Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Promosi Kesehatan tentang Pentingnya Penanganan Limbah di Industri Pengolahan Tahu Kudus Wachid, Abdul; Mayari, Deva Putri; Nikmah, Dzurottun Putri; Amanda, Nazla Mutia; Ramadhani, Novi Ekka
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i1.2

Abstract

Maraknya berbagai kegiatan industri di Indonesia mengakibatkan munculnya persoalan lingkungan yang semakin kompleks. Limbah organik berbahaya dan mikroorganisme patogenik yang berasal dari aktivitas industri, domestik, dan rumah sakit merupakan faktor terbesar dalam kerusakan lingkungan, khususnya pada pencemaran air di Indonesia. Fenomena pengelolaan limbah yang tidak benar terjadi di daerah yang banyak home industri, salah satunya juga terjadi di industri tahu Desa Ploso Kecamatan Jati Kabupaten Kudus. Program ini bertujuan untuk pentingnya penanganan limbah tahu berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2022 Kabupaten Kudus. Metode yang digunakan dalam program ini adalah promosi kesehatan dengan pendekatan sosialisasi tentang pentingnya penanganan limbah industri pengolahan tahu . Hasil dari kegiatan pengolahan limbah tahu menjadi pupuk organik dan pentingnya pemilikan IPAL pada industri tahu didapatkan total 3 responden dapat dilihat dari jumlah pekerja pada industri tahu yang menjadi lokasi pemberian edukasi. Pada saat melakukan kegiatan edukasi di industri tahu tersebut pengusaha tahu belum mengetahui apa itu IPAL; seberapa pentingnya memiliki IPAL; bagaimana pengolahan limbah tahu yang baik agar menjadi produk yang bermanfaat.  Setelah diberi edukasi terkait pengolahan limbah tahu dan pentingnya memiliki IPAL pengusaha tahu yang menjadi responden menjadi mengetahui dan mengerti tentang IPAL dan cara pengolahan limbah tahu.Simpulan pada usaha industri rumahan pembuatan tahu di Desa Ploso masih terdapat pembuangan limbah tahu ke Sungai Penyuluhan edukasi ini dilakukan di industri tahu milik Bapak Bedjo di Desa Ploso Kabupaten Kudus agar para pembuat tahu bisa berupaya dalam melakukan pengolahan limbah tahu menjadi produk yang bermanfaat.
HUBUNGAN SARANA PRASARANA UKS DENGAN PELAKSANAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH SD/MI DI KECAMATAN SUKOLILO KABUPATEN PATI Wachid, Abdul; Dewi, Ervi Rachma; Caesar, David Laksamana; Rusmini, Rusmini
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i2.2911

Abstract

Abstrak Sarana prasarana UKS merupakan berbagai macam peralatan kesehatan yang wajib dimiliki oleh setiap sekolah. Hal tersebut dikarenakan UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) menjadi salah satu ruangan yang wajib dimiliki oleh sekolah selain daripada ruang kelas.  Hasil observasi awal dari 10 guru UKS diperoleh sebanyak 6 (60%) guru UKS menyatakan tidak pernah melaksanakan pemeriksaan UKS yaitu (1) Mengukur tinggi badan / TB; (2) Mengukur berat badan / BB; (3) Pemeriksaan ketajaman penglihatan; (4) Pemeriksaan pendengaran; (5) Deteksi dini penyimpangan mental emosional; (6) Pengukuran kesegaran jasmani. Sebanyak 4 (40%) guru UKS pernah melaksanakan pemeriksaan UKS ketika sakit dengan diberikan obat penurun rasa sakit kepala dan pemberian minyak kayu putih saat pingsan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sarana prasarana UKS dengan pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah SD/MI di Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode explanatory research dengan pendekatan cros sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 27 responden dengan menggunakan tehnik total sampling. Pedoman observasi yang digunakan sarana prasarana menggunakan 10 item pertanyaan dan pelaksanaan UKS menggunakan 9 pertanyaan. Analisis data yang digunakan chi square. Hasil penelitian  berdasarkan sarana prasarana UKS diperoleh paling banyak sarana prasarana UKS baik sebanyak 19  responden (70,4%) dan berdasarkan pelaksanaan UKS SD/MI diperoleh paling banyak responden melaksanakan UKS baik sebanyak 17 responden (63,0%). Hasil uji analisis Fisher's Exact Test (table (2x2) didapatkan nilai ? value 0,005 kurang dari 0,05 dan hasil nilai OR yaitu 11,250. Hasil diatas dapat disimpulkan bahwa ada hubungan sarana prasarana UKS dengan pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah SD/MI di Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati.                                                                                                                          
Peran Edukasi Penggunaan Obat Melalui Kegiatan DAGUSIBU bagi Peningkatan Pengetahuan Siswa MTs Miftahul Ulum Kudus Sukarno, Sukarno; Rahmawaty, Annis; Hidayati, Rakhmi; Sugiarti, Lilis; Islamiyati, Ricka; Pratitis, Mera Putri; Firmansyah, Gunawan; Pujiastuti, Endra; Wachid, Abdul; Annur, Zahroh Sayyidah; Anggorowati, Angelica Dinar; Dhita, Ananda Rahma; Astuti, Enggar Dwi; Revalina, Linda; Azlina, Putri Nirma
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i4.81

Abstract

Rendahnya tingkat pengetahuan dan literasi masyarakat mengenai penggunaan obat masih menjadi persoalan penting dalam bidang kesehatan. Banyak individu yang belum memahami cara memperoleh obat dengan benar, membaca aturan pakai, menentukan dosis yang tepat, menyimpan obat sesuai standar, maupun membuang obat kedaluwarsa secara aman. Keadaan tersebut tidak hanya berdampak pada keamanan dan efektivitas terapi, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan yang lebih luas, termasuk efek samping, kegagalan pengobatan, hingga pencemaran lingkungan. Edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) hadir sebagai upaya untuk memperbaiki perilaku pengelolaan obat melalui peningkatan pengetahuan yang mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas edukasi DAGUSIBU dalam meningkatkan pengetahuan khususnya Siswa MTs Miftahul Ulum Kudus terhadap penggunaan obat. Metode yang digunakan dalam pengabdian Masyarakat ini berupa pemberian edukasi melalui kegiatan DAGUSIBU. materi edukasi DAGUSIBU disajikan dalam bentuk slide dan leaflet. Peningkatan pengetahuan diketahui dari penyebaran instrumen pretest–posttest dalam 3 soal pilihan dan essay singkat yang berisikan pengetahuan dasar mengenai DAGUSIBU. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa edukasi DAGUSIBU mampu meningkatkan pengetahuan Siswa MTs Miftahul Ulum Kudus terhadap penggunaan obat. Soal 1 meningkat dari 6 siswa benar menjadi 57 siswa benar, Soal 2 meningkat dari 10 siswa benar menjadi 60 siswa benar dan Soal 3 meningkat dari 0 siswa benar menjadi 63 siswa benar. Kesimpulan edukasi DAGUSIBU menjadi pendekatan yang relevan dan efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan obat.