setiap individu dengan memperhatikan apa yang menjadi kelebihan dan kekurangannya, sehingga setiap individu dapat memetakan dan memaksimalkan potensi yang ia miliki. Namun, pada proses pembelajaran ditemukan adanya anak-anak yang mengalami kesulitan belajar spesifik dyslexia yang tidak terdeteksi dan tertangani sehingga menimbulkan label yang salah terhadap anak-anak yang mengalami kesulitan belajar spesifik ini. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk membantu guru dan orangtua untuk dapat memetakan potensi anak dengan kesulitan belajar spesifik dengan cara mengidentifikasi kebutuhan dan gaya belajar anak disleksia di Homeschooling Lentera Bangsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode quasi experimental. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menghasilkan konsep pemetaan potensi anak dengan kesulitan belajar spesifik (dyslexia) sehingga guru dan orangtua dapat memfasilitasi anak untuk memaksimalkan potensinya.
Penerapan Pendekatan Andragogi Dalam Meningkatkan Life Skill Masyarakat Melalui Pelatihan Daur Ulang Sampah Kantong Plastik Syifa Mukharomah; Ansori Ansori; Novi Widiastuti
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v6i1.11434

Abstract

Plastic waste is one of the wastes that is difficult to decompose naturally and requires a long time to decompose completey. Its single-use use results in a significant level of plastic bag consumption, resulting in the accumulation of plastic bag waste which can cause environmental pollution. The purpuse of this study was to describe the application of the andragogy approach in improving people’s life skill through training on recycling plastic bag waste. The research theory used are training theory, andragogy theory, and community education. The research theory used is descriptive with qualitative methods. Data collection techniques through interviews, observation, and documention. The main reason for using this instrument is to find out the appllication of the andragogy approach in improving people’s life skill through training on recyling plastic bag waste and obtaining research data as analytical material to support the prepation of reports. The results of this study illustrate the application of an andragogy approach through training on recycling plastic bag waste that can improve people’s life skill. The conclusion of this study is that this andragogy approach can increase people’s knowledge and skill in recycling plastic bag waste into various handicraft creations and can raise public awareness to reduce environmental pollition caused by the accumulation of plastic waste.